The Last Vampire

The Last Vampire
Pemakaman Letnan Sakura Saika



~Pemakaman Letnan Sakura Saika


Pagi itu cuacanya sangat mendung namun tak hujan, seakan langitpun turut berduka atas perginya letnan Sakura.


Uzui, Yuuki, dan Jendral Chiro berkumpul di tempat yang sudah dijanjikan sebelum pergi ke pemakaman letnan sakura, mereka bertiga pergi lebih awal dari anggota militer lain, sebelum upacara pemakaman dimulai mereka sudah tiba di rumah duka, mereka melihat Jendral Ethan yang duduk disebelah peti istrinya tersebut.


"Selamat pagi Ethan,, aku turut berduka cita atas wafatnya Letnan terbaik kita sekaligus istri dari Jendral kuat sepertimu" Jendral Chiro menyapa sekaligus memberikan ucapan dukanya


"ahh pagi juga Chiro.. Kalian juga Uzui dan Yuuki, selamat pagi.."


Jendral Ethan masih bisa membalas sapaan dengan tersenyum, dia memang orang yang tegar, "Pagi juga, Jendral Ethan" jawab Uzui dan Yuuki bersamaan.


"oiya Uzui, terima kasih telah berjuang mempertaruhkan nyawa bersama Sakura ku, bahkan diakhir pertarungan kau bisa memojokan vampir kelas atas dengan rank D tersebut, Letnan sakura pasti bangga padamu" Jendral Ethan berterima kasih pada Uzui, tapi Uzui bingung harus menjawab apa karena yang mengalahkan vempir tersebut adalah Jendral Chiro yang kebetulan datang.


"ti,, tidak perlu bertrimakasih Jendral Ethan .. Yang mengalahkanya adalah Jendral Chiro,,, tapi apa maksudnya vampir kelas atas rank D? "


"jadi kau belum tau Uzui?" Yuuki menimpal,, "Vampir kelas atas berjumlah lima orang, mereka adalah Leyna Rank E, Ray Rank D yang kau lawan kemarin, Natalia Rank C, Jason Rank B, dan Demiurge Rank A" jawab Jendral Ethan, "Jadi Demiurge adalah yang terkuat? Dia pemimpinya?" Yuuki kembali bertanya, "kau bilang kau sudah tau yuuki" Uzui menimpal,


"Bukan,, Demiurge bukanlah yang terkuat dan bukan juga pemimpin mereka, pemimpin mereka adalah vampir pertama umurnya sudah sekitar lima ratus tahun, ayahmu pernah melawanya loh Uzui" kali ini Jendral Chiro menjawab.


"Ayah?" Uzui terkejut setelah mengetahuinya,, setelah itu tak terasa sudah banyak orang yang datang, upacara pemakaman tersebut dihadiri sembilan ratus sersan, lima ratus kolonel, dua ratus letnan dan kelima jendral..


Setelah seluruh kegiatan upacara pemakaman selesai, semuanya kembali ke rumah masing masing, keesokan harinya seluruh sersan dipanggil untuk menerima misi baru karena sebelumnya vampir kelas atas rank D telah terbunuh oleh tim mendiang Letnan Sakura yang dapat bantuan oleh Jendral Chiro diakhir pertempuran, para Jendral berpikir bahwa pertahanan para vampir jadi melemah karena itu mereka memperbanyak misi untuk membunuh vampir, namun sebelum melakukan misi tersebut beberapa sersan pilihan dilatih menggunakan sword animal, sebenarnya pangkat mereka masih belum cukup karenanya hanya beberapa saja yang diberi pelatihan, Uzui dan Yuuki juga mendapatkan kepelatihan atas rekomendasi dari Jendral Chiro.


Pelatihan akan dilaksanakan dengan tim masing masing dan dilatih oleh pemimpin tim tersebut yaitu para letnan, "Jendral Chiro..! Kau tau kan keadaan tim ku, kami baru saja kehilangan pemimpin dan hanya aku anggota yang sehat saat ini, bagaimana aku bisa ikut pelatihan sword animal?" Uzui bertanya pada Jendral Chiro saat sedang melakukan pemberitaan soal latihan pada seluruh sersan terpilih di aula utama markas, "kau ini bodoh apa, waktu itu aku sudah bilang kalau kau sementara masuk tim letnan Zora Akaza, itu berarti kau akan satu tim dengan Yuuki kesayanganmu hahaha" Jawab Jendral Chiro diikuti dengan kemarahan Uzui, "kampret kau jendral..!"


Keesokan harinya,, sehari sebelum latihan dimulai, Uzui diperkenalkan kepada tim Letnan Zora, mereka berkumpul di suatu cafe seperti yang dijanjikan, "aku Zora Akaza sebagai pemimpin tim memperkenalkan Uzui Vensbern sebagai anggota baru kita" kata Letnan Zora kepada semua anggota dan Uzui dan dilanjutkan dengan tepuk tangan mereka semua, "salam kenal aku Uzui Vensbern, mohon kerjasamanya" Uzui memperkenalkan dirinya


"aku Hide Hadaki salam kenal"


"aku Yuuki Ai-"


"stop! Yang terakhir aku sudah tau dan bosan mendengar namanya, oke terima kasih atas perkenalanya" Uzui tiba tiba memotong pembicaraan,


"setidaknya biarkan aku memperkenalkan diriku lagi Uzui bodoh hmmp".


Saat sore harinya tim letnan Zora dipanggil Jendral Brenda ke markas pusat, "Maaf memanggil kalian di sore yang cerah ini, suasananya sangat enak untuk melihat senja bukan?" geming Jendral Brenda


"tumben sekali memanggil di saat begini dan sepertinya sangat sepi disini dimana yang lain?" jawab letnan Zora


"Jendral Chiro sedang bertemu wali kota, Jendral Ethan, Jendral Ai, dan Jendral Hanako sudah pulang duluan"


"begitu ya.. Jd ada apa jendral?" tanya letnan, "begini, aku ingin memberi kalian misi, tentu saja kalian kerjakan saat latihan sword animal selesai" jawab Jendral Brenda, kelima Jendral memang diberi wewenang untuk memberikan misi karena mereka berlimalah pemimpin organisasi


"misi seperti apa Jendral Brenda?"


Letnan Zora kembali bertanya


"misi ini termasuk misi berbahaya karena kita akan melawan vampir kelas atas, tapi tenanglah rank vampir ini dibawah Ray vampir yang dilawan Uzui beberapa waktu lalu" jawab Jendral Brenda..


"dibawah Ray? Berarti dia adalah Leyna vampir kelas ataa rank E, vampir kelas atas terlemah, apa yang harus kami kerjakan?" Letnan Zora kembali bertanya meyakinkan


"aku dengar Vampir kelas atas bernama Leyna ini mengamar sebagai gadis cantik dan berkeliaran di malam hari targetnya adalah preman yang mengganggunya, saat preman tadi membawa Leyna ketempat sepi ia akan langsung menunjukan wujud aslinya dan membunuh si preman lalu meminum darahnya" jawab Jendral Brenda,, "dan satu lagi Zora, jangan terlalu formal saat bicara denganku, dahulu saat sersan kita satu tim kan? Hanya pangkat yang membedakan kita saat ini" tambah Jendral Brenda, "semua orang menghormatimu, hanya karena aku teman lamamu bukan berarti aku tak seharusnya menghormatimu sebagai jendral" jawab Letnan Zora.