The Uknown Chaos

The Uknown Chaos
Chapter 6



Di sebuah jalanan


Pio sedang mengendarai sebuah sepeda dengan membawakan sesuatu di belakangnya terdapat sebuah kotak merah,pio berhenti di tengah jalanan lalu dia mengecek sebuah map di hanphonenya"berarti...le~wat...sini"ucap pio lalu kembali melanjutkan perjalanannya.


Saat pio sudah hampir sampai di tempat tujuan ternyata tempat jalurnya macet membuat pio kesusahan melewati kemacetan ini,"aduh!bagaimana ini!?"ucap pio dengan dikit marah,dia mengecek map untuk cari jalur yang mudah untuk dilewati.


Mappun memunculkan jalur yang harus ke lorong yang membuat pio agak sebal lihatnya"oh ayolah!!kenapa lorong lagi sih!?"kesal pio,lalu dia menghela nafas berat seperti dia terpaksa harus pergi ke lorong supaya bisa cepat ke tujuannya,piopun mundur dari kemacetan tersebut,lalu dia mengikuti map ke lorong.


Pio akhirnya sampai di lorong,lalu dia menghempus nafas berat lagi"semoga tidak ada masalah"ucapnya lalu dia memasuki lorong,lorong itu menutupi cahaya matahari yang membuat pemandangan sekitar pio terlihat agak gelap.


Pio baru saja hampir keluar dari lorong tersebut namun tiba-tiba terlihat sebuah balok dibelakangnya terbang ke kepalanya namun pio dengan cepat menghindar lalu dia hampir jatuh namun untung bisa berhenti dengan selamat"cih!gara-gara tura aku harus seperti ini lagi"kesal pio.


Pio turun dari sepedanya lalu dia melihat kebelakang dengan kemunculan beberapa geng preman dengan jumlah 10 orang"hoh~jadi kamu,yo!kita ketemu lagi"ucap pio dengan santai karena dia mengenal dari salah satu para preman tersebut"ya~kita ketemu lagi DASAR CEWEK BUSUK!!"ucap salah satu preman namun pio masih santai walau diejek.


"jadi,dia yang nyerang kamu?"ucap seorang pemimpin dari geng tersebut"iya bos!gadis itu yang mukul wajah saya sampai aku berdarah yang kemarin!"jawab anak buahnya"salah kamu sendiri sih mau nyentuh pundak aku secara diam-diam seperti sok kenal-kenalan"jawab pio.


"HAHH!?"kaget anak buah preman dengan pemimpin menatap sinis padanya"b-bos saya tidak bermaksud..."paniknya"benarkan,aku enggak salahkan?"ucap pio dengan senyum dikit miring.


Anak buah preman melihat wajah senyum pio,membuatnya jadi kesal"hehe,iya aku memang mau seperti itu tapi,baru hampir nyentuh pundakmu kamu langsung mukul aku dengan kencang sampai aku terbang"jawab anak buah dengan kesal.


Pemimpin mendengat itu mulai tertarik"hoh~ternyata kau memiliki insting yang bagus"ucap pemimpin"yoi"ucap pio dengan 2 piece ✌️,"kalo begitu bagaimana kalau kita uji fisikmu"ucap pemimpin itu pio mau jawab namun para anak buahnya langsung maju dan siap menyerangnya"padahal aku mau jawab"batin pio.


Lalu tanpa ragu pio langsung menghajar 9 anak buah preman tersebut,pio hindar serangan anak buah dan menghajar anak buah para anak buah preman berusaha untuk mengenai pio namun pio tidak bisa disentuhkan karena dia bisa ngehindar dengan cepat dan serangannya cukup kuat.


"sial!dia kuat benar!!"ucap salah satu anak buah"kalo begitu terima ini!"lalu anak buah preman menyerang pio dengan memakai senjata tongkat pipa namun itu juga tidak berhasil karena pio bisa menahan pukulan pipa membuat anak buah preman itu terkejut dan menjadi takut.


