The twins

The twins
Vita Not Nata



Gue seneng ada orang yang mau berteman ama gue.Nyatanya gue masih dapet secuil kebahagian.


                                 ~Revita Gracia Xavier~


••••••


Langkah Vita terhenti di depan kelas XI-IPA 3 kelas baru nya.Ia mengetuk sopan,karena bagaimana pun Vita sadar ia kesiangan.Detik pertama memang tak ada respon namun detik berikut nya seorang guru berparas ayu mempersilahkan Vita masuk.


Topi itu menutupi sebagian wajah Vita,di tambah dengan rambut nya yang di gerai membuat semua siswa menerka-nerka siapakah dia?


"Anak-anak,kelas kita kedatangan teman baru.Ibu harap kalian bisa berteman dan memandu nya.Karena dia pindahan dari Canada Academy.Ayo,perkenalkan nama kamu!!!"Ucap guru itu,selagi wali kelas XI-IPA 3.


Belum memperkenalkan diri saja Vita di hadiahi tatapan tajam dari sebagian siswa.Ia tak bisa menduga respon nya seperti itu.


*Anak IPS lancang banget kesini


Ngga tau diri banget


Itu kan si Nata,yang kata nya pacar babang Deon


Pindah kelas kali,bukan pindah sekolah*


Semua nya menggunjing Vita,ia sungguh heran hingga alis nya naik satu.Mungkin ia terlalu mirip hingga di duga Nata kakak nya.Vita membuang nafas nya kasar,dengan suara lantang ia memperjelas status nya.


"NAMA GUE REVITA GRACIA XAVIER,di panggil Vita.Dan yah,kalo kalian ngira gue Nata kalian salah besar.Karena dia kembaran gue.SALAM KENAL"


Semua siswa cengo mendengar penuturan Vita,mereka tak percaya sedikit pun.Karena benar bila fakta nya Vita dan Nata sangat mirip.Karena mereka kembar identik,ada beberapa hal yang bisa membedakan Vita dan Nata.Yakni Vita memiliki lesung pipi yang lebih dalam,sedangkan Nata lebih samar.Dan lagi,Vita memiliki tato huruf V berwarna hitam di leher nya.


"Kamu bisa duduk di sebelah Diva,coba Diva angkat tangan supaya Vita kenal.Berhubung jam ibu sudah habis,pak Seno juga ngga masuk.Kalian bisa istirahat sebentar,tapi jangan keluar.Ibu ngga mau ada kasus kelas ini masuk ruang BK.Apa semua nya paham?"Tanya bu Fitri


"Paham bu"


Gaduh,hal yang wajar saat free class.Mereka mengelilingi Vita yang masih kepo.Sedangakan Vita sendiri malah pusing,sungguh ia tak suka keramaian.


"Loe beneran kembaran si Nata?Kok gue ngga tau sih"Cerocos Rara salah satu fans Deon.


"Ra,loe oon apa beg* sih.Jelas-jelas bu fitri bilang,dia itu pindahan Canada"Radit berkomentar


"Kita nobatkan Revita GraciaXavier sebagai primadona baru kelas XI-IPA.Dengan wajah ayu nan geulis nya!!!"Ceramah Azis


"Udah dong gaes,loe ngga lihat apa.Vita tuh pusing dengan ceramah kalian semua.Sebagai teman sebangku nya.Gue mohon loe pada pada nyingkir,ngga ada oksigen tau ngga " Diva mulai andil bagian


Mereka pun sadar telah menyudutkan Vita di satu titik yang dirinya sendiri tak bisa berkutik.Pengap dan pusing ia rasakan secara bersamaan.


"Please....loe pada bisa santai ngga?budeg gue denger nya.Dan kalo kalian masih mau tau,SOCIAL DISTANCING dulu.Biar oksigen ngalir ke Gue " Vita mulai jengah dengan bantuan Diva baru semua siswa yang kepo akan kehidupan nya mulai menjauh sedikit.


"Gini kan enak,jadi kalau kalian masih ngga percaya gue kembaran Nata.Gue kasih bukti,tapi please kalian biarin gue belajar dengan tenang.Jangan banyak cingcong atau komet non faedah"


Semua orang mengangguk pasti,detik kemudian Vita mengeluarkan ponsel nya memperlihatkan beberapa foto diri nya dengan Nata saat Nata berkunjung ke Canada beberapa bulan lalu.



Di foto itu,kalian sendiri bisa lihat jika mereka berdua amat bahagia.Namun dalam jangka waktu yang singkat.Sehari selepas nya,Nata harus pulang bersama kedua orang tua nya.


(Ok!!!yang masih bingung mana Vita mana Nata,author perjelas.Yang kaos nya ada dino itu Vita lesung pipi nya lebih dalem.Sedangkan yang di samping nya itu Nata😉)


Semua orang percaya,dengan foto berlanjut cerita Vita.Bubar setelah rasa penasaran itu hilang menyisakan Vita dan Diva.


