The New Life of the Former Selfish Emperor's

The New Life of the Former Selfish Emperor's
VOL. 1 CH. 6 : - KAISAR -



( POV : MIYUTO)


Kaisar Jahat Merupakan Tokoh Fiksi Yang Pernah Ku Baca Melalui Buku Dogeng sebelum diriku dijual ke dunia gelap.


Itu Merupakan Sebuah Kisah Yang Cukup Menakutkan, Dimana Kaisar Jahat membunuh Banyak Orang Sebelum Kematian Tragis menemui dirinya.


Ia Mati dengan meninggalkan banyak Penderitaan dan juga ketakutan Yang tidak terfikirkan. dan juga Bersama dengan Ratu Yang Malang, Yang mati bersama dalam Kobaran api Hitam mengerikan.


Aku sebenarnya tidak pernah mengira bahwa itu bukanlah sebuah dongeng semata.


Hal itu karena, Seseorang Yang Ku Hadapi sekarang tidak lain adalah Orang tersebut......


" Reiheim Grand Luchia, Bukankah Itu Namamu Yang sebenarnya!!!! "


_Miyuto.


Mulai menyebut nama Anak itu Yang sebenarnya.


Aku tahu bahwa Orang-orang mungkin akan berfikir bahwa apa Yang ku alami adalah sesuatu Yang bodoh.


Tetapi entah bagaimana Pedang ini memberikan kepada diriku ingatan dari pahlawan bintang sebelumnya.


Aku tidak tahu hubungan Pahlawan bintang dan kaisar jahat Yang sebenarnya. tetapi ketika mengetahui dirinya Yang sebenarnya sekarang, aku sadar bahwa mereka memiliki hubungan Yang cukup baik di masa lalu.


" !!!!! " memberikan reaksi.


" Ha....... Ha ha ha ha ha.......... Aku fikir aku tidak akan lagi mendengar nama itu dari seorang Anak muda seperti dirimu, tetapi kau sepertinya mendapatkan Sedikit ingatan dari pedang itu Yang saling terhubung dengan dirimu.......


Kau benar-benar tidak bisa berhenti membuatku tertawa kepada dirimu, meskipun dirimu sendiri sudaj tidak ada saat ini........ Teman Baikku, Harist "


_Rey.


Memberikan reaksi tawa saat mendengar diriku mengatakan nama aslinya.


Aku tidak tahu mengapa ia tertawa seperti, tetapi melihat reaksi dirinya dan perkataan Yang ia arahkan kepada diriku. sudah sangat jelas bahwa ia mengetahui apa Yang terjadi padaku sekarang.


Ia juga menyebut nama Seseorang Yang ia sebut sebagai teman baiknya! " Harist " Sang pahlawan bintang di masa lalu.


Hubungan Kaisar Jahat dan Pahlawan bintang mungkin lebih baik dari Yang orang-orang fikirkan. aku bisa merasakan sedikit kehagatan dari reaksinya tersebut kepada diriku.


Meskipun nada darinya sedikit terdengar angkuh, tetapi jelas bahwa itu adalah ciri khas dari dirinya kepada orang terdekatnya.


tetapi meskipun begitu, Aku harus waspada......


Karena dalam Ingatan Pahlawan Bintang, Kaisar Jahat adalah Rival Yang sangat merepotkan.


" !!!!!! " memasang kuda-kuda waspada.


" Heh! ........... Sekarang kau sudah mengerti alasannya bukan.


Kaisar Jahat bukanlah sebuah nama belaka, hal itu karena aku tidak pernah memberikan kesempatan kepada Musuh-musuhku dan langsung menghabisi mereka dengan cepat.


Tetapi kali ini sangat berbeda, Karena aku akan mulai serius sekarang "


_Rey.


mulai menatap diriku dengan sangat tajam.


Aura Yang ia pancarkan saat ini jauh lebih kuat dari sebelumnya.


Apakah ini karena ia Merasakan sebuah kebahagiaan karena nostalgia terhadap seseorang!? atau mungkin ingin menghadapi pahlawan bintang Yang saling berhubungan?


Apapun itu, jelas aku harus bersiap-siap sekarang.


" Aku Siap kapanpun itu, Kaisar Jahat "


_Miyuto.


...°°...


...°°...


...°°...


( POV : AUTHOR )


" Tak Tak tak........ "


" !!!!!! "


Hanya dalam waktu singkat setelah keadaan, Situasi kini berubah dengan Sangat drastis.


Ketika Rey mulai serius Dalam pertarungan jarak dekatnya, Miyuto mulai terpojok dengan semua itu.


Saat Ini Miyuto menghadapi sesuatu Yang sangat liar, Lebih gila daripada petarung terkuat di Colosseum.


Meski Dengan Tubuh Anak kecil berusia 8 tahun Yang ia hadapi, Tetapi perasaannya sangat berbeda saat ini. Miyuto mengetahui bahwa Yang dihadapinya bukanlah anak Kecil 8 tahun pada umumnya melainkan Senjata pembunuh Yang sangat mengerikan.


Kaisar Jahat itu Terlihat sangat bersemangat, entah apa Yang merasuki dirinya sekarang. apakah hal itu karena ia seperti bernostalgia menghadapi pahlawan bintang seperti di masa lalunya.


