"The Immortal Goddess And The Golden Dragon"

"The Immortal Goddess And The Golden Dragon"
Ep. 9. Kompetisi kerajaan langit #1



Yun'Er...(teriak Bai Qian )


tolong kau ambilkan cadar-ku di meja rias aku hampir saja lupa membawa-nya."Bai Qian.


"Yun'Er., iya kakak, sebentar aku ambilkan, ini cadarnya kakak. kakak kau terlihat sangat cantik sekali tanpa memakai cadar kak. Terimaksih Yun'Er atas pujian-nya tapi kau juga cantik kok.("Ucap Bai Qian sambil memegang kedua pipi adik-nya Yun'Er. dan Bai Qian berjalan menuju ke aula tempat acara berlangsung.)



...(Ketika Bai Qian tidak memakai cadar saat selesai menari )...


"Bai Qian., Ayo Yun'Er kita segera kembali ke aula sebelum ada orang lain yang melihat kita. Iya kakak.,"Yun'Er.


Saat Bai Qian dan Yun'Er berjalan menuju ke aula tiba-tiba saja ada seorang laki-laki yang menghalangi perjalan mereka. laki-laki itu adalah Ah Cheng Naga ungu sekaligus hewan kontrak Bai Qian.


Bai Qian dan Yun'Er sangat kaget dengan kedatangan Ah Cheng secara tiba-tiba yang muncul di depan mereka.


Ah Cheng,,, apa yang kau lakukan Kau hampir saja membuat jantung-ku terlepas dari tubuh-ku, untung saja aku tidak sakit jantung, Yun'Er kau tidak apa-apa.? "Tidak kakak aku tidak apa-apa hanya saja aku sedikit kaget karena dia muncul secara tiba-tiba di depan kita kakak,"Ucap Yun'Er.


"Bai Qian., Syukurlah kalau kau tak terkena serangan jantung gara-gara Ah Cheng kalau sampai kau terkena serangan jantung akan ku copot jantung Ah Cheng untuk menggantikan jantung-mu.


Yun'Er yang mendengarkan apa yang di bicarakan Bai Qian langsung merasa kaget dan terkejut, 😳😲 kepada kakak-nya Bai Qian, "Ucap Yun'Er dalam hati.,


Kenapa kakak sampai memikirkan untuk mau mencopot jantung laki-laki ini untuk-ku untung saja aku tidak sakit jantung. (sambil mengelus dada-nya sendiri.)


"Ah Cheng., Nona apakah kau setega itu pada-ku nona..? "Bai Qian., Tentu saja tidak Ah Cheng jika kamu tidak muncul seperti tikus yang sedang di kejar kucing tadi,.


Ah Cheng., Ya'ampun nona kenapa menyamai aku dengan tikus, padahal aku ini naga.


Bai Qian., Ya kau itu memang se-ekor naga tapi kemunculan-mu itu seperti seekor tikus yang muncul secara tiba-tiba.


Ah Cheng., Kalau begitu aku minta maa'f nona jika tadi aku membuat nona dan pelayan nona kaget.,


Baiklah kali ini aku maa'fkan tapi jangan muncul secara tiba-tiba itu membuat-ku kaget. "Bai Qian.


Baiklah Nona akan saya coba, oia nona ada sesuatu yang ingin aku sampaikan "Ah Cheng,


"Bai Qian., baiklah bagaimana jika aku mengantarkan Yun'Er dulu ke aula.


"Ah Cheng., Baiklah Nona saya tunggu di taman yang biasanya nona bersantai.


"Bai Qian., Baiklah kalau begitu , aku akan segera kesana.


Setelah Ah cheng menyampaikan maksud ia menemui Bai Qian mereka pun bersepakat untuk membicarakan di taman biasa tempat Bai Qian bersantai ketika di istana langit.


"Bai Qian., Yun'Er kamu masuklah terlebih dahulu ke dalam dan sampaikan kepada ayah kalau aku masih ingin menemui seseorang.,


Yun'Er yang sudah mengetahui orang yang dimaksud kakak-nya Bai Qian, ia hanya menggelengakan kepala-nya ketika Bai Qian mengatakan untuk menyampaikan kepada Raja Bai Jiu.


