
setelah Jose pulang Hana pun mandi. saat Hana sudah selesai mandi ponsel Hana berdering. "KRING KRING KRING" Hana mengambil ponselnya ia melihat Rista menelponnya.
Hana pun langsung menjawab panggilan dari Rista tersebut.
"halo ta kenapa?"tanya Hana.
"keluar yok udah lama kita gak ngedate bareng"ucap Rista.
"emm tapi gue lagi kere nih"jawab Hana.
"gak apa apa untuk makan gue traktir"ucap Rista.
"ya udah otw lah"ucap Hana.
"ok gue jemput ya"ucap Rista.
"ok gue siap siap dulu"jawab Hana.
"ok bye darling"ucap Rista.
"bye"jawab Hana.
setelah selesai berbicara dengan Rista. Hana langsung bersiap siap untuk ngedate bareng Rista.
setelah selesai bersiap siap Hana menunggu Rista menjemputnya. tidak berapa lama Hana menunggu akhirnya Rista datang juga.
"NA CEPETAN AKU DAH DILUAR NIH"teriak Rista dari luar rumah.
mendengar suara teriakan Rista Hana pun bergegas keluar saat ia keluar Hana sudah melihat Rista yang menunggunya.
"na ayo naik kita naik grab aja"ucap rista.
"ok ayo berangkat"jawab Hana.
Hana dan Rista naik ke mobil bersama saat didalam mobil mereka bercerita panjang lebar tentang saat mereka ngedate bareng pacar mereka.
"btw kita mau kemana ris?"tanya Hana.
"kita mau nonton dibioskop na"jawab Rista.
"kita nonton film horor"lanjut Rista.
"aku gak mau liat flim horor ris"ucap Hana.
"lu kalo liat gue kasih dua ratus ribu"ucap Rista.
"yang bener "ucap Hana.
"iya bener "jawab Rista.
"ok aku mau "jawab Hana.
tidak terasa mereka akhirnya sampai juga mereka pun turun dari mobil Hana membayar uang ongkos kepada supir grab tersebut.
setelah Hana membayar grab mereka berdua berjalan menuju dalam mobil dan naik kelantai lima untuk nonton bioskop.
"na aku tiket lu beli popcornnya ya"ucap Rista.
"ok ris"jawab Hana.
setelah Hana dan Rista sudah selesai membeli tiket dan popcron dan minuman nya mereka langsung masuk ke ruangan mereka dan duduk ditempat mereka.
"na dingin banget ya urung gue pakek baju tebal"ucap Hana.
"iya dingin banget emang"jawab Rista.
akhirnya flim pun dimulai Hana terlihat tegang dan sedikit takut.
"na gak usah takut ada gue"ucap Rista.
"iya ris"jawab Hana.
selama flim sedang berlangsung Hana terus berpegangan pada Rista Karena takut.
setelah selesai nonton film Hana dan Rista makan malam bersama.
"na aku nginap di rumah mu ya"ucap Rista.
"ya udah aku senang kalo kamu nginep"jawab Hana.
mereka pun mengobrol sambil menikmati makanan mereka.
setelah makan mereka pun pulang kerumahnya menggunakan grab. Hana pun memanggil grab, setelah memanggil grab Hana dan Rista menunggu grab datang setelah sepuluh menit menunggu akhirnya grab yang Hana pesan pun datang.
mereka langsung naik kedalam mobil. setelah naik kedalam mobil Hana memberi tau alamat yang akan dituju setelah memberi tau kan pada pak sopir Hana kembali mengobrol dengan Rista.
dan akhirnya mereka sampai juga dirumah setelah sampai Hana dan Rista segera turun dari mobil Hana membayar uang grab terlebih dahulu sebelum keluar dari mobil.
"ini uangnya pak"ucap Hana sambil menyodorkan uang.
