
Tak pernah terbayangkan dalam benak Aisha bahwa dia akan menjadi istri kedua Rama Wijaya Alistair. Muslimah taat itu terpaksa harus menuruti perintah ayah tercintanya untuk menjadi istri kedua Rama Wijaya Alistair karena permintaan ayah kandung Rama sendiri untuk menikahkan anak semata wayangnya dgn Aisha yg sudah dianggap anaknya sendiri.
Ayah Aisha adalah tukang kebun kepercayaan Arthur Alistair, selalu menemani tuannya itu untuk bermain catur kegemarannya. Pria paruh baya yg sudah berumur itu bernama Shakir, adalah salah satu orang penting di rumah besar itu. Arthur selalu bertanya dahulu pendapat Shakir sebelum memutuskan hal yg penting.
Bukan kepintaran yg menonjol dari karakter Shakir ayah Aisha, tetapi kebijaksanaan yg luar biasa serta kesabaran sehingga Arthur sangat menyukai tukang kebunnya itu.
Arthur sendiri adalah orang yg pintar dan berpendidikan, pendidikannya adalah magister di bidang bisnis di Universitas Oxford yg dimasukinya dgn beasiswa full. Arthur memilih jurusan bisnis karena dia sudah mempunyai perusahaan sendiri yg didirikannya sejak SMA dengan modalnya sendiri. Walaupun terlahir dari keluarga kaya raya tidak menjadikan Arthur manja dan suka berfoya-foya.
Arthur sangat tidak menyukai Claire menantunya yg sekarang. Entah apa yg membuat sang ayah mertua tidak menyukai menantunya yg cantik jelita itu, tetapi Arthur merasa ada yg disembunyikan oleh menantu yg sangat dicintai anak satu - satunya itu dan juga sikap arogan yg sangat menonjol dari diri menantunya itu. Dan semua orang pun tahu kalau bos besar dari Als Corp. tersebut sangat tidak menyukai orang yg arogan karena bertolak belakang sekali dgn sikap kesehariannya.
Arthur adalah orang yg sangat ramah dan humoris, humble dan rendah hati, kecerdasan otaknya tak membuat dia menjadi sombong dan sifat itu sebenarnya menurun pada anak semata wayangnya. Rama dulunya juga baik sekali dan ramah, tapi semenjak mengenal perempuan yg sekarang menjadi istrinya total Rama berubah. Rama menjadi dingin dan susah sekali diatur, bahkan menikah dgn Claire saja adalah hasil pembangkangan Rama pada orang tua satu-satunya yg masih dimilikinya. Ibunya Rama sudah lama sekali meninggal saat Rama masih berumur 5 tahun, karena sakit yg dideritanya.
Sejak ibunya meninggal Rama menjadi sedikit pendiam, karena dia merasa kehilangan sekali. Dia butuh sosok perempuan di usianya yg masih sangat kecil, yg bisa memanjakan dan memberikan perhatian dan kasih sayang. Lama Rama berada di dalam zona abu-abu pendamba perhatian hingga akhirnya Rama bertemu dgn Claire saat di bangku sekolah. Claire yg sangat cantik mampu mengalihkan perhatian sejenak dari kesendirian yg biasa Rama jalani. Ditambah lagi sejak Claire tahu apa yg terjadi dgn kekasihnya, sehingga dia mencurahkan perhatian sepenuhnya pada Rama. Akhirnya mereka selalu bersama-sama ke manapun hingga lulus bangku kuliah di Oxford.
Ya, Rama berhasil memasuki Universitas Oxford dgn beasiswa full. Otak encer Arthur rupanya diturunkan kepada anak satu-satunya itu, dan dia merasa bangga Rama berhasil masuk kuliah di almamaternya dahulu. Berbeda jika dahulu Arthur mengambil jurusan Bisnis untuk menunjang perusahaan yg didirikannya, maka Rama memilih jurusan sastra yg diminatinya dan hukum. Kepribadian Rama yg romantis memang menunjang sekali untuk dia memasuki Jurusan Sastra, sedangkan Jurusan hukum untuk menunjang pekerjaannya. Arthur tidak keberatan untuk membiayai kuliah hukum Rama yg sangat mahal karena bisa menunjang pekerjaan di perusahaan nantinya. Dan hasilnya bisa dipetik saat ini, Rama berhasil menjalankan perusahaan yg dibangun ayahnya dan juga biro hukum miliknya sendiri.
