
***
Jam sudah menunjuk kan waktu pulang sekolah, seluruh murid sudah Berhamburan keluar kelas menuju parkiran begitu pun dengan yumi, dia keluar paling belakang karena tidak ingin berdesakan. Tapi saat keluar dia menunduk Karena memperbaiki hoodie yang dia pakai saat dia di depan pintu tiba tiba
Bruk
Hampir saja yumi terjatu jika saja tidak ada yang menahan nya. dia mendongak melihat orang yang menahan nya dengan memeluk pinggang, ternyata dia taehyung yang memang baru masuk kelas untuk mengambil tasnya karena dia tadi tidak masuk di jam terakhir.
Tatapan mereka bertemu tapi tidak ada kesan karena mereka malah saling adu tatapan tajam dan datar, yumi yang tersadar dengan posisi mereka langsung bangun.
"Sorry" ucap nya singkat lalu pergi dari sana Tampa pamitan, Taehyung hanya diam saja dengan muka datar dan tatapan tajam yang mengikuti langkah setiap langkah yumi pergi, dan semakin menjauh. sedang kan teman temannya kecuali suga hanya melongo melihat sepasang manusia datar dan dingin berbeda jenis itu.
mereka pikir akan ada adegan uwu uwu tapi mereka lansung sadar, mustahil manusia kutub macam mereka bisa menciptakan ke uwuan.
"Yahh ekspektasi gue langsung terjun bebas" desah jin sedih, mendengar itu taehyung lansung menoleh ke arah jin dan dia lansung nyengir.
"Hehehe piss bos, becanda doang" Jin tidak mau jadi sasaran singa galak. Taehyung menoleh kembali tapi yumi sudah menghilang di telan belokan koridor.
Taehyung masuk kelas mengambil tas lalu pulang Tanpa mempeduli kan teman teman nya.
***
Yumi pulang ke apartemen nya bukan kerumah karena nanti malam dia ada balapan rencana nya dia akan pulang setelah balapan Karena yumi tidak ingin saat pergi balapan nanti dia malah mendapat luka di tubuh nya. Sampai di apartemen yumi langsung membersihkan tubuhnya dan makan siang.
Jam 5 sore yumi "gue laper lagi?" setelah cuci muka tadi Yumi duduk sambil nonton tapi tiba-tiba dia lapar sedang kan Persediaan makanan di kulkas nya habis biasanya dia hanya mengisi stok mie instan saja tapi sudah dia makan tadi siang, berarti yumi harus keluar membeli makan.
Yumi segera bersiap untuk keluar memakai celana trenin hitam polos dengan Hoodie over size.
mengambil kunci motor sport, turun ke basemant lalu mengendarai keluar gedung apartemen membela jalanan soreh yang padat karena hanyak yang baru pulang kerja. Hanya sekitar sepuluh menit yumi sampai di sebuah restoran modern yang banyak di datangi anak mudah tersebut, yumi hanya berniat membungkus saja dia tidak ingin makan di sana, karena dia tipe orang yang tidak suka keramaian.
Yumi duduk di salah satu meja restoran dengan menghadap pintu masuk jadi dia bisa melihat orang yang masuk restoran tersebut.
lama dia menunggu sambil memainbkan ponsel nya dia mendengar pintu di buka, yumi mengangkat kepala untuk melihat dan tiba tiba matanya menangkap sosok yang familiar di mata nya seorang wanita paru baya dengan gaya glamor yang masih terlihat mudah di usia nya sekarang tapi bukan penampilan yang menarik perhatiannya melainkan orang yang datang bersamanya seorang laki-laki mudah sekitar umur 25 tahun mereka saling bergandengan terlihat mesra.
