THE SIX 2

THE SIX 2
TS2 |•| Pemeran tambahan



Afika dan Misbah terlihat sedang lari larian dari kamar ke kamar mandi dan lagi seterusnya. Kalian mencari Zahra?? Dia pergi bucin dengan cowok tamvannya wkwk..


Afika dan Misbah berlarian karena isi pesan yang berbunyi tadi, yaitu pesan dari cowok cowok mereka pastinya.


Kalian mau tau isi pesannya? Kita flashback yah..


Flashback On


Afika dan Misbah yang tersenyum bahagia karena bebas dari cowok yang menurut mereka sangat menyebalkan setelah covid-19 wkwk..


Tapi kebahagian mereka terhenti saat pesan masuk ke hp mereka secara bersamaan.


'Entar malam ke rumah gue, dandan yang cantik kalau gak loh gua lapor sama mama karena tadi lambat datang ke sekolah'


Isi pesan mereka yang entah bagaimana sangat sama alias mirip. Apa yang mereka rencanakan yah??? hayoo tebak hhh...


Flashback Off


🌞🌞🌞🌞


Sekedar info! mereka di rumah Afika yah dandannya karena hanya di rumah Afika yang alat make up lengkap wkwkwk. Tidak mungkin seorang yang hanya sibuk dengan karate memiliki barang barang cewek.


Misbah bisa make up yah, yang masalahnya dia gak ada waktu untuk mengoleksi make up make up yang menurutnya juga gak sering nantinya dipakainya. Oke back story


Malam hari sudah berlalu, sekarang kita ke Afika dan Earth dulu..


Dua remaja yang sedang duduk di bagian depan mobil Earth yang berada di kursi pengemudi dan Afika yang berada di kursi penumpang wkwk..


Afika yang merasa gugup entah kenapa, mungkin karena efek samping setelah sekian lama gak ketemu wkwkwk.. loh pikir obat


Untuk menghindari rasa gugupnya yang takut diketahui oleh Earth dia hanya mengeluarkan handphone dari tasnya dan memaininya


Earth yang merasa sangat hening antara dia dan Afika hanya dia membisu karena juga enggan untuk memulai percakapan.


Dasar gak saling peka hehehe..


Sampailah mereka di sebuah mall besar yang kebetulan adalah milik paman Earth. Jangan salfok guys... PAMAN bukan EARTH hhh..


Earth berjalan melalui Afika yang masih terdiam menatap punggung Earth kesal.


"Dasar cowok dingin dan gak peka banget, cowok asal mana coba? untuk ganteng" rewelnya dalam hati dan pergi mendekati Earth.


Mereka memasuki sebuah cafe yang sangat modern dan tentunya banyak orang yang sedang nongkrong. Tapi bukannya merasa risih, Afika uang suka dengan banyak orang gaul di cafe itu merasa sangat senang.


Tapi Earth kebalikan Afika, dia sangat risih dan gak nyaman berada di sana. Tapi melihat Afika yang sangat antusias dia terpaksa makan dan minum di cafe tersebut xixixi


Saat pesanan mereka datang, tiba tiba...


"Hei! Loh Fika kan?" tanya seseorang yang berada di samping Afika


"Iya loh siapa yah?" tanya balik Afika


"Loh lupa sama gue?" lagi dan lagi orang itu bertanya, yang membuat Afika dan Earth saling pandang sekilas.


"Ini gue, Dzarief.. Teman SMP loh di Malaysia" lanjut orang itu yang bernama Dzarief yang membuat Afika langsung berdiri kaget dari tempatnya.


"Dzarief? Dzarief ketos sialan itu kan?" tanya Afika masih tidak percaya.


"Jangan pake sialan juga nape?" respon Dzarief yang membuat Afika memeluknya sangat senang karena ketemunya lagi dengan teman lamanya itu dan cinta pertamanya yang terhalang karena pindahan Afika wkwkwk..


Earth yang melihat momen hareudang menurutnya hanya bisa diam dengan hati yang membara bara.


"Awas aja loh yah, bocah kecil" batin nya marah..


Setelah melepas kangen dan ketawa ketiwi bersama tanpa terganggu sepasang mata yang menatap mereka tajam setajam omongan haters wkwk.. mereka akhirnya berpisah, yang ditutup oleh drama yang berjudul MINTA NOMOR wkwk..


Di mobil, Earth yang sedang menyetir sesekali menatap Afika dengan tatapan tajam pasalnya Afika sedang sibuk bermain HP karena merespon chat dari seseorang yang tak lain adalah Dzarief.


Earth yang sudah mulai kesal menepikan mobil nya di jalan sepi. Setelah berhenti Earth mengambil HP Afika paksa yang membuat pemilik bingung sekaligus marah.


"Loh apa apaan sih? itu HP gue"


"Iya ini hp loh, tapi loh tau gak gue ini pacar loh. Gue kek gak ada harga dirinya, loh bicara sama cowok tadi gue hanya diam yah kalau loh belum tau"


"Loh baperan banget sih jadi orang"


"Loh chatan sama siapa coba sampai loh cuekin gue? "


"Bukan siapa siapa dan bukan urusan loh, sini balikin HP gue"


"Gak gak akan"


"Come on Earth, you my boyfriend not my family. Jadi isi HP gue itu private buat loh. You know!'


"Jadi loh anggap gue apa? Dasar murahan!!!"


Seketika hati Afika bak tersambar petir dengan ucapan terakhir Earth. Mereka diam satu sama lain selama beberapa detik hingga..


Ayooo siapa yang penasaran??? Jangan lupa yah tetap update dengan cerita gueeee.....