Rama memang sangat mencintai istrinya Claire, karena hanya dengan istrinya saja dia bisa mencurahkan semua isi hatinya. Ayah Arthur tahu bahwa dulu Rama sangat membutuhkan perhatian sejak ibunya meninggal, tetapi dia disibukkan oleh berbagai urusan pekerjaan yg menyita waktu sehingga Rama sedikit terbengkalai. Beberapa kali Rama protes dgn keadaan itu, tetapi memang namanya pekerjaan, jelas tidak bisa ditinggalkan begitu saja. Alhasil Rama merasa tidak diperdulikan dan kebetulan pula ada Claire yg perhatian.
Claire selalu menemani Rama dimanapun dan kapanpun. Tak pernah terlihat Rama berjalan seorang diri, pasti selalu ada Claire disampingnya. Walaupun Claire tidak berkuliah di Oxford, tetapi dia tinggal di apartment pria tersebut sambil bekerja. Entah pekerjaan apa yg dijalani Claire saat itu tetapi dia selalu bisa membahagiakan kekasihnya itu dgn memberi hadiah yg lumayan mahal. Ya, selera Claire memang benda-benda mahal, dia tidak suka yg murahan.
Pernikahan Rama dengan Claire memang tidak disetujui bahkan ditentang oleh Arthur. Arthur merasa Claire menutup-nutupi sesuatu hal yg penting berkaitan dgn Rama, entah apa itu yg disembunyikan. Berulang kali Arthur mencari tahu apa hal yg disembunyikan Claire, mengapa gadis itu begitu misterius tetapi Arthur tidak dapat menemukan apapun. Bahkan Arthur sempat mengancam akan memberhentikan semua fasilitas Rama di Inggris tetapi tidak digubris sama sekali oleh Rama. Rama seolah menutup hati mata dan telinga dari ucapan ayahnya dan hanya mendengarkan perkataan Claire yg akan diperistrinya setelah dia lulus nanti. Maka berjalanlah hubungan Rama dan Claire hingga tahun ketiga dan Rama menyelesaikan 2 kuliahnya. 2 gelar telah disandang Rama Wijaya Alistair, pria blasteran nan ganteng tersebut.
Ya, Arthur marah kepada Rama dan menegaskan bahwa pasangan yg baru menikah tersebut tidak boleh menginjakkan kaki di rumah dan perusahaan miliknya. Rama pergi meninggalkan rumah besar tersebut dgn hati yg mendongkol tetapi lagi-lagi Claire istrinya bisa menenangkan hati Rama yg sedang sangat marah tersebut.
Arthur yg kebingungan di mana mereka akan tinggal karena dia sudah tidak memiliki uang sama sekali mengatakannya kepada istrinya tersebut. Tidak disangka Claire menjawab bahwa dia memiliki rumah besar dgn berbagai fasilitas di Jakarta ini, Rama tidak perlu khawatir. Mereka lalu pergi ke rumah Claire tersebut dan Rama serta istrinya tersebut melangkah masuk ke dalam rumah besar tersebut. Rumah bergaya klasik 2 lantai tersebut mempunyai 15 kamar dgn kamar mandi didalamnya masing-masing, sangat luas sekali, dan ada berbagai fasilitas di rumah tersebut seperti bioskop mini; salon; ruang fitness; kolam renang indoor outdoor; bahkan ruang diskotik pun ada. Mobil berjejer di garasi. Yang jelas Rama tidak akan kekurangan apapun di rumah tersebut ataupun nantinya. Dengan berbinar-binar Rama masuk ke rumah tersebut dan memimpikan rumah tangga yg harmonis dan menyenangkan sepanjang umurnya bersama Claire.
Hari berganti minggu, minggu berganti bulan, bulan berganti tahun. Kedua pasangan itu telah menempuh pernikahan selama 9 tahun. Rama yg sudah lama merindukan suara celotehan anak-anak di rumah besar tersebut mulai mengutarakannya kepada Claire. Sungguh dia merasa tidak enak saat akan mengutarakannya tetapi Rama tidak akan kuat untuk memendamnya terus - terusan. Maka Rama pun mengatakannya pada Claire, bahwa dia menginginkan anaknya sendiri, anak yang dilahirkan dari rahim Claire. Sejenak Claire terdiam saat Rama berbicara tentang anak, dia sungguh tidak menyukai ide itu tetapi dia sangat mencintai Rama. Lalu Rama mengajak Claire untuk berkonsultasi dengan dokter, lagi-lagi Claire terdiam memikirkan ide ini. Ah, Claire sangat membenci anak-anak, itu sebabnya dia tidak ingin mempunyai anak. Tapi dia tidak mungkin tidak menuruti kemauan suami tersayangnya, bisa-bisa Rama lepas dari genggaman tangannya nanti. Akhirnya Claire menyetujui untuk berkonsultasi dgn dokter.
