
"Saya sudah daftar kan kamu kesekolah seo-ah dan Mingyu hari ini juga kamu lansung masuk, tapi ingat jangan pernah membawa nama Han dan seolah kenal dengan Mingyu dan seo-ah disana" tegas sang ayah. Kyung Mi langsung berjalan keluar rumah menuju sekolah barunya yang tadinya ingin ke sekolahnya tidak jadi, dia berbelok ke sekolah barunya.
Tiga puluh menit berkendara Yumi memasuki gerbang tinggi dan mewah sebuah sekolah internasional dengan mengendarai motor sport hitamnya begitu pun dengan penampilannya yang serba hitam dari baju sampai celana tas, sepatu, bahkan helm full fake pun berwarna hitam, kedatanganya membuat dia menjadi pusat perhatian karena jam masih pagi membuat murid baru berdatangan, bisik bisik terdengar melihat kedatanganya yang terkesan misterius.
"Dia siapa sih kok kek misterius gitu kepo gue"
"Iya, murid baru kali ya"
"Kayaknya , tapi dari penampilannya gue yakin dia pasti ganteng"
Kyung Mi turun dari motor Tampa peduli dengan tatapan dan bisikan dari murid di sekolah barunya karena dia memang cuek dengan orang yang tidak ada urusan dengannya dia memaklumi karena selain mereka belum kenal siapa dirinya, juga dia yakin murid murid di sekolah barunya ini tidak akan sama dengan murid di sekolah lamanya dari kasta saja sudah beda sekolah lamanya saja hanya sekolah negeri biasa sedangkan sekolah yang di tempati saudaranya sekaligus sekolah barunya ini merupakan sekolah swasta favorit bertaraf internasional, sebenarnya seandainya dulu dia ingin sekolah di tempat seperti ini pun dia bisa hanya saja dia memang tidak pernah tertarik.
Tersadar dari lamunan tentang sekolah lamanya karena bell masuk berbunyi, Yumi berjalan masuk kedalam sekolah itu melewati koridor yang sepi karena sejak bell berbunyi semua murid lansung masuk ke dalam kelas sedangkan dia menuju ke arah ruang kepala sekolah terlebih dahulu untuk mengetahui kelas dan seragam nya. Setelah sampai,
Tok
Tok
Tok
"Masuk" jawaban dari dalam ruangan yang bertulis principal's office atau ruang kepala sekolah, setelah mendengar jawaban Yumi pun masuk. Disana dia melihat seorang laki laki paruh baya sedang duduk di kursi seberang meja kerjanya.
"Permisi" ucap yumi dengan muka datar dan tatapan tajam, jangan lupakan aura dingin tak tersentuh, dan itu semua akan hilang hanya di depan sang ayah.
"Silahkan duduk" suruh sang kepala sekolah dan Yumi lansung duduk di kursi berhadapan dengan kepala sekolah "Kamu kyung mi" tanya kepala sekolah
"Hmm.." singkatnya yumi
"Baik kamu berada di kelas 12 A" Ucap kepala sekolah itu. Lalu menyerahkan sebuah seragam khusus sekolah itu.
"Hmm" setelah tau kelasnya dan mengambil seragam itu yumi lansung berdiri dan keluar dari ruangan, tampa basa basi atau sekedar ucapan terima kasih sedangkan sang kepala sekolah hanya diam melihat kelakuan murid barunya tanpa ingin menegur. Karena sejujurnya aura dan tatapan murid baru itu membuat dia merasa terintimidasi.
"Kenapa dia bisa menyeramkan seperti itu" bertanya tanya sang kepala sekolah heran.
Kyung Mi berjalan menyusuri koridor.
Sekarang dia ingin mencari dimana kelasnya, sampai di sana dia berada di lantai 4 lalu dia berjalan kembali menyusuri koridor yang berbeda dengan yang di lewati tadi sesuai petunjuk di papan petunjuk di ujung koridor sebelah kanan terdapat lift dan di samping lift terdapat tangga menuju lantai atas, tentu tidak heran lagi seorang wanita yang bernama Yumi di karenakan berbeda dari yang lain, dia sekarang lebih memilih menaiki tangga dari pada lift. padahal dia akan menuju lantai empat dengan cepat dan dia malah memilih menaiki tangga , Yumi benar benar aneh.
