
Silau nya sinar mentari pagi tak mampu membangunkan gadis berparas cantik itu.Bukti nya ia masih betah berlama-lama di tutupi selimut tebal.Entah mimpi apa yang ada di otak nya hingga pagi ini ia merasa sangat malas untuk bangun.Padahal ia tau sendiri jika hari ini adalah hari pertama ia masuk sekolah.Dimana kemarin sang mamah sudah mendaftarkan nya ke sekolah yang sama dengan sang kakak,namun berbeda jurusan.
Rissa jengkel,karena sedari tadi ia menunggu Vita datang sarapan bersama.Namun nyatanya Vita tak ada.
"Mah.....bukan nya hari ini Vita sekolah ya?kok dia belum turun sih!!!"Tanya Nata yang juga penasaran kemana Vita sedari tadi.
"Iya mah,papah juga belum liat Vita dari malem.Apa dia sakit?"
"Engga kok,udah mas sama Nata pergi duluan aja.Biar nanti Aku cek keadaan Vita.Sekalian mengantar nya kesekolah"
"Ya udah deh"
Rissa berjalan ke kamar Vita yang letak nya di ujung,di samping nya ada kamar Nata.Ia mengetuk beberapa kali,tapi tak ada respon dari dalam.Rissa pun membuka nya secara perlahan.Sungguh,Rissa kaget bukan main.Mendapati Vita masih belum bangun dari tempat tidur.
Rissa mengelus pelan surai lembut milik Vita.Ia melihat kedamaian dan ketenangan dalam tidur Vita.Bahagia?tentu saja.Selama ini ia tak beruntung untuk menjaga Vita dan melihat perkembangan nya.
"Sayang.....ayo bangun,kamu kesiangan nanti loh.Ini udah hampir jam tujuh.Ngga lupa kan kalau hari ini sekolah?"Tanya Rissa lembut
Vita mengeliat,namun matanya masih enggan terbuka.Ia malah mempererat selimut yang menutupi sebagian tubuh nya.
"Vita....bangun,nanti kamu kesiangan sayang"Ucap Rissa lagi
"Lima menit lagi mah,Vita ngantuk banget"
"Ngga ada lima menit,kamu udah terlambat sayang.Ayo bangun....."Dengan paksa,Rissa menarik kedua tangan Vita agar ia bangun.
Hal tersebut tentu membuat korban membuka matanya paksa,ia berjalan ke kamar mandi dengan gontai.Untung saja tak menabrak, karena benar jika Vita masih setengah sadar.Rissa hanya mampu mengeleng kepala melihat tingkah anak bungsu nya itu.
🌟Ruang makan
Vita duduk dengan wajah cuek.Namun penampilan nya sungguh luar biasa cantik.Dimana ia memakai seragam putih sebagai atasan dan rok hitam.Jangan lupakan topi yang bertengger di kepala nya.Baju itu Vita dapatkan setelah sang mamah mengurus semua keperluan sekolah nya.
Via tak peduli dengan sekitar yang jelas kini ia berniat untuk sarapan.Masa bodo dengan papah dan Nata,toh iya tak peduli sama sekali.
Rissa meletakkan susu hangat beserta roti selai kacang di depan Vita.Ia tersenyum karena detik kemudian ia melihat sang anak memakan sarapan dari nya.
"Sayang.....mamah antar kamu kesekolah.Karena tadi kamu kesiangan,jadi mamah minta Nata berangkat lebih dulu sama papah.Ngga papa kan?"Tanya Rissa lembut
"Hm"
Singkat,padat dan jelas.Membuat hati Rissa sedikit kecewa.Namun tak menyurutkan niat nya untuk berbaikan dengan sang putri tercinta.
Setelah acara sarapan selesai,kini Rissa mengajak Vita untuk masuk ke mobil.Mereka berkendara menuju sekolah.Di parkiran,Rissa hendak turun menemani Vita keruang guru.Menanyakan di mana letak kelas baru nya.Namun terhenti kala Vita menolak nya.
"Mah....ngga usah di antar,Vita bisa sendiri kok.Lagian dari kecil Vita di didik mandiri,tak menyusahkan orang lain.Mamah juga masih ada perlu kan?"Tolak Vita,menurut nya ucapan nya itu terbilang halus sangat halus malah.
Sakit,sungguh sakit di saat Vita menolak di antar oleh nya.Namun apalah daya,Rissa tak bisa memaksa.Ia tau akan sulit berbaikan dengan Vita.