"heh!pipa besi yang biasa ini tidak mempan kepadaku"ucap pio dengan senyum lalu di menendang anak buah itu dengan agak kuat membuat anak buah itu agak terbang jauh hingga dia menabrak dinding para anak buah preman melihat itu menjadi agak takut tapi,mereka tetap mau melawan pio.


"cih,enggak mau ngalah ya?"ucap pio dengan kesal karena mereka telah menghalangi jalannya hingga pio terpaksa harus menghajar mereka dengan kuat walau dia masih ingat nasihat dari tura,lalu pio hajar-hajar para anak buah preman dengan kuat membuat para anak buah preman terluka dan tidak bisa bergerak lagi.


"loh kok,kayak kurang?"bingung pio karena dia habisi 6 anak preman"HOI!kami boleh ambil ini!?"ucap anak yang bekas dihajar pio kemarin dengan kedua teman yang bawa sebuah sebuah kotak kardus sedang,3 preman ini mau hancurin kotak kardus ini.


Pio yang melihatnya"AAAAAAAAAAHHHHHH!!!!"dia berteriak sambil berlari ke 3 preman itu lalu menghajar kedua preman yang megang kardus tersebut,sebelum kardus itu jatuh pio lempar kardus ke atas lalu dia menarik anak preman satunya lagi lalu dia melempar kebelakang membuat preman itu terpental hingga mendarat di hadapan pemimpin preman"heh,RASAKAN ITU!"ucap pio.


Lalu pio mengambil kardus yang dia lempar ke atas lalu mengecek kardusnya apa ada yang rusak lalu dia menghela nafas lega karena kardusnya tidak rusak"pyuh!,untung saja tidak ada yang rusak"ucap pio lalu dia mendengar suara tepuk tangan.



Pemimpin menepuk tangan"ternyata kamu jago ribut ya?siapa yang melatihmu?"ucap pemimpin preman"heh!soal pertanyaanmu tadi aku tidak akan menjawab dan kenapa kamu enggak lawan aku!?"ucap pio lalu dia memasukan kardus itu ke kotak merah"kulihat kau sedang terburu-buru jadi,mungkin suatu saat nanti kalau kita ketemu lagi mari kita bertarung"jawab pemimpin dengan tenang.


"baiklah kamu yang minta,dan jagalah anak buahmu mereka lumayan berani lawan walau aku ini seorang gadis"ucap pio sambil naiki sepedanya"kalau begitu,permisi"salam pio lalu meninggalkan para preman tersebut"BOS!kenapa bos tidak lawan!?"bingung anah buah didepan pemimpin lalu pemimpin menginjak muka anak buahnya"kau ini...beraninya melanggar aturan geng kita"kesal pemimpin itu dengan sikap dingin"MA-MAAFKAN SAYA BOS!".


.


.


.


.


Pio yang sudah tiba di tujuannya dia menuruni sepeda lalu mengambil kardus lalu pergi ke rumah seseorang,saat di depan pintu pio mencet bel"permisi,paketmu sudah datang!"ucap pio dengan senyum ramah,lalu seorang ibu di dalam rumah membuka pintu"oh iya,terima kasih"ucap ibu itu lalu pio memberi kardus ke ibu lalu ibu memberi uang ke pio.


"ya ampun nak!,kenapa dengan tanganmu!?"kaget ibu itu saat melihat tangan pio penuh dengan kotor dan dikit luka"ah itu,saya jatuh dari sepeda saat di perjalanan"jawab pio dengan wajah yang berusaha menyembunyikan saat perkelahian"mau masuk dulu,saya akan obati tanganmu"ucap ibu.


"ah makasih ya bu,tapi ini hanya luka kecil saja saya bisa mengobatinya sendiri kok"jawab pio"oh begitu ya,semoga diperjalananmu selalu hati-hati dan baik-baik saja ya"ucap ibu lalu pio beri salam ke ibu untuk pergi lagi"pyuh,hampir saja"ucap pio dengan nada kecil.


