
~misi terakhir bersama tim letnan Zora
Sesuai dengan yang sudah direncanakan sebelumnya, setelah Uzui dan teman temanya melaksakan latihan untuk jurus baru, mereka telah mendapatkan misi dari Jendral Brenda yaitu menyelidiki vampire yang muncul saat malam hari, vampir ini menyamar sebagai wanita muda yang pulang larut malam dijalan sepi kemudian saat ada pria nakal yang mengganggunya ia akan membunuh mereka dan meminum darahnya..
Sore itu langit sangat cerah, pasukan Lernan Zora berkumpul di cafe yang biasa mereka gunakan untuk berkumpul, "selamat sore, anggotaku!" sapa letnan Zora yang datang terlambat, "heh sok asik kau letnan, pangkatku sekarang sudah naik jadi jangan bersikap seperti itu ya hahaha" jawab Uzui dengan sombong, "pangkat kita masih dibawahnya Uzui bodoh" timpal Yuuki, "haha kau dengar itu Uzui bodoh? Haha" jawab Letnan Zora dan merekapun akhirnya berdebat seperti biasa, Lisa dan Hide hanya menyimak sambil ikut tertawa
"baiklah cukup! Saatnya membahas misi, ini cukup penting karena lawan kita adalah vampir kelas atas" Letnan Zora mulai serius dan anggotanya juga mulau berhenti bercanda dan mendengarkan
"jadi apa rencananya letnan?" tanya hide, "rencananya.. Yaa kalian pasti sudah tahu kalau vampir ini mengamar sebagai wanita muda yang pulang larut malam di jalan sepi, jadi mudah saja kita juga akan menyamar sebagai pria jahat yang akan mengganggunya,, cara menyamarnya adalah aku, hide,dan Uzui akan berpakaian seperti preman preman jalanan, sementara para wanita, kalian bersembunyilah terserah mau di mana dan keluarlah saat pertarungan dimulai" perjelas Letnan Zora "ada yang mau bertanya?"
"dari mana kita akan mendapatkan pakaian seperti para preman?" tanya Lisa
"nice question, aku akan menemui beberapa preman di sana dan menjelaskan situasinya, lalu aku akan meminjam pakaian mereka"
Jawab Letnan, "ada pernyataan lagi?"
"berapa jumlah vampir yang harus kita lawan?" tanya Hide
"karena vampir yang kita lawan adalah vampir kelas atas dengan rank E, satu tingkat lebih rendah dari vampir yang pernah dilawan Uzui bersama letnan Sakura kemungkinan pasukanya lebih sedikit, mungkin hanya sepuluh vampir kelas menengah" jawab Letnan Zora "sudah cukup atau masih ada yang mau tanya?"
"apa kau yakin misi ini akan berjalan lancar, bagaimana jika musuh memiliki bala bantuan?" tanya Yuuki
"tenanglah, aku mendapatkan alat komunikasi yang menghubungkanku dengan markas pusat, jadi jika mereka punya bala bantuan kita juga bisa menghubungi bala bantuan, dan juga Jendral Hanako akan mengawasi kita dari jauh dengan Snipernya tenanglah eagle eye nya tak pernah meleset" Jawab Letnan Zora "baiklah kuanggap semua sudah paham"
"woy apa apaan, aku juga ingin bertanya!" timpal Uzui
"jadi apa pertanyaanmu?"
"apa setelah misi ini selesai pangaktku akan naik melebihimu dan aku bisa memerintahmu?" tanya Uzui
"baiklah,, bubar, kita berkumpul lagi pukul sebelas malam".
Malam harinya saat pukul sebelas, tim letnan Zora berkumpul di markas pusat untuk bersiap berangkat, setelah mereka selesai bersiap siap merekapun berangkat para lelaki yang menyamar sebagai preman berangkat menggunakan motor agar penyamaran mereka sempurna, sementara sisanya yaitu para wanita berangkat seperti biasa menggunakan kendaraan militer dan mencari tempat bersembunyi..
Sesampainya di lokasi letnan Zora, Uzui dan Hide hanya bisa menunggu sampai target lewat,
Satu jam berlalu mereka menunggu di pinggiran jalan kecik diantara dua gedung namun target belum terlihat, sudah banyak wanita lewat namun mereka tak memiliki hawa vampir jadi mereka bukanlah target
"hoyy letnan.. Mana targetnya, aku sudah mulai mengantuk, hhwaaaahh" kata Uzui sambil memperlihatkan mata yang mengantuk, "sabarlah dan minumlah ini"
"apa ini?"
"itu cafein, minumlah agar matamu tak terlihat menyeramkan"
Beberapa menit setelah Uzui meminum cafein, seorang wanita muda berumur sekitar dua puluh tahunan muncul, Letnan Zora langsung menyadari hawa keberadaanya yang sangat kental seperti vampir, "ini dia target kita,, ayo pura pura kita goda dia" mereka bertiga langsung mendekati vampir yang sedang menyamar tersebut, "hayy cewe, sendirian aja nih malam malam gini, ikut kami yuk" goda Uzui, Letnan Zora tidak banyak basa basi ia langsung menarik wanita tersebut dan langsung menanyakan, "hey, kau vampirkan?"
"ayolah letnan katamu kita goda dulu dia" timpal Uzui
Yuuki dan Lisa pun keluar dari salah satu pintu kecil di samping gedung yang ada disana, "hey sejak kapan kalian ada disana?" tanya hide
"tentu saja kami mengevakuasi penghuni gedung apartemen ini sambil mengawasi kalian" jawab Yuuki
"wah wah, jadi aku terkena jebakan pasukan militer ya..? Dan identitasku sebagai vampir kelas atas juga sudah diketahui? Haha manusia memang menarik" kata wanita tersebut sambil menggigit tanganya sendiri dan seketika wajahnya memucat, telinganya memanjang dan giginya bertaring,
tim letnan Zora seketika mengambil katana yang disembunyikan di balik punggung mereka dan siap bertarung, "haha, langsung serang sajalah yakan! Sword animal: Wolf strike!" Uzui yang tak sabar langsung menyerang dengan kecepatan tinggi namun sebelum seranganya mengenai vampir tadi seranganya ditahan oleh vampir kelas menengan yang muncul dari balik kegelapan, dan kembali muncul lagi hingga berjumlah dua puluh vampir menengah Uzui seketika mundur, "hahaha, biar kuperkenalkan diriku, namaku Leyna vampir kelas atas rank E yang sekarang naik menjadi rank D, walau rank ku paling rendah dari keempat vampir kelas atas yang tersisa tapi aku memiliki jumlah pasukan vampir kelas menengah terbanyak, jadi.. Bagaimana kalau kita mulai perangnya?"