"oh iya dek makasih"ucap pak sopir sambil mengambil uang tersebut.
setelah membayar hana pun turun dari mobil dan membuka pintu rumah.
setelah Hana dan Rista membuka pintu rumah mereka berdua pun masuk kedalam setelah masuk kedalam Rista langsung membaringkan tubuhnya kesofa.
sedangkan Hana mandi untuk membersihkan dirinya dan Rista tiduran disofa sambil bermain dengan ponselnya.
setelah Hana selesai mandi Hana mengajak Hana untuk segera tidur.
"ris tidur yok udah malam"ajak Hana.
"tapi mandi dulu sama sebelum elu tidur dikasur ku"lanjut Hana.
"males lah mandi lagi"jawab Rista.
"mandi jorok loh ris"ucap Hana.
"iya iya aku mandi"jawab Rista menyerah.
setelah itu Rista pun beranjak dari sofa dan menuju kamar mandi untuk mandi.
dan Hana masuk kekamarnya setelah Rista mandi ia masuk kedalam kamar Hana juga ia berbaring dipelukan Hana.
mereka berdua bercerita panjang lebar seolah olah dua sahabat yang sudah lama.
"na gimana menurutmu hubungan ku sekarang dengan Alpin?"tanya Rista.
"baik baik aja"jawab Hana.
"menurutmu hubungan kami bisa bertahan lama?"tanya Rista lagi.
"tentu saja jika kalian saling percaya"jawab Hana.
"emm apa menurutmu Alpin tulus padaku?"tanya Rista lagi.
"emmm tentu saja"jawab Hana.
"kenapa sih lu nanya layak gitu?"tanya Hana balik.
"emm gak apa apa"jawab Rista.
"lu kan tau Alpin banyak yang suka"lanjut Rista.
"emm aku ngerti kok perasaan kamu"ucap Hana.
"ya udahlah jangan bahas itu lagi"ucap Rista.
"na nanti kamu masuk mata pelajaran pilihan apa?"tanya Rista.
"emm kalo aku sih milih biologi,kimia, geografi, ekonomi, antropologi "jawab Hana.
"aku milih apa ya na?"tanya Rista lagi.
"mana ku tau ini tergantung minat mu ris dan tujuan kamu mau kemana nantinya pas udah tamat"jawab Hana.
"iya sih aku bigung banget mau milih apa"ucap Rista.
"pelan pelan aja mikirin nya"ucap Hana.
"iya na aku gak mau salah milih nanti"jawab Rista.
"ris nanti kamu mau masuk universitas mana?"tanya Hana.
"aku mau masuk universitas yang sama, sama kamu"jawab rista.
"kalo dari keinginan kamu sendiri?"tanya Hana lagi.
"kalo dari aku sendiri aku mau masuk UGM"jawab rista.
"sama dong na aku juga pengen masuk UGM tapi aku lebih pengen masuk universitas NTU"ucap Hana.
"NTU yang disingapura?"tanya Rista.
"iya ris yang disingapura"jawab Hana.
"disana kan bagus banget ilmu kedokteran nya"lanjut Hana.
"iya sih tapi biayanya pasti mahal"ucap Rista.
"jelas sih"ucap Hana.
"impian aku kuliah disana cuman agan agan doang"lanjut Hana.
"gak apa apa kalo kita berusaha pasti bisa"ucap Rista coba memberikan semangat.
"iya kita harus semangat"lanjut Hana.
setelah mengobrol begitu lama akhirnya mereka berdua tertidur juga mereka berdua tertidur sambil berpelukan.
panggilan tak terjawab Hana semua nya dari Jose panggilan tak terjawab nya sebanyak dua puluh kali.
sedangkan Rista panggilan tak terjawab nya semua dari Alpin dan panggilan tak terjawab sebanyak sembilan belas kali.
Jose dan Alpin sibuk mencari Hana dan Rista tapi Hana dan Rista belum bangun juga karena begadang semalam untuk mengobrol.
saat Rista bangun ia terkejut melihat panggilan tak terjawab yang sudah banyak dari Alpin ia seketika menelpon Alpin balik.
panggilan nya berdering tapi Alpin belum mengangkat nya ini membuat Rista merasa mungkin Alpin ngambek karena tidak menjawab panggilan nya sebanyak sembilan belas kali.
