ALEa RabeLLa (*The Lion GirL*)

ALEa RabeLLa (*The Lion GirL*)
#S2 eps 3



Benar saja, setiap pagi selama seminggu ini,Tuan Vano selalu membeli Sarapan untuk nya dan juga sang asisten dari gadis manis Alesha, Entah kenapa dia sangat suka dengan pribadi gadis teeesebyt,andai dia bukan putri seseorang,tuan vano pasti akan menyuruh reyna untuk menganggkat gadis itu menjadi putri dari menantunya,dengan begitu alesha akan menjadi cucu angkatnya, namun sayang semua itu hanya lah khayalan belaka


ibu Angkat Alesha yang bernama nadly,terus menguntitnya karna setiap hari alesha s elalu pulang awal dan selalu membawa banyak uang,dia ingin mencurinya namun alesha menyimpan uang nya dengan sangat hati hati


"Oh ternyata bajingan kecil itu dekat dengan seorang kakek kaya,mereka terlihat akrab,mungkin kah orang itu akan sangat berguna,hmm aku harus mencoba untuk mendekati nya" Bathin Nadly, lalu dia memutuskan untuk keluar dari tempat persembunyian nya dan memulai aksinya


"Alesha,bagaimana jualan nya kalau kamu lelah,pulang saja istirahat biar ibu,yang meneruskan nya ya" ucap nadly tiba tiba


Alesha terkejut,kenapa tiba tiba ibu angkatnya itu sangat baik,lalu alesha memandang ke arah Tuan vano


"Hem ini ibuku Kek,namanya nadly" ucap alesha memperkenalkan nya pada Vano


Vano merasa ada yang tidak beres dengan Ibu Alesha,terlihat dari wajah alesha yang terkejut serta ketakutan,vano berpikir untuk mencari tau nanti


"Ah salam kenal tuan,saya ibunya lesha,dia memang nakal saya sudah suruh dia untuk sekolah tapi dia suka berjualan seperti ini, mungkin supaya bisa membantu keuangan keluarga" ucap nadly mencubit tangan Alesha agar tidak mengelak


Alesha menahan sakit,dia pun mengangguk saja membenarkan ucapan ibunya


namun Vano tau bahwa aledha bukan gadis seperti itu,dia rasa memang ada yang tidak beres dengan ibu nya itu


"Baiklah nak,kakek berangkat kantor dulu ya, besok kakek pasti akan mampir lagi'' ucap vano dia membawa Nasi bungkus nya lalu pergi menuju perusahaan nya


" Siapa dia,kamu kenal orang kaya begitu tidak bilang bilang saya ya" ucap nadly mencengkram tangan Alesha


"Sakit bu"


"Diam kamu,ayo pulang"


alesha pun terpaksa mengikuti perintah ibunya


"Mana uang yang sering kamu simpan,kamu sampai sebesar ini aku yang urus,setelah dapat uang banyak kamu malah menyembunyikan kan nya,memang gadis tak tau di untung"


"Plak,Plak,plakkk"


Nadly menampar alesha tiga kali sampai wajah alesha merah padam bekas tamparan nadly yang tidak main main


"Bu hikss" kepala Alesha berdenyut sakit,pandangan nya mulai buram dan tubuhnya pun tumbang di tempat


"Leshaa,,Nadly apa yang kau lakukan"


" Plakk "


Arsenio baru pulang kerja namun dia malah disuguhkan pemandangan yang membuat darahnya mendidih, Arsenio langsung menarik tangan Nadly lalu menampar nya


Mendengar suara bising, Kiara yang memang ada dirumah langsung berlari keluar melihat Apa yang terjadi,betapa terkejutnya dia saat melihat tubuh adiknya pingsan di lantai


"Aleshaaa huuuuu,Alesha kenapa Bu,Ayah"? kiara menangis Histeris,dia sangat mencintai adiknya walaupun ibu nya selalu melarangnya untuk baik pada alesha


" Bawa dia kekamar" ucap arsenio


"Dan kau nadly tunggu giliranmu"


tubuh Nadly gemetar dia sangat membenci alesha sampai ke tulang,entah apa masalahnya sehingga dia bisa seperti itu,mungkin ada dendam yang tersembunyi atau apa,entahlah hanya author yang tau hehe


Arsenio dan Kiara merawat tubuh alesha yang lemah, wajahnya Bengkak akibat dari pukulan Nadly yang tidak main main,


...****************...


