ALEa RabeLLa (*The Lion GirL*)

ALEa RabeLLa (*The Lion GirL*)
Pembalasan



Hari ini adalah Hari Grand opening Wu company di bidang Perhotelan,Alea tersenyum penuh arti, karena tidak perlu di cari, ternyata mangsa datang dengan sendiri nya, alea tidak memberi tahu Reyna karna alea ingin melihat bagaimana cara Reyna membalaskan dendam nya,


jika reyna tidak sanggup maka alea yang akan Turun tangan , bagi alea sudah cukup mereka bersenang senang Dengan kekayaan milik mendiang ayah dan ibu Reyna, alea terlalu benci pada manusia yang mempunyai sifat tamak seperti bibi dan paman reyna itu


malam sudah tiba si kembar dititipkan pada yuna dan Steven,karena steven sedang tidak enak badan jadi mereka tidak pergi,


Alea sudah bersiap, dia memakai longdress dengan sedikit belahan di pahanya,


Drak memandang takjub pada istrinya itu,walaupun Dia sudah melahirkan dua bayi tapi bentuk tubuhnya tidak pernah berubah,dan wajah nya yang imut nampak seperti Belia yang berumur belasan tahun,


"Sayang,kita jangan pergi saja ya, aku tidak rela melihatmu di tatap olrh pria lain" ucap drak


Alea tersenyum,suami nya selalu saja cemburuan


"Aku akan selalu bersamamu sayang,aku janji" ucap alea menenangkan perasaan suami nya


"Baiklah,siapa suruh wajahmu selalu cantik,membuatku semakin cinta saja" sahut drak..


Setelah siap, mereka pun pergi menuju ke gedung Wu company,


Terlihat disana banyak sekali Para Pembisnis dunia sudah berkumpul


Reyna dan Ryan


Delion dan amira


Miette dan emilio


Drak dan Alea


Mereka sama sama memasuki Gedung,para kolega langsung saja mencari kesempatan untuk bisa berbisnis dengan para keluarga ternama itu


"Disini ada bibi dan paman Reyna aku ingin sedikit bermain" Bisik alea pada Drak


"Pergilah sayang,tetap berhati hati",Bisik drak pelan


Dia mengizinkan alea,karna sudah lama dia tidak melihat istrinya beraksi,


Sedangkan reyna dia tidak sengaja berpapasan dengan Bibi yang berjalan bersama teman sosialitanya,walaupun sudah lama tidak bertemu tapi bibi Reyna itu masih mengenali wajah Reyna


"Degg"!


"kenapa gadis sialan ini masih hidup,hemm sepertinya dia menjadi jal*ng yang berkelas,dilihat dari pengalaman nya yang modis, baguslah aku jadi tidak khawatir akan kekurangan uang haha"Bathin bibi reyna yang bernama Matilda


Alea tersenyum miring sambil melihat ke arah reyna di ujung sana,dia ingin tau apa yang ingin Reyna katakan pada rubah betina itu


" Ya ampun Sandra kamu ternyata disini,kamu cantik sekali nak, kamu sudah Lama meninggalkan rumah, dan kamu tidak memberi kabar pada paman dan bibi" ucap matilda ber pura pura


"Ckk,apakah kita saling kenal ?? maaf aku bukan sandra" ucap Reyna dingin


"Ya tuhan lihatlah, keponakan ku setelah sukses dia membuang kami yang sudah tua ini" ucap matilda ber drama


Semua tamu menatap Reyna aneh, dia perempuan cantik tapi berhati busuk pikir mereka


Alea mengepalkan Tangan Ketika mendengar isi pikiran semua orang


"Siapa ini sayang,apa kamu mengenalnya"? ucap Ryan


"Tidak,ayo kita pergi" Ucap Reyna dia terlalu malas untuk meladeni Bibi nya itu dia memang marah,tapi untuk sekarang percuma membalas dendam,akrena dia sudah punya Ryan pikirnya


Alea malah Tersenyum kecut mendengar Isi pikiran Reyna,baginya Reyna terlalu naif, Bibinya bukanlah manusia yang pantas di maafkan,


selama ini mereka Menjalankan Bisnis Har*m yang merugikan semua orang,


"Aku tidak puas dengan keputusan reyna sayang,apakah aku boleh ikut campur" Alea bertelepati dengan Drak


Di seberang sana Drak mengangguk, Karena dia juga tidak puas melihat Reyna yang hanya diam