Hampir 10 menit Yumi sampai di lantai 4 Tanpa lelah atau terlihat mengatur nafas, dia memiliki fisik yang kuat hingga berjalan melewati tangga sampai lantai 4 tidak ber efek apa apa untuknya. Setelah sampai dia mencari toilet untuk mengganti seragam sekolahnya, dia masuk mengganti seragam lalu keluar setelahnya lansung mencari ruang kelas yang tidak jauh dari toilet tadi.
setelah sampai di depan kelas dia langsung membuka pintu Tanpa salam atau permisi tentu semua murid di dalam kelas menoleh saat mendengar pintu dibuka, begitu pun dengan guru yang mengajar disana, Yumi melihat tatapan bingung guru dan murid disana, dia berjalan masuk dan memberi tahu sebelum sang guru bertanya.
"Murid baru" singkat tapi sang guru lansung mengerti karena sebelum masuk tadi sang kepala sekolah sudah memberi tau nya bahwa akan ada murid baru di kelas tempatnya mengisi mata pelajaran pagi ini. Yumi datang bersamaan dengan siswa yang lain tapi dia baru masuk kelas setelah pelajaran lewat 45 menit.
"Oh iya jadi kamu murid barunya," tanya guru tersebut
"Hmm" hanya deheman tapi guru itu tidak menegur dia menemukan aura berbeda dengan murid baru itu dan dia tidak berani menegur.
"Kalau begitu perkenalkan nama kamu" tutur sang guru
"Kyung mi" sekali lagi singkat
"Emm baik silahkan duduk Di kursi yang kosong" ucap sang guru, Yumi langsung berjalan ke arah kursi kosong yang ada di belakang sepanjang jalan menuju kursi dia menjadi pusat perhatian semua murid di kelas itu menatapnya dengan berbagai jenis ekspresi ada yang menganggap dia sok misterius dan dingin ada juga yang cukup ngeri dengan tatapan tajam dan aura Yumi, tapi sekumpulan laki laki tampan di barisan kursi sebelah kanan dekat jendela memperhatikan Yumi dengan tatapan penasaran mereka cukup terkesan dengan surah yang gadis itu keluarkan mereka ada inti dari The boys dan sang ketua kim taehyung, saat para anggotanya penasaran karena merasa aura gadis itu sama dengan sang ketua justru dia merasa familiar dengan gadis itu.
"Gila tu cewek auranya" bisik Jimin kepada J-Hope salah satu inti the boys
"Iya kayak paketu" bisik J-Hope juga
"gue jadi penasaran" ucap Jin
"Hmm" deheman Yoongi membuat mereka diam dan kembali ke poisis masing masing memperhatikan guru mengajar, Yoongi atau dengan akrab di kenal dengan sebutan suga ini juga salah satu inti the boys lebih tepatnya dia wakil geng itu, wataknya sebelas dua belas dengan taehyung sang ketua.
Taehyung di takuti karena ke kejaman nya maka suga karena aura dingin yang di pancarkan nya, tentu yang paling normal di antara kelima anggota the boys hanya J-Hope, sedangkan untuk Jin dan Jimin mereka itu pecicilan,kocak, playboy, dan sangat heboh.
kebanyakan dari mahasiswa mengejar J-Hope, karena menurut mereka hanya dia yang normal dan bisa di gapai jangan lupa dengan muka tampan nya. kalau Jin dia kocak dan sangat jail selalu membuat mereka suka kesal dengan sifat jahil nya, sedangkan Jimin dia memang tidak se rese Jin tapi dia lebih bominan plaboy jika terhitung hampir seluruh siswi cantik angkatan nya pernah berpacaran dengan nya bahkan adek kelas nya pun banyak yang sudah menjadi korban seorang pria bernama park Jimin ini, dia memang baik, tampan, tidak perlu di kejar untuk di jadikan pasangan tapi ya begitu bikin sakit hati karena harus siap di putusin kalau sudah bosan dan harus siap kalau pacar nya bukan hanya kamu saja. nama nya juga Jimin dengan segudang ilmu pelet nya.