.


.


.


.


Di kantor paket


Terlihat beberapa staf yang sedang sibuk dalam pekerjaan pengirim paket,pio yang baru sampai di kantor pio pergi untuk menemui seorang staf penerima pesan"yo!staf pesan!"sapa pio"namaku kai bukan staf pesan dasar"kesal staf bernama kai.


"bagaimana penerimanya?"tanya pio"hm~baik,semua barang yang diterima tidak ada yang rusak dan lecet,oke pio kamu boleh istirahat nanti balik lagi kerja ya kalau saya hubungi"jawab kai"oke makasih"ucap pio lalu dia pergi ke kantin.


.


.


.


Di kantin


Pio yang baru sampai disana"ah,pio!seperti biasa?"tanya pemilik kantin lalu pio menjawab dengan mengangguk sambil menjempol ibu jari lalu pemilik kantinpun ikut menjempol ibu jari lalu segera dibuatkan yaitu kopi susu.


Pio pergi ke wastafel untuk mencuci tangannya yang bekas perkelahiannya,lalu pio yang baru duduk di samperin oleh seorang perempuan"pio-chan!"sapanya"oh miyako,kamu juga baru selesai ngirim paketnya?"ucap pio lalu perempuan bernama miyako jawab dengan angguk"tapi aku dikit telat karena ada macet"ucap miyako dengan lesu.


"kalau pio-chan gimana?"tanya miyako"ya~aku juga telat karena macet"jawab pio dengan bohong,dia telat karena dihalangi preman"begitu ya"ucap miyako"anu,pio-chan itu bagaimana dengan keadaan pria yang kemarin kamu pukul?"bisik miyako dengan tatapan yang kepo.


"oh pria itu,mana saya tahu aku enggak mampir ke klinik"jawab pio dengan wajah datar"eh!"kaget miyako"hm,kenapa gitu?"bingung pio"pio-chan!bisa gawat kalau kamu enggak meminta maaf"panik miyako"oh~,jangan khawatir dia mungkin sudah lupa soalnya diakan pingsan pasti beberapa orang kadang ada yang lupakan?"jelas pio dengan senyum"iya benar juga"ucap miyako.


Lalu pemilik kantin membawa secangkir kopi susu,secangkir teh dan satu kue donat"ini pesenan kalian,sudah tiba"ucap pemilik kantin lalu meletakan pesanan pio dan miyako"terima kasih"ucap pio dan miyako,lalu merekapun menyantap pesanan mereka masing-masing"um,pio mau donat enggak?"tawar miyako"um,maaf aku tidak punya selera manis dulu"ucap pio.


"oh iya pio,gimana keadaan gatira temanmu itu?"tanya miyako membuat pio dikit kaget lalu dia meletakan cangkir kopinya lalu dia terdiam"ma-maafkan aku,a-a-aku tidak bermaksud..."miyakopun panik karena pertanyaanya kelewatan"dia baik-baik kok cuman...dia masih mau lebih banyak istirahat"jawab pio.


"be-begitu ya,maaf ya kalau aku kelewatan tadi"ucap miyako dengan sedih"jangan dipikirkan,apalagi aku sebenarnya belum melihatnya soalnya tadi pagi dia masih dikamar jadi,aku pikir dia pasti habis begadang"ucap pio dengan bohong lalu merekapun melanjutkan obrolan sambil ngopi.


.


.


.


.


Setelah istirahat


Pio pergi ke staf pesanan"kai,apa paketnya banyak?"ucap pio"enggak sih agak dikit kelihatannya,bentar ya saya kirim lokasi penerima paketnya"jawab kai lalu kai mengirim lokasi pesanan ke handphone pio"waduh~ada yang jauh lagi"ucap pio"kenapa kamu mau menolak?"tanya kai.


