
Meskipun perubahan Zaman Telah jauh berubah, tetapi Keadaan ini nampaknya sering terjadi akan terus terjadi. baik dimasa lalu maupun masa depan!
Sebuah resimen Yang hampir sama dengan sebuah perbudakan, Perdagangan Manusia!
Tetapi....... ini mungkin terlihat menarik, tetapi bagaimana dengan Orang-Orang yang mendapat perlakuan Tersebut.
...( Sebuah pertarungan Antara pengguna Artefak sihir, Coloseum Illegal )...
" Ayo..... Ayo..... Ayo...... Kalahkan Dia!!!! "
Teriakan orang-orang Yang Melihat Pertandingan itu seperti sebuah arena hiburan.
Tentu saja ini adalah Sebuah arena hiburan! Mereka mempertaruhkan Uang mereka untuk melakukan Sebuah perjudian Yang cukup memakan banyak Korban.
Tentunya Korban dari seseorang.
" !!!!!! "
" tak tak tak tak "
Sebuah pertarungan sengit sedang terjadi di area Coloseum untuk menentukan siapakah pemenang dalam pertandingan itu.
Orang yang sedang berhadapan adalah seorang Pria besar dengan sebuah pedang yang juga begitu besar untuk memenggal kepala seseorang.
lawannya hanyalah seorang remaja lemah dengan mati-matian berusaha untuk bertahan.
" Ada apa....... Apakah kau sudah menyerah sekarang! " " Jika kau menyerang sekarang juga, aku mungkin akan mengampuni nyawamu saat ini! Jadi apakah pilihanmu sekarang " kata si pria besar itu.
" Hah hah hah...... kuhk "
nampaknya remaja itu hampir saja kehabisan semua tenaga miliknya.
Remaja itu sedang berada dalam sebuah kondisi yang sangat tidak menguntungkan.
ia sudah babak belur dengan tubuh yang penuh dengan luka, Tangannya penuh memar karena berusaha menangkis serangan dari pria besar tersebut Yang jelas lebih kuat dari dirinya.
tetapi sorot matanya menunjukkan sebuah tekad penuh kehidupan, seolah mengatakan bahwa " aku tidak boleh mati disini "
Anak remaja yang ingin tetapi bertahan hidup meskipun ia sedang berada di ambang kematian.
" Hyaaaaahhhh "
dengan teriakkannya, anak remaja itu berlari dan berusaha untuk melakukan serangan.
pertarungan masih berlajut, hingga Salah satu diantara mereka akan mati.
" ........ "
...( Podium atas tempat khusus keluarga Berpengaruh)...
Sejauh hidupku selama ini, Aku tidak akan menduga bahwa aku bisa berada di tempat kotor ini sekali lagi untuk menyaksikan bagaimana Seseorang akan mati-matian untuk bertahan hidup.
Meskipun era ini adalah era sihir modern, tetapi Pertunjukan semacam ini adalah hal Yang lumrah terjadi. dan aku menjadi Salah satu pelaku dalam Bisnis illegal ini.
" Bagaimana, Tuan muda....... Apakah anda Menikmati pertunjukkan Ini " ( Edhin pelayan keluarga Rosklaver.
" Sejujurnya....... ini mengerikan, bagaimana mungkin aku akan melihat seseorang mati dengan cara menyedihkan seperti ini " " Anak remaja itu mungkin lebih tua dari diriku di usia ini, tetapi ia masih saja anak kecil bagiku..........Selain itu, latar belakangnya juga Cukup Mengenaskan " " Seseorang yang dijual sebagai Bidak petarung untuk melunasi hutang Orang tuanya...... aku sudah pernah menyaksikak semua ini di masa lalu, Apakah Aku harus bersukur atas apa Yang kusaksikan ini " ( Reyan Anak angkat keluarga Rosklaver.
mungkin perbudakan Yang pernah ku rasakan adalah hal jauh lebih mengerikan, tetapi mempertaruhkan nyawa seseorang di tempat kotor ini adalah hal Yang bahkan jauh lebih mengerikan.
tetapi kali ini aku tidak bisa mengatasi tempat kotor ini untuk segera berakhir hal itu karena........ Aku juga termasuk orang yabg ikut campur dalam bisnis kotor ini.