Rama sudah berhasil mendirikan perusahaannya sendiri tanpa bantuan siapapun. Memang dasarnya pintar dan sangat berbakat, tidak sulit bagi Rama membangun usahanya sendiri karna bakat yg diturunkan ayahnya sendiri pada dirinya. Setelah diusir dari rumah besar ayahnya dulu Rama memang sempat merasa down dan terpukul, tetapi itu tidak lama. Rama segera mengumpulkan ide-ide untuk mendirikan perusahaannya sendiri dgn modal 0. Dia berjuang selama setahun hingga perusahaannya tersebut terwujud dan berdiri. Perusahaan yg didirikannya tersebut berkembang pesat menjadi grup yg besar dan kokoh. Rama tidak tahu saja bahwa sebenarnya ada campur tangan Claire di dalam perusahaan tersebut.
Hasil dari pemeriksaan dokter spesialis kandungan dan kebidanan telah keluar, dan betapa terkejutnya Rama saat tahu bahwa istrinya tersebut telah menjalani operasi pengangkatan rahim akibat riwayat penyakit kandungannya terdahulu. Rama teringat bahwa dia pernah ditinggalkan Claire selama beberapa bulan, waktu itu Claire bilang bahwa dia akan pergi ke Eropa untuk mencari orang tuanya. Rama tidak tahu bahwa saat itu Claire pergi ke Singapura untuk mengobati penyakit mola yang telah bersarang sangat besar di saluran tuba mendekati rahim. Di rumah sakit itu Claire menjalani terapi dan pengobatannya walaupun dia dalam keadaan hamil saat itu, dia tetap mempertahankan kehamilan tersebut sekalipun dokter menyarankan sebaliknya. Hingga akhirnya Claire mengalami pendarahan hebat dan rahimnya harus diangkat total karena jaringan tersebut telah memakan separuh dari rahimnya. Ya, jaringan tersebut adalah jaringan kanker yg sangat ganas apalagi ditambah dengan hamil. Mestinya Claire menuruti saran dokter untuk diangkat jaringannya segera waktu itu, mungkin rahimnya masih bisa dipertahankan saat ini.
Rama yg terluka mengetahui istrinya tidak akan pernah bisa mengandung tersebut mulai menutup lagi dari istri yg sangat dicintainya itu. Dia sungguh merasa sangat dikhianati saat mengetahui kenyataan tersebut. Berhari - hari dia tidak berbicara pada Claire walaupun saat tidur mereka selalu berpelukan dan morning kiss. Ya, kebiasaan tersebut memang selalu mereka lakukan karna bagian dari komitmen.
Arthur yg mengetahui bahwa Claire tidak akan pernah bisa memberikan anak pada Rama merasa sangat kegirangan. Memang Tuhan selalu memberikan hadiah yg sangat besar bagi orang-orang yg bersabar, itu yg selalu dikatakan Shakir sahabatnya itu. Segera Arthur memanggil Shakir membawa Aisha anak kesayangannya itu. Aisha yg sangat lembut dan baik hati, usianya baru menginjak 20 tahun kemarin. Kemarin Aisha merayakan ulang tahunnya bersama paman Arthur, ayah Shakir, Aisha, paman Kuki yg berotot, serta Adel; Mariam dan Luna sahabat - sahabatnya. Bertujuh mereka merayakan ulang tahun Aisha dalam kesederhanaan tanpa tiup lilin di mansion Arthur. Pria tersebut memang sangat mencintai putri angkatnya itu, Aisha yg sangat cantik dan memukau dalam balutan pakaian muslimah yg dikenakannya.
Arthur meminta ijin pada Shakir untuk meminang Aisha dengan anak satu-satunya. Arthur menjelaskan bahwa Claire tidak mungkin bisa memiliki anak selamanya, makanya dia ingin Aisha bisa menjadi istri kedua Rama. Arthur mengerti bahwa tidak mungkin Rama menceraikan istrinya tersebut karena Claire sangat mengikat Rama selama ini. Itulah hal yg disesali Arthur, kelalaiannya hingga menyebabkan Rama terlepas dari tangannya dan direnggut oleh Claire. Sungguh licik memang wanita itu. Arthur juga mengetahui apa saja yg dilakukan menantunya tersebut, pekerjaan yg dilakoni jauh sebelumnya
Rama akhirnya menyetujui pernikahannya dgn Aisha, setelah Aisha menyetujui menjadi istri kedua pria tampan tersebut. Aisha mau menuruti permintaan ayah kandung dan ayah angkatnya karna semata baktinya kepada orang yg sangat disayanginya tersebut. Maka terlaksanalah pernikahan tersebut walaupun Claire sangat memprotes dan berusaha menggagalkan pernikahan tersebut. Apa yg akan terjadi selanjutnya pada kehidupan Rama, Claire dan Aisha ? Sudah pasti kekacauan akan menimpa mereka.