The Perfect Love

The Perfect Love
Ospek



Hari hari Aisyah di lalui dengan baik meskipun terkadang dia suka mengingat dan rindu akan keluarganya tetapi semuanya terobati dengan adanya teman teman yang ada di pesantren terutama reni,Reni yang setiap hari bersama Aisyah selalu menghibur Aisyah ketika Aisyah sedang rindu akan keluarganya. Reni tahu bagaimana rasa tinggal jauh dari orang tua.


Hari ini Reni dan Aisyah akan menjalani masa ospek,semua persiapan sudah di siapkan,mereka mandi pagi pagi sekali karena tidak ingin melewatkan ngaji subuh.


setelah ngaji subuh selesai mereka bergegas untuk sarapan.selesai sarapan mereka menemui ustadz dan ustadzah untuk meminta izin sekaligus meminta doa agar di lancarkan segalanya. sesampainya di rumah ustadz mereka mengucapkan salam dan di jawab oleh ustadzah.


"waalaikumussalaam" jawab ustadzah Halimah


"eh kalian udah mulai ospek ya?" tanya ustadzah karena melihat Aisyah dan Reni sudah siap dengan segala perlengkapan nya.


"iya ustadzah tujuan kami kesini mau pamit pada ustadz dan ustadzah sekaligus meminta doa agar di lancarkan semuanya" Aisyah dan Reni meminta izin


"baiklah,semoga sukses dan semangat yaa" kata ustadzah


"ehm...ustadzah,ustadz Zainal kemana dzah?" tanya Reni yang memang tidak melihat adanya ustadz Zainal


"oooh ustadz nya masih di masjid,,,nanti ustadzah sampein deh" kata ustadzah Halimah


"oooh gitu ya Ustadzah,,ya udah deh gak papa,,kalau gitu kami pamit dulu ya ustadzah.. assalamualaikum" kata Aisyah dan Reni


"iya hati hati yaaa..naik angkutan umum kan??naiknya yang sudah rame ya" perintah ustadzah karena khawatir terjadi sesuatu terhadap santri nya.


"iya ustadzah" kata Aisyah sambil menyalami tangan ustadzah dan diikuti oleh Reni.


Aisyah dan Reni sudah sampai di pintu gerbang kampus.rasa canggung dan grogi di jantungnya mulai terasa.


"iya Ayo kita masuk kamu ngapain tarik nafas Muku Syah...kayak mau lahiran aja" Reni yang memang centil dan rasa percaya diri nya yang tinggi,jadi dia tidak merasa sedikitpun canggung.


saat memasuki gerbang kampus semua tertuju pada Aisyah,mereka mengagumi wanita yang berjalan melewati mereka.mata yang bulat,bulu mata yang lentik,kulit putih bersih,bibir tipis,idung mancung,ah pokoknya enak untuk di pandang. Aisyah yang merasai dirinya di pandang oleh banyak pasang mata menunduk malu sedangkan Reni mengeluarkan senyuman khasnya yang memang manis.


Ospek sedang berlangsung di dalam kelas .satu persatu para calon Maba memperkenalkan diri masing masing di depan kelas. ketika giliran Aisyah, suasana menjadi ricuh, saling bersorak dan bersiul memanggil Aisyah.


"assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh... perkenalkan nama saya aisyah AZ Zahra Puteri...." Aisyah memperkenalkan diri dengan canggungnya.


"ssuitt suitt.... waaooooooow namanya indah sekalii...." salah seorang Maba bersiul dan memuji nama Aisyah,Aisyah langsung tertunduk malu.semua yang ada di ruangan tersebut semakin ricuh.


"hei diam! jangan ribut" salah seorang dari panitia mengingatkan semuanya agar diam.dan mereka pun diam dalam sekejap.karena memang suara itu sangatlah lantang dan tegas.


satu persatu sudah memperkenalkan diri nya masing masing dan sesi perkenalan pun sudah selesai. para panitia menyebutkan apa saja yang harus di bawa oleh peserta. semua calon Maba mencatatnya di buku masing masing.


suara bel akhirnya berbunyi,tandanya untuk mengakhiri semua kegiatan.


"baiklah mungkin hanya cukup sampai disini,ada yang ingin di tanyakan?" tanya seorang panitia


"tidaaaaak!" jawab peserta kompak karena ingin segera pulang.


"baiklah saya cukupkan sampai sini.sampai bertemu lagi" kata ketua panitia dan semua orang berhamburan keluar untuk perjalanan pulang.