"The Immortal Goddess And The Golden Dragon"

"The Immortal Goddess And The Golden Dragon"
Ep. 4. Kediaman Kerajaan Langit.



."Salam hormat saya yang mulia,😊.... (Ucap Bai Qian sambil terseyum dan membungkukan badan-nya sedikit untuk memeberikan hormat kepada Ayahanda-nya)


"Ayahanda-mu menerima hormat-mu, Nak"πŸ˜ŠπŸ™‚(ucap Raja Bai Jiu sambil terseyum kepada putrinya dan memeluk putri kesayangan-nya).


Bagaimana dengan kesehatan-mu Nak..? Ayah sangat kawatir pada kesehatan-mu apalagi, kau tak sadarkan diri selama 1bulan itu membuat Ayah tak bisa hidup tenang bahkan Ayah fikir kau tak ingin bersama-sama dengan ayah lagi di dunia ini. πŸ™πŸ˜”β˜ΉπŸ˜’ (ucap Raja Bai Jiu dengan wajah yang sedih dan meneteskan air matanya)


Bai Qian yang mendengarnya langsung Memeluk Ayah-nya. Dia tidak ingin melihat orang yang dia sayangi bersedih lagi.


."Ayah, aku tidak apa-apa... Ayah jangan bersedih lagi-ya nanti ketampanan Ayah luntur, ibu pasti tidak akan suka melihat wajah Ayah yang sudah luntur itu.πŸ™‚πŸ˜Š


(sambil duduk di pangkuan Ayah-nya)


(Bai Qian, yang mencoba untuk menghibur Ayah-nya agar tidak terlihat sedih lagi.)


.Ayah-nya yang terlihat sedih tadi, kini terseyum karena mendengarkan kata-kata putrinya yang meghiburnya.


(Bai Jiu). Ha..hah...ha... Putri-ku kau bisa saja.πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜„πŸ˜πŸ˜πŸ™‚


(sambil tertawa bersama-sama putri kesayangan-nya yang sedang di pangkuan.)


(Bai Qian)."Ayah, aku ingin pergi ke makam ibu., Apakah boleh..?


(Bai Jiu)."Tentu saja boleh putri-ku. Bagaimana kalau sekarang saja kita berangkat-nya..?. ( Bai Qian). " Tentu saja Ayah, ayo Ayah.... (sambil menarik tangan Ayah-nya untuk bergegas ke makam ibu-nya)


."Oh ia, sebenarnya Bai Qian sudah tau kalau sejak di taman sampai saat itu juga ada seseorang yang melihat dan terus mengawasi-nya, tetapi Bai Qian yang sudah mengetahui-nya hanya membiarkan-nya saja karena ia sudah menutupi auranya, sehingga laki-laki itu tidak akan bisa merasakan aura dari Bai Qian.


Setelah beberapa jam berjalan akhirnya Bai Qian dan Ayah-nya tiba di tempat di mana ibunya/Istri dari Bai Jiu, di kuburkan...


Sesampai-nya di sana. Bai Qian langsung pergi mengambil beberapa tanaman untuk menyiram di sekitar makam ibunya.


."Bai Qian dan Ayahnya juga tidak lupa untuk berdoa kepada Ibunya agar tenang di alam sana". (Bai Qian). Ibu, Bai Qian sekarang telah tumbuh menjadi seorang gadis yang sangat cantik, Ibu aku janji akan menjaga Ayah dan membalaskan semua perbuatan setiap orang yang menyakiti hati Ibu...πŸ˜’πŸ˜”πŸ™


(ucap dalam hati Bai Qian sambil meneteskan air mata-nya).


~Kediaman Selir Li Rain/ Kerajaan Utara~


Selir Li Rain yang mendapat kabar kalau, Putri Mahkota Bai Qian telah sembuh dan sedang bersama Ayah-nya itu membuat selir Li Rain dan anak-nya sangat ketakutan bahkan mereka sudah jarang menginjak-kan kaki mereka di istana Raja Bai Jiu setelah mendengar kalau putrinya sudah sadar dan dalam masa pemulihan..


"Ibu. Bagaimana ini..?(Li Ang)


(Li Ang dengan raut muka yang gelisa & ketakutan yang selalu menghantui-nya.


