The Jade Princess Of Light And Darkness

The Jade Princess Of Light And Darkness
3. Penyelamatan



kourin terkejut, ternyata yang mengancamnya adalah pelayan suhai. Dia tak bisa berkata apa\-apa lagi.


"kenapa.. kenapa kamu ingin membunuhku! apa kau diperintahkan oleh saudara tiriku!". ucap kourin terkejut.


"aku tidak diperintahkan oleh siapapun..


lagipula kalau kau tiada pun memangnya ada yang peduli. Bahkan, ibumu sendiri saja meninggalkanmu. Aku sangat membencimu, gara gara kau aku terkena hukuman dari si suhai itu! karenamu! kau adalah pembawa sial!! kau dan ibumu adalah kutukan! buktinya kau berambut putih!". ucap pesuruh suhai dengan Lantang.


"aku.. aku bukan pembawa sial!!". ucap kourin menangkis pedang orang itu dan berlari.


kourin berlari secepat mungkin, dia semakin kehilangan nafas. kourin terengah\-engah namun dia terus berlari. suara kaki orang itu semakin dekat.


"berhenti! kau mau lari kemana! diam ditempat!". ucap orang itu.


kourin berlari lari, Karena atap adalah tempat yang jarang orang lain masuk. kourin sebisa mungkin berlari dengan sepatu hak tingginya, gaunnya yang berat membuat kourin kehilangan keseimbangan. Dan terjatuh.


(bruk!) terjatuh.


"hahahaha mau kemana lagi kau! pada dasarnya kau selalu sial! mungkin kalau kau mati.. kerajaan ini akan lebih makmur!". ucap orang itu.


"jangan!". ucap kourin berteriak.


*seseorang tolong aku!!!*. ucap kourin didalam hati.


"kau akan mati, selamat tinggal!". *ucap orang itu mengayunkan pedangnya kearah kourin.


(sring) cahaya dari kalung dan cincinnya*.


"akh!!!! mataku! kurang ajar! kali ini aku akan mematahkan semua tulang-tulangmu!". *ucap orang itu kesakitan.


*Tuhan dipihakku*. ucap kourin dalam hati*.


kourin bangun dan melepaskan sepatu hak tingginya dan merobek bagian bawah gaunnya agar lebih mudah bergerak. Dia berlari menjauhi orang itu sekuat mungkin dan menahan sakit. Dia menginjak ubin yang sudah tua agak sedikit rapuh membuat kakinya terluka.


*bertahanlah aku mohon*. ucap kourin dalam hati.


penjahat itu berlari mengejar kourin dengan agak cepat, Karena luka dikakinya membuat larian kourin agak melambat. kourin terengah\-engah dan tidak kuat lagi untuk berlari. Dia terjatuh dan pingsan, tapi ada laki laki yang menahan tubuhnya kourin dan menggendong kourin. Laki laki itu adalah kakak tirinya kourin '*Raiden*' , Raiden yang melihat adiknya terluka membuat dia marah besar dan mengayunkan pedangnya kepesuruh suhai. Tapi, orang itu berhasil mengelakkan pedangnya Raiden.


"aku tidak takut padamu! kau hanya anak tiri raja li memangnya kau bisa apa!". ucap orang itu dengan lantang dan menyeringai.


"berisik". ucap Raiden bisik bisik.


"apa..-". ucap pesuruhnya suhai.


(sret! sret!) pedang menghunus.


"akh!!! tanganku". ucap orang itu kesakitan.


karena hunusan pedang Raiden, membuat tangan orang itu putus. Orang itu kesakitan dan menjerit, darah dari tangannya tidak berhenti membuat orang itu tak berdaya lagi.


"ampun! maafkan aku! tolong jangan bunuh aku!!!". ucap orang itu memohon sambil menahan sakit.


"kesakitanmu akan hilang, jika kau mati". ucap Raiden menghunuskan pedangnya lagi.


kali ini Raiden menghunuskan ke leher orang itu dan dia mati karena kepala dia menghilang karena terhunus pedang Raiden. Raiden meninggalkan mayat orang itu dan menggendong kourin kekamarnya kourin untuk diobati. Besoknya, orang orang geger menemukan mayat tanpa kepala digorong gorong. semua orang di istana menunjuk kesalahan itu kekourin, karena saat pelantikan diakhir acara tidak ada dia. Kourin yang terbangun dikamarnya dan melihat luka luka dia sudah diobati membuat dia terkejut.


"siapa yang menolongku?". *ucap kourin terkejut.




\(*SESI TANYA/JAWAB*\)


\*Menurut kalian, mengapa orang orang menyalahkan pembunuhan itu kekourin?


A. karena orang orang tahu kourin adalah pembawa sial.


B. karena dia tidak ada di acara.


C. jawaban kalian?