
Bai Qian...
"Apa yang terjadi dengan-ku, mengapa seluruh tubuh dan penampilan berubah.?(tanya Bai Qian dalam hati.)
Ah Cheng."Nona, apa yang sedang terjadi di luar sana.?(mengapa aura ini sangat familiar dengan-ku/dalam hati).
Ah, entalah Ah Cheng sekarang aku juga tak tau aku dimana sekarang.?. "ucap Bai Qian.
dan sekarang aku juga tidak tau harus pulang bagaimana.?.. Memang-nya, tadi sebelum nona kesini terakhir kali nona berada dimana.?(Tanya Ah Cheng). Seingat aku., aku sedang tidur di tempat tidur-ku tapi entah mengapa saat aku tidur tiba-tiba aku seperti di tarik oleh cahaya putih dan tiba-tiba saja aku sudah ada di tempat ini.?(Ucap Bai Qian)
"Ah Cheng. Baiklah nona kalau seperti itu, maka jika nona ingin kembali ke tempat nona tadi berada. Nona harus mengfokuskan pikiran nona ke tempat awal nona berada maka nona akan kembali ke tempat awal nona berada. "Baiklah Ah Cheng, aku akan coba untuk mengfokuskan pikaran-ku ke tempat awal aku berada.(Ucap Bai Qian. sambil mengfokuskan pikiran-nya)
Setelah mencoba akhirnya Bai Qian berhasil kembali ke tempat tidur-nya dengan posisi tidur yang sama. Bai Qian yang mencoba membuka matanya, namun setelah membuka mata-nya ia terbangun dan seolah-olah kalau yang terjadi adalah mimpi.
"Astaga apakah kejadian tadi itu mimpi atau nyata-nya.(ucap Bai Qian Sambil memikirkan kejadian yang dia alami-nya). Ya sudalah semoga saja itu cuman mimpi "ucap Bai Qian. Ah Cheng yang mendengarkan perkataaan Bai Qian hanya terseyum sambil tertawa kecil π€ππ.
Bai Qian pun segera pergi untuk membersihkan tubuhnya agar ia pergi menemui Ayah-nya. Setelah mandi dan berpakaian Bai Qian segera merias sedikit wajah-nya dan tidak lupa untuk membawa cadarnya, selesai merias wajahnya Bai Qian segera berjalan keluar dari kediaman-nya untuk pergi kepada Ayah-ny/Bai Jiu.
~Kediaman Raja Bai Jiu/kerajaan utara..~
Ibu.,Ibu.,(Li Ang memanggil ibunya), ada apa putri-ku kenapa kamu memanggil ibu.?(Tanya Li Rain.). Ibu aku ingin pergi ke hutan kegelapan , "ucap Li Ang. Untuk Apa kamu kesana putri-ku bukankah kamu sudah memiliki hewan kontrak yang level-9.
"tanya Li Rain."
Tidak ibu aku ingin mencari binatang roh yang levelnya lebih di atas dari yang aku punya sekarang ini."ucap Li Ang sambil terseyum sinisπ."
Apakah kekuatan yang kamu miliki itu belum cukup sayang.?(tanya ibu kepada Li Ang.) Tentu saja kekuatan-ku sekarang berada di tingkat Kaisar-1." ucap Li Ang.
Tapi putri-ku itu sangat berbahaya, nanti kalau terjadi apa-apa sama kamu bagimana.?(Tanya Li Rain yang kwatir akan kepergian putrinya). ibu tenang-saja aku tidak akan kenapa-kenapa, lagi pula aku memiliki hewan spiritual-ku yang akan membantu aku ibu.,"ucap Li Ang dengan penuh kepercayaan.
Baiklah tapi kamu janji akan kembali dengan selamat."ucap Li Rain. Baiklah Ibu aku janji aku akan pulang dengan selamat.