Tatapannya kepada Miyuto seperti seorang pemangsa Yang siap menerkam dirinya kapan saja. Mata merahnya memperlihatkan semuanya, orang Yang telah hilang kendali karena terlalu bersemangat.


" !!!!! "


Serangan balik dari Miyuto bukanlah serangan fisik atau tebasan pedang kepada Kaisar jahat, melainkan Serangan sihir Yang sedikit ia dapatkan.


Serpihan sihir bintang mulai mengarah kepada Kaisar Jahat. sihir bintang itu mengenai dirinya seperti peluru Yang memiliki jumlah sangat banyak.


" !!!!!!! "


Rey memahami situasinya. meski Miyuto hanya sekilas mendapatkan Ingatan Dari pahlawan Bintang sebelumnya, Tetapi kemampuannya dalam hal itu tidak bisa ia remehkan.


Rey mulai menghindari serangan-serangan sihir bintang tersebut. Ia mulai mengambil jarak aman agar tidak terkena serangan merepotkan itu.


..." Meski ini Bukan Gaya bertarungku, tetapi Untuk bisa menghadapinya maka aku harus menggunakan Kemampuan ini.........


...Aku tidak tahu apakah ini Keberuntungan ataupun bukan, tetapi bisa menghadapi dirinya Maka Hanya sihir ini Yang bisa ku lakukan...... Aku sudah mengetahui ia adalah orang yang seperti apa! "...


Di dalam Hati Miyuto mulai bergumam dengan percaya diri.


Menggunakan Sihir dalam pertarungan Fisik bukanlah gaya bertarungnya Yang asli. Ia tidak pernah bisa menguasainya karena selalu berada dalam Duel dan turnamen dunia gelap.


Berekat sedikit ingatan dari pedang Ërtugrūl kepada dirinya, ia bisa sedikit menirukan bagaimana Pahlawan Bintang sebelumnya menggunakan Sihir miliknya.


Hal ini Bukanlah tanpa sebab.


Dalam Ingatan itu digambarkan Bahwa Kemampuan Fisik Kaisar Jahat sebenarnya Lebih Kuat daripada Para pahlawan.


" Huh! "


di sisi lain Rey sepertinya hanya memperhatikan sesuatu.


Ia memperhatikan Salah satu tangannya Yang telah terkena Ledakan Sihir bintang.


meskipun Sihir bintang Milik Miyuto masih sangat lemah, tetapi itu berdampak sedikit kepada tubuhnya.


" Pertama Kali Harist Menggunakan Sihir ini terhadap Diriku, adalah ketika Kami mengakhiri duel kami untuk terakhir kalinya........


Tetapi menggunakan sihir ini langsung ketika Aku melemah ternyata Cukup berdampak juga...... "


_Rey.


" Me-Melemah? "


_Miyuto.


Tampak kebingungan dengan Perkataan tersebut.


Meskipun Dengan Sihir bintang berhasil Melukai Tangannya dengan mudah, tetapi Itu sepertinya Tidak berdampak apa-apa.


Rey mengatakan Bahwa saat Ini ia melemah. ketika mendengar perkataan itu Miyuto cukup kebingungan?


Meski Dengan Sihir bintang hanya bisa melukainya sedikit saja ketika ia Sedang Lemah, maka Rey tidak serius dengan dirinya.


Miyuto Sekarang akhirnya sadar bahwa Yang ia lawan Saat Ini hanyalah Kaisar Jahat Yang sedang melemah!?


Tetapi meskipun Rey saat ini Jauh lebih lemah bukan berarti bahwa Miyuto menganggapnya enteng.


Miyuto menjadi semakin waspada sekarang.


Kaisar Jahat Yang sebenarnya mungkin jauh diluar bayangannya.


" Mengapa Kau Seserius itu menghadapiku!?


Aku sama sekali tidak ada niatan untuk membunuhmu dan Aku hanya ingin Mengalahkanmu dan membuatmu jadi Penjagaku! "


_Rey.


Rey mulai kembali ke posisi menyerangnya.


Ia mulai mengarah pada miyuto untuk segera mengakhiri semuanya.


Miyuto mulai bersiap pada posisi bertahannya, ia tidak lupa mulai menggunakan sihir tanpa rapalan dan Bersiap untuk serangan kepada Kaisar jahat.


" !!!!!! "


Bentrokan mereka tidak bisa lagi terhindarkan.


Sebelum Rey Menyerang Miyuto dengan serangan jarak dekat, miyuto terlebih dahulu menyerang Rey dengan sihir bintang ke arah dirinya.


Sihir bintang dengan telah mengarah kepada rey Yang semakin mendekati miyuto dari jarak menengah.


Ketika sihir bintang di arahkan, tampaknya rey sudah menganalisa hal itu.


ia mulai menggunakan Bayangan Untuk menyelimuti dirinya dari serangan sihir bintang.


ledakan mulai timbul di dekat rey seperti ledakan peluru dalam jumlah yang banyak.


tetapi Rey tidak terkena dampak ledakan sihir bintang tersebut. bayangan Yang menyelimuti dirinya berhasil melindunginya dari serangan sihir bintang.


Rey kini mulai semakin mendekat ke arah Miyuto.


Miyuto Yang telah bersiap kini mulai menerima serangan tebasan dari Kaisar jahat tersebut.


..." Dengan Ini, Maka semuanya akan Segera Ku Akhiri " ...