Keadaan Aland sudah lebih baik,dia sangat senang ketika tau ayah dan ibunya datang untuk merawatnya,andai dengan sakit,mereka bisa kembali seperti dulu maka aland memilih untuk sakit saja,


"Kenapa melamun sayang" tanya alea lembut


"Aland rasa ini seperti mimpi, ada mom dan dadd disini,aland sangat bahagia" ucap nya tersenyum


"hiks,maafkan momy sayang, momy mencari Adikmu alana tapi momy lupa masih punya kamu,cepat sembuh ya,kita pergi jalan jalan oke"! ucap alea


" Benarkah mom dadd" ucap aland berbinar


"Ya,kita pergi berlibur menemui kakek vano di negara C ya" ucap drak


"Baiklah"


Alea dan drak tersenyum walaupun usia aland sudah Tujuh belas tahun namun tetap saja dia akan menjadi bayi kecil dihadapan mereka berdua


...****************...


Alesha telah sadar, namun kondisi mental dan fisik nya benar benar terluka, dia banyak diam dan melamun,hal itu membuat kiara dan Arsenio merasa bersalah dan kecewa atas sikap nadly pada alesha,padahal gadis kecil itu tidak pernah menyusahkan mereka, Karna Merasa iba dan sudah tidak tahan melihat Alesha di perlakukan seperti itu Arsenio pun memutuskan untuk mengirim alesha belajar di sekolah khusus, disebut sekolah khusus karena disana anak anak yang orang tuanya sibuk atau pun tidak mau pulang pergi bisa tinggal disana,karna disana sudah disediakan Tempat mereka tinggal, arsenio melakukan itu agar alesha bisa belajar dan melewati masa remaja nya seperti gadis gadis yang lain


Awalnya alesha tidak mau,dan kiara juga tak ingin berpisah dengan Alesha namun setelah Arsenio menjelaskan pada mereka, mereka pun akhirnya setuju


Disinilah Arsenio dan alesha,didepan Gedung tinggi tempat para anak anak menganyam pendidikan


"Apa kamu sudah siap nak" ucap arsenio


"Ya ayah" Alesha menguat kan diri agar tidak menangis,walaupun dirumah arsenio dia selalu disiksa oleh nadly,namun di Sekolah akan lebih menyiksa menurutnya,karna dia akan mengahadapi dunia sendirian,tanpa kasih sayang ayah dan kakak nya kiara


Arsenio dan Alesha sudah sampai di ruang Kepala sekolah, Dulu Alesha sekolah hanya sampai tingkat pertama kelas dua, dengan Kebijakan dan nilai Alesha yang lumayan tinggi kepala sekolah pun memutuskan untuk memasukan alesha sekolah ke tingkat atas,


"Terimakasih banyak kepala sekolah,saya menitipkan putri saya pada anda, satu bulan sekali saya pasti akan datang menjenguknya" ucap Arsenio


"Ayahh huuu" tangis alesha yang dia tahan mati matian akhirnya pecah juga


"jaga dirimu baik baik nak,bukan ayah tega membiarkan mu disini sendiri,tapi ayah sudah tidak Tahan melihat kamu selalu di siksa oleh Ibumu, ayah dan kakak mu pasti akan menjengukmu sayang" ucap Arsenio menghapus air mata alesha,


...****************...


Di Negara A Aland terdiam merasakan perasaan yang tidak karuan, air mata menetes di matanya


dan dia langsung teringat pada adiknya Alana


"Lana,dimana kamu,kenapa kamu menangis,apa ada orang yang telah menyakitimu lana hiks" Aland memeluk Bantal bekas alana dulu waktu dia kecil


"Aku rindu padamu lana hiks"


Aland maupun alana sedang di rundung kesedihan yang mendalam, semoga Kedua saudara itu dipertemukan secepatnya


🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃🍃


Bersambung~