The Uknown Chaos

The Uknown Chaos
Chapter 12 part 2



Di siang harinya


Di taman


Ada banyak orang-orang yang sedang menonton pertunjukan kecil oleh pico sang penari dan seorang pria yang seorang musisi suling,melihat pertunjukan mereka membuat para penonton kagum melihatnya setelah selesai mengakhiri pertunjukannya para penontonpun bertepuk tangan.


Pico dan pria musisipun memberi salam terima kasih pada para penonton tersebut,lalu para penonton memberi upah kecil ke pico dan pria musisi"terima kasih banyak"ucap pico dan pria"bikin yang meriah lagi ya"ucap salah satu penonton sambil pergi.


.


.


.


.


Lalu pico dan musisi tersebut sedang beristirahat di depan mesin botol minum,pico yang kelelahan dia diberi susu kotak yang dingin oleh pria musisi"nih,aku yang traktir"ucap pria musisi"tidak usah repot-repot tapi,terima kasih liri"ucap pico yang menerima pemberian pria musisi bernama liri.


Lalu picopun meminum susu kotak dengan menikmatinya"pwuah~segar sekali rasanya"ucap pico yang sangat menikmati susu kotak"ahahaha,pico,pico,kau seperti anak remaja"ucap liri"pico memang seorang remaja"ambek pico membuat liri tertawa tidak ada habisnya membuat pico semakin ambek.


"hahahaha,maaf-maaf berncanda kok"ucap liri yang dikit kekeh"itu tidak lucu"ambek pico"tapi,tidak kusangka ya pertunjukan collab kita bisa semeriah ini ya"ucap liri lalu meminum teh dingin"iya,dan juga hasilnya banyak bisa kita bagi dua bagiannya"ucap pico.


"dan lebih untungnya kita tidak ketahuan oleh polisi"ucap liri lalu pico dan liri tertawa"pico,walau kamu memamng terlihat seperti remaja terus kamu ngapain jadi penari jalanan kan banyak ada kontes menarinya untuk membuat para penonton kagum melihat tarianmu"ucap liri.


"kalau itu soalnya,itu kemauan pico,kalau soal kontes menari pico merasa itu gak cocok begitu"jawab pico"maksudmu kamu tidak merasa percaya diri"ucap liri lalu pico mengangguk"ya ampun pico,pico,pertunjukan dan kontes itu sama loh dan kamu menganggap kedua itu beda"ucap liri.


Pico mendengar itu menjadi teringat dengan sesosok gadis kecil yang mengucapkan hal yang sama seperti ucapan liri"asal kamu tau ya pico,pertunjukan dan kontes itu sama,dan kamu menganggap kedua itu beda,dasar"ucap gadis kecil.


Gara-gara teringat masa itu pico menjadi terdiam laku dibangunkan oleh liri dengan menempelkan teh dingin ke pipi pico"AAAHG!!DINGIN!"ucap pico sambil megang pipinya membuat liri tertawa lagi,"MOO~LIRI!!"pico kembali ngambek.


"kamu kenapa terdiam sih,pas aku ngomong pertunjukan dan kontes"ucap liri,namun karena pico ambek kembali dia memalingkan wajah"RAHASIA!!"marah pico"eh,kamu benar-benar marah ya"ucap liri.


"ini sudah jam berapa?"tanya pico"emang kamu tidak bawa hp atau jam tangan gitu?"tanya liri"takut kemalingan disini"ucap pico"hey,ditaman saja pasti ada malingnya"ucap liri"pokoknya ini sudah jam berapa?"ucap pico,liripun hanya menerima soalan pico lalu diapun mengecek jam tangannya"sudah jam 12 siang"jawab liri.


Pico mendengar waktu jam 12,dia mengambil tasnya untuk bersiap pergi"hey,kamu mau kemana di jam segini?"tanya liri"soalnya,ini girilan pico untuk menjemput kuro"jawab pico"kuro?oh~kuro adikmu ya~kapan-kapan bawa dia sebagai penonton"ucap liri.