Saat Yun'Er berjalan masuk kedalam aula Bai Jiu, melihat kearah-nya ia tidak melihat Putri-nya bersama Yun'Er.


"Bai Jiu., Yun'Er kenapa kamu datang sendiri, dan kenapa putri mahkota tidak bersama-mu .?


"Yun'Er., ia yang mulia, saya disuruh oleh Putri Mahkota untuk masuk ke aula terlebih dahulu karena Putri Mahkota masih ingin bertemu dengan seseorang.


"Bai Jiu., Seseorang,,?siapa orang itu Yun'Er.?


"Yun'Er., Maa'f yang mulia saya juga tidak tau, siapa orang itu, tapi tadi ada laki-laki menemui putri mahkota saat kita ingin berjalan ke aula ini yang mulia dan kalau tidak salah tadi putri mahkota memanggil-nya dengan Nama Ah Cheng yang mulia.


Bai Jiu., Ah Cheng seperti-nya aku baru mendengar nama-nya, lalu kemana mereka pergi.?


Yun'Er., Mereka bertemu di taman tempat Putri Mahkota bersantai ketika berada di istana langit yang mulia,. "Bai Jiu., Ya sudah kalau begitu, tolong kau antarkan surat ini kepada Kaisar Langit. (sambil memberikan sebuah surat kepada Yun'Er)


Ah Cheng, bagaimana apakah kau mendapatkan sesuatu atau ada yang lain.? " Bai Qian.


Aku bukan saja menemukan sesuatu tetapi aku sempat bertarung dengan seorang laki-laki yang terlibat dengan peristiwa pembunuhan di kediaman nona, "Ah Cheng.


"Bai Qian., Apa.? apakah kau mengetahui siapa laki-laki yang berkelahi bersama-mu Ah Cheng.?


Ah Cheng., maa'f nona aku belum mengetahui dengan jelas siapa pemuda itu, tapi yang jelas dia itu seorang mata-mata dan juga kaki tangan dari seorang bangsawan tetapi saya belum mengetahui siapa tuan-nya.


Bai Qian., tentu saja Ah Cheng kau memang belum mengetahui-nya tapi filing aku, laki-laki itu adalah mata-mata dari ibu tiri-ku dan adik tiri-ku.


Ah Cheng., mengapa nona berpikir kalau mereka yang melakukan-nya..??.,


Bai Qian., tentu saja aku menduga kalau itu mereka karena dari dulu mereka tidak menyukai aku dan ibu-ku sehingga Selir Li Rain membunuh ibu-ku melalui makanan dan sekarang mereka sedang berencana untuk menyingkirkan aku bahkan sempat mengancam-ku saat pembunuhan di kediaman-ku berlangsung.


Ah Cheng., jadi itu,,, yang membuat nona begitu yakin kalau laki-laki itu mata-mata dari Selir Li Rain. bagaimana kalau aku menyelediki-nya lebih dalam lagi Nona..?


Bai Qian., Baiklah Ah Cheng itu legih baik lagi sehingga aku bisa dengan muda bermain-main dengan mereka.


Ah Cheng., Baik nona kalau begitu saya mohon pamit. Bai Qian., iya, berhati-hatilah dalam perjalanan-mu.


Ah Cheng., Baik nona, (sambil berjalan dan lama-kelaman menghilang secara tiba-tiba.)


Bai Qian pun pergi menuju ke aula untuk melanjutkan kompetisi itu, Namun saat berjalan menuju pintu aula tiba-tiba saja ia merasakan adanya hawa panas di sekitar-nya tetapi Bai Qian tidak menghiraukan-nya ia justru membiarkan-nya.


Bai Qian., Ah, hawa apa ini mengapa terasa panas di sekitar aula ini.? apakah acara-nya sudah memasuki lomba beladiri.?


Lebih baik aku harus segera masuk ke-aula.


(dalam hati).


pada saat Bai Qian masuk ke aula ia langsung berjalan menuju tempat duduk-nya,


Yun'Er., Kakak bagimana dengan urusan-mu dengan pemuda itu apakah sudah selesai,?. (bisik Yun'Er.)