Ini adalah sebuah kejahatan, tetapi karena kejahatan inilah kami bisa memperoleh lebih banyak keuntungan untuk menolong orang lain.
Sebuah kejahatan Yang sangat transparan.
" Tetapi apakah Tuan muda akan benar-benar membawa pemuda itu sebagai bagian!? bukankah pria berbadan besar itu jauh lebih cocok untuk posisi tersebut!? " ( Edhin )
Edhin nampaknya juga lebih menaruh kepercayaan Pada Pria berbadan besar Yang pasti akan memenangkan perang, Tetapi ia Salah jika menilai seseorang hanya dari penampilan mereka saja...... itu karena.....
" ........ "
" Creak "
kembali ke pertandingan, terlihat bahwa pedang dari pemuda itu hancur karena tidak bisa menahan kuatnya pedang dari Si pria berbadan besar Yang ia hadapi.
" ...... "
Pria berbadan besar tersenyum dengan lebarnya, ketika ia melihat bahwa perjuangan dari pemuda itu telah Sia-sia meskipun ia berusaha dengan sekuat tenaga.
" Kau sudah melakukan sebuah perlawanan Yang percuma....... jika begutu saatnya kau untuk segera tertidur "
si pria berbadan besar kini berdiri dihadapannya.
Pemuda itu tidak bisa melawan, artefak Yang ia gunakan hancur berkeping-keping dan ia tidak bisa melawan lagi.
dengan wajah putus asanya, ia hanya bisa menatap ke arah pria berbadan besar Yang hendak memenggal kepalanya dengan pedang berukuran besar.
" ....... "
" !!!! "
tanpa disangka bahwa pria itu memukul dirinya dengan cukup sehingga ia terlempar jauh dan terbaring di lantai arena yang dingin.
" hah "
Anak muda itu nampaknya berusaha untuk berdiri.
meskipun begitu, ia tidak akan mungkin bisa lepas begitu saja dari serangan pedang besar yang Akan menggenai dirinya.
ia nampaknya sangat putus asa, kehidupannya benar-benar akan berakhir dicincang oleh pedang besar pria tersebut.
sejujurnya ini adalah hal bagus, karena jika ia semakin putus asa kehidupannya maka kekuatannya yang sebenarnya akan bangkit.
tetapi aku memerlukan sebuah pemicu.
" !!!! "
" Tuan muda...... benda itu! " ( edhin)
Edhin nampaknya cukup terkejut dengan benda ini.
aku mengeluarkan sebuah pedang dari kantong spasial milikku, sebuah pedang Yang hanya bagaikan sebuah benda tumpul jika bukan si pemiliknya yang menggunakan benda tersebut.
Meskipun sebenarnya setelah semuanya berakhir, ia menitipkan pedang ini pada diriku meskipun aku selalu menolaknya di masa dahulu....
" !!!! "
tanpa basa-basi, aku langsung melemparkan pedang ini ke arah pemuda yang sedang putus asa itu.
sebuah pedang yang memiliki bilah Perak berkilau dan juga sebuah permata biru di tengahnya yabg cukup indah.
benda ini mungkin tidak akan pernah bisa ditemukan ataupun diketahui oleh orang-orang modern ini, tetapi ini adalah sebuah pedang yang cukup untuk membelah sebuah benua.
" !!!!! "
" huh "
pedang berhasil mendarat tepat di tempat, Kini pedang itu menacap di tanah tempat di dekat pemuda Yang putus asa tersebut.
" Jika kau benar-benar ingin hidup, Maka tunjukkanlah keinginanmu itu sekarang!!!!! aku sudah bertaruh banyak untukmu!!! jadi gunakanlah pedang itu dan Jangan Kecewakan aku!!!! Dasar menyedihkan!!!!! " ( Reyan)
aku berteriak dihadapan semua orang dan juga kepada si Pemuda tersebut.
" ....... "
" apakah ini di izinkan!? "
" Mengapa Anak itu malah memberikan Sebuah senjata pada Orang lain? "
" Ini sebuah kecurangan? bukankah menerima senjata dari seseorang adalah tindakkan illegal "
" Tetapi dilihat dari podium teratas itu, nampaknya dia berada di atas semua keluarga berpengaruh "
semua perhatian penonton mengarah pada diriku.
aku sadar bahwa sepertinya ini cukup menjengkelkan, meskipun aku mengatakan ini bukanlah sebuah kecurangan karena ia menerima sebuah senjata dari seseorang langsung pada pertandingan.