"iya-iya,liri terima kasih ya untuk hari ini"ucap pico lalu dia mengambil tangan liri lalu memberinya uang upah"woi,kamu tidak usah-" "udah terima saja,sebagai gantian susu kotaknya,kalau gitu sampai jumpa"ucap pico sambil pergi dengan lari namun saat dia membalik badan dengan tidak mulus diapun terjatuh.


"oi...kamu baik-baik-"seketika pico berdiri lalu melanjutkan perjalanannya"sampai jumpa liri"ucap pico sambil pergi,liripun hanya terdiam lalu dia terkekeh"heh,dasar pico dia seperti anak kecil"ucap liri,lalu diapun melanjutkan istirahatnya dengan meminum tehnya.


.


.


.


.


.


Di sekolah TK


Para siswa TK baru keluar sekolah karena sudah jam pulang,terlihat kuro,vinnie dan hayasa sedang mengobrol sambil membawa sebuah kertas"bagaimana kalau besok saja"ucap hayasa"hm~nanti aku bakal nanya ke kak lion"ucap kuro"hahaha,baiklah nanti aku tunggu jawabanmu ya"ucap hayasa lalu kuro mengangguk paham.


Lalu kuro melihat pico yang baru saja datang dengan merasa kelelahan karena berlari lalu kuro dan vinnie menghampiri pico begitu juga hayasa"kak pico!"ucap kuro"ah,kuro sudah pulang ya"ucap pico"iya"jawab kuro sambil mengangguk"halo kak pico!"salam hayasa"halo hayasa"salam pico.


"kok kak pico kelihatan kecapean"ucap hayasa"kemungkinan kak pico habis lari ya"ucap kuro lalu pico menjawab dengan mengacungkan ibu jarinya"kak pico jangan memaksa diri"cemas kuro"soalnya tempat pico...agak...jau..h"ucap pico lalu dia mengambil susu kotak lalu meminumnya sampai habis.


"hahahaha,kak pico udah dewasa kok masih minum susu"tawa hayasa"susu itu sehat seperti air putih"jawab pico lalu dia pergi ke tempat sampah untuk membuang susu kotak yang sudah habis lalu diapun kembali ke kuro,vinnie dan hayasa.


"oh,kalian sepertinya habis menggambar ya?"tanya pico,lalu kuro dan hayasapun menunjukan hasil gambar mereka ke pico,picopun senang sambil menepuk tangan"wah~bagus,punya kuro sepertinya bermain dengan teman imajinasi ya?"ucap pico.


"iya kuro bermain dengan kucing,kelinci,kunang-kunang dan mahluk tidak bentuk kupanggil vinnie"ucap kuro membuat vinnie terharu senang mendengarnya"hm-hm,sungguh imajinasi yang bagus,kalau punya hayasa terlihat seperti kamu melawan dinosaurus ya?"ucap pico.


"akhirnya ada yang paham,maksud dari gambarku"senang dan terharunya hayasa membuat pico bingung"bukan kadal raksasa?"bingung kuri"ya,bukan lah kuro ini mahluk t-rex"ucap hayasa"dan kau menjadi seorang pahlawan"ucap pico"iya dong,karena itu cita-citaku"ucap hayasa.


"begitu ya,semoga cita-citamu itu selalu aman"ucap pico membuat hayasa dan kuro bingung maksud dari pico"hayasa!"ucap ibu hayasa"kuro jangan lupa ya besom,sampai jumpa"ucap hayasa sambil pergi ke ibunya"iya,sampai jumpa"ucap kuro dan vinnie juga dengan melambaikan tangan.


"memang kalian ada janjian?"tanya pico"iya,kata hayasa besok dia ingin aku bermain di taman selain di taman sekolah"ucap kuro"maksudmu taman bermain yang lain selain di sini?"ucap pico laku kuro dan vinnie mengangguk 2 kali"hm,kalau pendapat pico sih boleh tapi hatus ditemenin orang dewasa"ucap pico.


