The Uknown Chaos

The Uknown Chaos
Chapter 9



Di sekolah rias


Kelas rias


Guru sedang menjelaskan materi pada murid-muridnya namun kadang ada beberapa murid yang tidak memperhatikan guru ada yang makan sambil sembunyi di balik buku paket,ada yang diam-diam ngobrol dan ada yang tidur sampai mengorok.


Para murid dan guru melihat rias yang sedang tertidur sambil mengorok dan air liur keluar hingga membuat guru menghampirinya lalu membentak ke meja,DUKK!!"MBE!!BULU-BULU!!"kaget rias sampai terbangun"eh,gu-guru se-selamat...pagi?"ucap rias dengan takut.


"KAU AKAN DIHUKUM!!"ucap guru itu"MBEEE!!!AMPUN!!"ucap rias"apa lagi ini sudah siang"ucap guru"se-selamat siang"ucap rias"selamat siang!kalau begitu keluar dan berdiri di luar kelas"ucap guru lalu rias dengan hela nafa berat langsung pergi ke luar kelas hingga para murid-murid kelasnya tertawa karena tingkahnya.


"tidak heran,pelajaran yang membosankan ini sampai ada yang tertidur pulas"ucap guru itu"rias ngantuk memang pelajarannya bosan tapi juga bangun jam 3 pagi,huaah~"ucap rias sambil menguap lalu keluar kelas"memang ngapain bangun jam 3 pagi?"batin guru.


Rias yang sudah keluar kelas lalu berdiri di samping pintu kelasnya,rias melihat sekelilingnya hanya kosong membuat rias hela nafas berat lagi"ini semua salah kak gatira,kalau saja dia bisa ngurung lebih lama lagi ini tidak akan terjadi"batin rias dengan marah.


"karena ucapan kak gatira kemarin,kami rela bangun 3 pagi untuk beresin kamar kami sampai bersih sampai-sampai lupa kalau kami harus bekerja dan bersekolah harus terburu-buru lagi pakai seragamnya"batin rias dengan marah"hmm,nyanyi boleh tidak ya?yasudah tapi suara kecil"ucap rias lalu dia memulai menyanyi.


"hari ini adalah hari yang indah~


walaupun hari yang indah~


aku merasa bosan~


bosan karena pelajaran~


dan juga nyuruh-nyuruh~


hari-"


"RIAS!!" "MBEEE!!BOLA BULU!!"kaget rias karena gurunya tiba-tiba datang menghampirinya"eh,guru ada apa?"tanya rias"mau tau kenapa?nyanyian anehmu itu mengganggu pelajaran mereka"jawab guru dengan marah"padahal rias bosan~"ngambek rias.


"hoh~berani lawan guru?mau tugas kamu ditambah?"ucap guru lalau rias yang mendengar itu menggeleng kepalanya karena tidak mau tugasnya di tambah"kalau begitu jangan nyanyi,kalau bosan kenapa tidak bicara dengan burung saja"ucap guru itu.


Mendengar itu rias memiliki ide supaya tidak bosan,saat gurunya sudah masuk rias melihat sekelilingnya lagi supaya tidak ada orang,karena semuanya aman karena tidak ada rias memulai dengan bersiul.


Siulan itu sampai kedalam kelas membuat gurunya bisa langsung menyadari kalau itu ulah rias,tapi karena suara nada siulnya bagus menurutnya itu tidak akan mengganggu pelajaran,murid yang tidak memperhatikan tiba-tiba memperhatikan guru dan murid yang sembunyi dari balik buku paket juga memperhatikan guru karena ia sudah kenyang.


Murid yang tadi mengobrol mangacungkan tangan untuk bertanya kepada guru,rias bersiul sambil menutup mata dan dikit goyang bahunya seperti menikmatinya,karena siulan itu membuat burung-burung memasuki ke jendela karena mau lihat asal suaranya.


Ketika sudah jam pulang


Rias menjadi pundung karena dia dikasih tugas oleh gurunya"haha,udah jangan khawatir walau tugasnya itu sulit aku bisa langsung memahami soalan itu"ucap kiriya yang bersama rias"benarkah?tolong dong,kiriya"ucap rias"hehe aku senang bisa bantuin kamu"ucap kiriya.