Bai Qian., tentu saja Yun'Er, Ohia apakah perlombaan menari sudah selesai.?


Yun'Er., ia kakak baru saja selesai, dan sudah sbentar lagi akan dilanjutkan dengan perlombaan ke-3 Yaitu lomba beladiri.


Bai Qian., syukurlah kalau begitu, Yun'Er tolong kau ambilkan air minum.


Baik Kakak,"Yun'Er.


Saat Yun'Er ingin mengambil air minum untuk Bai Qian, Raja Bai Qiu langsung menanyakan putri mahkota kepada Yun'Er.


Dan pada saat itu Raja Bai Jiu sedang bercerita bersama kawan-kawan-nya dari kerajaan lain di meja makan namun saat berbincang-bincang Bai Jiu melihat Yun'Er yang sedang, mengambil beberapa buah-buahan dan air minum.


Bai Jiu., Yun'Er apakah putri mahkota sudah kembali.?


Yun'Er., tentu saja, yang mulia putri mahkota batu saja tiba dan putri ingin meminum air.


Bai jiu., Ya sudah kalau begitu aku juga ingin menemui putri-ku


Bai Jiu., Putri-ku kau dari mana saja, kenapa beru kembali..?


Bai Qian., (Terseyum kepada ayah-nya), Maa'f ayah aku sedang bertemu dengan seseorang sehingga aku baru saja kembali.


Bai Jiu., ehemmmm,,, siapa orang itu putri--ku apakah dia pacar baru-mu..???


Bai Qian yang mendengarkan perkataan Ayah-nya langsung terkejut ketika ayah Bai Qian berbicara seoerti itu 😯😳


Bai Qian., Ayah,,, dia itu bukan pacar-ku tetapi dia itu aku aggap sebagai kakak-ku,


Bai Jiu., Kakak-mu mengapa kamu tidak memberitahukan kepada ayah Putri-ku..?


Bai Qian., Sebenar-nya aku ingin memperkenalkan dia kepada ayah, tetapi waktu itu dia sedang terluka parah sehingga aku membantu menyembuhkan luka-nya dan dia juga baru saja sembuh ayah.


(Bai qian yang mencoba menjelaskan kepada ayah tentang Ah Cheng.).


Bai jiu., Memang-nya dia terluka karena apa putri -ku dan siapa nama-nya.???


(Bai Jiu terkejut ketika putri-nya mengatakan kalau ia bisa membantu menyembuhkan orang itu /Ah Cheng.)


Bai Qian., Dia terluka karena pertarungan sehingga di terluka sangat parah ayah, nama-nya Ah Cheng.


Bai Jiu., Lalu, kamu membantu menyembuhkan-nya apakah dia..


(Bai Qian memotong perkatan Bai jiu.)


Bai Qian., Tidak Ayah, aku tidak meminta apapun sebagai imbalan atau apa saja dari Ah Cheng ayah, Dan dia hanya meminta-ku untuk menjadi tuan-nya saja ayah.


Bai Jiu., Oh, baguslah putri-ku ternyata juga sudah mempunyai pengikut, dan kapan-kapan kenalkan ayah padanya-Ya.


Bai Qian., Baiklah Ayah, aku akan memperkenalkan-nya kepada Ayah.


sebelum Bai Qian berbicara denagn ayah,-nya ia sudah menerima dan meminum air yang diambil oleh Yun'Er.


acara ke-3 (Beladir ) kini telah berlangsung dan sudah sampai pada nonor urut 17 Bai Qian sendiri mendapatkan nomor urut terakhir.


Teriak para penonton., Horeee...eee...,,,


ayo.,, lawan dia....,,


Yun'Er ini sudah sampai nomor urut yang ke berapa..?"Bai Qian.


Yun'Er., ini sudah sampai nomor urut yang ke 17 Vs 18 sebentar lagi masuk ke nomor urut 19 Vs 20 dan seterus-nya.


Acara pun berlangsung dan kini tinggal menunggu waktu untuk Bai Qian maju


sambil memakan buah apel yang di sambil oleh Yun'Er.