"iya,kuro tau kok makanya nanti kuro mau minta izin ke kak lion,kalau kak lionnya sudah pulang"ucap kuro"begitu ya,kalau gitu ayo kita pergi ke suatu tempat"ucap pico sambil berdiri"loh,kemana"bingung kuro dan vinnie"hehe,tunggu kalau kita sudah sampai"ucap pico lalu kuro dan vinniepun harus bersabar.


.


.


.


.


.


Di perpustakaan


Ada beberapa pengunjung yang sedang membaca buku disana dan juga sedang mencari buku yang mereka inginkan,terlihat salah satu pengunjung membawa buku ke tempat pemimjaman buku,"permisi"ucap pengunjung"iya,ada yang bisa aku bantu"ucap ricorn.



"saya mau meminjamkan buku ini"ucap pengunjung"begitu,kalau begitu beri bukunya"ucap ricorn lalu pengunjungpun memberi buku ke ricorn,lalu ricorn membuat sebuah kartu peminjaman"anda suka novel fantasi ini?"tanya ricorn"iya,ada juga kesan romantis dan juga kesan yang menegangkan!"kagum pengunjung.


"pelankan suara anda"ucap ricorn,membuat pengunjungpun menutup mulut"up!ma-maafkan saya"ucap pengunjung"ini,jangan sampai kamu lupa ya"ucap ricorn sambil memberi buku ke pengunjung.


"terima kasih,saya akan mengembalikan buku ini kalau sudah selesai semua"ucap pengunjung dengan semangat"oke,semangat"ucap ricorn dengan santai lalu pengunjung tersebut pergi.


"sekarang bagaimana keadaan lion ya"batin ricorn yang agak cemas ke lion sambil membuat laporan"permisi,pak"ucap pengunjung"ya,ada yang bisa saya ban...tu"ucap ricorn yang agak terkejut karena pico,kuro dan vinnie ada di depan matanya.


Ricorn yang tidak percayapun dia membuka kacamatanya lalu mengelapnya lalu memakainya lagi,pico,kuro dan vinnie bingung apa yang dilakukan ricorn"apa kacamata embun lagi?"tanya pico"ternyata bukan halusinasiku"batin ricorn dengan muka datar.


"ngapain kalian kesini?"tanya ricorn"seperti biasa mau ngembaliin buku pinjaman"ucap pico lalu memberi buku cerita dongeng ke ricorn,lalu ricornpun mengeceknya kartu pinjaman"oke tepat pada waktu"ucap ricorn lalu menyimpan buku ke kardus yang sudah dipinjam.


"ayo,kuro kita cari buku dongeng"ajak pico"ayo,ayo,ayo"ucap kuro dengan senang termasuk vinnie,ricorn melihat mereka pergi merasa lega tapi entah mangapa dia merasa muak dengar kata'dongeng'.


"ian,bisa tolong ganti aku,aku ada urusan sebentar"ucap ricorn sambil mau pergi"biar kutebak,bertemu keponakan sang penyuka dongeng?"tanya ian rekan kerja ricorn,ricorn mendengar seperti jahilan merasa dikit kesal,lalu ian menepuk bahu ricorn"semangat ya,rekan"ucap ian.


Pico,kuro dan vinnie sesang mencari buku dongeng"hm,kelihatan menarik"ucap pico saat melihat isi cerita dongeng"kak pico,kuro dan vinnie mau ini"ucap kuro sambil nunjuk buku dongeng tentang'rubah tukang jahilan' "kuro,kamu mau dongeng yang ini?"tanya pico yang dikit khawatir.


"soalnya,ini seperti wujud kuro yang asli loh"bisik kuro"begitu,tapi kuharap ceritanya baik-baik"ucap pico yang cemas membuat kuro dan vinnie bingung"tumben kamu cemas dengan hanya dongeng"ucap ricorn yang muncul di depan mereka membuat pico,kuro dan vinnie kaget.