"walau pelajarannya sejarah aku bisa memahaminya entah kenapa,mungkin karena siulan burung"ucap kiriya"eh...masa sih?"ucap rias dengan pura-pura tidak tahu"ya berkat siulan itu aku kemungkinan bisa naik ke peringkat tertinggi"ucap kiriya dengan senang.


"padahal peringkat ujian itu cuman angka paling posisimu akan dirubah saat kamu lulus nantinya"ucap rias"ya teserah apa yang kamu bilang ke aku,tapi aku tetap akan mengejar tujuanku"ucap kiriya dengan semangat.


"ngomong-ngomong kamu enggak jemput adikmu bernama kuro?"tanya kiriya"ah soal itu,rigou yang akan jemput kuro"jawab rias"loh biasanya kalian bertiga sering lomba,walau aku belum bertemu dengan bernama blune"ucap kiriya"kamu ingin tau kenapa?"ucap rias lalu kiriya mengangguk.


"itu karena saudara tua kami,kak gatira nyuruh kami beres-beres kamar!!"jawab rias dengan marah"hah?gitu doang"ucap kiriya"gitu doang?katamu?!kak gatira bangunin kami jam 3 pagi terus secara tiba-tiba mukul kami dan nyuruh bersihin kamar kami!"jelas rias dengan kesal.


"oh~pantesan kenapa bangun jam 3 pagi,ternyata kamu juga suka kotor"ucap kiriya sambil mengejek rias"ih~rias bukan orang yang suka kotor cuman suka dikit berantakan"ucap rias dengan dikit panik"itu sama saja su-ka-ko-tor hahahaha!!"tawa kiriya membuat rias jadi ngambek.


"hahaha,jangan ngambek aku juga orang yang suka kotor"ucap kiriya"masa sih,jangan sok menghibur rias"ucap rias dengan ngambek"benarlah nanti kapan-kapan main kerumahku ya"ucap kiriya"benarkah?nanti rias akan mampir rumahmu"ucap rias yang tidak ngambek lagi.


"hehe,oke aku akan akan menantikannya,ngomong-ngomong mau tidak kita langsung ngerjain tugas di taman bermain sekalian habis selesai kita bisa main bola"ajak kiriya"wah,kedengarannya itu lumayan bagus"setuju rias"tapi,sebelum itu kita pergi ke saudari rias dulu"ucap rias membuat kiriya bingung.


Di sekolah blune


Kiriya terkejut karena rias membawanya ke sekolah tempat khusus perempuan atau siswi"oy rias!kenapa kau bawa aku kesini?!"tanya kiriya"eh?kan rias sudah bilang ke sa-u-da-ri rias"jawab rias"maksudmu disekolah ini?"tanya kiriya lagi"iya,sekalian rias memperkenalin kamu ke dia"ucap rias.


"a-anu rias...ini..cukup agak memalukan,hehe"ucap kiriya dengan malu sambil menggosok pipinya dengan jari telunjuk"eh~jangan malu lah kiriya"ucap rias,lalu bunyi bel yang artinya jam pulang hingga beberapa menit kemudian para siswi keluar untuk pulang.


"BUSET!banyak cewek-cewek cantik!"batin kiriya dengan wajah memerah dan hati yang senang"um,kiriya kamu kenapa?kok wajahmu merah?demam?"tanya rias"ah-ah i-itu tidak ada-ada apa-apa"ucap kiriya yang berusaha tenang.


Lalu dia sadar kalau siswi-siswi menatap kiriya dan rias dengan takut dan curiga"waduh,gara-gara kita kesini tanpa alasan jadinya ada yang curiga"batin kiriya dengan panik"rias!~"teriak blune yang sedang menghampiri rias dan kiriya sambil lambai tangan.


"ah!blune,disini!"ucap rias sambil lambai tangan juga"eh?itu blune,saudari rias?"batin kiriya lalu dia melihat blune yang sedang menuju ke mereka sambil dengan wajah senyum yang ramah dan bersinar"AH!!cantik sekali gadis ini dan juga imut!!"batin kiriya sambil memegang dadanya karena hatinya ditusuk panah.


