The Young Master'S Fire Trauma

The Young Master'S Fire Trauma
Bab 8 makan bersama dan menjadi calon menantu kesayangan



Bab 8


&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&&


Makan malam pun disajikan, dan mereka makan bersama mereka terlihat seperti keluarga harmonis di meja makan.


Beberapa saat kemudian setelah mereka selesai dengan makanan berat, Luvena meminta para pelayan untuk menyajikan masakan yang ia buat.


Para pelayan pun menyajikan bola-bola coklat yang Luvena buat bersama Alvaro dan ava.



*Kira-kira seperti ini bola-bola coklat yang ada di pikiran author*


*kembali ke cerita*


 \=\=> \=\=> \=\=>


"Wow apa ini? " tanya flora, "ini adalah masakan yang aku buat tante, tapi tadi Alvaro dan Ava juga ikut membantu, dessert hari ini terbuat dari coklat" jawab Luvena.


"Wow, ternyata anakku pintar memilih calon menantu ku, bahkan ia pandai memasak. Sepertinya aku harus belajar darinya karena semua orang bilang masakanku sangat mengerikan padahal Dion menyukainya " ucap flora.


Mendengar ucapan itu pipi Alvaro dan Luvena memerah. "Terimakasih tan tapi, saya masih belum bisa memasak banyak hal, saya hanya sedikit belajar dari ibu".


" sudah ayo kita mencicipi masakan Luvena hari ini bu, Luvena jadi malu karena perkataan ibu, tapi terimakasih karena memujiku yang memilih dia menjadi calon menantu ibu karena ibu tak bisa memasak jadi setidaknya calon menantu ibu ini bisa memasak"ucap Alvaro.


Luvena pun menendang kakinya yang ada di bawah meja makan. Alvaro pun hanya tersenyum menahan rasa sakit karena telah ditendang 2 kali dan sepertinya kakinya sedikit terluka.


"Baik-baik aku akan diam, dan kenapa kau tersenyum seperti itu? kau membuat Ava takut" ucap flora.


"Hmm, aku tidak papa " jawab Alvaro.


"Hmm, sudah sudah ayo kita makan" ucap flora.


"Ava, kau sudah makan setengah" ucap Luvena, dan Ava pun hanya mengangguk karena Luvena tidak tahan dengan keimutan Ava dia pun tak jadi memarahinya dan hanya menasihatinya "Hmm seharusnya kau menunggu yang lain makan dulu oke".


" sudah tidak apa-apa karena kita yang terlalu banyak mengobrol "ucap Alvaro.


"Iya mari kita makan sebelum habis di makan Ava" ucapan flora. Luvena pun mengangguk.


Mereka pun mencoba makanan itu ,sebenarnya Luvena dan Madava sudah mencobanya diam-diam di dapur. Dalam hati Luvena berkata " emm, enaknya " sambil tersenyum.


"Wow enak sekali masakanmu " puji flora.


Alvaro yang tidak terlalu suka makanan manis pun jadi sangat menyukainya karena enak.


Setelah selesai makan , Alvaro meminta pelayanan untuk membersihkan kamar ibunya karena sudah lama tidak terpakai. Luvena pun kembali ke kamarnya dengan bergandengan tangan bersama Ava "saya kembali ke kamar dulu tante" pamit Luvena. "Iya sana beristirahat lah dan kembali ke kamar mu" ucap flora sambil tersenyum.


Beberapa saat kemudian, Di ruang keluarga.


"Nyonya kamar Anda sudah selesai dibersihkan" ucap kepala pelayan.


"dah varo, aku akan beristirahat di kamar kamu juga beristirahatlah "ucap flora


" baik bu, aku akan istirahat setelah menyelesaikan beberapa dokumen ini " ucap Alvaro sambil mengerjakan dokumen.


Flora pun menghela nafas dan berkata " ya, cepat istirahat ini sudah malam " , Lalu ia pun pergi ke kamar dan beristirahat.


Di kamar Luvena (kamar milik Alvaro yang sementara digunakan Luvena.


Beberapa saat yang lalu Saat Luvena kembali ke kamar bersama Ava.


Setelah selesai makan Luvena dan Ava pun kembali ke kamar Luvena pun pergi ke kamar Madava,mengganti pakaian Ava dengan baju tidur dan menidurkannya di tempat tidur, setelah Ava tertidur ia pun kembali ke kamarnya,lalu mandi dan menyelesaikan beberapa laporan yang ia tunda saat masuk rumah sakit,kembali ke rumahnya , dan beberapa hal lainnya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=