Rista juga membangunkan Hana untuk menyuruhnya mengecek ponselnya apakah ia juga memiliki banyak panggilan tak terjawab dari Jose.
"na bangun cepet"Rista mencoba membangun Hana.
"cepet na udah siang"lanjut Rista.
"kan gak sekolah sih ris"jawab Hana.
"cek dulu ponsel mu lihat berapa banyak panggilan tak terjawab dari Jose"ucap Hana.
"emm"jawab Hana yang masih ngebung karena baru bangun.
"ya ampun bukan saat nya ngebung ini mah"ucap Rista panik.
setelah selesai ngebung Hana baru panik mengecek ponselnya dan ternyata ada dua puluh panggilan tak terjawab dari Jose.
seketika ini membuat Hana kaget ia segera menelepon Jose. dia baru menelepon Jose langsung angkat.
"halo na kamu kemana sih kok dari tadi gak diangkat?"tanya Jose yang berusaha menyembunyikan amarahnya.
"aku khawatir takut kamu kenapa kenapa"lanjut Jose.
"maaf jo aku semalam begadang sama Rista jadi Bagun telat jadi bangun jam 10.00 Jo"jawab Hana dengan suara pelan.
"oh aku pikir kamu kenapa"ucap Jose.
"iya kamu marah ya?"tanya Hana.
"emm gak kok"jawab Jose.
"kamu pasti marah"ucap Hana lagi.
"maaf udah buat kamu khawatir"lanjut Hana.
"gak apa apa ya udah kamu lanjut tidur sama"ucap Jose.
"aku mau keluar main sama temen ya"lanjut Jose.
"emm iya hati hati dijalan"ucap Hana.
"jangan marah ya sayang"ucap Hana dengan suara sangat pelan.
"apa coba bilang sekali lagi"ucap Jose yang senang mendengar Hana memanggil sayang.
"udah sana main sama temen kamu aku mau mandi dulu bye"ucap Hana dan langsung mematikan telpon nya.
Jose pun diam diam sangat senang karena dipanggil sayang oleh Hana walaupun dengan suara yang sangat pelan sedangkan wajah Hana pun memerah seperti tomat Rista yang disampingnya kebigungan melihat wajah Hana yang memerah ia pun bertanya tanya kenapa dengan sahabatnya tersebut.
"lu kenapa na?"tanya Rista penasaran.
"merah amat muka lu kek tomat"Rista.
"hah gak apa apa"jawab Hana.
"Jose marah sama lu?"tanya Rista lagi karena penasaran.
"dia bilang dia gak marah tapi aku bisa merasakan ada kekesalan sedikit"jawab Hana.
"jadi dia bentak elu?"tanya Rista lagi.
"gak malah ngomongin nya lembut banget"jawab Hana.
"enak banget lihat ayang gue"ucap Rista.
"ngambek dia"lanjut Rista sambil cemberut.
"yang sabar ya ris"ucap Hana.
kemudian Hana bangun dari tempat tidur ia mengikat rambut nya dan keluar kamar menuju dapur untuk membuat roti panggang telur goreng dan juga susu.
setelah selesai membuat roti panggang telur goreng dan susu Hana memanggil Rista untuk makan bersama.
mereka pun makan bersama selama makan Hana hanya mendengarkan keluhan Rista soal Alpin yang ngambek padanya karena tidak menjawab telpon darinya sebanyak sembilan belas kali.
ia sudah mengechat dan mencoba menghubungi Alpin tetapi tidak bisa juga Hana pun mencoba menenangkan Rista dengan berkata mungkin saja Alpin ponsel Alpin sedang habis baterai.
tapi Rista tetap tidak tenang karena saat Alpin ngambek dia tidak akan mau berbicara kepada Rista selama berhari hari.
saat Rista sedang cemas ponselnya berdering Rista sontak langsung melihat ponselnya ia melihat itu panggilan dari Alpin ia pun langsung menjawab.