"TOS!!"ucap rias dan blune sambil nepuk tangan"eh?"bingung kiriya"gimana sekolahnya?"tanya rias"huh~gara-gara kak gatira blune tertidur sampai kena hukuman,nambahin tugas huhu"sedih blune"kalo rias?"tanya blune"beuh!sama,gara-gara kak gatira rias juga tertidur dan kena hukuman berdiri di luar kelas,hehe"ucap rias sambil tersenyum.


"eh!?iiihh~gak adil,kenapa sih rias dapat keuntungan!?~"kesal blune"mbehehehe,makanya kalau mau hukuman yang seperti itu kamu harus lebih malas dariku"ucap rias"ih~blune sudah berusaha,tapi tidak bisa~"sedih blune lalu riaspun tertawa karena merasa menang.


Kiriya melihat tingkah aneh rias dan blune menjadi terdiam dan bingung"kok mereka bisa akrab segitunya?"batin kiriya"oh iya,kiriya ini saudari rias blune"ucap rias"ha-halo"sapa kiriya lalu blune menjawab dengan lambai tangannya dengan senyum"blune,ini teman kelas rias,kiriya namanya"ucap rias.


"oh~,teman kelas rias salam kenal ya"ucap blune"ah,i-iya sa-salam kenal"ucap kiriya dengan dikit gugup"kiriya,tadi kenapa kamu diam saja?"tanya rias"soalnya aku merasa bingung lihat tingkah laku kalian"jawab kiriya"tingkah laku kami?"bingung rias dan blune.


"ya~gimana bilangnya agak seperti kekanakan"ucap kiriya membuat rias dan blune tekerjut"KAMI BUKAN ANAK-ANAK!!"marah rias dan blune membuat kiriya dikit terkejut"tapi,kalian seperti malakukan adu hukuman yang sederhana"ucap kiriya.


"itu yang dilakukan seorang remajakan?"ucap rias san blune"enggak,itu terdengar seperti kekanakan"ucap kiriya membuat rias dan blune kaget plus pundung mendengarnya"ku-kukira kita melakukan ini seperti remaja lakukan"sedih rias dan blune mengangguk,melihat tingkah mereka membuat kiriya tidak menahan lagi tawanya hingga diapun tertawa.


"uh kiriya,kok ketawa?"tanya rias dengan bingung termasuk blune"hahahaha,maaf-maaf soalnya tingkah kalian aneh dan juga kocak,hahahaha"tawa kiriya"terima kasih"senang mereka"itu bukan seperti pujian sih"ucap kiriya.


"soalnya kami suka orang sedang tersenyum.." "..karena tingkah kami yang konyol,haha"jawab rias dan blune,mendengar itu kiriya merasa aneh melihat mereka"ya tuhan,kenapa aku memiliki teman aneh~tapi...mereka baik dan terhibur"batinnya.


"blune,mau ikut kami ke taman bermain?"ajak rias"mau!blune ingin hilangin rasa capek!"jawab blune dengan senang"eh!?jadi kamu mau ajak dia juga?!"kaget kiriya"soalnya,takutnya blune bisa ngambek kalau dia kena hukuman juga seperti rias"jawab rias.


"iya dong~blune bisa ngambek tau~"ucap blune"hm,baiklah kamu ikut kami ke taman bermain tapi kami mau ngerjain tugas kami dulu"ucap kiriya"eh,benar?kalau gitu blune juga ingin ngerjain tugas juga,sekalian bantuin blune ya?"ucap blune"boleh,aku akan melakukannya semampuku"jawab kiriya dengan yakin.


Di perjalanan


Rias,kiriya dan blune yang sedang menuju ke taman bermain,mereka mendengar suara yang yang ramai-ramai karena rias dan blune memiliki rasa kepoan banget,pada akhirnya mereka menuju ke arah suara itu,saat sampainya mereka bersembunyi dibalik tembok gedung lalu kaget ternyata itu suara para ibu-ibu yang sedang belanjaan di satu gedai.


"mas,saya mau beli ini"ucap ibu"baik ya harganya..."ucap penjual yang sedang hitung harga"mas!harga wortelnya berapa?"tanya ibu lain"harganya 7"jawab penjual itu"ini uangnya!"ucap ibu itu mengasih uang ke penjual,ibu-ibu yang ramai di gedai sayur dan buah karena seorang penjual memberi harga diskonan.