" ehemmmm " " Ya..... nampaknya tuan muda sudah memberikan sebuah senjata kepada Seseorang karena senjata milik orang itu telah hancur....... ini tidak melanggar pertandingan! sekali lagi aku ulangi, ini tidak melanggar pertandingan "
panitia dalam pertandingan ini nampaknya membenarkan semua itu.
yah meskipun mereka bisa menganggapnya curang, tetapi ini adalah wilayah Rosklaver! ...... mereka seharusnya mengerti akan posisi itu.
" !!!! "
terlihat sebuah kekecewaan dimata para penonton.
ini sudah jelas, bahwa jika tuan besar telah bergerak! Maka para bahawah tidak akan pernah bisa bertindak.
mereka tidak akan mengintervensi akan ini, jika mereka melakukannya maka bisnis mereka akan segera berakhir!
...kembali ke pertandingan..........
Pemuda itu nampaknya menerima pedang tersebut dan mulai mencabut pedang itu.
seketika saat ia menggenggam pedang tersebut, sesuatu nampaknya sedang terjadi.....
" !!!!! "
" Tuan muda..... bukankah itu " ( Edhin)
Edhin nampaknya cukup terkejut melihat kejadian itu, yah ia juga bisa melihat melaui mata sihirnya bahwa ada sebuah reaksi yang terjadi saat pemuda itu memegang pedang yang ku lemparkan.
" Tepat sekali........ itu hanyalah sebuah pemicu " " bukankah sebagai Salah satu Keturunanku, kau seharusnya sudah mendengar ini dari Banriett! " " Salah satu dari senjata Legendaris Pahlawan, Pedang Sang Bintang ËRTUGHRUL " ( Reyan)
" Jadi itu adalah pedang Pembelah benua Yang dikatakan tersebut!? tetapi bagaiman anda bisa mendapatkan benda itu " ( Edhin)
" Kau tahu, sebelum Kematian menyedihkan itu! Seseorang teman Lama memintaku untuk menyimpannya agar tidak ada siapapun Yang bisa menggunakan pedang itu " " Meskipun kami selalu berselisih paham akan sesautu, tetapi hanya ialah yang bisa menggunakan Besi berkarat tersebut hingga dapat dijuluki sebagai Pedang pembelah benua! " ( Reyan)
" Saya mengerti....... Saya benar-benar tidak tahu mengenai anda hingga sejauh itu, Tuan Muda " ( Edhin)
ini mungkin sangat aneh terdengar, bahwa Edhin setidaknya adalah satu-satunya Keturunanku Yang masih mewarisi kemampuan Mata sihir langka ini.
pengetahuannya mengenai diriku masih cukup jauh, ini tetapi bukankah terdengar aneh bila ia menyebutku sebagai Tuan muda, meskipun ia adalah Keturunanku di era modern ini.
lupakan mengenai hubungan silsilah aneh kami, lagipula ada hal yang lebih menarik menanti.
...kembali ke pertandingan.........
" Tch....... ku Kiran ini akan lebih mudah untuk melakukan sebuah eksekusi mati di depan orang-orang, tetapi nampaknya seorang penganggu mengacaukan semua ini...... tapi ya sudahlah " " Aku akan segera mencincang dirimu!!!!! bersiaplah Anak muda!!!! "
dengan berteriak, pria berbadan besar itu mulai berlari untuk melakukan sebuah eksekusi nati Yang tertunda.
ia mengarahkan pedangnya untuk mencinjang pemuda itu yang berdiri tempat di hadapannya.
" huhhhh "
pemuda itu mulai mengambi nafas panjang untuk segera menangkis serangan.
" !!!!! "
pedang besar mulai dirahkan ke hadapan pemuda itu.....
" chhhhhhttttt "
ketika pedang hampir dekat untuk memenggalnya, pemuda itu berhasil menangkis pedang besar menggunakan ertugrul Yang kuberikan pada dirinya.
