
sementara itu di tempat lainya.tiba tiba datanglah seekor zombie yang telah berevolusi, zombie itu bisa berpikir seperti manusia, dan lebih kuat dari zombie yang biasanya ada. menyerang siapapun yang menghalanginya.
saat yang lain sedang istirahat, geri pun terlihat sedang melamun dan mengingat ucapan ibu tercinta nya agar tidak mudah menyerah ke keadaan yang ada.
“Jangan pernah menyerah dengan kehidupan ya, Nak. Karena itulah yang nantinya akan mendewasakanmu” nasihat ibu geri
“ya bu, Terima kasih bu. Aku sayang ibu” geri waktu kecil tersenyum sambil memeluk ibunya.
geri pun tersadar dari lamunan nya dengan keadaan menangis, membuat teman temannya bingung.
"ger,kenapa lu nangis?”kata tasya
“gak tas, gua cuman kangen ibu gua aja. udah 2 tahun gak ketemu ibu.”kata geri
“kok bisa gak ketemu? elu berantem sama ibu lu?”kata tasya
“gak tas, ayah dan ibu gua bercerai. ibu gua di usir sama nenek,karena kata nenek dia sudah tidak bermanfaat lagi bagi keluarga mereka”kata geri.
“maksudnya? ”kata tasya
“maksudnya ibu gua udah gak berguna lagi buat kehidupan keluarga mereka. karena usaha turun temurun keluarga ibu gua bangkrut, karena terlilit hutang.” kata geri
“oh gitu. Yang sabar ya ger”kata tasya
“ya, makasih tas. udah cantik lu pendengar yang baik lagi”kata geri
“ya ger sama sama. lu bisa aja mujinya”kata tasya sambi senyum tersipu malu.
Alima dan Mia pun datang memberitahu bahwa ada sekumpulan orang aneh saling memakan orang di luar sana,karena ke hebohan alima.
“guys”kata alima
“ada apa, lim” kata geri
“di luar banyak manusia yang saling makan memakan dirinya” kata alima
“maksudnya” tanya geri
“mereka bertingkah seperti yang ada di film Korea train to busan” jawab Mia
“maksudnya tiba tiba manusia berubah jadi zombie” kata geri
“apaan sih berisik amat”kata Adnan sambil marah
“itu tadi kata alima Sama Mia katanya manusia berubah . nanti coba lu lihat dari balkon rumah untuk memastikan bener gak nya. sedang kan gua mau nyalain TV siapa tau udah ada beritanya” penjelasan geri.
“oke gua periksa dulu” kata adnan
Adnan pun melihat keadaan luar dan terkejut melihat keadaan tersebut
di saat hendak menyalakan TV dengan remote, Adnan memberitahu keadaan di luar sana
“ger, bener apa yang di katakan Mia dan alima, keadaan di luar sana sangat ricuh” kata adnan
“oke, tenang dulu. kita lihat dulu siapa tau ada beritanya di tv”kata geri
“ger, gimana mau tenang keadaan di luar ricuh. dan kamu malah minta kita tenang dan nonton tv gitu. kalau terjadi apa apa gimana”kata alima
“ya gua tau lu panik ima karena keadaan ini. tapi kalau kita panik dan cemas kita gak bisa memikirkan sesuatu secara jernih tentang apa yang harus kita lakukan kedepan nya”kata geri
“tenang ger, mungkin dia panik karena takut”kata Adnan
“ya”kata geri.
“oke, kita nyalakan TV dulu setelah itu kita buat rencananya”kata alima
“oke”kata geri
geri pun menyalakan televisi dan benar mereka tengah berbincang mengenai virus baru yang melanda negara ini. dan seorang dokter itu memberitahu bahwa ini fenomena langka dan memberitahu bahwa semua orang harus menggunakan masker dan sarung tangan. karena kita tidak tahu dari mana datang nya dari udara atau dari sesuatu yang di sentuh. si reporter pun memberitahu bahwa bila ada yang masih selamat mereka harap menghubungi nomor yang tertera. mereka pun syok setelah mendengar berita di televisi.
“ger apa kita harus menghubungi mereka?”tanya tasya
“jangan” kata geri.
“kenapa jangan. apa lu mau nunggu kita terinfeksi” tanya adnan
“gak nan, bukan gitu mungkin maksud geri”kata jauzna
“terus gimana? ”kata Adnan
“gini mungkin maksud geri kalau kita menelepon mereka kita gak akan tau kapan pertolongannya datang. karena gak hanya kita yang menelepon mereka”kata jauzna
“ya, kalau kita menunggu pertolongan mereka. keburu zombie itu menerobos ke rumah ini”kata geri
“jadi kita harus gimana”kata adnan
“lim , lu tadi nemu senjata kan nah kita bagi bagi aja. agar kita bisa saling menjaga” kata tasya
“ya, dan katanya lu punya mobil anti peluru kita pakai mobil itu untuk keluar dari komplek ini. dan jangan lupa bawa barang bawaan baju , makanan, minuman dan barang yang di butuhkan”kata geri
“oke, tapi bensin mobilnya mungkin sedikit lagi. kalau tiba tiba berhenti gimana?”kata alima
“ya kalau ada pom bensin terdekat kita isi aja. oke biar gak buang buang waktu kita siap siap aja” kata geri
geri cs pun mandi dan bersiap siap untuk pergi. setelah siap mereka pun masuk ke mobil Lincoln Navigator L dan geri pun tancap gas