THE SIX 2

THE SIX 2
TS2 |•| Pindah



"Em..gue mau cerita satu hal lagi, kalau sebenarnya gue sengaja lakuin itu semua" ucap Afika ragu.


"Jadi.. gue suruh Dzarief untuk buat Earth cemburu, dan pastinya gue dan Earth bakalan marahan. Dengan kesempatan itu gue bisa putusin Earth dengan mudah" lanjut Afika panjang lebar.


"Maksudnya gimana sih?? gue gak paham sumpah" Jawab Misbah frustasi yang diangguki Zahra setuju


"Sebenarnya gue bakalan... pindah.. luar negeri"


"Apa?!!!!!!" Teriak Misbah dan Zahra bersamaan.


"Gue mulai paham, jadi loh mau putus dengan Earth karena loh akan pindah. Dan gak mau buat Earth menunggu loh?!" ucap Zahra menyimpulkan semuanya yang dibalas senyuman kamu oleh Afika.


"Astaga.. gue udah mulai paham.. Fik, loh kan bisa LDR??" ucap Misbah yang sudah paham dengan situasi.


"Gak semudah gitu Misya ku sayang" jawab Afika dengan gemasnya.


"Gue dah suruh loh yah, jangan panggil gue Misya dong" kesalnya sembari mengerucutkan bibirnya.


Yah, panggilan Misya adalah panggilan kecil dari mereka berdua. Tapi Misbah tidak menyukainya karena dia memiliki teman yang bernama Misya, tapi Misya adalah gadis yang sudah tidak, waras karena cinta. So, Misbah gak mau bernasib sama dengan temannya itu.


"Kalian kenapa jadi becanda gini sih?! ini penting loh, jangan gini bisa gak?!" tegas Zahra, Yah.. memang di antara mereka bertiga Zahra lah yang paling dewasa. Bahkan jika mereka ada masalah, kadang Zahra lah yang menyelesaikannya.


Setelah mereka diskusi selama jam istirahat, mereka akhirnya memutuskan. untuk tidak masuk campur dalam hubungan Afika dan Earth sekarang dan bahkan Misbah dan Zahra sudah berjanji tidak akan memberitahukan semua yang terjadi dan membiarkan Earth menyadari semua situasi ini.


🌞🌞🌞🌞🌞


Hari ini merupakan hari terakhir Afika sekaligus hari keberangkatan Afika ke AS. Hanya kepala sekolah, wali kelas, Misbah dan Zahra yang mengetahui kepindahan Afika ke AS.


Sekarang mereka berada di kelas. Tampak Misbah yang sedang menahan Afika untuk membatalkan keberangkatannya dan Zahra yang sedih melihat kedua temannya itu.


"Fik, Batalin aja oke?? Kalau loh batalin... gue turutin semua kemauan loh deh janji" ucapnya yang sudah mulai frustasi dengan mata yang berkaca kaca.


Misbah sudah gak bisa menahan ari matanya, bahkan sekarang Zahra sudah mendekat dan memeluk erat sahabatnya itu, diikuti oleh Afika untuk mencoba menenangkannya.


Anyway, itu jam istirahat yah guys, bagi gak ada murid di kelas mereka saat ini. Kalau ada bisa bisa trending di sekolahnya wkwk..


"Dahlah Misbah, gue tau ini berat buat kalian, buat orang yang gue sayang, bahkan gue pun berat untuk ninggalin negara tempat sejuta kenangan buat gue ini. Tapi ini demi orang tua gue dan adik gue, loh tau kan masalahnya" Afika mencoba menenangkan situasi yang sudah mulai menyedihkan ini.


Misbah hanya mendongakkan kepalanya melihat Zahra dan Afika bergantian.


"Oke kalau gitu kita ke kantin Afika yang traktir!!" kata Zahra dan berlari meninggalkan keduanya yang masih duduk yang membuat Afika dan Misbah saling pandang dan ketawa.


Selama di kantin mereka hanya diam dengan pikiran mereka sendiri entah kemana hingga....


"DOR!!!" Kompak H.J dan Zak bersamaan.


"DUO KONYOL!!!!" Kompak Afika dkk dan seketika mereka tertawa bersama sama bahkan Earth juga ikut tertawa melupakan masalahnya.


Dan ketika Zak dan H.J sudah duduk di samping pasangannya, Earth dan Afika seketika saling pandang intens dan membatin satu sama lain.


Loh kenapa gini sih Fik, gue cinta sama loh. Gue gak maksud dengan ucapan gue pernah Batin Earth.


Maaf Earth atas semuanya, setelah ini loh bebas dari gue. Gue juga mau bilang ke lo, I LOVE YOU, I MISS YOU MR. COOL Batin Afika tanpa dia sadari air matanya sudah terjun mulus ke pipinya.


Zahra yang melihat Afika sontak merasa kaget, dia pun menyikut bahu Misbah yang berada di sebelahnya sedang makan.


"Apa" kata Misbah tanpa suara yang di tunjuk Zahra dengan gerakan alisnya.


Misbah yang melihatku sedikit bingung, tapi dia sudah tau apa yang sebenarnya terjadi. "Fik??? Loh nangiss??" tanya Misbah pura pura polos, padahal tau dengan situasi saat ini.


Sontak The six melihat Afika, bahkan Earth tadi yang masih dengan lamunannya sembari menatap Afika kini tersadar. Bahkan Afika kini sedang memegang pipinya yang di banjiri air mata, bahkan sekarang Afika seperti mayat hidup. SANGAT PUCAT.


Afika dengan cepat menggelengkan kepalanya menandakan dia tidak apa apa.


"Tapi, loh pucat banget Fik.." timpal Zahra.


"Iya, gue rasa gak enak badan. Gue ke UKS dulu yah" ucap Afika nada pelan dan pergi, sebelum melewati Earth dan bahkan tepat di samping Earth, Afika merasakan sakit kepala yang teramat sangat dan...


"AFIKA?!" Teriak panik The Six melihat Afika sekarang sedang pingsan tapi di pangkuan, Earth.


"Fik? Hey! Ira bangun, baby bangun baby" ucap, Earth panik.


"Earth loh tunggu apa lagi sih?? Cepat bawa Afika ke UKS" perintah Zahra yang di angguk cepat oleh Earth.


Earth menggendong Afika apa bridal style, semua yang dikantin hanya melihat mereka dengan rasa kepo yang teramat sangat, bahkan ada beberapa di antara mereka yang sengaja memfoto, mereka yang terkenal dengan THE SIX..


Yah biasa lah guys, masukin ig. Kebetulan geng THE SIX sangat populer di ig.