
Tak terasa sudah tiba waktu istirahat saat baru keluar kelas Jose melihat Hana dan jantung nya langsung berdebar kencang.
Hana juga melihat Jose tapi ia langsung memalingkan wajahnya karena malu dan jantung berdebar kencang Hans yang melihat kedekatan merasa cemburu karena ia merasa tidak adil padahal dia yang pertama menyukai Hana dan juga yang pertama mengenal nya.
Tapi kenapa malah Jose yang dapat jadi ia berinisiatif mengajak Hana untuk pergi ke kantin bersama.
"na mau ke kantin sama?"tanya hans.
"emm gak lah mager"jawab Hana.
"kenapa?karena gak ada rista?"tanya hans.
"iya"jawab Hana singkat.
"ya udah deh aku ke kantin ya kalo gitu"ucap Hans sedikit kecewa.
"iya"jawab Hana.
Hans pun pergi ke kantin sendiri Jose yang melewati kelas Hana melihat Hana tidur di atas meja.
Di dalam hatinya dia sangat senang melihat Hana lalu ia pergi ke kantin bersama temen nya.hana lanjut tidur dimeja sambil kepikiran Rista yang tidak masuk sekolah karena deman.
Saat Hana sedang melamun tiba tiba ada tangan yang memegang kepalanya Hana mendongak ternyata itu adalah Jose.
"emm kenapa jos?"tanya Hana.
" gak apa apa, ganggu ya?"tanya Jose balik.
"emm gak kok"jawab Hana.
"nih makan"ucap Jose sambil menyodorkan piscok yang ia beli dari kantin.
"wih piscok nih"ucap Hana sambil tersenyum.
"untuk aku?"tanya Hana.
"iya makan nih cepat sebelum masuk"ucap Jose.
"makasih jos"ucap Hana.
"jos makan juga nih"ajak Hana.
"gak ah kamu aja"jawab Jose.
"gak abis"ucap Hana.
akhirnya Jose menyerah ia menuruti permintaan Hana.
Lalu mereka berdua makan piscok di kelas sambil mengobrol. Hana hanya memakan satu piscok dan sisanya Jose yang makan karena Hana terus menyuapinya ke mulut Jose dan Jose tidak bisa menolak nya karena Hana yang menyuapinya.
"udah na kek nya semua aku yang makan deh piscok nya"ucap Jose.
"hihihi aku makan satu aja lagi gak pengen makan soalnya"ucap Hana sambil tertawa kecil.
"kenapa?"tanya Jose.
"emm gak tau tapi pas liat muka kamu lumayan selera jadi nya"ucap Hana sambil tersenyum.
"ih masa,kenapa?"tanya Jose yang malu karena Hana berkata begitu.
"ya karena muka kamu ke makanan enak yang gak bisa ditolak"ucap Hana sambil tertawa.
"ih gitu ya"ucap Jose sambil tersenyum.
"lap dulu tuh mulut nya"ucap Hana.
Hana lalu memberikan tisu pada Jose untuk mengelap mulut nya.
Jose mengelap mulut nya tapi tidak bersih jadi Hana membantu Jose mengelapnya.
hal ini di lihat oleh Hans yang berada di depan pintu ia begitu cemburu melihat hal ini tapi ia tidak bisa berkata apa apa ia hanya berjalan masuk dan langsung duduk di tempatnya dan menidurkan kepalanya dia meja.
lalu Jose kembali ke kelas nya Karena jam istirahat susah selesai murid murid lain nya juga mulai masuk ke dalam kelas.sementara di kelas jose masih memikirkan Hana ia memikirkan Hana yang tadi menyuapinya dan membantu nya membersihkan mulut nya.
Dalam hati Jose sudah mau meledak karena perlakuan Hana pada nya tadi tapi ia berusaha menyembunyikan perasaan nya walaupun wajah nya dan telinga nya memerah. ia terus memikirkan Hana hingga ia tidak fokus kepada pelajaran yang di jelaskan oleh guru karena terus memikirkan Hana