
Di sebuah kerajaan yang bernama Kerajaan Mawar Emas yang dipimpin oleh Raja Edward Zarkasyi, Ratu Alexa Stivani, dan Putri Liana. Mereka hidup damai dan bahagia, hingga suatu saat datanglah bahaya yang menghancurkan seluruh Kerajaan Mawar Emas. Dan tak lain orang tersebut adalah adik dari sang Ratu Alexa, yaitu Amaira sekaligus bibi dari Liana. Dia datang karena tidak terima bahwa Raja Edward lebih memilih sang kakak dibanding dirinya, karena merasa cintanya tak terbalas dia pun mulai memiliki dendam untuk menghancurkan mereka semua.
" hahaha aku akan menghancurkan kalian semua!", ujar Amaira
"apa-apaan ini Amaira? ", tanya Ratu Alexa
" kenapa kak apa kau tidak suka jika adikmu datang untuk menemui kakanya sendiri....
"apa kau tau kak, gara-gara kau aku kehilangan orang yang sangat aku cintai? ", ucap Amaira dengan marah
" sudah cukup aku menderita selama 5 tahun, setiap hari aku terus menangis dan selalu memikirkan Edward tanpa henti....
"tapi semua itu sudah cukup, kini saatnya aku membalas semua rasa sakit dan penderitaan ku pada kalian!", ujar Amaira dengan penuh kebencian
" Amaira kakak tau apa yg kau rasakan, tapi cinta tidak bisa dipaksakan kau tau jika sesuatu yg dipaksakan tidak akan baik nantinya", ujar Ratu Alexa sedih
"Alexa aku tau kau sangat mencintaiku, tapi maaf bukannya aku tidak mau membalas cintamu, karena aku menganggapmu sebagai sahabatku dari dulu", ujar Raja Edward
" cukup... hentikan semuanya! aku tidak mau mendengar apapun lagi, sudah saatnya untuk aku membalas dendam ku pada kalian semua....
rasakan ini!
Dengan kekuatannya dia menyerang seluruh rakyat Kerajaan dengan kejam. Raja Edward pun langsung melindungi seluruh rakyatnya dan menghadapi Amaira. Dengan liciknya dia menggunakan cara siasat untuk bisa melumpuhkan Raja Edward. Selagi Raja Edward bertahan dari serangan Amaira, Ratu menyuruh pelayannya untuk membawa pergi Liana ke tempat Neneknya, yaitu di bumi dimana neneknya tinggal.
"bi Sri, tolong bawa Putri Liana pergi dari sini...
dia tidak aman berada di dunia Rose Gold, bawa dia ke bumi dan ini adalah benda yg bisa menunjukkan dimana neneknya berada. Dan pakailah cincin ini untuk membuka portal ke bumi. Aku hanya berharap saat Liana dewasa dia bisa mengalahkan bibinya, karena kekuatan yg ada pada dirinya sangat besar sehingga dia bisa melawan bibi makanya aku ingin dia pergi dari sini agar Amaira tidak menemukannya sebelum dia menguasai kekuatannya. Jika sampai dia menemukan Liana, maka dia akan membunuhnya... aku tidak ingin itu terjadi, apalagi dia adalah penerus terakhir dari Kerajaan Mawar Emas".
"tenang saja yg mulia aku akan membawanya pergi, tapi bagaimana dengan Raja dan Ratu?, ujar bi Sri
"kau tidak usah cemas bi Amaira tidak akan membunuh kami sebelum dia mendapatkan apa yg dia inginkan", ucap Ratu
"baiklah kalau begitu kami pergi yang mulia, jaga diri anda dan juga Raja...
"ya itu pasti, cepat sekarang kalian pergi sebelum dia menemukan kalian", ujar Ratu yg tidak rela berpisah dengan anaknya
Akhirnya Liana dan juga bi Sri bisa pergi dari dunia Rose Gold dan bisa ke bumi, dan akhirnya mereka menemukan Ratu Elisa yg tak lain neneknya Liana. Betapa marahnya Amaira yg tidak bisa menemukan dimana keberadaan keponakannya, dia pun membawa Raja dan Ratu ke tempat yg di penuhi kegelapan dan mengurung mereka beserta seluruh rakyat Kerajaan Mawar Emas.
