WAIT FOR ME

WAIT FOR ME
4. Lapar




Lapar



Baru saja hendak ke kantin,bel masuk malah berbunyi. Na'as kenza dan aira harus masuk ke kelas masing-masing dan memulai pelajaran ke 3 di kelasnya.


Satu persatu pelajaran selesai, sekarang saatnya menunggu jam pulang. Tak lama bel kembali berbunyi,semua murid mempersiapkan diri di atas mejanya masing-masing.


KRINGGGG


"Baik anak-anak terimakasih atas waktunya semoga kalian selalu rajin dalam belajarnya. Oke kalian boleh pulang"


"Terimakasih bu.." satu persatu murid kelas 1A keluar,kenza keluar dengan muka yang lesu dan lemas 'hah laparnya kalo begini mending makan dulu di rumah' kenza memegangi perutnya yang sedang berteriak.


Kenza jalan sendirian menelusuri jembatan yang tidak terlalu besar dan indah itu, aira tidak bisa pulang bersama karena mereka tidak satu arah. Kenza masih memegangi perutnya yang semakin menjadi-jadi.



Tap,tap,tap, kenza berhenti di depan minimarket sejenak ia berfikir untuk terus lanjut pulang, akan tetapi perutnya malah membawa arah kaki berubah untuk masuk ke dalam minimarket tersebut.


Kenza mendorong gagang pintu toko itu dan memasukinya ia langsung pergi ke arah donat-donat lezat berada. 'untung masih ada rasa coklat hehehe' kenza mengambil donat coklat yang dibungkus dengan plastik yg indah itu, donat itu adalah makanan kesukaan kenza yaaa salah satunya sih hihihi.


"Ah, ketemu!", kenza hendak mengambil minuman cocorio coklat yg hanya tersisa satu di sudut kulkas,kenza sangat senang karena bisa menemukan minuman itu, akan tetapi tangannya malah beradu dengan tangan yg sama hendak mengambil minuman itu. Alhasil mereka saling merebutkan minuman itu,kenza yg kesal karena minumannya telah diambil seseorang, kenza lantas mendengak kan kepalanya ke atas untuk melihat sosok yg menyebalkan itu, dan yg dia lihat malah...


"Hah kamu?!" Kenza tidak percaya bahwa yg ada di hadapannya adalah murid lelaki yg menolongnya di sekolah. Tapi sayangnya itu tidak mengubah tekad kenza untuk merebut kembali minumannya.


murid itu memang menolong kenza tapi otu karena tidak sengaja saja. kenza masih kesal,perutnya juga semakin demo dan berteriak menginginkan minuman itu.


kenza masih menatap wajah murid itu dengan wajah kesalnya tapi murid ini seperti mengabaikan kenza dan menunjukkan wajah dinginnya.


'tampan..ah tidak-tidak dia sudah mengambil minuman itu aku tidak boleh membiarkannya peritku dalam keadaan kritiss!!" kenza menggelengkan kepalanya beberapa kali yang membuat murid itu mengerutkan alisnya. entah mengapa sepertinya murid itu terlihat tersenyum sinis dan menakutkan.


saat kenza tersadar dia menatap kembali wajah murid itu dengan tatapan yg sama, akan tetapi kenza merasa hawa keberadaan yang mencekam di hadapannya kenza membalikkan wajahnya ke arah samping seperti menghindari tatapan murid lelaki di hadapannya ini.


'huh..dia kayak mau makan aku apa? kenapa mukanya jadi serem banget sih..' kenza memegangi kedua pipinya itu yang membuat dirinya semakin imut dan lucu.


Tapi kenza tetap kenza dia akan mengambil apa yang sudah dia pegang. kenza menatap minuman yang ada di tangan murid lelaki itu.


glek!


kenza menelan Saliva nya sendiri ternyata minuman itu memang cukup menggodanya.