"KAK RI-"pico hampir berteriak,mulutnya telah ditutup oleh ricorn"kamu harusnya tau kalau disini tidak boleh berisik saat ada pengunjung sedang baca"ucap ricorn"ma-maaf,kak ricorn"ucap pico"sudahlah,ngomong-ngomong aku mau nanya"ucap ricorn.


"mau nanya a-" "kamu gak bosan baca dongeng-dongeng mulu?"tanya ricorn membuat pico,kuro dan vinnie bingung apa yang dimaksud ricorn"kamu ini seorang pengunjung yang sering datang ke perpus hanya untuk dongengan,kamu gak bosankah?ini sudah ke puluhan-puluhan kalinya loh,dan itu bikin aku merasa greget tau"jelas ricorn dengan menahan emosinya.


Lalu ricorn melihat pico dengan mengambek"suka-suka pico,dan juga kalau kak ricorn gimana kenapa kak ricorn sering menulis tema dark fantasi untuk membuat no-"ucapan pico di tutup lagi oleh ricorn"SSSHHH!!"panik ricorn"eh?kak ricorn bikin sesuatukah?"tanya kuro dengan penasaran.


"ah,itu-itu...kalian disini dulu"ucap ricorn lalu ricorn membawa pico ke tempat agak jauh dengan kuro dan vinnie"kamu jangan membocorkan identitasku sebagai penulis novel"bisik ricorn"kan kak ricorn yang memulai jadi pico membalasmu"bisik pico dengan ambek,ricornpun ingin menghajar pico tapi,dia tidak bisa.


"kamu sama kuro dan vinnie tunggu disini"ucap ricorn"emang mau apa?"tanya pico"pokoknya,tunggu dulu sampai aku datang ya"ucap ricorn lalu dia pergi"kak ricorn,kapan pulangnya?"tanya pico walau masih ambek lalu ricorn membalik ke pico sebentar lalu diapun balik pergi"nanti sore aku pulang,jadi siang ini kalian makan cemilan dulu"ucap ricorn sambil pergi.


.


.


.


.


.


Lalu qiarispun menjadi kelelahan"kenapa qia lari-lari begitu?"tanya pico dengan cemas termasuk kuro dan vinnie"ha!ha!..qia habis joging"jawab qia dengan lelah"di siang hari begini!?"kaget pico dan bingung"padahal pagi hari saja,biar sejuk"ucap kuro.


"benar kata kuro,qia"ucap pico,lalu qiarispun berdiri"mau pagi kek mau siang kek,iti terserah qialah"ucap qiaris dengan sok kuat"jangan paksakan diri tau,apa lagi qia sedang apa kesini?"ucap pico"sama dengan pico,qia juga ingin ambil buku baru udah baca semua buku ini"ucap qiaris sambil mengeluarkan buku sains pada pico,kuro dan vinnie.


"wah~rajin sekali kak qia walau sudah bekerja"kagum kuro dan vinnie"enggak sih,qia hanya baca ini buat kegabutan saja"icap qiaris"tapi itu kerenloh!"kagum kuro mendengar itu membuat qiaris tersipu :v"heh,yaiyalah karena qiakan orang yang pintar"ucap qiaris dengan sombong sambil bergaya tampan,pico hanya diam dan muka datar.


"ngomong-ngomong,tumben pico bawa kuro dan vinnie ke tempat kerja kak ricorn"ucap qia sambil memasukan bukunya"soalnya,kurokan belum pernah mengunjungi tempat kerja kak ricorn,jadi pico sekalian mengajak kuro dan vinnie untuk membeli buku yang mereka mau"jelas pico.


"oh iya,benar ya kuro bagaimana dalam perpustakaannya?"tanya qiaris"sungguh luas penuh dengan banyak buku-buku tapi banyak perbedaan isi buku semua"ucap kuro dengan kagum"begitu,jadi kuro sudah ada yang mau minjam?"tanya qiaris"ada,judulnya rubah tukang jahilan"ucap kuro.