"tidak,cuman hari inikan ada banyak kemacetankan?takutnya kelamaan di perjalanan"ucap pio"benar sih soalnya,di berita ada banyak kecelakaan kendaraan"jawab kai"banyak kecelakaan?"bingung pio dalam batin lalu pio bertanya"berapa banyak korbannya?ada keterangannya?ada..."


PAK!


Kai hantam mejanya membuat pio dikit kaget"udah enggak usah banyak BACOT!cepat KERJA!"kesal kai lalu pio pergi untuk lanjut bekerja"kalau keterangannya,kadang ada mesin yang rusak terus jadi meledak dan kadang ada supir yang ngantuk"ucap kai lalu pio lanjut"eh,bentar!"ucap kai"APA~LA~GI?"kesal pio dengan manahan emosinya.


"habis ini kamu boleh pulang,kata bos kita"ucap kai"eh?asli ini?"ucap pio yang tidak percaya"iya,ini asli"ucap kai"oh okelah kalau benar dari bos,bilang makasih semoga hidupnya ada kebaikan"ucap pio lalu pergi bekerja.


.


.


.


.


.


Setelah selesai semua paket


Pio berhenti di parkiran sepeda lalu dia menelepon kai"yo!staf pesan"sapa pio"dibilangin namaku kai!"jawab kai dengan kesal"gimana dengan paketnya?"tanya pio"yap!semua oke lah"jawab kai"oke,kalau begitu sampai ketemu besok"ucap pio"iya,sampai ketemu"ucap kai.


Piopun menutup teleponnya lalu turun dari sepeda lalu mengunci ban sepeda dengan rantai dan gembok lalu diapun pergi ke sebuah sekolah TK tempat kuro belajar,dia berada di dalam pinggir pagar untuk menunggu kuro selesai.


Beberapa menit kemudian bunyilah bel sekolah hingga beberapa saat para anak-anak keluar dari sekolah untuk pulang lalu kuro dan hayasa yang baru keluar juga,lalu kuro melihat pio yang sedang menghampiri mereka.


"Ha!kak pio!"ucap kuro sambil menghampiri pio,saat kuro mendekat pio,dia tiba-tiba dahinya dijentikan oleh pio membuat kuro merasa sedikit sakit"aduh!kak pio kok tiba-tiba!?"bingung kuro"mau ngetes kamu apakah kamu waspada atau tidak,ternyata kamu masih tidak bisa hehe"tawa pio.


"iihh~kak pio!"ngambek kuro"halo kak pio"sapa hayasa"ho!halo bocah hayasa"jawab pio yang membuat hayasa dikit kesal dengan pio"tumben kak pio datangnya awal?"tanya kuro"aku sudah disuruh pulang cepat sih"jawab pio.


Lalu terdengar suara keroncongan di perut kuro membuat mereka jadi terdiam"kuro,kamu udah makan bekalkan?"tanya pio"udah,tapi setengahnya karena hari ini kak lion masak ayam naget,aku makannya terlalu lebay hingga teman-teman ingin coba jadinya jadi setengah oh,hayasa juga mencicipi buatan kak lion"ucap kuro dengan senyum.


"ho~hayasa juga?"ucap pio sambil menatap hayasa dengan aura yang menakutkan"HIH!!~ampuni aku!ampuni aku!kak pio!"ucap hayasa dengan sangat takut hingga sampai bersujud-sujud"tapi,kak pio melihat mereka tersenyum saat bagi makanan,hati kuro ikut senang"ucap kuro membuat hayasa jadi terharu.


"kau ini terlalu baik seperti lion"ucap pio sambil cubit pipi kuro"mo!kak pio sakit!terus panggilnya 'kak lion'!"ucap kuro dengan dikit marah sambil lepas tangan pio dari pipinya"hei,lion itu paman kamu bukan kakak kamu"ucap pio"hmp,terserah kuro"ngambek kuro.