Liana sudah menjadi seorang gadis yang cantik dan cerdas. Dia pun masuk kuliah yang sangat populer dan juga semua orang tidak tau jika pemiliknya adalah neneknya sendiri. Dia sengaja tidak ingin orang tau kalau dia adalah cucu dari pemilik sekolah tersebut. Dia ingin menemukan teman yg benar-benar ingin berteman denganya bukan karena hartanya. Pagi itu dia pun bagun dan mandi untuk bersiap ke kampus dan turun untuk sarapan.
"selamat pagi nek...
"selamat pagi sayang", ucap neneknya
"oh iya nek ini hari pertama aku masuk kuliah dan aku ingin agar nenek merahasiakan identitasku, aku ingin mencari teman yg benar-benar ingin berteman denganku nek karena aku ingin mengajak mereka ke dunia rose gold. Untuk mencari teman yg tulus seperti sekarang ini sangat susah nek karena banyak orang yg tidak bisa di pegang kepercayaannya", ujar Liana
"baiklah jika itu maumu, nenek akan merahasiakannya dan ketika kau siap rahasiamu di buka katakanlah pada nenek", ucap neneknya
Di bumi juga ada yg namanya kekuatan sihir, tapi hanya orang tertentu yg bisa memilikinya karna itu neneknya Liana membuka sekolah khusus murid yg memiliki kekuatan sihir, agar mereka bisa melindungi bumi dari kejahatan.
"haaaa akhirnya masuk sekolah sihir pun dimulai, ayah... ibu... tunggu Liana, Liana akan secepatnya ke rose gold agar bisa membebaskan ayah dan ibu beserta rakyat kerjaan Mawar Emas. Aku harap bisa secepatnya menguasai kekuatan terbesarku", ujarnya dengan penuh semangat
Tak lama terdengar kegaduhan dari dalam sekolah, ternyata para murid berkumpul karena kedatangan seorang pria yg sangat tampan dan membuat semua murid wanita yg melihatnya terpesona, kecuali dirinya. Pria tersebut merupakan anak dari keluarga Lucifer yg terkenal dengan kekuatan sihir yg sangat kuat namanya Alex. Disebelah Pria itu ada seorang wanita yg cantik tapi sangat sombong, dia anak dari keluarga philip yg merupakan keluarga urutan kedua yg memiliki kekuatan terkuat namanya Sarah. Mereka semua menjadi pusat perhatian semua murid yg melihatnya. Sedangkan Liana dia tidak perduli dan terus berjalan tanpa memperhatikan mereka dan masuk ke dalam sekolah. Ternyata dari tadi Alex terus memperhatikan Liana dan Sarah sadar akan hal itu sehingga membuatnya kesal. Dia pun mendatangi Liana bersama teman-temannya dan mulai menggangu Liana.
"hei cewek caper.... lo dari tadi sok kecantikan ya, kau tau disini cuma aku yg boleh diperhatikan oleh Alex, tapi gara-gara kau dia tidak memperhatikanku! ", ujarnya kesal
"maaf aku tidak pernah mencari masalah denganmu dan juga aku bukan cewek caper seperti dirimu", ujar Liana membalasnya
"berani sekali kau! , apa kau tau aku siapa? aku adalah Sarah anak dari keluarga no. 2 yg memiliki kekuatan terkuat dan dibandingkan dengan dirimu kau tidak ada apa-apanya....
"ya terserah apa katamu, tapi aku tidak peduli siapa kau", ucap Liana
Sarah marah karena baru kali ini ada murid yg berani melawannya. Dia ingin menyerang Liana, tapi di sisi lain ada dua orang wanita yg menghadang serangannya dan itu semakin membuatnya marah.
"siapa kalian berani ikut campur urusanku?
"kenapa apa kau marah.... oh tuan Puteri kita ternyata kalau marah jelek ya", ujar cewek rambut panjang
"iya kau benar lebih mirip seperti nenek sihir", ujar yg satunya
Mereka pun tertawa dan Liana pun menahan tawanya karena melihat wajah Sarah kesal karena mereka berdua dan meninggalkan kelas dengan marah serta diikuti oleh dua temannya.