
Sudah hampir 2 bulan sheryl menjadi ketua kelas dan semua berjalan lancar seperti biasanya menurut sheryl tapi tidak dengan afan, belakangan ini dia merasa sangat bingung karena beberapa hari yang lalu.
Saat itu afan pergi ke perpustakaan seperti biasanya, tapi yang berbeda adalah tiba2 afan didatangi oleh bella saat duduk dan membaca buku. " hai afan, kamu ngapain" bella tiba2 duduk disamping afan
" eh gue lagi baca buku,oh ya jangan panggil aku kamu gue sama lo aja " ucap afan menjauh dari bella
" afan ini buku yang kusuka buku ini yentang sejarah beberapa ilmuwan aku, eh maksudnya gue mau lo baca buku ini siapa tau lo suka, nih " bella menyodorkan bukunya
" makasih nanti gue baca" ucap afan bella pun pergi meninggalkan perpustakaan sambil tersenyum " semoga afan baca suratnya " guman bella
afan pun membuka bukunya dan tidak sengaja sebuah kertas jatuh, " apa ini "afan mengambil surat itu dan membacanya .
" nanti aku pengen kamu ke taman belakang sekolah,nanti saat pulang sekolah , ada yang ingin aku sampaikan " afan membaca surat itu dan bertanya-tanya apa yang ingin disampaikan bella.
Akhirnya sebelum pulang sekolah afan pergi ke taman belakang sekolah, dan disana sudah ada bella
" hai afan" ucap bella tersenyum manis
" ada apa, cepat katakan gue mau cepet pulang ada les" ucap afan datar
" emm..afan gue mau ngomong sesuatu sama lo, belakangan ini gue selalu mikirin lo entah kenapa aku gak tau, dan sekarang gue tau ternyata gue punya perasaan ke elo " ucap bella gugup
" gue suka sama lo " ucap bella malu dan langsung pergi dari tempat itu.Sedangkan afan masih terdiam, tak mengerti apa yang harus dia lakukan. Malamnya afan tak bisa tidur karena memikirkan tentang bella, jujur saja afan gak punya perasaan apapun padanya, tapi afan takut jika mengatakan itu bella akan bersedih
Keesokan nya di masuk ke dalam kelas dengan wajah lesu
" hei, afan gue pinjam buku lo ya, mau nyontek pr nanti kalau belum selesai gue bisa dihukum lagi, boleh ya" sheryl memasang wajah melas
" iya, boleh asalkan lo bantu gue" ucap afan
" oke, sepakat tapi bantu apa " sheryl heran
" nanti gue kasih tau nih bukunya" afan menyodorkan bukunya
" nah gini dong gak pelit, hei cindy gue dapet contekan nih lo mau gak nyontek " sheryl berteriak pada cindy
" ya, tentu gue mau dong " ucap cindy
" gue nyontek juga dong " ucap rendy
" oke " sheryl mengacungkan ibu jarinya