"woah~sama seperti wujud kuro ya"ucap qiaris"iya,termasuk persis dengan tas kuro"ucap kuro"haha,kalau pico sih sudah ketebak buku dongeng lagi"ucap qiaris"qia ejek pico ya?"ucap pico dengan mata sinis"la-lah kok seperti marah?!"bingung qiaris"soalnya kak pico habis ngobrol dengan kak ricorn dengan waktu yang lama"ucap kuro.


"eh~"senyum licik qiaris dengan menatap ke pico yang gugup"biar qia tebak,kamu buat kak ricorn gre~get ya~?"ucap qiaris sambil mendekati pico"ne~ne~pico~apa ricorn memaksamu untuk meminjam buku lain selain dongeng~?"ucap qiaris dengan senyum licik sambil mencubit salah satu pipi pico.


"ti-tidak ada,kok"ucap pico dengan berusaha menyembunyikan sesuatu"ne~boleh qia lihat dalam tasmu~?"ucap qiaris sambil tangannya mau hampir mengenai tas pico,pico menjadi panik kalau dia bergerak sedikit maka qiaris akan semakin curiga padanya.


Secara tiba-tiba terdengar bunyinya keroncong perut dari kuro dan vinnie"maaf ya kak qia dan kak pico,kuro dan vinnie agak merasa lapar"ucap kuro dengan malu termasuk vinnie,pico merasa beruntung karena merasa kuro dan vinnie telah menyelamatkan jati dirinya denga terharu.


Qiaris yang merasa kalau dia telah membuat mereka kelamaan diapun tidak jadi untuk mengecek dalam tas pico"maaf ya,qia telah mengganggu waktu kalian termasuk maaf kalau qia agak jahil ke kamu"ucap qiaris dengan agak dikit malu"ah,tidak apa-apa kok kalau begitu pico harus bawa kuro dan vinnie untuk cepat-cepat pulang"ucap pico dengan senang.


"ayo kuro!vinnie!"ucap pico sambil membawa kuro dan vinnie untik cepat pulang ke rumah"sampai ketemu di rumah"ucap qiaris sambil pergi"sampai ketemu!"ucap pico sambil pergi juga,lalu picopun menghela dengan lega"hehe,hampir saja ya kak pico"ucap kuro membuat pico bingung apa yang dimaksud kuro.


.


.


.


DUK!


"qia mau buku yang ini"ucap qiaris sambil memberi ricorn sebuah buku tentang detektif"tumben sekali,biasanya kamu cari buku dengan ilmu pengetahuan"ucap ricorn sambil membuat kartu peminjaman"bukannya qia kadang minjam buku pengetahuan dan buku ceritakan?"ucap qiaris"ya,kau ada benarnya"ucap ricorn.


"ini,jangan sampai hilang lagi seperti 2 minggu yang lalu"ucap ricorn membuat qiaris menjadi kaget"ternyata masih ingat"ucap qiaris denga agak kesal lalu diapun menjadi teringat sesuatu"ne,ne~kak ricorn~"ucap qiaris"apasih,jangan dengan nada itu geli tau!"ucap ricorn dengan dikit kesal.


"apa kak ricorn memberi buku yang beda pada pico?"tanya qiaris dengan bisik-bisik,membuat ricorn sadar seketika dia terdiam lalu menjawab"apa yang kamu maksudkan,qiaris?"ucap ricorn dengan pura-pura tidak tau"soalnya qia kebetulan bertemu pico,kuro dan vinnie terus-" "ano..permisi apa kalian sudah selesai?"ucap salah satu pengunjung.


"duh~kalau dilanjut nanti bikin antrian ini"batin qiaris,lalu qiarispun mengambil buku pinjaman baru"nanti kita lanjut ngobrolnya,sampai nanti"ucap qiaris lalu diapun pergi meninggalkan perpustakaan,ricornpun lega lalu melanjutkan pekerjaannya.


.


.


.


.


.


Di siang hari,rumah kuro


Pico,rias,blune,kuro dan vinnie sedang berada di ruang tengah dan mereka sedang menonton tv sambil memakan cemilan,dimana mereka menonton adegan petarungan kesatria raksasa melawan monster raksasa yang terlihat menakutkan.


