
bab 9
Setelah selesai makan Luvena dan Ava pun kembali ke kamar Luvena pun pergi ke kamar Madava,mengganti pakaian Ava dengan baju tidur dan menidurkannya di tempat tidur, setelah Ava tertidur ia pun kembali ke kamarnya,lalu mandi dan menyelesaikan beberapa laporan yang ia tunda saat masuk rumah sakit,kembali ke rumahnya , dan beberapa hal lainnya.
\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=><><><<><><><><<><><><><><><><><><<><><><><><
.............................................................................................
Dikamar Luvena (kamar yang dipinjamkan Alvaro)...
Saat Luvena mengerjakan laporan dan beberapa tugas di kamarnya,"hooam" uap Luvena yang mulai mengantuk,dan tidak sengaja tertidur di depan laptop sambil memegang Dokumen ditempat tidur.
Beberapa saat kemudian…
Alvaro memasuki kamar dan melihat Luvena tertidur di depan laptop yang menyala dan tangan memegangi dokumen di tempat tidur, lalu ia pun membetulkan posisi tidur Luvena dan mematikan laptop tersebut lalu membereskan dokumen2 yang ada di sekitar Luvena. ia pun keluar dari kamar tersebut.
Saat keluar dari kamar Alvaro berpapasan dengan ibunya, "ada apa bu? " tanya Alvaro.
"Aku sedang mencarimu" jawab flora.
"Mari, kita mengobrol di ruang keluarga karena dia sedang tidur"ucap Alvaro.
" siapa yang tidur di kamarmu? "Tanya flora.
" Luvena, kenapa? "Jawab Alvaro.
" aw, apa kalian tidur bersama , sudah tidur satu kamar kapan lamarannya?" ucap flora sambil kegirangan karena anak laki-laki nya pertama kali dekat dengan perempuan.
"Ibu aku hanya meminjamkan kamar ku kami tidak tidur bersama! " ucap Alvaro.
Mereka pun menuju ke ruang tamu… .
Mereka pun duduk di sofa ruang tamu dengan serius flora bertanya"Apa kau sudah menyelidiki kasus kebakaran yang dialami cucuku? " .
"Masih dalam penyelidikan, jasad kakak dan kakak ipar sudah dimakamkan seperti yang pernah kakak beritahu ia ingin dimakamkan di kota ini tempat mereka pertama kali bertemu,apa ibu tidak ingin mengunjunginya? " ucap Alvaro.
"Aku akan Mengunjunginya nanti setidaknya setelah Madava bisa bicara" jawab flora.
" Tetapi aku ,telah menangkap seseorang yang sepertinya mengincar Madava saat keluar bersama Luvena " ucap Alvaro.
"Ya baiklah, Omong-omong ibu kenapa pulang sendirian, apa ayah tidak bisa membantu? " tanya Alvaro.
" entahlah meski aku mengikuti ayahmu tapi kami tidak sering bertemu"jawab flora.
" Ohh , baiklah aku akan menyelidiki ini sendiri "ucap Alvaro.
"Ah ,omong-omong apa kapan aku akan memiliki menantu baru? " tanya flora.
"Ibu, bahkan aku belum melamarnya kenapa kau terus menanyakannya ,setidaknya beri aku waktu" Jawab Alvaro.
"Bagaimana kalau aku mengajaknya jalan-jalan, kebanyakan perempuan suka berbelanja kan, tentu saja menggunakan uangmu, sementara itu kau siapkanlah apa yang kau butuhkan untuk melamarnya bagaimana apa kau setuju" ucap flora.
"Baiklah ibu, ajak juga madava karena mungkin itu perlu untuk pemulihan nya agar ia tak takut lagi dengan orang lain" jawab Alvaro.
Flora pun menjawab "tentu saja, sudah lama aku tidak keluar dengan cucu kesayanganku".
" Baiklah, lebih baik ibu tidur sekarang karena ini sudah malam " ucap Alvaro
" Kau juga tidur lah karena ini sudah malam " Ucap flora.
"Ya, bu aku akan segera tidur setelah menyelesaikan beberapa dokumen ini" jawab Alvaro.
.............................................................................................
Flora pun pergi menuju kamarnya… .
Dikamar milik Flora….
ia merapikan barang-barang yang ia bawa, dan beberapa oleh-oleh yang akan ia bagikan untuk orang-orang yang ada di rumah dari mulai pelayan,pengawal dan juga ava, Luvena, dan Alvaro.
Setelah selesai merapikan barang-barang yang ia akan bagikan ia pun bersiap-siap untuk tidur.
Di ruang keluarga…
Setelah Alvaro selesai menyelesaikan beberapa dokumen itu ia pun kembali ke kamarnya (kamar yang sedang ditiduri Luvena). ia pun duduk di sofa kamarnya sambil membaca buku. Beberapa saat kemudian tanpa sadar ia pun tertidur.