THE SIX 2

THE SIX 2
TS2 |•| LUPA?



Setelah Afika di periksa, Misbah yang tadinya keceplosan tentang pindahnya Afika kini menceritakan semua kepada Earth.


Earth yang seorang tegas, cool, gagah. Kini semua itu hilang bak bosannya ke saya wkwk.. . Earth menitikkan air mata sembari menggenggam erat tangan Afika yang masih pingsan karena stresnya selama ini.


"Baby bangun sayang, ini aku Earth" ucap Earth lembut ke Afika yang masih terbaring lemah.


1


2


3


4


5..


"Arghhh" rintih Afika sembarang memegang kepalanya yang teramat sakit.


Dilihatnya teman temannya yang setia menunggunya sadar dan..


Degh..


Dia melihat Earth yang sedang menatapnya intens sembari menggenggam erat tangannya, dan Earth memeluknya.


"Baby kamu udah sadar??" tanya Earth seperti orang bego, karena dia udah liat Afika sedang duduk di kasur UKS malah nanya wkwk.


"Kamu siapa??"


Degh..


"Jangan menghindar sayang, aku tau sekarang semua ceritanya." kata Earth lembut sembari mengelus pipi Afika.


"Maksud loh apa sih?? Afika?? Siapa itu? Gue bahkan gak tau nama gue, nama gue siapa yah??" tanya Afika sendiri bingung.


Misbah yang merasa gemas dengan tingkah pura pura Afika kini mendekati Afika dan memukul punggungnya pelan.


"Udah deh Afika ku sayang, jangan pura pura lagi dong" gemes Misbah sembari menggelengkan kepalanya heran dengan tingkah pura pura temannya itu.


"Loh lagi! Kalian semua siapa sih????" tanya Afika mulai frustasi dengan keadaan wkwk..


"Sayang.. gue takut deh, please bawa Afika ke rumah sakit untuk periksa" fisik Zahra ke H.J, karena sangat takut apa yang diperbuat Afika itu benar.


"Gue telpon dokter pribadi gue dulu yah, karena pastinya dokter di sini gak tau apa apa" H.J menjawab semua yang dikatakan Zahra dan pergi sedikit menjauh untuk menelepon dokter pribadinya.


Kini Afika sudah diperiksa Dr. David walaupun dengan drama yang sangat panjang, pasalnya Afika tidak ingin diperiksa olehnya.


"Jadi kak?? Kenapa Afika?" Tanya H.J dengan sebutan kak, karena menurutnya David adalah kakaknya yang sangat baik.


"Sepertinya teman loh amnesia H.J" kata Dr.David yakin dan percaya, yang membuat mereka semua shock.


"Apa dia belakangan ini banyak pikiran?? Karena dari yang gue lihat, dia memiliki amnesia disosiatif, Amnesia itu biasa muncul karena stres yang berkepanjangan. Jadi menurut gue, jaga teman loh itu, kalau bisa jangan menceritakan semua masalahnya dia dulu, dan buat dia selalu nyaman berada di lingkungan ini" Dr.Savid menjelaskan dengan detail nya.


"Kalau gitu gue permisi dulu, ada panggilan dari rumah sakit" pamit Dr.David yang diangguki mereka semua.


Setelah pergi, saat ini mereka semua di penuhi pikiran masing masing. "Apapun yang terjadi, jangan sampai Afika tau tentang masalahnya itu. Earth Afika butuh dukungan loh" ucap Zahra sudah mulai berkaca kaca.


H.J memeluk Zahra, kini Zahra sudah menangis di pelukan pacarnya itu. Saat ini Misbah hanya bisa melamun menerima kenyataan temannya itu, tapi justru dia bahagia karena Earth dan Afika tak akn berpisah lagi. Karena orang tua Afika sudah memberikan tanggung jawab untuk menjaga Afika di tangannya, karena orang tuanya tidak bisa menemani Afika. Entahlah menurut orang tuanya pekerjaan yang paling utama daripada anaknya sendiri