"Aku tau sekarang kau sudah Kaya, dan ah Ternyata kau Berhasil Menggoda Tuan vallen


Bukankah Dari dulu kau memang menargetkannya agar tergoda padamu, dan aku yang tua ini dengan bodohnya malah mendukung keputusan mu" ucap matilda memfitnah Reyna dan sengaja menggiring opini publik


Reyna mengepalkan tangan nya, Dan ryan tau istrinya bukan gadis seperti itu,karena dia tau bahwa dia yang pertama untuk Reyna dan Dia juga yang mengejar ngejar reyna


"Prok,Prok,prok"


"Wah wah nyonya matilda, bukankah anda seorang Tua yang tidak tau Diri itu, Bukan kah anda Yang telah menjual Keponakan anda sendiri" Ucap alea lantang,dia sudah tidak tahan mendengar Reyna yang terus dipojokan


Reyna menunduk,jika alea sudah turun tangan berarti dia harus Pasrah dan terima apapun yang akan alea lakukan, Salahnya sendiri terlalu lemah dalam bersikap


"No,nona Presdir,anda salah orang,istri saya bukan orang yang seperti itu, dia salah mengenali orang saja, nona Reyna maafkan istri saya" Ucap Paman Reyna yang Bernama Pedro,dia tau Berurusan Dengan Nona presdir berati mati,dia banyak mendengar Sepak terjang tentang Nyonya wu itu,


"Haha, jelas jelas tadi dia menyebut nama Lengkap Asisten pribadiku "REYNA CASANDRA" ucap alea datar


"Deg,deg"!


"Sial ternyata gadis pembawa sial itu adalah tangan kanan nona presdir,apa yang dilakukan kami di masa lalu pasti dia sudah tahu, lagipula kenapa si matilda harus mencari perkara sekarang"


Bathin Pedro terus menyalahkan kebodohan istrinya


"Penjaga,bawa kedua orang tidak tau diri ini,jebloskan mereka ke penj*ra,Mereka adalah orang yang menjalankan bisnis Haram, mereka memperdagangkan manusia" ucap alea dan Kedua orang itu pun siap ditangkap namun tanpa diduga matilda mengambil salah satu senjat* milik penjaga itu dan


"Dorrr"


Matilda Berhasil melukai tangan Kanan Reyna


"Arghhh"


Semua orang Berteriak ketakutan ketika mendengar suara Temba*an


Ryan kaget dan Marah melihat tangan istrinya Terluka,


"Reynaaaaaa" Alea berteriak,sedangkan Ryan menodongkan Pist*lnya kearah matilda


dan


"Dorrrrrr"!


matilda Mati ditempat, Karena Ryan menemba* Tepat bagian kepalanya


Sedangkan Pedro dia sudah, menangis,dan meraung melihat kepergian istrinya,dia menyesal datang ke acara itu, andai waktu dapat diputar maka dia memilih untuk tidak pergi keacara itu, niat hati ingin memperluas bisnis nya, tapi kenyataan nya malah membuat bisnisnya Hancur Tak tersisa..


Drak membubarkan kerumanan, dia menunda acara persemian itu, Akhirnya mereka membubarkan diri, Reyna sudah di bawa ke rumah sakit begitu juga Mayat matilda,sedangkan Pedro di bawa ke penjar*.


Arthur menangis Di samping Reyna,dia sedih melihat buna nya Terluka


"Jangan menangis sayang,kamu anak lelaki harus kuat" ucap reyna lemas,dia sudah kehilangan banyak darah


Alea juga menangis di pelukan drak,dia tidak menyangka akan ada Yang terluka dalam kejadian ini,karena alea sama sekali tidak mendapatkan gambaran bahwa reyna akan terluka,


Tuan alveno,dan istrinya Ghea sedang di perjalanan menuju rumah sakit setelah Ryan memberitahu mereka tentang keadaan Reyna


Sean dan gracia sedang berlibur kenegara F bersama putra pertamanya, karna itu mereka tidak ada di acara peresmian yang kacau itu.


Reyna sudah Mendapatkan penanganan ekslusif,walaupun dia terluka setidaknya urusan paman dan bibinya sudah selesai,dendam masa lalu Reyna sudah terselesaikan,


🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹🌹


Tinggal menyelesaikan Urusan Arthur maka,kita akan End Ceritanya 😁😁


Terimakasih buat yang masih setia dengan cerita saya i love u Reader 🌹💓💓