2022

2022
Selalu Ada



Setelah memasuki kelas Hana meletakkan wajahnya ke meja menutupi rasa malunya karena ejekan Rista tapi Hana tetap saja tidak mau mengakui kalau dia menyukai Jose. Hana sangat takut jika ia mengakuinya maka ia pasti akan merasakan patah hati lagi karena sepanjang perjalanan cintanya tidak pernah berjalan mulus setiap kali dia jatuh cinta maka cintanya akan bertepuk sebelah tangan dan berakhir sakit hati.


Guru seni musik masuk ke dalam kelas.


"siang semua"sapa guru itu.


"pagi bu"jawab semua murid dengan serentak.


"baiklah kita akan memulai pelajaran kita"ucap guru tersebut.


"baik Bu"jawab para murid.


guru itu mulai menulis dipapan tulis.


"semua nya menulis ya nanti dikumpulkan semua catatan nya mau saya periksa"ucap guru tersebut lagi.


"baik Bu"jawab para murid.


guru itu mulai menulis dipapan tulis sedangkan ada beberapa siswa yang sibuk melengkapi cacatan mereka karena catatan mereka tidak lengkap bahkan buku mereka.mereka campur dengan materi pelajaran lain.


Hana yang melihat hal itu hanya tersenyum melihat mereka yang sibuk melengkapi cacatan mereka dan ia juga melihat hans yang duduk tenang dikursinya Hana berfikir bahwa hanya Hans cowok dikelas yang lengkap catatan nya rupanya ia salah.catatan Hans sama sekali tidak lengkap tapi Hana heran kenapa ia tetap tenang seperti itu.


"ris Lo lihat deh Hans catatan gak lengkap kok gak panik ya?"tanya Hana penasaran pada Rista.


"haduh Lo gak tau aja nanti pas udah mau kumpul dia baru sibuk lengkapi"jawab Rista.


"dia itu emang agak lain"lanjut Rista.


Mendengar hal itu Hana tertawa kecil karena melihat sifat Hans yang agak lain dari orang lain.


Kemudian tiba tiba datang duduk disamping Hana.


"na boleh minjem catatan mu nanti?"tanya nya sambil menatap Hana dengan serius.


"iya"jawab Hana.


"aku boleh duduk disini kan"tanya Hana sekali lagi.


"iya"jawab Hana singkat lagi.


akhirnya pelajaran seni musik telah berakhir.


tiba tiba saat kelas penuh keributan Rista tiba tiba bertanya pada nya.


"na kenapa lo tiba tiba ngilang lagi?"tanya Rista.


"ponsel Lo disita na?"tanya Rista.


"iya ris"jawab Hana.


"kok gitu sih ortu Lo"ucap rista.


"iya gue juga gak tau ris"jawab Hana.


"udah gak usah dipikirin"ucap rista mencoba menghibur.


tiba tiba jose datang dan mengajak bermain true or dare Rista ikut bermain Hans juga ikut Hana juga ikut karena dipaksa Rista. kemudian botol berputar tapi tidak kena pada siapapun Jose terus memutar botol dan akhirnya berakhir di Rista.


"rista true or dare?"tanya Hana.


"dare dong"jawab Rista.


"tembak crush Lo pas istirahat"ucap Hana.


"gue setuju"lanjut Hans.


"ih jangan lah woi"ucap rista.


"ini dare harus lakuin"ucap Jose.


"ok siapa takut"balas rista.


tiba tiba bell berbunyi "tring tring tring"


tanda sudah pulang sekolah.semua murid berlari keluar kelas Hana, Rista, dan Hans tinggal untuk piket Hana,Rista dan Ryan merapikan meja dan buang sampah.


Setelah selesai piket Hana diantar pulang oleh Jose dan Rista dijemput oleh ayahnya.


Hana tidak tau kenapa dia tidak menolak ajakan Jose Padahal ia menolak ajakan Hans saat diantar pulang oleh Hans jantung Hana berdetak dengan kencang tanpa berhenti


setelah sampai dirumah saat diantar Jose.


"makasih"ucap Hana.


"ok gak masalah"jawab Jose.


setelah itu Jose pun pulang dan Hana sudah masuk kedalam kamar nya pun terus memikirkan Jose ia tidak bisa berhenti memikirkan Jose. semua pikirannya hanya tentang Jose Jose dan Jose ia sampai gagal fokus hanya karena memikir Jose.