Setelah mengucapkan janji kepada ibunya Li Ang langsung pergi ke hutan kegelapan
Setelah berjalan yang cukup lama akhirnya aku sampai juga ke kerajaan Utara."ucap Bai Qian. Ia bisa saja menggunakan kekuatan-nya untuk cepat sampai ke kerajaan Ayah-nya hanya saja ia tidak ingin menggunakan-nya karna kalau Bai Qian menggunakan kekuatan-nya maka aura-nya akan membuat orang yang memiliki tenaga dalam melihatnya bisa tingkat kekuatan-nya.
Sebaik-nya aku masuk saja."ucap Bai Qian.
saat ia ingin masuk ia di hadang oleh 2(dua) penjaga di depan gerbang. Maa'f nona anda siapa dan ada keperluan apa anda datang ke sini.?"tanya salah satu penjaga. maa'f jika kedatangan-ku membuat kalian bertanya-tanya seperti itu.(ucap Bai Qian sambil mengambil lambang kerajaan utara yang hanya di miliki oleh putri mahkota di kerajaan utara saja.)
Baiklah jika kalian bertanya siapa saya. saya akan beritahu kepada kalian siapa saya. " ucap Bai Qian terseyum di balik cadar-nya (sambil memperlihatkan lambang kerajaan utara yang hanya dimiliki oleh anak/penerus dari suatu kerajaan baik itu putri mahkota atau putra mahkota).
saat melihat lambang tersebut kedua prajurit itu terkejut, karena yang mereka hadang adalah Putri Mahkota anak dari raja mereka sendiri.. Maa'f kan kami putri kami tidak tau kalau anda adalah Putri Mahkota, mohon ampuni kami Putri."ucap salah satu prajurit. (sambil berlutut dan memohon ampun di depan putri mahkota.)
Putri terseyum, π kalian tidak perlu seperti itu. Aku mengerti lagi pula kalian juga sudah menjalankan tugas dengan baik, aku senang kalian bisa melaksanakan tugas kalian dengan baik dan benar. " Bai Qian. Lalu mengambil sebuah kantung kecil yang berisi uang dan memberikan-nya Kepada salah satu prajurit.
"Bai Qian. Ini ada sesikit hadiah untuk pekerjaan kalian semoga bisa membantu kalian. (memberikan kantung itu kepada salah satu prajurit.)
Terimakasih Putri.(Ucap salah satu penjaga dan menerima uang yang di berikan oleh Bai Qian). "Bai Qian, hmm..sambil terseyum kepada mereka. "Silahkan masuk putri.(ucap salah satu prajurit sambil memberi hormat kepada putri mahkota.) Bai Qian pun masuk dan segera menuju ke aula utama untuk menemui ayah-nya.
Kok, sepi... kenapa di aula tidak ada 1orang juga kemana Ayah kemana ya.? (Ucap Bai Qian sambil melihat di sekililing aula dan sekitarnya). Saat berjalan ia melihat ada seorang pelayaan yang sedang berlalu-lalang Bai Qian pun menghampiri-nya.
"Bai Qian. Maa'f permisi, kalau boleh saya tau dimana Raja Bai Jiu sekarang.?(tabya Bai Qian). Maa'f Nona, Raja sedang pergi ke taman katanya raja ingin melihat bunga-bunga di taman nona."ucap pelayan.
Baiklah terimakasih. "Ucap Bai Qian.( sambil berjalan menuju ke taman di mana ayah-nya sedang duduk melihat bunga-bunga di taman dan sedang memikirkan sesuatu.)
(Dalam hati) Ayah., mengapa wajah Ayah seperti itu dan memikirkan sesuatu. Bai Qian segera menghampiri Ayah-nya. " Ayah., Aku sangat merindukan-mu Ayah, (Ucap Bai Qian sambil memeluk dari belakang ayah-nya).
Putri-ku., apakah benar ini putri-ku.?." tanya Bai Jiu. Tentu saja ayah aku anak-mu Bai Qian, (sambil terseyum kepada ayah-nya.)