"Kamu yakin?mamah bisa kok antar kamu sebentar"Rasanya Rissa tak yakin 99,9% karena Vita sendiri baru dua hari ada di Indonesia bersama diri nya.
"Iya mah,Vita bukan anak kecil lagi.Tau arah juga bisa nanya.Jadi mamah bisa pergi"
Bersamaan dengan itu,Deon and the geng tengah melancarkan aksi mogok belajar alias kabur dari kelas.Mereka menyusuri lorong.Asik nya bercanda membuat Mereka berempat lupa akan arah depan,menampilkan sosok cewek memakai topi dengan earphone terpasang di telinga nya.Ia sibuk meneliti satu persatu tata letak di peta sekolah baru nya.
Bruk
Deon menabrak Vita,hingga mereka jatuh bersamaan.Momen tersebut tentu membuat Kevin si KEPO'IS menganga lebar.Melihat tingkah konyol Kevin membuat Alex geram hingga menutup mulut nya rapat-rapat.
Deg
Satu detik,dua detik,tiga detik mata mereka saling beradu.Jarak yang dekat membuat deru nafas saling memburu.Bahkan kedua bibir itu hampir menyentuh satu sama lain.Vita tak bisa bergerak,ia jatuh di bawah pria yang tak tau nama nya itu.
"*****......si bossque, pagi-pagi nemplok cewek cantik.Enak banget deh " Mulai, Kevin mulai bereaksi terhadap rangsang kepo-an nya.
"Somplak loe beg*,harus nya loe itu bantuin bukan ceramahin.Ayo bantu gue,angkat si boss " Jelas Alex membuat ancang-ancang penyelamatan.
Kini Deon sudah berdiri,mengelap seragam nya kasar begitu pun dengan Vita.Ia kembali memasang topi yang sempat terjatuh itu.
"Eh....Nata rupa nya,loe kok bisa kesiangan sih.Pake topi segala mau kemana neng?"Celetuk Kevin yang menyadari jika cewek di depan nya itu Nata.
Begitu pun dengan Alex,Deon dan Andra terkejut bukan minta.Bahkan merek tak berkutik sedetik pun.
"Excuse me,apa itu neng?"Tanya Vita,ia sama sekali apa arti kata NENG yang di lontarkan untuk nya.
Deon and the geng menatap penuh rona bingung.Setau mereka Nata tau arti kata neng.Dan lagi nata akan salting bila berhadapan dengan Deon,gebetan yang selama ini di sukai oleh nya.
"Woi!.....loe pada tuli apa.Di tanya ngga ada yang jawab.Dan loe yang seenak jidat nabrak gue,dan ngga minta maaf sama sekali.Loe ngga punya sopan santun yah? "Tanya Vita kesal sedari tadi,karena ia hanya mendapat respon kebingungan dari mereka semua.
'Anj*r si Nata kok jadi cewek kasar!sejak kapan dia kaya gini?'Guman Kevin
'Et dah,cewek cantik marah-marah jadi galak.Si Nata kenapa sih?'Guman Alex
'Alucard gue moddar lagi anjay!!!'Guman Andra,emang di otak nya cuman si Alucard yang di pikirin.
'Nih cewek ke sambut apa sih?bukan nya Nata suka gue ya?kok jadi galak banget.Apa dia mau bales dendam soal kemarin?'Guman Deon
Lagi,emosi Vita mulai naik ke ubun-ubun.Tak ada yang menyadari raut wajah itu.Hingga Deon and the geng kembali di kejutkan dengan kata-kata pedas milik Vita.
"Beg* semua apa loe pada.Gua nanya dari tadi.Tapi ngga ada yang jawab satu pun"
Deon.Namun mulai tertantang,gengsi dong bila ia di bilang BEG* ama cewek lagi.Terlebih Deon beranggapan bahwa dirinya pun tak sepenuh nya salah.
"Jadi cewek galak amat.Oh,gue tau sekarang.Loe mau balas dendam kan sama gue.Tapi Sorry....ngga mempan,udah sana " tangan Deon.Namun mengusir kasar tubuh Vita.
"Bajing*n Loe pada,liat aja.Kita ngga akan ketemu lagi.Bye...."
Deon masih geram,namun ia merelakan kepergian yang di pikiran nya pun sama dengan yang lain bahwa cewek itu adalah Nata Shecillia Xavier.
Bersambung