"Alpin akhirnya lu hubungi gue"ucap Rista.
"gue kangen tau"lanjut Rista.
"lu kemana aja kok gak angkat telpon gue?"tanya Alpin.
"gue nginep dirumah Hana jadi kami tuh ngibah semalaman"jawab Rista.
"jadi baru bangun jam 10.00"lanjut Rista.
"oooh patensan ditelpon dari tadi gak jawab"ucap alpin.
"sampe kesel gue nelon elu"lanjutnya.
"maaf Alpin kan baik ganteng pemaaf"ucap Rista.
"iye iye udah dulu ya aku mau main game"ucap Alpin.
"oh ya udah aku tutup telponnya ya"ucap Rista.
"iya"jawab Alpin.
setelah itu Rista pun mematikan telponnya.
Rista pun kini lega karena Alpin tidak ngambek lagi ia pun sangat senang setelah telponan dengan Alpin Rista mengajak Hana untuk makan tiktok.
Hana tidak menyetujui nya jadi Rista bermain tiktok sendiri sedangkan Hana membaca buku.
setelah satu jam berlalu Hana sudah selesai membaca buku biologinya dan sekarang ia pergi kelantai dua untuk bermain piano.
suara permainan piano Hana terdengar sangat indah Hana bermain piano sambil bernyanyi dengan anggun.
Rista yang mendengar suara permainan piano dan nyanyian itu langsung naik ke lantai dua ia melihat Hana bermain piano dan bernyanyi dengan anggunnya.
ia pun langsung mengambil Vidio Hana sedang bermain piano dan bernyanyi dengan anggunnya.
lalu Rista mengepost nya distroy Whatsapp dan stroy Instragram nya saat ia memposting distroy Instagram nya ia mengetag Hana.
setelah memposting video Hana bermain piano sambil bernyanyi dengan anggunnya Hana duduk disebuah kursi dan menikmati suara indah dari permainan piano Hana dan nyanyiannya.
setelah permainan dan nyanyian Hana sudah selesai Rista langsung memberikan tepuk tangan dan memuji Hana.
"hebat banget elu na"puji Rista.
"enggak ah biasa aja"jawab Hana.
"apanya yang biasa aja hebat banget tuh"ucap Rista.
"aku ajarin mau?"tanya Hana.
"mau lah"jawab Rista cepat.
kemudian Hana mengajari Rista bermain piano.
setelah dua jam mengajar Rista bermain piano akhirnya Rista bisa mempelajari sedikit tentang dasar bermain piano.
setelah itu Hana mengajak Rista untuk istirahat dan makan siang nanti baru lanjut belajar bermain piano.
Rista pun memesan makanan dari GOFOOD.
"na kamu mau makan apa?"tanya Rista.
"bubur ayam aja"jawab Rista.
"ok deh"ucap Rista.
"na lu suka banget makan bubur"ucap Rista.
"iya kan enak sih"jawab Hana.
"perasaanku sih gak enak"ucap Rista.
"ya udah pesanlah makanan mu"ucap Hana.
kemudian Rista memesan spaghetti dan bubur ayam ia juga memesan teh susu untuk dia Hana.
selagi menunggu makanan mereka datang Hana pergi mandi sedangkan Rista bermain ponsel.
setelah Hana mandi Rista mandi setelah mereka berdua sudah selesai mandi makanan mereka pun datang.
"TOK TOK TOK" GOFOOD terdengar suara dari luar pintu rumah Hana.
Rista pun segera membuka pintu ia mengambil pesanannya lalu membayar kepada bapak pengantar makanan tersebut.
setelah membayar Rista masuk kembali kedalam ia menutup pintu balik.
setelah menutup pintu ia langsung menutup meja makan ia membuka makanannya dan Hana setelah itu ia menyuruh Hana untuk makan.