Bai Qian., Baiklah Yun'Er,


Dan selama perlombaan itu berlangsung semua para undangan beristirahat di kediaman kerajaan langit., sehingga lomba ini sudah berlangsung selama 2hari kini tinggal menunggu waktu untuk Bai Qian tampil ke-depan.


Mc., Baiklah pertandingan ini di menangkan oleh nomor urut 17 dan 19 kini masuk ke peserta terakhir 21 Vs 22. bagi para peserta di persilahkan maju ke depan lapangan.


Bai Qian., Baiklah kini gilaran aku.


Bai Jiu., Putri-ku berhati-hatilah


Li Rain., Putri Mahkota semoga anda bisa menang.( memandang remehkan Bai Qian)


Bai Qian berjalan ke depan lapangan dengan penuh keberanian, dan semua orang yang melihatnya hanya melototi-nya karena dari penampilan-nya saja sudah membuat orang-orang pangling apalagi dia sampai membuka cadar-nya.


(Oia.Bai Qian juga selalu memakai cadar-Nya Ya)



(Bai Qian sudah mulai menyerang lawanya )


Bai Qian., Ternya lawan-ku auranya cukup besar, juga.


Siapa saja., Hei, kamu ayo lawan aku,


Bai Qian., baiklah jika itu mau mu.


Bai Qian hanya menggunakan benerapa teknik permainan pedang dengan sedikit mengeluarkan teanaga dalam-nya karena Bai Qian tau kalau lawanya tidak terlalu kuat walaupun Bai Qian bisa saja mengalahlanya dengan hanya berbicara saja tetapi ia tidak mengingikan itu, ia tidak ingin melakukanya jusytu ia lebih memilih menyerang menggunakan bbeberapa teknik permainan pedang.


Bai Qian pun menang dalam perlombaan tersebut, tetapi Bai Qian tidak melukai lawannya walaupun permainan pedangnya sangat bagus dan Lihai.


Org 1., permainan pedang-nya sangat bagus,


Org 2., tentu saja, yapi siapa Wanita itu..?


kenapa dia tidak pernah membuka cadar-nya ya..?


siapa saja., munhkin karena dia ingin menutupi wajahnya.


siapa saja., bisa jadi juga seperti itu.


Mc., Baiklah pertandingan terakhir ini di menangkan oleh Nomor urut 22.


sambil bertepupuk tangan yang di ikuti oleh para penonton.


Bai Jiu., syukurlah putri-ku menang.,(sambil bertepuk tangan)


Calon istri-ku ini memang cantik, aku jadi tidak sabar ingin menemui'nya.


Pelayan pribadi.,Yang Mulia, apa perlu saya menculik-nya dan membawanya kesini untuk yang mulia..?


Yang Mulia., kau tidak perlu menculik-nya aku sendiei yang akan pergi menemui calon istriku tidak baik jika seorang calon suami menculik calon istrinya...


Mc., Para pemenang silahkan memgambil hadiah masing di belakang yang sudah di siapkan oleh para pelayan. Baiklah Karna acara-nya sudah selesai, maka saya undur diri. terimakasih untuk para hadirin para undangan dan yang mulia kerajaan langit yang sudah mengikuti acara ini dari awal sampai berakhir.


Li Ang., Ayah aku masih ingin disini apakah boleh.??


Bai Jiu., tentu saja putri-ku.


Li Tain., Yang mulia jika lelah aku antarkan ke kamar untuk beriatirahat agar sebentar malam bisa makan malam bersama para tamu lain-nya.


Bai jiu., Baiklah aky akan berisirahat kalau begitu.. (Di potong oleh Bai Qian)


Bai Qian., Ayah...! aku ingin berkeliling bersama Yun'Er.


Baiklah putri-ku tapi jangan jauh-jauh dari istana ini ya.


Baiklah ayah.,"Bai Qian.


Afeng..!(Teriak Li Ang.)


(Oh,Ia maa'f ya buatkalau min Upnya lama.


karena Min juga ada sekolah dan kerja tugasnya serba online jadi susah buat ambil waktu untuk lanjut ketiknya bukan-nya min ngga Up Tapi karena tugas sekolah numpuk bangat nabti kalau uda min selesain pasti Up lagi kok.🙏✌)


Jangan Lupa like, share, vote and komentarnya-Ya