Saat monster raksasa mangaum keras membuat vinnie kaget sampai bersembunyi di balik kuro dengan gemetar dan takut"hahaha!roh unshaped kok takut,nanti kamu juga berubah jadi besar loh"ucap rias"rias jangan gitu,lah~"ucap blune dengan kasihan.


"rias,tidak bermaksud mengejek vinnie"ucap rias"tapi kedengarannya agak jahat untuk vinnie,lihat"ucap kuro sambil nunjuk vinnie dengan sedih sampai matanya berair,membuat rias panik lalu langsung memaafkannya"ma-maaf vinnie,rias bukan berarti vinnie itu selalu penaku"ucap rias lalu vinnie berhenti sedih lalu memiringkan tubuhnya yang artinya 'apa maksudnya?'.


"kalau vinnie berevolusi dan berubah pasti suatu saat vinnie akan dapat keberanianmu"ucap rias yang menyemangati vinnie,vinnie mendengar itu kagum dan teeharu mendengar ucapan rias,lalu vinnie merasa memiliki tujuan hingga dia bersikap seperti gagah.


Namun muncul adegan monster raksasa yang tepat wajahnya di depan kuro dan lainnya membuat vinnie berteriak lalu kembali bersembunyi di belakang kuro"vinnie,yang sabar ya nanti juga kuro akan tumbuh besar dan memiliki keberanian,jadi ayo kita berjuang bersama"ucap kuro lalu vinnie mengangguk.


"ngomong-ngomong pico,sepertinya hasilanmu lumayan banyak"ucap rias"iya,soalnya pico baru habis pertunjukan kolab dengan liri"ucap pico membuat blune dan rias tersedak makan yang mereka mau telan hingga mereka memukul dada mereka.


Pico,kuro dan vinnie menjadi panik lalu pico memberi 2 gelas air putih pada mereka berdua,lalu rias dan blune meminum gelas sampai habis lalu merekapun menghantam gelas mereka ke meja membuat pico,kuro dan vinnie terkejut dan bingung.


"HAH!?KAMU MASIH SAMA SI OM-OM ITU?!"ucap blune dan rias"mo~liri itu masih umur 20an gitu"ucap pico"tapi,itu tetap saja kamu tidak boleh berteman dengan orang tua yang agak men-cu-ri-ga-kan!"tegas blune"dan kamu jangan berbaik hati pada orang itu!"tegas rias"tapi,liri itu orang ba-" "TETAP SAJA HARUS CURIGA!!"ucap blune dan rias yang begitu tegas pada pico.


Picopun menjadi terdiam karena dia bingung mau bilang apa lagi,"siapa liri itu?"bingung kuro dan vinnie"orang tua yang berusaha memanipulasi pada pico"ucap blune"APA?!MANIPULASI?!"kaget kuro dan vinnie"bukan!liri itu teman jalanan pico saat pico tersesat!"teriak pico.


"eh?tersesat?"bingung kuro dan vinnie lagi,lalu picopun duduk karena dia teriak sambil berdiri lalu diapun terdiam sejenak lalu dia membuak mulut dikit"itu sejak saat kuro masih bayi dan masih dirawat di rumah dan juga sejak dimana pico sudah putis sekolah"ucap pico"eh?"bingung dan kaget kuro.


.


.


.


.


.


Sore harinya


Ricorn yang sudah pulang dari pekerjaan dia habis selesai memasak untuk makan sore dan malam nanti,ricornpun sedang meletakkan makanannya ke meja makan,"hm,sepertinya semuanya cukup untuk mereka"ucap ricorn lalu diapun memanggil kuro dan kawan-kawannya"OI~makan sorenya sudah siap,kalian boleh makan!"ucap ricorn.


Lalu dia pergi ke wastafel untuk mencuci alat yang bekas dia masak lalu dia terkejut karena ada kedua tangan hitam dari portal yaitu sihir nine sedang mencuci alat bekas masak oleh ricorn,ricornpun merasa curiga lalu dia menghampiri nine lalu membantunya untuk mencuci sambil melakukan telepati.