Kuropun menjawab dengan mengangguk"kalau begitu sampai ketemu besok,dadah!"ucap hayasa sambil pergi ke ibunya"dadah!"ucap kuro sambil lambai tangan termasuk pio"yuk ke parkir sepeda"ucap pio"YEY!naik sepeda!"gembira kuro.


Sesampai di parkir sepeda,pio melepas gembok dan rantai di ban sepeda lalu menyimpan di kantung sepeda lalu dia mengangkat kuro ke kursi belakang sepeda,lalu pio menaiki sepeda lalu memundurkan dari parkir dan mulai pergi ke restoran ramen.


.


.


.


.


.


Di restoran ramen


Pio dan kuro baru sampai disana lalu mereka menuruni dari sepeda dan seperti biasa pio menggembok ban sepeda,lalu merekapun memasuki restoran tersebut.


"selamat datang!selamat datang!"ucap seorang pria berambut jingga/orange"kak garu!"kaget kuro termasuk pria yang bernama garu"eh!?kuro!kuro!~"garupun menghampiri kuro lalu memeluknya"garu~"lalu garu mengelus pipi kuro dengan pipinya.


"hehe!kak garu geli"ucap kuro dengan sedikit geli"yo garu!apa kamu sehat?"tanya pio"pio udah lihat sendirikan,garu masih sehat garu~"ucap garu yang masih memeluk kuro"WOI!garu!"ucap seorang pemilik restoran"siap!bos ramen!"ucap garu sambil lepas peluk lalu berdiri tegak.


"jangan main-main,kembali bekerja!"teriak bos ramen"siap!"jawab garu sambil hormat lalu kembali bekerja"oh pio!pelanggan setia kami,tumben kamu bawa seorang anak kecil"ucap bos ramen"ini adikku kuro,yang aku dan garu ceritakan"ucap pio.


"salam kenal pak"salam kuro"puhahaha!adik kalian terlihat sangat muda sepertinya dia harus makan yang sehat kalau di restoran ramen"ucap bos ramen sambil garut kumisnya,kuro yang dengar itu kurang paham.


"kalau begitu aku pesan ramen yang sehat untuk kuro,kalau aku biasa karnivornia"ucap pio"kak pio predatorkah?"tanya kuro"yap aku seekor predator"jawab pio lalu bos ramen itu tertawa"apa yang lucu?"bingung pio,kuro termasuk garu"garu!adikmu ternyata lucu ya,hahahahaha!"tawa bos ramen lalu garu hanya ikut tertawa.


"hoi,kamu mau nerima tidak pesenan kami!!"kesal pio"haha!oke ramen sehat! Dan ramen meat full!"ucap bos ramen"ramen sehat dan ramen daging!garu!"ucap garu lalu mereka berdua membuat ramen yang dimana garu bagian membuat ramen daging dan bos ramen membuat ramen sehat.


Kuro kagum karena cara masak garu dan bos ramen dengan cepat dan profesional"lumayan juga mereka"batin pio yang melihatnya biasa saja"nih garu!" "garu!"bos ramen memberi garu satu mangkuk ramen sehat ke kuro dan pio"selamat dinikmati ramen kami,garu!"ucap garu dengan senyum.



"hore!ramen!"kagum kuro sambil tepuk tangan termasuk pio dengan wajah datar lalu garu meletakan mangkuk ramen sehat dan mangkuk daging"kelihatannya enak,makasih kak garu"senang kuro"kalau ramen punya kuro dibuat oleh bos ramen"ucap garu.


"makasih pak bos ramen!"ucap kuro"hm!sama-sama hahaha!"ucap bos ramen yang sedang beres-beres,kuro yang mau doa makan dia lihat pio gemetaran"kak pio kok gemetar?"bingung kuro termasuk garu"garu?" "pft ti-tidak apa apa k-kok"ucap pio yang mau tertawa.


