
ke esokan pagi nya disekolah pada jam istirahat Hana dan Jose terlihat semakin dekat saja hal ini membuat Hans cemburu tapi tidak bisa berkata-kata apa apa.ia melihat Hana yang tertawa lepas bersama Jose dan Rista hanya bisa diam melihat cinta segitiga itu ia bisa melihat Hans yang menyukai Hana tapi rasa suka Hana ke Jose lebih besar dibandingkan rasa suka Hans terhadap Hana.
Rista pun mencoba mencarikan suasana.
"we tadi bosen banget gue dikelas"ucap rista.
"kenapa?"tanya Jose singkat.
"guru nya bosenin jelasin nya"jawab Rista.
"oh"jawab Jose singkat.
percakapan mereka pun berhenti lagi Hana yg ingin meminum pop ice nya dihentikan Jose.
"Lo g boleh minum es"ucap Jose.
"minum Aqua aja biar fokus"lanjut Jose.
"tapi udah beli sayang kalo gak diminum"ucap Hana sambil memelas karena Jose merebut pop ice nya.
"gue aja yang minum Lo minum Aqua gue dari pada lu sakit nanti"ucap Jose.
"hujan hujan gini minum es"lanjut Jose mengomeli Hana.
Hana pun dengan nurut mendengarkan Jose Rista yang melihat itu hanya bisa terpelongo karena sejak kapan Jose yang dingin jadi hangat begini dan Hana yang keras kepala jadi gampang nurut sama orang sementara itu Hans yang melihat hal itu semakin cemburu.
Saat sudah selesai makan mereka pun ingin kembali ke kelas saat ingin kembali Jose menutupi Hana dengan jaket nya agar Hana tidak terkena rintikan hujan.
"eh gue g ditutupi juga?"tanya Rista.
"ngapain tutup aja sendiri"jawab Jose.
"ih gitu loh ya"ucap rista kesal.
Hans yang melihat itu semakin kesal dan cemburu "tau tadi gue bawa jaket gue"guman Hans dalam hati.
Sesampainya di koridor Hana membantu mengeringkan rambut Jose yang basah.dan adegan itu dilihat oleh Hans dan Rista.
"aduh kelen bucin terus"ucap rista.
"Jangan jangan kelen udah jadian ya"lanjut Rista.
"gak ah"jawab Hana terlihat gugup dan malu.
"bukan urusan Lo"jawab Jose.
Hans langsung masuk kelas karena gak mau melihat Hana dan Jose yang bermesraan.
sementara diluar kelas Hana masih mengeringkan rambut Jose dan Rista yang mengomel ngomel.
"idih punya sepupu gini amat"ucap rista.
"iya"jawab Jose sambil mengabaikan Omelan Rista.
Kemudian mereka masuk ke kelas masing masing dan duduk ditempat masing masing.
5 MENIT KEMUDIAN
Setelah 5 menit berlalu guru matematika tak kunjung masuk seperti guru matematika tidak akan masuk lagi. Melihat hal ini apa murid senang ke girangan karena guru matematika tidak masuk termasuk Hana dan Rista.
tapi akan membosankan jika tidak melakukan apa pun di jamkos jadi Rista ingin bermain true or dare ia mengajak Hana dan Hans untuk bermain bersama.
"na,Hans main true or dare yok"ajak Rista.
"males lah"jawab Hans singkat.
"ayo"jawab Hana singkat.
"ya udah kalo Lo gak mau biar gue sama Hana aja main"ucap rista.
Permainan pun dimulai dan ada beberapa MK murid yang ikut bergabung karena tertarik untuk bermain true or dare juga. botol berputar dan botol itu menuju Hana.
"na true or dare?"tanya Rista.
"true"jawab Hana.
"ok deh kalo gitu gue mau nanya nih tapi lu jawab yang jujur"ucap rista.
"iya nanya apa?"jawab Hana.
"Lo ada hubungan apa sama Jose?"tanya Rista.
"kok dia perhatian Banget sama Lo?"lanjut rista.
"emm gak ada kok"jawab Hana.
"boong kan Lo masa gak ada sih"ucap rista.
"bener ris gak ada"jawab Hana.
"ya udah deh"balas rista.
Setelah itu permainan pun terus berlanjut hingga bel pulang berbunyi.
"tring tring tring" bel pulang sekolah berbunyi.
semua murid membereskan barang nya kemudian mereka beroda lalu pulang.sementara ini Rista sedang memikirkan kalo Hana dan Jose gak ada hubungan apa apa. apa jangan jangan Jose Suka Hana Rista terus terlarut dalam pikiran nya sendiri dan akhirnya dia memilih untuk tidak memikirkan nya.