The Last Vampire

The Last Vampire
Leyna Si Vampire kelas atas



~Leyna si vampir kelas atas


"Uzui, Yuuki, Lisa, Hide.. Bentuklah formasi!" teriak letnan Zora "tapi bagaimana?" tanya hide, karena letnan Zora sebenarnya belum pernah mengajarkan formasi kepada mereka "cih sialan kalian belum kuajarkan ya,, baiklah masing masing orang harus melawan empat vampir, dengan begitu kita bisa menghabisi mereka semua dan melawan vampir kelas atas sialan itu!" perjelas letnan Zora "siap!" jawab mereka semua, dan merekapun langsung maju walau tanpa taktik, Uzui dan Yuuki melawan delapan vampir bersama mereka maju dengan berlari kemudian mengaktifkan jurus mereka "sword animal: wolf strike!"


"sword animal: Fox claws!" karena sekarang malam hari dan terjadi bulan purnama jurus Uzui sangatlah cocok kecepatan dan ketangkasanya bertambah, dalam dua detik Uzui bisa melancarkan hingga enam serangan dan mengenai tiga vampir bersamaan dan salah satunya berhasil terpotong kepalanya walau belum cukup untuk membunuh vampir itu tapi itu cukup membuatnya tersiksa "cih ternyata kelemahan vampir hanya di jantungnya ya.. Walau kepalanya telah jatuh tapi dia masih bisa berdiri" geming Uzui didalam hatinya, "Uzui awas...!! " teriak Yuuki saat melihat salah satu vampir yang dilawanya lolos dan menyerang Uzui "apa?!?!" Uzui sangat kaget saat melihat kebelakang dalam beberapa detik terjangan vampir dan ia pasti tak akan sempat menghundar,, namun 'dorr' suara tembakan yang terdengar lirih diikuti dengan jatuhnya vampir yang akan menyerang Uzui "hey apa itu tadi?" Uzui bertanya heran, "itu adalah bantuan dari Jendral Hanako, dia adalah seorang sniper handal dengan sword animal eagle eye nya, namun dia hanya tak bisa menyerang vampir kelas menengah karena peluru tak cukup kuat untuk membunuh vampir kelas atas" jawab letnan Zora sambil bertarung


"begitu ya, syukurlah.. Ehh tp bukanya aku khawatir padamu ya Uzui bodoh!" kata Yuuki sambil mengarahkan jarinya pada Uzui


"yaa lagian sekarang bukan waktunya saling khawatir, kita harus cepat membunuh vampir sialan ituu" jawab Uzui, Setelah lama bertarung dan dengan bantuan peluru jarak jauh dari Jendral Hanako mereka berhasil mengalahkan beberapa vampir kelas menengah dan hanya menyisakan lima vampir, "cih sialan, jika jendral pengecut yang beraninya jarak jauh itu tak membantu kalian, kalian pasti sudah mati di tangan pasukanku" geming Leyna si vampir kelas atas,


"yahh itulah namanya kerjasama vampir bodoh,, jadi.. Bagaimana kalau anak buahku ku perintahkan untuk melawan vampir menengahmu, dan aku sendiri akan langsung melawanmu?" jawab Letnan Zora sambil menantang Leyna, "manusia rendahan sepertimu ingin melawanku? Jangan bercanda, aku akan melawan kalian semua sekaligus lohh,, wahai pasukanku, plan C" seketika semua vampir kelas menengah mendekati Leyna, kemudian mereka menusuk dada mereka sendiri lalu mengambil jantung mereka, sebelum mereka mati jantung itu diberikan kepada Leyna kemudian Leyna memakanya


"hahaha,, manusia.. Apakah kalian siap, untuk mati?" Jawab Leyna, kemudian ia mulai mengambil ancang ancang "jurus taring vampire: speed hell mode" seketika Leyna langsung melesat cepat kededepan dan menyerang semua pasukan letnan Zora, ia terus bergerak dengan cepat bagai tak terhentikan sambil menyerang mereka semua "sial kecepatan macam apa ini" geming Uzui sambil bertahan, "Jendral Ethan pasti bisa mengimbanginya, cepat panggil bantuan!" perintah Letnan Zora, namun ketika Lisa yang saat itu memegang alat komunikasi ingin menghubungi markas, tangannya diserang oleh Leyna dengan kecepatan tinggi hingga alat komunikasinya terlempar jauh dan tangan Lisa patah "Lisaa...!" teriak Uzui, Hide, Yuuki dan Letnan Zora bersamaan, "ah sial! Sekarang apa? Kita hanya bisa bertahan, kecepatanya terlalu gila" kata Hide sambil memegangi Lisa yang tampak kesakitan, "Tenanglah, Jendral Hanako pasti melihat ini dengan snipernya, kemudian ia melaporkan ke Jendral Ethan" Kata Yuuki sambil terus bertahan dari serangan tiba tiba yang tak ada hentinya, "hahahaha, saatnya mengakhiri salah satu nyawa kalian!" teriak Leyna si vampir kelas atas sambil terus bergerak cepat, ia mulai membidik targetnya dan menyerang, yang dia serang adalah Letnan Zora, ia bergerak cepat dan menodongkan tangan yang berkuku tajam didepan mengarahkanya pada leher Letnan Zora.


Dua detik sebelum seranganya sampai, kilatan cahaya kuning datang dan memegang tangan Leyna, "Halo nona vampir" sapa Jendral Ethan yang datang tepat waktu sebelum Letnan Zora terbunuh, tangan kiri Jendral Ethan memegangi tangan si vampir dan tangan kananya memengang tombak.


"sepertinya aku berutang budi padamu ya Jendral Ethan.. Terimakasih telah membuat celah untuku menyerang, Sword animal: Bear smash!" Letnan Zora tetap terlihat santai dan langsung menyerang Leyna hingga terpental jauh, "hoi hoi Zora.. Curang sekali, aku yang menahan dan kau yang menyerang?" tanggap Jendral Ethan, "terimakasih kau sudah datang Jendral" kata Hide sambik menuntun Lisa yang tangan kirinya patah tak bisa digerakan, "berterima kasihlah pada Hanako, ayolah padahal dia bisa bertarung jarak dekat juga"


Jendral Ethan datang tepat waktu