"Anak-ku kau tenang saja, karna ibu sudah menyuruh mata-mata ibu untuk mengawasi gerak -gerik Putri jelek itu.( ucap Li Rain. yang menjelek-jelekan putri Bai Qian).


"Tapi ibu, Bai Qian sekarang sudah sembuh ibu dan itu berarti dia akan menceritakan semua-nya kepada Ayah dan kita pasti akan'..


(Li Ang yang belum menyelesaikan omongan-nya langsung di potong oleh ibu-nya.). (Li Rain)." Sudalah Li Ang kamu tenang saja dia tidak akan perna menceritakan semua kepada Ayah-nya. (sambil senyum licik.😏😏😏)


Li Ang yang mendengarkan kata -kata ibu-nya langsung berkata. "Apa maksud ibu...?


(Li Rain). " Sudah kamu tinggal tunggu saja, dan mendengarkan berita apa yang akan kita dapat dari mata-mata ibu setelah menjalankan rencana kita.😏


(seyum licik dengan rencana mereka)


'Li Ang yang mendengarkan ibu-nya langsung terseyum pelan-pelan,.('Aku penasaran rencana apa yang sedang ibu buat untuk putri jelek itu.😏Dalam hati).


(Bai Qian). " Ayah ayo kita balik hari sudah mau gelap, kasihan nanti Ayah terlalu kecapeaan gara-gara aku.(sambil terseyum manja kepada Ayahnya.😊)



...(wajah cantik Bai Qian saat berbicara manja- kepada Ayahnya😊)...


(Bai Jui)." Anak-ku demi kamu Ayah tak akan pernah lelah, apalagi demi orang-orang yang Ayah sayangi.πŸ˜ŠπŸ™‚(Sambil membalas seyuman manja Bai Qian dengan terseyum😊).


(Bai Qian)." Ayah sangat menyayangi Ayah dan Ibu, terimaksih Ayah.(sambil memeluk dan mencium pipi Ayahnya...πŸ˜ŠπŸ™‚πŸ˜˜πŸ˜š)


"Ya sudah, kalau begitu auo kita pulang Ayah. (sambil memegang tangan Ayahnya ).


"Oh ia, sebenarnya tempat pemakaman ibu Bai Qian tidaklah jauh dari Kediaman putri mahkota, hanya berjalan beberapa menit saja sudah sampai. Tempat pemakaman ibu Bai Qian tidaklah jauh dari kediaman putri mahkota.


.Oh ia, "Raja Bai jiu sudah langsung kembali ke istana-nya, karena ia harus beristirahat untuk besok pergi mengikuti rapat di Kerajaan Langit. Sedangkan Bai Qian langsung masuk ke kediaman-nya dan langsung membersihkan dirinya karna kecapean, maka Bai Qian lupa untuk sarapan malam karena setalah membersinkan tubuh-nya ia langsung


tidur.


..'Tok....Tok..Tokk.. (Ah Mei)


(Bai Qian)." Masuklah.., Ah mei nanti setelah ini aku akan pergi untuk menemani Ayah ke Kerajaan Langit. Tolong kamu jaga keamanan di sini ya... Beberapa hari ini aku merasa kediaman-ku sekarang ada yang datang untuk melihat keadaan di sini bahkan ada juga yang sedang memata-matai gerak-gerik-ku...


( Ah Mei)." Non, kenapa tidak langsung memberitahukan saja kepada Yang mulai.?


agar yang mulia langsung menyuruh orang untuk menyelediki-nya.


(Bai Qian)." Jangan Ah Mei, aku ingin tau apa yang sedang mereka cari di sini".! 😏😏


(sambil terseyum licik dan mengeluarkan aura dewi-nya).


Ah Mei, yang berada di dekat-nya merasakan aura yang sangat besar dan kuat yang meyelimuti ruangan itu..


(Ah Mei)." Non...Non..Bisakah nona menarik kembali aura non. raut wajah yang sanagt panik dan ketakutan.😬😬😬😬😡πŸ₯Ά


(Ucap Ah Mei dengan suara dan tubuhnya yang sesang gemetar dan keringat dingin karena takut akan Aura Putri Bai Qian.)


Putri yang langsung melihat ke Ah Mei langsung menarik kembali aura-nya. Dan setelah bercakap-cakap dengan Ah Mei, Bai Qian langsung menyantap makanan yang sudah di siapkan oleh Ah Mei.


