"The Immortal Goddess And The Golden Dragon"

"The Immortal Goddess And The Golden Dragon"
Ep. 5 Hutan Liar



Li Ang dan Ibunya, kini semakin gelisa saat mendengarkan berita yang tentang Bai Qian.(Mata-mata dari selir Li Rain).


Tapi saya sudah selesai menjalankan rencana yang anda perintahkan.


(Li Rain)."Baguslah kalau begitu setidaknya kamu sudah menjalankan rencana kita dengan baik. (sambil mengambil sekantung uang) ini ambilah sebagai hadiah karna kamu telah menjalankan rencana kita dengan baik.


Bai Qian yang sedang menikmati keindahan alam dan kenyamanan. Kini di kejutkan dengan seorang laki-laki yang berpakaian mewah layak-nya seorang pewaris dengan wajah yang tampan-nya, ialah adalah Putra dari kaisar langit sekaligus calon pewaris tahta kerajaan langit (Xiangli Que).


(Xiangli Que)." Ehem...maa'f nona jika kedatangan saya mengejutkan anda, (sambil terseyum kepada Bai Qian).


(sambil menoleh ke arah suara tersebut)


Oh'ia tidak apa-apa, pangeran. "ucap Bai Qian" (sambil membungkuk-kan badan-nya untuk memberikan hormat kepada pangeran.)


Kau tidak perlu seperti itu pada-ku nona, terseyum kepada Bai Qian. Oh ia, perkenalkan aku Xiangli Que Putra kaisar langit. senang bisa bertemu dengan anda nona. Kalau boleh saya tau siapa nama nona.?


Tentu saja pangeran, perkenalkan nama saya Bai Qia Putri pertama dari kerajaan Utara. Senang bertemu dengan pangeran."ucap Bai Qian".


Baiklah karna hari sudah menjelang sore saya ingin kembali ke kediaman saya yang mulia. (sambil memberikan hormat untuk pamit) Bai Jiu. "Oh ia baiklah berhati-hatilah dalam perjalan-mu adik-ku.


Kami juga begitu Yang Mulia kami mohon undur diri untuk kembali ke kediaman kami.(Ucap Kaisar kerajaan barat yang mewakili beberapa kaisar lainnya).


Setelah Bai Jiu dan putrinya pamit dari kerajaan langit. Akhirnya mereka-pun sampai di kediamaan kerajaan utara. "Ayah sepertinya aku harus kembali ke kediaman-ku. Aku ingin kembali dan aku juga mau minta ijin kepada Ayah agar besok aku akan pergi mencari udara di luar kerajaan Ayahanda."Ucap Bai Qian"


~Kediaman Bai Qian~


Ah Mei...Ah Mei..!(Teriak Bai Qian) saat memasuki kediaman-nya. 'Loh ko sepi-ya..?


pada kemana penjaga dan prajurit-prajurit lain-nya. Apakah mereka sedang berkumpul di dalam-nya..? "ucap Bai Qian dalam hati"


sambil berjalan menuju kamar dan melihat-lihat keadaan di sekitar kediaman-nya.


Tiba...Tiba..saja..! (Bai Qian merasakan sesuatu)


Kok, Aku rasa ada yang aneh ya."dalam hati Bai Qian". Kenapa tiba-tiba aura di sekitar kediaman ku berubahya..? dan kenapa aku merasa ada yang sudah tidak beres di kediaman-ku ya."pikir Bai Qian dalam hati"


Bai Qian yang menghwatirkan keadaan di sekitar kediaman-nya kini di kejutkan dengan ada-nya setumpuk mayat di belakang taman-nya. Saat ia berjalan menuju ke kamarnya ia melewati taman yang biasanya ia duduk sambil menghirup udara segar. Dan ia pun terkejut karna ia melihat banyak mayat-mayat dengan badan tanpa kepala serta banyak-nya banjir darah di sekitar taman-nya..


Bai Qian pun terkejut.!😮😲


Apa yang sudah terjadi disini kenapa banyak sekali prajurit-prajurit-ku yang terbunuh..🥺🥺🥺


tiba-tiba saja Bai Qian teringat akan Ah Mei, saat melihat banyak-nya mayat di taman itu. " Ah Mei..Ah Mei..!.????(teriak Bai Qian), ia pun segera berlari ke kamarnya dan ia melihat Ah Mei yang sedang berlutut di dekat tempat tidurnya dengan sebuah pisau yang mencap di perutnya dengan penuh darah yang berlumuran di kamar itu..


