True Love Story

True Love Story
chapter 1: Aira & Hiro



Aira pov




Hai aku Aira,



Aku tinggal di Tokyo dan bersekolah di Horikoshi Gakuen, yahhh itu sekolah yang sangat ketat.



Aku bahkan jarang menggunakan ponsel saat disekolah, tapi aku tetap berusaha untuk menjadi yang terbaik agar tidak mempermalukan pacarku.



Oh iya, aku belum memberi tau siapa pacarku.



Namanya Hiro Tanaka, dia lebih tua 4 tahun dariku.


Aku dan dia telah berpacaran selama 99 hari dan besok adalah hari keseratus kami!



Aku sangat senang memiliki pacar seperti Hiro, dia perhatian, baik, tampan, dewasa, dan pastinya dia keren,namun dia sangat dingin hahaha.



Besok aku akan merayakan hari yang keseratus bersamanya selama seharian penuh, dia bahkan membatalkan kelasnya besok hanya demi aku.



Aku tau itu sebenarnya tidak boleh, tapi aku sangat jarang bertemu dengannya karena dia sangat sibuk.



Dia harus mengikuti kelas, setelah itu pergi bekerja di cafe dekat kampusnya dan terkadang dia pergi latihan klub basket, jadi kami hanya berhubungan lewat telepon selama pacaran.



"Apa yang harus kupakai besok?" Tanyaku pada diriku sendiri.



"Baju pink itu lebih baik, kesannya lembut, cantik dan imut" Itu kakakku yang menjawabnya.



"Kakak? Kapan kamu pulang dari nagoya?" Tanyaku padanya.



"Kamu mencoba mengusir kakak?"kata kakakku.



" Jika aku berkata iya apa kakak akan benar-benar pergi?"aku tersenyum padanya, lalu kami bercanda sambil memilih baju yang akan kupakai besok.



End Aira pov






Hai namaku Hiro.



Aku adalah pacar Aira.



Aku sangat menyayangi Aira, tapi aku tidak pernah menunjukkannya secara terang-terangan, tentu saja karena aku ingin menjaga Image ku dihadapan Aira.



Aku sebenarnya sangat pengecut, aku bahkan menyatakan perasaanku lewat telepon kepada Aira dan anehnya dia langsung sontak menjawab iya



Menurutku Aira sangat pendek, ceplas-ceplos, bodoh disemua mata pelajaran, ceroboh, tidak bisa melakukan pekerjaan rumah tangga, bahkan berjalan saja sering terjatuh.



Tapi dibalik itu semua Aira memiliki sifat yang baik, tulus, imut, perhatian, dan pantang menyerah, itu yang membuatku menyukainya.




"Besok aku harus membawa Aira kemana?" Tanyaku pada diriku sendiri.



"Ke pantai?" Itu suara karin teman sebangku ku dimata pelajaran bahasa Jepang.



"Aira membenci pantai" Jawabku singkat.



"Kenapa? Padahal dipantai kamu dapat melihatnya menggunakan bikini ter imutnya" Kata karin.



"Yakkk, Aira itu masih SMA!" Tanpa sadar aku membentak karin.



"Tenanglah, aku hanya bercanda hahaha"kata karin, Dia memang selalu mempermainkanku.



Belum aku membalas perkataannya, dosen sudah masuk dan kami pun segera memulai pelajaran.









Tbc