"selamat makan!"ucap kuro dan pio lalu mereka menyantap ramen"hm~enak dan lembut mienya"ucap kuro dengan senang menikmati ramen"syukurlah kalau kuro senang,garu juga ikut senang garu"ucap garu.


"yap seperti biasa ramen daging memang cocok untuk santapanku"ucap pio sambil menaburkan bumbu pedas"kak pio,kuro mau"ucap kuro membuat pio dan garu terkejut"hey kuro kamu yakin?"tanya pio lalu kuro mengangguk.


"ini bubuk cabai asli loh,kamu yakin?"ucap pio dengan senyum kuro dengar itu dia berpikir cabai bubuk yang berarti cabai yang diiris-iris sampai kecil-kecil tanpa sadar pio berusaha mau menabur bubuk pedas ke ramen kuro.


"kak pio jangan!kuro tidak tahan pedas!!kumohon!"ucap kuro dengan panik dan sedih"pft,hahahahahahaha!!kamu ini gampang terkena ya,hahaha!"tawa pio membuat kuro ngambek lalu lanjut makan ramennya namun tetap dengan wajah ngambek.


"ha,ha,pio~,kuro mengambek garu"ucap garu membuat pio merasa candanya agak berlebih"maaf ya kuro,pio candanya kelewatan ya?"ucap pio namun kuro tetap ngambek namun dia menjawab dengan mengangguk.


Lalu muncul pelanggan lain"selamat datang!selamat datang!"ucap bos ramen"pesan ramen sama dengan pio"ucap pria itu membuat pio kaget"kak tura!"ucap kuro"kak tura,selamat datang di ramen kami,garu~"ucap garu dengan senang.


"udah cepetan,siapin pesenan aku!"ucap tura"siap,garu!"garu langsung membuat ramen yang sama dengan pio untuk tura,lalu tura duduk disamping pio"tumben kamu keluar,biasanya mager-mageran"ejek pio"kalau mager-mageran si ninelah!"kesal tura.


"kamu juga,tumben cepat selesainya?"tanya tura"ya~soalnya hari ini banyak kemacetan karena ada kecelakaan"jawab pio"kecelakaan?"bingung tura"oh!saya juga tahu karena banyak berita yang membahas soal banyak kecelakaan"ucap bos ramen.


"kuro tidak tahu"ucap kuro dengan sedih"jangan khawatirlah, mereka mungkin akan baik-baik saja"ucap pio sambil ngelus kepala kuro"silahkan dinikmati,garu!"ucap garu sambil meletakan ramen ke tura.


"selamat makan"ucap tura lalu dia santap ramen daging"hm,ramen ini enak"ucap tura membuat garu jadi senang dengarnya"garu~" "senang banget dia"batin pio dan tura dengan muka datar saat melihat wajah imut garu.


"tura,kamu mau ngapain keluar rumah?"tanya pio"ya~aku ada urusan penting"jawab tura membuat pio sadar"APA JANGAN-JANGAN DAPAT PERKEJAAN!?"teriak pio membuat tura tersedak mie dengan daging"wah!aslikah kak tura?"ucap kuro"HORE!kak tura bisa kerja!garu!"sorak garu"he~panjang umur ya tura,hahaha!"ucap bos ramen.


Lalu tura ambil air lalu meminumnya sampai habis hingga dia hantap meja makan"DIAM KALIAN,ini urusan aku sendiri!!bukan urusan kalian!!"kesal tura membuat semua terdiam"hei tura,mau ganti rugi kalau meja dan gelas hancur oleh kamu?"tanya bos ramen yang marah"maaf,enggak mau"ucap tura dengan takut.


"cih,dasar penganggur" "penganggur" "kak tura,penganggur lagi?" "penganggur,garu"ejek mereka membuat tura menjadi kesal sekali"AAGGHHH!!dari pagi sampai siang aja kalian enggak lelah hah!?"kesal tura"enggak"jawab pio dan garu"woy pio!kuro!udah selesai makan!?"tanya tura.


