
kourin yang sedang hilang kendali karena ucapan saudaranya tiba-tiba hal yang tidak disangka terjadi lagi, batu gioknya kini mulai bersinar kembali!
(sring)
"apa! kenapa ini!". ucap suhai terkejut.
giok kourin bersinar sangat terang dan tiba-tiba disekitar kourin menjadi gelap gulita.
"selamat datang di ingatanmu, nona muda". ucap seseorang tak jelas.
"si..siapa! siapa kamu! dan dimana ini!". ucap kourin sambil berkeliling dan tengok kanan kiri mencari tahu.
"tak perlu khawatir nona, disini sangatlah aman". ucap orang aneh itu lagi.
Dengan hawa yang dingin dan juga tempat yang amat sangat gelap gulita! kourin memberanikan diri untuk berjalan mengelilingi tempat itu.
(klak klak)
suara langkah kakinya saja yang terdengar. Aura yang sangat kuat membuat kourin kesakitan dibagian mata kanannya.
"aaaaakh!". ucap kourin kesakitan sambil memegangi mata kanannya.
"jangan khawatir nona, ini tidak akan membuatmu celaka. Aku disini hanya ingin mengatakan kepadamu untuk selalu berjaga jaga, keluargamu dalam bahaya yang besar. Juga nanti pada saatnya kamu harus pergi meninggalkan istanamu dan mencari sekolah Athena, disanalah kamu akan aman. Matamu akan kubuat kau dapat melihat aura batu permata giok. Kau akan menjadi penyelamat dunia ini, aku akan melindungi kamu didalam batu giok ini". ucap orang aneh itu.
Lagi lagi orang itu membicarakan hal yang tidak masuk akal!
"apa maksudmu! mengatakan keluargaku dalam bahaya! juga siapa kamu!". ucap kourin kesal dan mencari orang itu tetapi tidak ketemu.
orang aneh itu hanya tampak wajahnya namun agak sedikit buram, tapi kourin melihat orang itu tersenyum dan lalu pergi.
"tunggu! jangan pergi! jelaskan dahulu apa yang kau maksud!". ucap kourin sambil mengejar orang aneh itu tetapi orang aneh itu menghilang dengan cepat!
Dan terjadi sesuatu, kourin seperti tertarik sesuatu dan terbangun sudah berada disel lagi.
(tak tak)
hentakan kaki dari arah luar semakin mendekat kearah kourin, tetapi sebelum itu dia sadar ternyata suhai sudah tidak ada ditempatnya lagi. kourin tengok kanan kiri mencari suhai disegala arah namun tidak ada.
kemudian kourin kembali lagi ke semula, dia tidak melihat dirinya terluka lagi. Semua badannya kini kembali sehat sediakala, bahkan kulitnya tambah bersih dan lembut.
(tak tak)
suara hentakan itu semakin jelas tapi kourin tidak ingin tahu dan kourin tertidur dengan keadaan tangan terantai.
"kourin..." memanggil seseorang dengan nada yang lembut.
kourin kembali membuka matanya dan melihat sosok orang yang agak buram.
"kak Raiden!". ucap kourin terkejut tidak sangka.
"ini aku bawakan makanan dan selimut untuk kamu tidur". ucap Raiden dengan perhatian yang penuh.
"untuk apa? bukannya kakak tidak percaya kepadaku?". ucap kourin sambil merenung dan tidak berani menatap mata kakaknya.
"tadi aku tidak berani membantah ucapan ibu ratu, dia adalah ibu angkatku. Aku tidak bisa membantu juga aku ini akan diangkat menjadi jenderal, kalau aku terkena gosip buruk, aku tidak akan bisa menjadi jenderal yang baik". ucap Raiden meminta pengertian kepada kourin.
kourin mengangkat kepalanya dan melihat kearah Raiden dengan tatapan kecewa yang amat sangat besar. Dia tidak menyangka akan terjadi seperti itu, tapi di lain sisi kourin mengerti dan juga tidak mau bersikap egois terhadap Raiden.
"aku mengerti". ucap kourin sambil tersenyum masam juga tersakiti.
"syukurlah!". ucap Raiden sambil tersenyum hangat kearah kourin.
"cepat makan! keburu dingin!". ucap Raiden menyodorkan makanan kemulut kourin.
*walaupun begitu, tapi aku yakin kakak Masih sayang kepadaku! aku akan menjadi lebih kuat dan menjaganya! aku berjanji!!!* ucap kourin sambil tersenyum dan bersemangat kembali.
selesai.