"ini tomat yang segar ya,nyonya"



"wah~dia muda sekali dan sudah dapat usaha"kagum kiriya yang melihat gatira yang penuh usaha sedangkan rias dan blune mereka tampak tidak senang melihat gatira karena masih ngambek ke dia"dia itu kak gatira"ucap rias"oh~HaH!?gatira!?maksudmu saudara tuamu dan blune!?"kaget kiriya"iyap,saudara tua kami"jawab rias dan blune.


"memangnya umur dia berapa?"tanya kiriya mendengar itu rias dan blune segera menghitung dengan jari-jari mereka"bilang saja kalian tidak tahu"ucap kiriya"30 tahun"jawab blune"ah,sial!"kesal rias karena kalah.


"buset,udah tua ya walau tubuhnya ke-"belum selesai kiriya ngomong rias dengan cepat menutup mulutnya dengan tangan lalu menariknya ke belakang dan blune mengikutinya,gatira merasa dengar sesuatu dia lihat ke tempat sembunyi rias,kiriya dan blune karena dia merasa itu perasaannya dia lanjut bekerja.


"fyuh~hampir saja"lega rias dan blune"memangnya kenapa kalau aku bilang dia um...segini?"tanya kiriya sambil menunjukan ukuran tinggi gatira adalah pendek hampir sebadannya"shh!kalau kamu bilang itu,fiks!dia bakal lempar kamu ke tanah yang daaalaaamm~!sekali tau!"jawab blune dengan takut"iya,asal kamu tau ya,hanya riaslah yang bisa mengatakan itu"ucap rias.


"berani juga ya kamu?"ucap kiriya"iya dong~riaskan kadang bisa berani kadang bisa takut"jawab rias dengan merasa bangga"wow,dia sangat berani mengatakannya"batin kiriya"sudah ayo kita ke taman bermain"ucap blune"yasudah ayo"ucap kiriya.


Di taman bermain


Rias,kiriya dan blune sedang mengerjakan tugas bersama walau beda pelajaran,rias dan kiriya ngerjain pelajaran sejarah sedangkan blune ngerjain pelajaran b.inggris,kiriya yang pintar membantu rias yang sedang tidak bisa ngerjain soalan dan membantu blune soal rumus-rumus b.inggris.


Beberapa menit kemudian


"AKHIRNYA SELESAI!YAY!"gembira rias dan blune lalu mereka tos dua tangan"ya~akhirnya selesai juga,dan aku tidak sangka blune pandai bahasa inggris,aku kira kamu tidak mengerti artinya"ucap kiriya"kadang blune mengerti artinya kadang juga tidak ngerti artinya cuman,yang lebih tidak mengerti itu rumusnya"jawab blune.


"pasti nilai ujianmu kecil dong~"ucap kiriya dengan kasihan"iya,aku 30 sedangkan rias 20"sedih blune sedangkan rias senang dengarnya"ja-jangan bilang kalian juga adu nilai yang terkecil?"tanya kiriya yang merasa tidak enak lihatnya"IYA DONG!"jawab rias dan blune sambil menjempol ibu jari.


Melihat dan mendengarnya,kiriya menjadi pundung"MEREKA BENAR-BENAR ORANG KONYOL DAN ANEH!"batin kiriya lalu dia merasa tidak bisa menahan tertawa hingga pada akhirnya diapun tertawa lagi"loh kok,ketawa?"tanya rias yang bingung lagi termasuk blune.


"soalnya,hehaha kalian sungguh,hahaha orang yang menarik dan haha kocak hahaha"jawab kiriya sambil tertawa"udahlah,kapan kita main kiriya?"tanya rias"iya kiriya,blune pengen bermain!!"ucap blune yang tidak sabaran"hahahehe,iya-iya kita akan main bola sepak ya"ucap kiriya"ASIK!!SEPAK BOLA!!"gembira mereka.