Yumi tidak tau laki laki itu tapi mereka terlihat sangat dekat, saat mereka akan melewati yumi, dia langsung menutup kepadanya dengan tudung hoodienya samar samar dia mendengar percakapan mereka
"Kamu mau makan apa honey" laki laki itu bertanya
"Aku terserah kamu aja sayang, pesen aja nanti aku yang bayar"
"Kamu memang pacar aku yang paling pengertian" puji laki laki itu
Yumi yang mendengar semua percakapan itu tersenyum miring di balik tudung hoodienya dia mengerti sekarang, ternyata dua manusia berbeda umur itu ada hubungan.
"Selingkuh heh?" Senyum devil Yumi entah apa yang dia rencanakan tapi melihat senyum nya seperti nya bukan hal yang bagus untuk orang itu.
Tak lama pesanan Yumi di antar oleh pelayan dia lansung membayar lalu keluar dari sana Tampa menoleh ke arah dua orang yang duduk tepat di belakang mejanya tadi. Diluar Yumi membuka tudung hoodienya masih memperhati kan orang yang sedang makan berdua di dalam karena dinding resto itu hanya kaca transparan jadi bisa terlihat yang di dalam begitu pun yang di dalam bisa di lihat yang di luar, walaupun yumi sedang melihat mereka dengan tatapan tajam, mereka tidak menyadari Karen asik bermesraan.
Diam diam yumi merekam aksi mesra mereka memang dia tidak akan lansung memperlihatkan bukti ini kepada sang ayah tapi sesuai dengan sifatnya Arumi tidak akan membalas orang yang menyakitinya dengan ringan tapi akan jauh lebih menyakitkan dan Arumi memiliki rencana licik di otaknya.
Tampa Yumi sadari di ujung parkiran Resto itu seseorang memperhatikan Yumi sedari dia keluar dari restoran memperhatikan orang di dalam dan aksi merekamnya.
"Apa yang dia lakukan dan sebenar nya siapa orang yang sedang di rekam" gumangan penasaran orang itu
Dia terus memperhatikan Yumi saat tersenyum misterius dan saat selesai dia melajukan motornya, orang itu masih memperhati kan sampai dering ponsel nya menarik diri nya dari aksi memperhatikan Yumi.
"Hmm"
"Lo udah di mana V" tanya orang di sebrang sana
"Luar" Mematikan sambungan lalu masuk, ya orang itu adalah taehyung dia datang kesini untuk nongkrong bersama teman temannya tapi pada saat dia memarkir kan motor tanpa di duga bersamaan dengan yumi keluar dari restoran dan taehyung memperhatikan semua yang di lakukan yumi sampai yumi pergi dan itu membuat taehyung penasaran, sebelum nya dia tidak pernah se penasaran itu dengan urusan seseorang tapi ini dia malah kepo dengan urusan yang notaben nya adalah murid baru di kelasnya.
Dia tepis pikiran itu dia berjalan masuk mencari keberadaan teman teman nya yang ada di lantai dua, taehyung melewati meja ke dua pasangan yang di rekam yumi tadi, dia memperhati kan dua orang yang terlihat mesra itu, dia berusaha menebak pikiran nya sendiri
"Apa dia nyokap nya yah" guman dalam hati
"Tapi kalau dia nyokap nya kenapa dia kayak senyum seolah dapat sesuatu yang berharga bukannya marah" tepis nya lagi,
"Ah bodo, ngapain gue ngurusin urusan orang lain" kemudian berjalan ke arah meja teman teman nya
"Lo kenapa V, kenapa muka Lo gitu amat" tanya JHope
"Ngak"
"Oh gue kirain Lo lagi ada masalah, cerita aja sama kita siapa tau kita bisa bantu" nasehat JHope tapi taehyung hanya menggeleng kan kepala nya tanda tidak ada masalah yang lain mengangguk tand amengerti, mereka juga sadar kalau seandainya taehyung punya masalah dia pasti akan cerita kalau dia tidak cerita mungkin dia punya alasan atau dia bisa menyelesai kan sendiri mereka tidak ingin memaksa.
...----------------...
Like komen gift dan favorit ok biar semangat update