Anak-ku.,(memeluk Bai Qian dengan penuh dengan rasa rindu) Ayah sangat merindukan-mu..π₯°π (sambil melepaskan pelukan dan menyuruh putri Bai Qian duduk di samping-nya)
Anak-ku, mengapa setelah pulang dari kerajaan langit dan langsung pulang ke kediaman-mu kau tidak memberikan kabar kepada ayah.?(tanya Bai Jiu sambil mengelus keapa putri-nya.). Ayah, maa'f-kan aku yang sudah membuat ayah kwatir.(ucap Bai Qian dengan wajah sedih kepada ayah-nya.).
Kamu kenapa Anak-ku, apakah ada orang yang membuat sedih Putri-ku.?"tanya Bai Jiu. "Tidak Ayah, hanya saja ada kejadian yang membuat Aku harus menghilang dari kediaman-ku beberapa hari ini.("Ucap Bai Qian dengan muka yang sedih.ππ)
Raja Bai Jiu yang mulai penasaran dengan peristiwa yang dialami putri-nya, akhir-nya Bai Qian menceritakan kejadian yang ia alami setelah pulang dari kerajaan langit dan tidak memberikan kabar kepada ayah-nya.
Bai Jiu yang mendengarkan cerita Bai Qian pun langsung marah dan memukul meja hingga terbela menjadi dua bagian.
Apa..??, siapa yang berani mengganggu putri-ku dan mengacam-nya."ucap Bai Jiu dengan sangat marah dan mengeliarkan aura-nya lalu memukul meja yang di depan-nya hingga terbelah menjadi dua.π‘π π‘π‘π‘
Bai Qian yang melihat Ayah-nya sangat marah dan melihat tingkat aura ayah-nya mulai berubah perlahan-lahan Bai Qian yang melihat-nya mulai mencoba mendekati ayah-nya dengan menggunakan aura dewi-nya agar suasana di taman menjadi nyaman . "Bai Qian. Ayah,,, tolong jangan marah seperti ini, aku tau pasti ayah sangat marah jika aku menceritakan semua-nya ini tapi ayah tenang saja aku sudah mencoba mengiklaskan orang-orang yang aku sayangi dan yang terpenting adalah orang-orang yang mengancam-ku yang telah mengibarkan bendera perang untuk-ku terlebih dahulu, maka aku akan ikut dalam permainan mereka.(sambil mengeluarkan aura dewi-nya dan terseyum sinis π).
Bai Jiu yang mendengarkan perkataan putri-Nya dan merasakan aura yang sangat kuat sedang menyelimuti di taman itu langsung terkejut.π³. Bai Jiu, Bagaimana bisa aura putri-ku sekuat ini bahkan melebihi aura-ku. "tanya Bai Jiu dalam hati.
Anak-ku bagaimana bisa kamu berkata seperti itu.? "tanya Bai Jiu dengan pelan-pelan menarik aura-nya karena merasakan ada aura besar yang sedang menyelimuti taman itu."
Ayah tenang saja, putri-mu yang sekarang bukanlah seperti dulu yang hanya membiarkan orang-orang menghina dan menginjak-nya dan hanya pasra dengan keadaan itu. Putri -mu yang dulu sudah tidak adalagi sekarang yang ada ini putri Bai Qian yang akan mengikuti permainan orang-orang licik.π tentu saja putri-mu ini tidak akan tinggal diam begitu saja ayah, justru putri-mu bersyukur karena mereka telah mengibarkan bendera perang untuk-ku.("ucap Bai Qian sambil terseyum licik kepada Ayah-nya)
Bai Jiu, yang mendengarkan semua perkataan putri-nya. Hanya diam dan menatap putri-nya dengan rasa penuh heran. Bagaimana bisa putri-nya yang sekarang lebih kuat dari sebelum-belumnya, dan ia juga bisa merasakan aura putrinya lebih besar dari diri-nya sendiri sedangkan setau Bai Jiu Putrinya tidak bisa meningkatkan tenaga dalam-nya setelah ibunya meninggal dan setau Bai Jiu putri-nya hanya mencapai level tingkat-1. Berbeda dengan sekarang kini aura putri-nya lebih kuat dari Bai Jiu.