"blune juga suka sepak bola?"tanya kiriya"iya kiriya,blune sering main sepak bola dari kecil"jawab blune"baik kalau begitu aku yang jadi seorang wasit ya,kalian jadi pemain bolanya ya yang masukin bola ke gawang ini akan dapat poin dan mainnya akan selama 10 menit ya kalau waktunya habis kita gantian peran"jelas kiriya.


"saya,pak guru kiriya"ucap rias sambil angkat tangan"yap, ada apa rias?"ucap kiriya dengan bangga di panggil pak guru"kita gantian perannya harus gimana?"tanya rias"poin yang paling banyak akan diganti peran kalau poin kecil masih menjadi pemain bola"jawab kiriya.


Mendengar itu rias dan blune menatap sengan sinis"heh,rias akan membuat poinmu banyak"ucap rias dengan semangat"hm-hm,kita lihat saja siapa poin yang paling kecil"ucap blune yang juga bersemangat"waduh~entah kenapa aku bikin lomba poin yang kecil"batin kiriya dengan rasa nyesal dan aneh.


Di toko gatira


Lion,rigou dan kuro sedang berada disana"ini bekal untuk sorenya"ucap lion sambil memberi bekal ke gatira"wah~terima kasih maaf ya repot-repot kesini"ucap gatira sambil menerima bekal dari lion"hari ini,jualanmu banyak laku ya"ucap lion"ya sih,ini hari LUCKY!"ucap gatira"hfft!lucky-lucky"ngambek rigou.


"rigou jangan ngambek mulu ke gatira"ucap lion"habisnya kak lion,kak gatira membuat kak rigou,kak blune dan kak rias harus bersih-bersih kamar di pagi hari,hehe"ucap kuro"gatira...,ini agak berlebihan"ucap lion dengan khawatir"biarin,supaya beban kegiatanmu bisa kurang"jawab gatira dengan santai.


"tetap saja,ini berlebihan nanti takutnya mereka kurang energi untuk kegiatan mereka"ucap lion mendengar itu rigou tersenyum ke gatira"apa sih!?"batinya dengan kesal"tapi,kalau mereka libur baru bisa bersih-bersih di pagi harinya"ucap lion"eh!?kak lion,kenapa?"sedih rigou.


"ini demi kesehatan dan kebersihan kalian,dan gatira cobalah untuk bersikap tenang pada mereka ya"ucap lion"baik lion,akanku coba"ucap gatira sambil menatap rigou dengan sinis membuat rigou gemetar dan takut melihatnya hingga diapun bersembunyi di belakang lion.


"baiklah gatira,kami mau duluan pulang"ucap lion"kak gatira jaga baik-baik ya?"tanya kuro"baik-baik,akan aku jaga diriku sendiri"jawab gatira sambil mengelus kepala kuro"kamu juga rigou,jaga baik-baik dirimu"ucap gatira"bleh!rigou sudah taulah"ucap rigou dengan ngambek lalu merekapun pergi untuk pulang.


"hm,dasar anak nakal dari dulu saja tidak pernah berubah aku jadi merindukan masa waktu diriku yang dulu"ucap gatira sambil mengingat masa lalunya.


"Hari ini adalah hari yang indah~


walaupun hari yang indah~


aku merasa bosan~


bosan karena pelajaran~


dan juga nyuruh-nyuruh~


Hari ini adalah hari yang bosan~


aku merasa bosan~


bosan karena pelajaran~


dan juga nyuruh-nyuruh~


Walaupun hari yang bosan~


mari kita sama-sama~


untuk mencari~


arti dari indah~"


"terima kasih"ucap rias dan blune setelah mereka bernyanyi didepan kiriya sebagai penonton,kiriya yang mendengar nyanyian mereka diapun tepuk tangan"wah!tidak kusangka kalian nyanyinya merdu ya"kagum kiriya sambil nepuk tangan.


"hihi~tidak seberapa kok~"malu rias dan blune mendengar pujian kiriya"wow~kekanakan sekali"batin kiriya"walau bisa menyanyi kalian juga bisa bikin lagu sendiri ya"ucap kiriya"ah,soal lagu tadi itu cuman sebagai lagu kebosanan kami"jawab rias.


"kalau dengar liriknya aku tau,jadi sejak kapan kalian bikin lagu ini?"tanya kiriya"dari kecil TK"jawab blune"buset,dari kecil ternyata kalian udah pernah ngalamin ini?"tanya kiriya dengan syok dengarnya lalu rias dan blune mengangguk.