"Hai....gue Diva Lorenz,teman baru loe beberapa menit lalu.Oh ya Vit,loe kenapa pindah dari Canada.Sedangkan yang gue tau keluarga Xavier itu ada di Indonesia"


Bel berbunyi tanda waktu istirahat pertama.Semua murid keluar menuju kantin.Ambyar deh menyangkut perut mah,ngga bisa di kondisikan.Diva dengan beribu caranya,mengajak Vita ke kantin.Yang di ajak malah sibuk denger musik.


"Vit,ayo ke kantin.....loe kan anak baru,masa dekem di kelas.Ngga seru amat hidup loe.Mending kita ke kantin,sekalian gue ajak loe liat-liat area sekolah"


"Ogah...."Ketus Vita


"Jahat banget sih!!!"


Vita mengambil inisiatif,menarik earphone yang terpasang di telinga.Juga mengambil topi yang bertengger manis di kepala Vita.Sontak saja,Diva di beri tatapan tajam oleh Vita.Karena Vita tak suka bila topi nya itu di ambil paksa.Buru-buru Diva lari di kejar Vita dari belakang.Diva sengaja berlari ke arah kantin agar ia bisa isi ulang perut sekalian.


Brak


Lagi,kini giliran Vita yang nabrak orang.Dan sial nya itu DEON AND THE GENG.Tak main pula,orang yang sama yang di tabrak Vita.Ralat nabrak Vita alias Deon gaes.


"Si boss kaya nya udah jodoh deh ama si Nata"Ucap Kevin raja kepo seantero sekolah.


"Bolehlah-bolehlah,cantik dan tamvan perfect couple bingits"Alex menimpali.


Sedangkan Andra berjalan lebih dulu ke tempat biasa ia nokrong dengan Deon dan lain nya.Alasan nya simple saja,Andra tengah main Mobile Legend nya dan yah dia tak ingin ikut ke kacauan yang sebentar lagi di mulai.


Diva melirik ke belakang,ironis sekali kala matanya menangkap sosok Vita menabrak Deon.Ia pun dengan sigap kembali ke arah Vita berada.Semua siswa pun ikut andil,mereka ingin tau apa yang sebenar nya terjadi.


"Loe lagi loe lagi,pusing gue liat nya.Saking loe suka sama gue,loe ampe ngikutin gue kemana-mana gitu?"Sindir Deon yang masih kesal dengan kejadian pagi hari tadi.


'Pede amat nih orang,gue tonjok tuh muka baru tau rasa'Guman Vita


"Eh....Siapa juga yang ngikutin loe,dan apa loe bilang tadi.SUKA?....najis banget ih"


Geram,dengan semua ucapan Vita yang mana membuat Deon naik darah.Brlum lagi harga diri Deon di pertaruhkan,secara di sekolah tak ada yang mampu menolak pesona seorang Deon.Kevin dan Alex pun sama-sama terkejut dengan Vita yang di kira Nata.


"Nat,loe udah ngga suka lagi sama bossque?"Tanya Kevin penasaran mas broo.Si Alex ngangguk-ngangguk setuju dengan penuturan Kevin.


Belum menjawab ucapan Kevin,tangan Vita lebih dulu di pegang kuat oleh Diva.Diva memberikan beberapa kode agar Vita mengerti dan menjauh sesegera mungkin.Namun bukan Vita nama nya kalau ia tak bisa menang dalam hal perdebatan.


"Udah Vit kita kelas lagi aja"Lirih Diva,ia takut jika berurusan dengan Deon,mungkin akhirnya di keluarin dari sekolah.Secara DEON ANDARA BROWNSEN itu anak dari pemilik sekolah.


"Loe yang ngajak gue kesini,tapi tenang aja.Loe diem gue yang bicara sekarang"


Diva diam,melihat tatapan semua siswa mengarah pada Vita dan dirinya membuat Diva serba salah mengajak Vita datang ke kantin.Mungkin benar adanya jika yang di paksa itu tidak baik.


"Gue bukan Nata yang loe maksud,dan yah gue ngga suka sama Loe.Loe PEDE amat jadi orang!!!"


"Loe!!!"tunjuk Deon tepat di depan wajah Vita


Namun ucapan nya terhenti melihat Jessica,Anna,dan Nata.What NATA?memasuki jalan nya keributan.Kevin dan Alex di buat menganga lebar.


"Eh....ini ada apaan sih beb?"Tanya Jessica manja.Kevin tak menjawab,tangan nya bergerak menunjuk ke arah Vita dan Nata berada.


"Vita,kamu ada di sini juga?Oh iya,kenalin mereka temen aku.Dan kalian,ini kembaran aku nama nya Revita Gracia Xavier"


Cengo sudah semua orang,si pelaku malah berjenggit heran.Apa perkataan nya salah?hingga semua muka terlihat kaget.


"Nih NATA,yang loe kira gue kan?Bye....."Vita menekan kata NATA,lalu pergi setelah berhasil memakai topi nya kembali.Jangan lupa,ia menyeret Diva si penyebab onar hari ini.


Bersambung.