Bai Qian yang melihat ayah-nya yang menjadi bingung dengan perkataan-nya ia hanya terseyum dan berkata kepada ayah-nya.
"Ayah, kau tidak perlu bingung seperti itu. Putri-mu ini akan memberikan kejutan-kejutan baru untuk Ayah. (sambil terseyum kepada ayah-nya.π)
Bai Jiu."Baiklah putri-ku tapi kamu janji jangan membuat ayah-mu ini kwatir lagi dan beritau ayah kalau kamu butuh sesuatu. "Bai Qian., Baiklah Ayah aku janji tidak akan membuat ayah kwatir.(sambil memeluk ayah-nya dan mencium pipi.ππβΊπ)
Oh, iya Anak-ku.. apakah kamu tidak ingin mengikuti kompetisi di kerajaan langit.? "Tanya Bai Jiu. Tentu saja aku ikut ayah, aku akan mengikuti pertandingan beladiri ayah."Ucap Bai Qian. Bai Jiu terkejut dengan perkataan putri-nya karena setau Bai Jiu, kalau putri-nya tidak terlalu menguasai beladiri apalagi kalau mau ikut lomba pertandingan beladiri. Bai Jiu sangat kwatir dan takut jika terjadi sesuatu pada putri kesayangn-nya.
Apa.? kamu akan mengikuti lomba beladiri, jangan putri-ku itu sangat berbahaya apalagi banyak pesaing dengan level yang lebih tinggi ayah tidak mau kamu terluka putri-ku."ucap Bai Jiu dengan penuh dengan rasa kwatir."
"Tenang saja ayah, putri-mu ini tidak akan apa-apa justru putri-mu ingin belajar dari mereka yang memiliki kekuataan di atas dari-ku."ucap Bai Qian sambil terseyum kepada ayah-Nya. Tapi Anak-ku itu sangat berbahaya,. "Ucap Bai Jiu. " Ayah tenang saja putri-mu ini tidak mungkin hanya berdiam saja. Nanti ayah akan tau, apa yang akan aku lakukan di pertandingan nanti."ucap Bai Qian dengan meyakinkan ayah-nya agar tidak kwatir."
...Jangan lupa Like, Vote and Share ya guys..
Terimaksih Ya yang uda, mau Baca..ππ
Note :
Level 1-3 : level bawah
Level 4-6 : level menengah
Level 7-9 : level atas
Level 10-20 : level tingkat -1
Level 30-40 : level tingkat -2
Level 50-60 : level tingkat -3
Level 61-66 : Tingkat Kaisar-1
Level 67-72 : Tingkat Kaisar-2
Level 73-79 : Tingkat Kaisar-3
Level 80-90 : Dewa Awal dan menengah
Level 100 : Dewa Tertinggi (Abadi)
Hutan kegelapan itu hutan yang penuh dengan kegelapan dan sangat seram, hutan yang penuh dengan roh penasaran dan juga binatang-binatang roh. Dari level bawah sampai level tertinggi bahkan ada juga binatang yang kekuatan-nya setara dengan para dewa, namun belum ada yang bisa mendapatkan binatang level dewa itu karena mereka sangatlah langkah.
Itulah yang membuat para pendekar-pendekar dari seluruh kerajaan manapun datang ke hutan kegelapan agar mereka menemukan hewan spritual dan bisa menjadikan hewan itu sebagai hewan kontrak mereka.
Hutan Liar tidak terlalu berbahaya karena hanya ada binatang-binatang liar saja binatang yang tidak memiliki spiritual , akan tetapi hanya (1) satu-satu saja binatang yang memiliki spiritual itupun sangat susah untuk menemukan-nya karna kebanyakan hewan yang spiritual mereka pergi ke hutan kegelapan.