" !!!!! "
" creak "
ketika pedang saling berada, tiba-tiba saja pedang besar yang digunakan untuk menyerang pemuda itu terbelah menjadi dua.
pedang artefak sihir itu terbelah hanya karena sedikit menyentuh bilah dari ertugrul.
" brug..... "
pedang dari Si pria besar telah hancur, kini ia tidak memegang senjata apapun yabg ada di tengannya.....
" mustahil....... ini mustahil, bagaimana mungkin pedang kecil itu bisa menghancurkan pedang terkuatku! ...... tidak ini bercanda, ini pasti bercanda!!!! "
pria besar itu nampaknya begitu panik ketika mengetahui bahwa pedang terkuat miliknya harus terbelah hanya karena sebuah pedang kecil Yang dipegang pemuda tersebut.
pemuda itu mulai memegang bilah pedangnya lagi, kali ini ia seperti akan melakukan sebuah penghabisan akhir.
" Siapapun Yang memberikan senjata ini, aku sangat berhutang budi padanya......... aku akan tidak akan mengecewalan anda.. .....kali ini aku akan membalas hutang budi!!!! "
dalam sekejap setelah ia bersiap untuk melakukan serangan penghabisan.
si pria besar itu nampaknya tidak mempersiapkan dirinya dengan baik, ia tidak tahu bahwa pedang Yang diarahkan oleh pemuda itu telah memenggal kepalanya.
" !!!! "
darah mengalir dari pemenggalan pria tersebut, tubuh pria itu mulai terjatuh dengan kepala Yang terpenggal oleh pedang tersebut.
" Pertandingan telah berakhir...... pemenang dalam. Duel maut ini adalah Miyuto Klainze!!!! "
panitia mulai mengumumkan pemenang.
nama pemuda itu kini telah di tentukan sebagai pemenang dalam duel maut ini.
Miyuto Klainze, Seorang Remaja Yang Malang Yang telah dijual untuk turnamen mengerikan ini..... dan juga, seseorang yang harus menjadi tameng pelindung terbaik.
...( Podium )...
" Saya masih tidak mengerti!? bagaimana anda bisa tahu bahwa Pemuda itu bisa menggunakan Besi berkarat seperti yang anda katakan!? " ( edhin)
Edhin nampaknya tidak percaya akan situasi, dia masih terlalu dini untuk bisa mengerti.....
" Meskipun Kamu mewarisi mata sihir seperti milikku, kamu tidak akan bisa melihat status seseorang hanya dengan cara itu....... setidaknya mata sihirku. masih bisa melihat status tersebut, dan aku jelas mengenali aura dan juga jiwa Yang hampir sama seperti teman lamaku....... atau bisa ku katakan kami mungkin bertemu kembali pada era ini " " Baiklah....... edhin mari kita siapkan uang yang sudah disediakan, dia akan melindungiku dari Orang yang sudah membunuhku " ( Reyan)
" Seperti Yang anda inginkan, Tuan Muda " ( edhin)
pertandingan sudah, kami meninggalkan podium Untuk mengamankan tameng berharga milikku.
Meskipun bisa dikatakan bahwa ini adalah sebuah pembelian, tetapi aku yakin ia pasti mengharap seseorang untuk membawanya pergi dari Turnamen kotor.
" Bukankah Begitu....... Sang Pahlawan Bintang Era Modern, Miyuto Klainze! " ( Reyan)
Cerita Ini akan segera berlajut.............
...*...
...*...
...**...
...*...
...*...
...*...
...( Author )...
Meskipun WN baru ini masih sambungan Dari Cerita The Witch Of Ruins, tetapi perbedaan Waktunya jauh berbeda.
Dimana Setting Ceritanya adalah Era Sihir di Zaman Modern, Meskipun teknologi sudah kembali! tetapi teknologi di Cerita ini menggunakan Energi mana dan sihir yang melimpah di seluruh planet.
Rey masih menjadi MC disini, tetapi dia dicerita ini menggunakan Identitas baru Reyan Rosklaver seperti pada penyamarannya sebelumnya!
Q : Jadi gimana ya Tor, Ending Cerita Novel sebelumnya???? 😅
Author : Masih Rahasia! 😁