
kourin yang tersadar sudah ada dikamarnya terkejut, juga dia melihat bahwa dia sudah diobati dengan baik.
*eh! kenapa bisa! bukannya aku sedang dikejar oleh orang gila itu! apa cuman mimpi. gak! kalo mimpi kenapa aku terluka! ah gak tahu deh! Tuhan masih sayang aku berarti !!!*. ucap kourin didalam hati.
kourin yang masih terluka dikakinya, membuat dia susah berjalan. Tapi, kourin terus memaksakan kakinya untuk berjalan.
dan...
(bruk!) terjatuh.
kourin terjatuh kelantai.
"aduh.. sakit banget". ucap kourin kesakitan.
kourin terjatuh dan menahan sakit, dia membersihkan bajunya dan mencoba bangun lagi. Dia berusaha agar bisa mencapai ruang ganti untuk mengganti pakaiannya. sesudahnya memakai baju, dia bergegas keruang makan untuk makan bersama. kourin berjalan memegang dinding sebagai pertahanan dirinya agar tidak terjatuh. Saat sampai dimeja makan kourin langsung duduk ditempatnya. Kemudian kourin menyapa saudara tirinya dan orang tuanya.
"selamat pagi". ucap kourin mengucapkan salam.
tapi, tidak ada yang merespon. kourin langsung duduk menikmati makanannya. setelah itu Raiden datang ke ruang makan dan makan bersama. Raiden pun menyapa kourin.
"selamat pagi, kourin!". ucap Raiden sambil tersenyum hangat.
"selamat pagi kak !!!". ucap kourin bersemangat.
kemudian Raiden menyapa keluarganya yang lain.
"selamat pagi, raja dan ratu". ucap Raiden dengan hormat.
"selamat pagi, anakku. Tidak perlu terlalu formal ya! ". ucap raja sambil tersenyum.
"baiklah". ucap Raiden sambil tersenyum.
"selamat pagi adikku". ucap Raiden sambil tersenyum.
"pagi kak". ucap suhai dan Kelly.
setelah itu, mereka makan bersama. selama makan, ibu tirinya kourin tidak peduli, dan hanya mengambilkan makan dan minum untuk anak dan suaminya saja. kourin sedih dan teringat ibunya. Selama ini, dia tidak pernah merasakan kasih sayang orang tuanya.
*aku juga ingin diperlakukan seperti itu*. ucap kourin sedih dan menahan tangisnya didalam hati.
hatinya teriris iris tapi sekuat tenaga agar tidak menjatuhkan air matanya. setelah selesai makan kourin ingin langsung pergi namun ditahan karena raja memangilnya.
"ya, ingin bertanya apa? raja?". ucap kourin bertanya kepadanya.
"kau kemarin tidak ada di pelantikan akhir ratu, juga hari ini ditemukan mayat tanpa kepala. Semua berasumsi kau yang melakukannya !!! jawab!!! ". ucap raja meninggikan suaranya.
"aku tidak-". ucap kourin terputus.
"raja, untuk apa meminta pendapatnya. Mana ada penjahat yang mengakui perbuatannya". ucap ratu menghasut raja.
"benar yah, apalagi yang dia bunuh adalah pelayan kesayanganku, huhuhu". ucap suhai berpura-pura menangis.
"itu bohong! bukan aku yang melakukannya!". ucap kourin membela dirinya.
"cukup! sudah kuputuskan, aku akan menghukum mu! cambuk putri 30 kali dan kau akan dikurung disel selama 2 hari !!!". ucap raja memperintahkan.
"tidak! raja jangan percaya padanya!!! ". ucap kourin membela.
"kak Raiden... kau percayakan padaku". ucap kourin berharap.
Raiden hanya diam dan menikmati makanannya, dan kemudian para pelayan memegangi kourin untuk dibawa ke sel penjara dan dihukum cambuk. kourin tidak percaya apa yang dia lihat. Kourin pun pasrah dan dibawa ke sel.
(plak)
(plak)
(plak)
kourin dicambuk tanpa henti, dan diapun berdarah dan terluka dibeberapa bagian tubuhnya. Tangan dan kaki kourin diikat agar tidak kabur. Pelayan itu tidak percaya apa yang dia lihat, melihat orang yang tidak bersalah tapi tidak membela dirinya agar tidak dihukum.
"putri...- ". ucap pelayan yang mencambuk kourin dan membungkukkan tubuhnya kekourin.
"apa, cambuk aja tidak usah pedulikan aku". ucap kourin sambil menunduk dan berceceran darah.
*kenapa hidupnya benar benar malang*. ucap pelayan dengan kasihan didalam hati.
setelah dicambuk, kourin pun tidak berdaya lagi. pelayan yang mencambuknya pergi. setelah itu dia menangis dan menahan sakit. Tiba-tiba ada seseorang masuk, dan menyiramkan kourin dengan air membuat kourin basah dan darahnya tidak kunjung henti.
"aduh aduh... kasihan. Bagaimana tadi hukuman cambuknya, atau bagaimana perasaanmu saat ayahmu tidak peduli padamu! hahahaha! ". ucap suhai.
kourin Hanya diam dan menahan amarahnya yang ingin meledak. Tiba tiba batu giok miliknya terkena tetesan darah kourin dan membuat batu giok itu bersinar dan....
SELESAI
(SESI TANYA/JAWAB)
*Apa yang bakal terjadi dengan kourin?
A. yang pasti kourin akan membunuhnya!
B. batu giok itu pasti akan menyembuhkan kourin.
C. semua benar.