"Ah Mei...? Ah Mei..? Ah Mei..?( teriak Bai Qian sambil berlari ke arah Ah Mei berada. Ah Mei..Ah Mei(dengan suara yang sudah tersendu-sendu sambil mengeluarkan air mata-nya..)😢😢😢😭


Ah Mei, apa yang sudah terjadi selama aku pergi, kenapa kamu seperti ini Ah Mei. Dan Siapa yang tega melakukan semua ini pada-ku..???(teriak Bai Qian sambil memeluk dengan erat tubuh Ah mei yang sudah tak bernyawa lagi..)😢😢😢🥺🥺🥺😭😭😭😭


Bai Qian yang mengeluarkan air mata-nya tiada henti dari sore hingga malam, kini ia juga telah menguburkan prajurit-prajurit-nya dan ia juga sudah menguburkan jasad Ah Mei dengan baik.(sambil meneteskan air mata-nya dan berlutut di kuburan).Ah Mei, aku janji aku akan membalaskan dendam kamu pada orang-orang yang telah menyakiti-mu. Sambil berjalan menuju kediaman Ah Mei. dengan hati yang sedih dan air mata yang meneres tiada henti-hentinya.


Setelah Bai Qian tiba di kediaman-nya ia pun masuk kedalam kamarnya dan melihat di sekeliling kamar-nya, namun saat ia melihat di sekelilingnya tampak-nya ada sebuah surat yang masih tergulung rapi di atas meja yang biasanya gunakan untuk merias dirinya. "Surat apa ini.? kenapa bisa ada di meja-ku dan siapa yang menaruh-nya.?.(tanya Bai Qian dalam hati.) ia pun langsung membuka gulungan surat itu dan segera membaca isi surat itu.


isi surat :


Jika Kalau kamu masih ingin hidup di dunia ini, sebaiknya kau pergi jauh dari kerajaan ini. sebelum orang-orang yang kamu sayangi hilang dari kehidupan-mu.


Sial... Baru kali ini aku mendapat ancaman seperti ini. Tapi Siapa yang berani mengancam-ku seperti ini.?( sambil memikirkan orang-orang yang tidak menyukai-nya)


"ucap Bai Qian". Baiklah sepertinya kalian ingin bermain-main dengan-ku.😏


Kali ini aku tak akan memberikan ampun kepada orang-orang yang sudah, mengibarkan bendera perang untuk-ku.


(Sambil tersenyum licik.😏)


Bai Qian yang melihat terlihat susah tidur di malam hari, karena kepikiran dengan Ah mei dan penjaga-penjaga-nya(Stres). saat itu ia pun bangun dan berjalan-jalan ke luar dari kediaman-nya menuju sebuah hutan yang begitu banyak binatang liar dan buas. Namun Bai Qian tidak memikirkan-nya yang penting sekarang ialah dia ingin menyendiri dan menghilangkan rasa sedih yang ia alami.


Kini hari sudah hampir pagi. Bai Qian yang terlihat sedang duduk sambil tertidur di sebuah dahan pohon karena kecapean dan stres.


Ibu bagaimana, dengan rencana ibu selanjutnya..? "tanya Li Ang" Hari ini ibu akan pergi ke Raja Bai Jiu. Untuk apa ibu pergi ke sana ibu.? "tanya Li Ang". Kita akan tinggal disana anak-ku.(sambil terseyum licik. 😏)


Rencana apa lagi yang ibu lakukan aku jadi penasaran.? " tanya Li Ang Dalam hati."


Pelayaan.. pelayaan.."ucap Selir Li Rain"


bereskan pakian-ku dan putri-ku karna hari ini aku dan putri-ku akan tinggal bersama Raja Bai Jiu. Baik Nyonya. " ucap salah satu pelayan-nya. Ibu aku tidak sabar ingin melihat reaksi Bai Qian saat ia melihat banyak mayat di kediaman-nya.(ucap Li Ang sambil terseyum licik bersama ibunya.😏😏).


Jika dia tidak pergi dari kerajaan utara ini maka, ibu akan membuat perhitungan yang lebih dari ini, liat saja nanti.😏 "Ucal Li Rain"


Maa'f Nyonya semua barang-barang nyonya dan tuan Putri sudah saya bereskan dan sudah di taruh di kereta nyonya. " Baiklah, ayo nak kita berangkat sekarang juga sebelum Putri jelek itu sampai terlebih dahulu dan menemui Ayahnya. Baik ayo ibu." Li ang"


... ~Hutan Liar..~...


Ah, nyaman sekali disini, (sambil duduk dan menyandarkan badan-nya di sebuah dahan pohon."Bi Qian" Aduh. aku lapar sekali, sebaiknya aku harus turun dan mencari makan. Hem.. tapi di mana aku akan pergi mencari ya.??(sambil melihat beberapa pohon di tempat ia berdiri).


Oh ia. Itukan ada buah apel aku harus kesana dan naik ke pohon itu.(sambil memegang perutnya yang sudah lapar) ,"ucap Bai Qian,". Setibanya ia disana saat ia ingin naik pohon apel itu tiba-tiba saja terdengar ada suara jeritan. Bai Qian yang ingin naik ke pohon apel itu kini ia berhenti dan melihat-lihat ke arah sekitar-nya sambil berjalan menuju arah suara itu.


