
setelah sheryl tau dimana kelasnya dia langsung pergi kesana setelah sampai
" oh, kelas paling pojok, sama sekali tidak strategis" guman sheryl
sheryl masuk kelas dan dia mencari tempat duduk yang nyaman baginya
dia memilih duduk di deretan tengah nomor 2 dari belakang
Kriiiing bel berbunyi semua masuk kelas
" selamat pagi semua, pekenalkan nama saya pak andik saya adalah wali kelas kalian, saya berharap.. "belum selesai pak andi bicara tiba2
"maaf pak saya terlambat " ya itu suara dari afan musuh bebuyutan sheryl
"hah kenapa bisa dia disini seharusnya dia di kelas unggulan "guman sheryl dalam hati
"ehm,silah kan duduk " pak andik mempersilahkan afan duduk
dan afan duduk di samping sheryl
" kenapa bisa terjadi lagi " gerutunya
" baiklah anak2 supaya kelas kita dapat berjalan dengan baik, saya akan membentuk panitia kelas, ada yang mau jadi ketua kelas angkat tangan "
krik krik tak ada satupun yang angkat tangan
" ehm ada lagi yang mau mengajukan " ucap pak andij bertanya
" aku tidak akan kalah darimu lagi afan, baiklah aku akan menjadi ketua kelas " ucap sheryl dalam hati
" pak saya mau jadi ketua kelas" sheryl mengacungkan tangannya
sontak itu membuat afan kaget dan langsung menoleh pada sheryl
" baiklah kalau begitu, ayo perkenalkan diri kalian, tidak hanya yang mengajukan jadi ketua kelas tapi murud yang lain" ucap pak andik
setelah semua memperkenalkan diri
" oh ,ya afan dan sheryl jangan lupa siapkan pidato kalian sebagai ketua kelas besok" ucap pak andik pada afan dan sheryl
afan dan sheryl mengangguk
" sudahlan lebih baik kamu mundur menjadi ketua kelas, lagian kamu tidak akan terpilih" ucap afan mengejek
" dengar ya, aku gak akan mundur dan kali ini aku pasti jadi ketua kelas, aku sangat yakin
jadi, jangan coba halangi aku" ucap sheryl kesal dan meninggalkan afan di kelas