Kini Ia sudah siap-siap untuk berangkat ke kediaman Ayahanda-nya. Tapi Bai Qian juga tidak lupa untuk menyiapkan cadar-nya karena untuk sekarang ia tidak ingin memperlihatkan wajah. Untuk itu ia pergi kemana saja selalu memakai cadar dan menutupi auranya agar tidak di ketahui oleh siapapun dan juga menyembunyikan Aura Dewinya.



...~ Kediaman Kerajaan Langit ~...


Sekarang Raja Bai Jiu dan anak-nya telah tiba di kerajaan langit. mereka di sambut baik oleh kerajaan langit. (ucap seorang prajurit sambil mengumkan kedatangan mereka) "Raja Bai Jiu dan Putri Mahkota Kerajaan Utara telah tiba..!


Raja Bai Jui dan putri-nya masuk ke aula untuk mengikuti rapat. (Raja Bai Jiu dan putri Bai Qian )." Salam hormat kami yang mulai dari kerajaan Utara, (Sambil membungkuk-kan badan untuk memberi salamdan hormat).


Xiangli Wu. "kau tidak perlu seperti itu, Bai Jiu kau sudah ku anggap sebagai adik-ku. Jadi kemarilah duduk di samping kiri-ku yang masih kosong. (sambil menuju ke kursi yang di tunjuk kaisar langit).


(Xiangli Wu)." Baiklah, karna kita semua sudah berkumpul di sini saya ingin menyampaikan beberapa hal, yang pertama


setiap 2tahun sekali semua kerajaan akan mengadakan beberapa lomba untuk menguji keahlian dari prajurit sampai kepada calon pewaris kerajaan (putra-putrinya), Yang kedua bagaimana kalau tahun ini kita mengadakan lomba-lomba Ini (Menari, menyanyi, dan beladiri) di Kerajaan langit sekaligus mengadakan perayaan ulang tahun putra-ku/ calon pewaris kerajaan Langit.


Bagaimana menurut pendapat kalian apa kalian mau menerimanya..?(Ucap Xiangli Wu)


(Bai Jiu)." Kalau untuk saya yang mulia saya menerimanya, sekaligus untuk memperkenalkan putra-putri kita apalagi sudah lama kita tidak pernah berkumpul bersama-sama.(Xiangli Wu)." Ya, betul sekali sudah lama kita tidak berkumpul bersama-sama lagi. Jadi menurut adik, kamu setuju dengan pendapat-ku.?


(Bai Jiu)."Tentu saja kakak, saya menerima keputusan dan pendapat anda. (Kerajaan laut timur)."Aku juga setuju yang mulia. Bagaimana dengan yang lainnya..? (Kaisar Laut Timur "Jiang Kai")


(Kaisar Barat, Timur, Selatan)


"Tentu saja kami semua setuju dengan pendapat yang mulia dan yang lain-nya.


Jadi kapan akan dilaksanakan perayaan sekaligus lomba ini...?(Ucap Kaisar Timur)


(Xiangli Wu)." Baiklah karna semuanya setuju maka, perayaan sekaligus lomba ini akan di laksanakan di awal bulan depan. dan yang lainnya saya akan mengirimkan surat untuk memberitahukan kepada kaisar-kaisar yang lain-nya.


(sambil mempersilahkan kaisar lainya untuk menyatap makanan yang sudah di siapkan.)


Putri Bai Qian yang kini berada di taman, kediaman kerajaan langit sambil menunggu Ayahnya. Kini ia sedang menikmati indahnya alam di sekitar tanpa ia sadari da seorang laki-laki yang sedang melihat kecatikan dari Bai Qian.


Flas back


.'Sebenarnya Putri Bai Qian sudah mengetahuinya namun ia tidak menanggapi-nya karna ia tau kalau laki-laki itu tidak berniat jahat padanya.


Lalu bagaimana dengan, Li Ang dan ibunya-nya(Kerajaan Utara)


yang kini mengetahui dari mata-matanya, kalau Bai Qian sekarang ada bersama Ayahnya dan sedang mengikuti rapat di kerajaan langit..


~Bersambung....~


Note :


maa'f ya guys kalau ceritanya kurang bagus.


maklum-kan aku baru awal.πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™