
Hari semakin larut sheryl dan teman2nya sekarang sedang makan malam. mereka makan malam dengan sosis bakar, ikan bakar, dan makanan penutup jagung bakar, serba bakar deh š¤£š¤£š¤£
" cin tolong ambilin saus itu "
" yang ini" cindy memberikan sebuah botol saus
" thanks "
" oh ya sher kenapa lo tadi ama bella " farel bertanya pada sheryl
" emm... ada deh "
" kasih tau dong kita kan pengen tau " rendy memasang wajah melas
" enggak "
" huuh cin kenapa coba cerita "
" kan sheryl udah bilang ada deh "
" kalian main rahasia² an ama kita, kita kan satu tim "
" bener itu " tambah fandi
" huh sudahlah itu sudah berlalu, lagian bukan hal yang penting "
" it is oke tapi kalau si bella ganggu lo tenang gue akan selalu lindungi lo " farel mengedipkan sebelah matanya pada sheryl
" hiiiih jijik "
semua tertawa melihat ekspresi farel.
setelah makan malam semua bergegas tidur tapi tidak dengan sheryl dia malah asik duduk di pantai , begitu juga afan dia masih membersihkan sampah bekas mereka makan tadi, karena melihat sheryl afan pergi ke sheryl duduk
" hey ngapain lo tidur "
" fan masih ada sisa makanan gak "
" gak ada, emang kenapa "
" hah gak ada, gue laper "
" laper barusan lo makan masak laper lagi "
" gak cukup cuma segitu "
" terus lo mau apa ?"
" lo punya makanan gak gue laper, pakek banget "
" oke ,emang jam segini ada warung buka "
" gak tau "
" lo kok gak tau, terus gimana dong"
" ya kita carilah, udah ayo gak usah banyak alasan mau makan gak "
" ya ya " setelah mereka mencari muter² gak ada satupun warung makan yang buka karena sekarang pukul 10
" fan gimana nih "
" gak ada pilihan lain, kita harus makan di restoran itu " tunjuk afan pada sebuah restoran dekat hotel
" aaah gue gak mau mending gue laper dari pada harus habisin uang yang banyak "
" heh dasar lo "
" yuk balik aja "
akhirnya afan dan sheryl memutuskan kembali. Saat sampai di depan tenda sheryl mengelus perutnya dan mengeluh
" duuh laper ".sheryl terus merengek dan membuat afan kesal
" bisa diem gak sih "
" gak bisa"
afan pergi ke tenda dan mengambil sesuatu dari tasnya
" nih " afan menyerahkan sebungkus roti isi coklat pada sheryl
" apa ni? "
" roti, makan ! dan jangan berisik "
" emm makasih kok gak dari tadi aja, kan gak usah muter² cari warung "
" udah di kasih malah bawel "
" iya ya lo mau gak "
" gak ,lo aja yang makan gue mau tidur " sebenarnya afan juga lapar karena dia tadi tidak makan, dan memberikan makanannya pada yang lain karena persediaan yang mereka bawa kurang
keesokan harinya mereka pulang ke rumah masing²