"kiriya,kenapa kamu ingin tau lagu yang aku nyanyikan di sekolah?"tanya rias"gampang!saat aku dengar lirikmu entah kenapa aku suka mendengarnya,tapi karena guru kita kepotong lirik nyanyi kamu jadinya aku penasaran akhirnya,seperti itu"jelas kiriya.


"menurut kiriya lagu kami tadi seperti apa?"tanya blune"hm,gimana bilangnya ya kedengarannya memang aneh tapi,aku merasa um...aduh...apa yah?mungkin aku rasa itu seperti kenyataan gitu,kau tau maksudku"ucap kiriya.


"maksudmu kamu sudah paham lagu kami?"tanya rias"iya,kalau soal paragraf satu itu memang ada dalam kehidupanku dulu dan aku berusaha untuk mencari kesenanganku sendiri tapi entah kenapa saat melakukan hal yang keren tapi aku masih merasa tidak senang"jelas kiriya.


Mendengar itu rias dan blune terharu mendengarnya sampai keluar dikit air mata"buset,segitunya kalian sedih"kaget kiriya"soalnya,rias baru tahu kamu punya hidup yang mengharukan huhu"sedih rias.


"udah-udah walau begitu pada akhirnya aku merasa senang saat bertemu dengan kamu,rias kamu ini orang yang baik dan selalu tersenyum walau ketemu orang tidak kenal sepertiku saat pertama kali masuk ke sekolah itu"ucap kiriya yang berusaha untuk menghibur rias dan blune.


"snift!benarkah?"tanya rias"iya,benar"jawab rias hingga rias dan blune gembira dengarnya sampai memeluk kiriya"WOY!JANGAN SAMPAI PELUKLAH,MALU TAU!"teriak kiriya dengan malu sampai memerah"biarin"ucap rias dan blune.


"kak rias,kak blune sini!sini!"teriak kuro sambil lambai tangan"eh,apa itu adik kalian kuro?"tanya kiriya"iya benar,itu mereka ayo kiriya kami mau kamu bertemu mereka"ucap rias sambil menarik kiriya ke kuro,lion dan rigou.


"kak lion,kuro,ini teman kelas rias yang rias ceritakan"ucap rias"jadi kamu kiriya ya?"tanya lion"i-iya,senang bertemu denganmu etto..."gugup kiriya"senang bertemu juga namaku lion,pamannya rias dan blune terima kasih karena telah bermain dengan keponakan-keponakanku"ucap lion.


"ah iya,tidak masalah kok pak lion"ucap kiriya"halo kak kiriya makasih telah berteman baik dengan kak rias"ucap kuro"iya,sama-sama dan kamu kuro adiknya ya?"tanya kiriya"iya,kak kiriya"jawab kuro.


"oh iya,kak rias dan kak blune ayo pulang"ucap kuro sambil menghampiri mereka lalu rias dan blune menatap kiriya"tidak apa-apa kok,lagian aku merasa puas permainannya"ucap kiriya"eh!?emang kalian main apa saja?"tanya rigou.


"hihi,kami main bola sepak,main pok amean,main petak umpet,menyanyi,main pok ame-" "kok diulang!?"bingung kiriya"eh benarkah?"tanya rias"iyaiyalah itu diluang,haduh~"ucap kiriya lalu tepuk jidat"maaf ya kalau keponakanku malah merepotin kamu"ucap lion dengan khawatir.


"ya mereka repotin"jawab kiriya"aku benar-benar minta maaf"uca lion"tapi,kami banyak kesenangannya kok"ucap kiriya dengan senyum"syukurlah kalau begitu,semua ayo kita pulang"ucap lion"baik!kak lion"jawab rias dan lainnya kecuali kiriya.


"hati-hati ya kalau di jalan pulang"ucap lion"iya terima kasih"ucap kiriya"sampai ketemu lagi ya kiriya,sampai besok!"ucap rias"iya,sampai ketemu besok"ucap kiriya lalu merekapun berpisah untuk pulang masing-masing.


"KAK RIAS!!"


Bersambung...