Namun saat ia berjalan untuk mengikuti arah suara itu tiba-tiba ia melihat Ada se ekor naga berwarna ungu yang sedang menjerit kesakitan karena sayap-nya luka sehinggga ia tidak bisa terbang.


"Ya Ampun, apa yang terjadi dengan sayap-mu naga kasihan sekali kamu(tanya Bai Qian sambil mendekati naga itu.) kamu tenang dulu ya, saya akan mencoba untuk mengobati luka di sayap-mu itu. Setelah Bai Qian mengobati lukanya menggunakan beberapa tumbuhan di sekitar-Nya


Bai Qian juga mencoba menggunakan tenaga dalam-nya untuk mengobati luka dalam naga itu. Setelah beberapa saat menggunakan tenaga dalamnya .Akhirnya luka dalam kamu sembuh juga "ucap Bai Qian" luka dalam kamu tidak terlalu parah naga (sambil terseyum dan mengelus naga kepala naga itu.)


Lalu tiba-tiba saja terdengar bunyi dari dalam perut Bai Qian. Ya'ampun Cacing-cacingku dalam perut uda pada demo. Naga itu yang mendengarkan perut Bai Qian berbunyi langsung terseyum dan berbicara kepada Bai Qian. Nona Apakah anda belum makan.? tanya naga itu kepada Bai Qian.


Bai Qian yang mendengarkan kalau naga itu bisa berbicara iapun terkejut.😲😮


Ka.ka..kamu bisa bicara naga.? tanya Bai Qian yang masih terkejut dan masih tidak percaya


Naga itu pun terseyum sambil memberikan beberapa buah-buahan kepada Bai Qian.🙂😊


"Nona ini ada benerapa buah-buahan, makanlah. ehm.. terimakasih naga.(ucap Bai Qian)


Tentu saja Nona saya bisa berbicara, saya adalah Naga Ungu penjaga gerbang istana dewa. (Bai Qian ) Apa.? kamu penjaga gerbang isatana dewa..(sambil memakan buah yang di berikan naga )


bagaimana bisa kamu ada di dunia ini.?"Bai Qian". bukan-nya kamu seharusnya berada di gerbang istana dewa ya..? "tanya Bai Qian"


Ya Nona kamu benar seharusnya aku berada di gerbang istana dewa, tapi istana saat ini sedang kacau karna tiba-tiba saja ada penyerangan dari dari dewa kegelapan yang menyerang secara tiba-tiba dan itu membuat saya dan sebagian para dewa terluka parah. karna seharusnya saya mau menyelamatkan tuan saya namun itu semua gagal karena dewa kegelapan yang langsung menyerang aku tepat di sayap-ku sehingga aku jatuh hingga sampai di sini.(menceritakan apa yang terjadi pada Bai Qian dengan raut muka yang lenuh kesediahan..🥺😞☹🙁)


Maa'fkan aku naga yang tidak bermaksud..


Bai Qian yang belum selesai berbicara di potong oleh naga itu. "tidak apa-apa Nona sambil terseyum kepada nona itu".🙂😇


Oh ia, kalau boleh saya tau siapa nama nona "tanya Naga". Oh, perkenalkan aku Bai Qian Putri pertama dari kerajaan Utara. sambil tersetum kepada naga.🙂 kalau aku boleh tau siapa nama kamu.? (tanya Bai Qian)


aku Ah Cheng.(ucap naga ungu)


Oh ia, hari sudah mau gelap Ah Cheng ayo kita pergi dari sini. "Bai Qian". Baiklah tapi saya tidak mungkin bisa pergi dengan tubuh-ku seperti ini nanti bisa membuat orang-orang ketakutan melahat saya. Lalu bagimana cara-nya agar kau bisa ikut dengan-ku ke kediaman-ku. Ah cheng.? "tanya Bai Qian"


Nona sebelum-nya terimakasih karna kamu telah mengobati luka-ku, kalau masalah itu Nona tanang saja aku bisa masuk kedalam ruang dimensi-ku untuk aku isirahat. tapi luka di sayap-mu belum terlalu sembuh bagaimana bisa kamu mengobati luka-mu itu.


"Tanya Bai Qian". (setelah berpikir lama Ah Cheng menemukan sebuah ide). Nona aku tau bagaimana cara-nya bagaimana kalau aku tetap masuk ke ruang dimensi-ku yang berbentuk kalung sehingga kau bisa membawa-ku ke kediaman-mu jika nona tak keberatan."ucap Ah cheng".


Baiklah itu lebih baik. setelah Bai Qian menjawab Ah Cheng pun masuk kedalam dimensinya dan sebuah kalung yang sudah terpasang di leher Bai Qian.


(Mata kalung berwarna ungu)



Jangan lupa Like, vote and share ya teman-teman...


maa'f ya kalau Up-nya kurang bagus...


Terimakasih.🙏