"hah?ini baru habis"jawab pio"ramen yang tadi enak!"senang kura sambil nunjukin mangkuk ramen yang sudah habis"yasudah,KALIAN PULANG!!BIAR AKU YANG BAYAR!!"kesal tura sambil lempar pio dan kuro keluar restoran ramen.


"HOI PAK TUA!BERAPA HARGANYA UNTUK MEREKA!?"tanya tura dengan kesal sambil mengambil uang dari dompet"buset ini orang mau sedang marah atau mau sedang kebaikan sih?"bingung bos ramen dalam batin"hari ini kak tura aneh,garu"batin garu yang juga bingung.


.


.


.


Pio dan kuro yang sedang dalam perjalanan pulang ke gedung tua"dasar tura,kok dia tiba-tiba baik ya ke kita"ucap pio"eh,emang kenapa?"tanya kuro"iya,kalau dia udah marah banget pasti dia langsung hajarin aku dan garu"jawab pio.


"mungkin kak tura tidak ingin menghancurkan restoran milik pak bos ramen takutnya nanti diganti rugikan?"ucap kuro membuat pio terkekeh"hehe,kau ada benarnya juga"ucap pio lalu tiba-tiba dia terkejut lalu mengremkan sepedanya dengan cepat hingga menyebabkan behentinya agak loncat.


"duh~kak pio ada a-"belum selesai kuro bicara tiba-tiba ada mobil yang terbakar dengan warna hijau terang yang sedang melewati mereka dengan sangat cepat lalu mobil itu menabrak tiang hingga meledak membuat semua orang panik melihat kecelakaan itu.


Pio dan kuro melihat itu sangat terkejut"kak pio...tadi itu...ulah roh jahat itu?"tanya kuro"KURO PEGANG DENGAN KUAT!!"teriak pio lalu kuro memeluk pio dengan kuat lalu pio mengonceng sepeda dengan cepat.


"kenapa aku tidak merasa itu perasaan saja!?"batin pio dengan kesal pada dirinya karena dia mengingat pada saat dia bekerja,jemput kuro dan makan di restoran dia selalu merasakan aura roh jahat yang lewat namun dirinya berpikir itu hanya perasaanya"BODOH!!"batin pio.


.


.


.


.


.


Di restoran ramen


Garu sedang mencuci mangkuk bekas tura"garu"panggil bos ramen"ada apa bos?"tanya garu"kamu boleh pulang cepat"ucap bos ramen"ga-garu!?"kaget garu"saya memiliki firasat yang aneh ketika ada banyak berita kecelakaan,saya jadi khawatir dengan saudara-saudarimu di perjalanan mereka jadi,kau boleh pergi"ucap bos ramen.


Garu yang mendengar itu dia bergegas mengambil tas namun sebelum itu"garu,kali ini saya enggak akan potong gajimu lagi"ucap bos ramen"mengerti garu!"ucap garu lalu meninggalkan restoran"pio,kuro kak tura semoga kalian sudah kembali ke rumah,garu"batin garu dengan lari yang cepat ke gedung tua


.


.


.


.


.


Di dimensi roh


Terlihat tura sedang berjalan di atas gedung,lalu tura berhenti sambil melihat kekacauan oleh roh jahat apa bila mereka telah mengacaukan dimensi roh seutuhnya maka akan terpengaruh pada dimensi manusia.


"wow,kacau sekali seperti dulu"ucap tura"ya~sekarang sudah saatnya hukumanmu dimulai"ucap nine dengan mentelepati kepada tura"mari aku lihat apa kau masih kuat seperti yang dulu,mr.revenge"ucap nine.


"aku akan buat kekacauan ini menjadi kacau lagi"



.


.


.


.


.


.


.


Bersambung....