"tumben sekali,kau membantuku lagi"ucap ricorn"hehe,baikkan aku"ucap nine"baik-baik,pasti kamu ingin mau upah untuk beli komik yang aneh-aneh"ucap ricorn dengan tegas"ih,kamu jangan hina komik buatan orang yang punya bakat hebat napa"marah nine.


"ya justru kamu jangan sering baca komik yang begituan,itu malah nambah kamu bego"ucap ricorn"HAAAA~"kaget nine"ha he ha he,aku tidak akan memberikanmu upah satupun"ucap ricorn dengan menolak"termasuk misi?"tanya nine membuat ricorn berputar kepala lalu melihat ke arah tangan hitam"astaganaga,bilang dari tadi kek"kesal ricorn.


"lah,tapi kamu harus kasih aku upah dulu kalau kamu mau ikut"ucap nine sambil nunjukin jari tangan hitamnya dengan minta duitan "bentar-bentar maksudmu aku yang akan ikut misi ini?"tanya ricorn"ya~jika kamu sedang gabutan"ucap nine"emang mereka akan muncul kapan?"tanya ricorn.


"malam ini,aku sudah memberitahu pada mereka"ucap nine"hm...tapi kamu harus berhenti beli cemilan kalau mau beli komik yang begituan"ucap ricorn yang sepertinya akan menerima untuk ikut dalam misi"geekh!"kaget nine,lalu merekapun selesai mencuci semua alat-alat.


"bagaimana?"tanya ricorn sambil mengelap tangannya lalu memberi uang upahan ke nine,lalu ninepun merasa canggung karena ucapan ricorn tadi lalu diapun terpaksa menerima demi komik yang dia inginkan"baiklah!aku tidak akan membeli cemilan"ucap nine sambil ngambil uang upah dari ricorn.


"oke terima kasih telah membantu saya"ucap ricorn"...sama-sama,dah"ucap nine lalu merekapun berakhir bertelepati dan kedua tangan hitampun lenyap"kak ricorn habis ngobrol dengan kak nine ya?"ucap kuro,membuat ricorn baru sadar kalau kuro,pico,qiaris,blune dan vinnie sudah di ruang makan dan merekapun sedang makan sore.


"iya,dia mungkin agak gabut soal kemalasannya jadinya dia bantu aku nyuci"ucap ricorn"kami udah lihat loh,setelah kak ricorn manggil kita"ucap qiaris"cepat banget responnya"batin ricorn"kak ricorn,apa nine mengobrol dengan kak ricorn lewat telepatikah?"tanya blune.


"iya,dia menyuruhku untuk ikut melakukan misi bersama dengan tim shell"ucap ricorn,membuat pico dan qiaris agak akget sampai qiaris mau tersedak minum"serius?!pasti ada yang aneh,ini?"curiga qiaris"yap,dia hanya ingin aku buat keputusan,kalau aku ikut aku kasih uang kepadanya"jawab ricorn.


"TUH KAN!!benar,dugaan qia"ucap qiaris"udah-udah kalian cepat makannya termasuk kamu qiaris jangan rewel-rewel mulu,nanti ludahmu kena makanan lagi"ucap ricorn yang juga ingin ikut makan"idih,paling kecil doang munculnya"ucap qiaris"kecil-kecil lama-lama bisa jadi besar tau"ucap ricorn membuat qiaris agak ambek"iya-iya"ucap qiaris lalu melanjutkan makannya.


"loh,si rias dimana?"tanya ricorn yang baru sadar"kak rias,katanya dia tidak lapar karena kebanyakan makan cemilan"ucap kuro"uwalah,ternyata dia benar-benar gak mau makan buatan aku,padahal aku dan lion sama-sama jago masak"batin ricorn dengan kebingunan apa bedanya masakannya dengan masakan lion,lalu merekapun melanjutkan makan sore.


.


.


.


.


.


.


Bersambung...