
Brakkk
Semua orang menatap asal suara tersebut dan beberapa pengendara berhenti dan turun dari kendaraannya .
"Aaahss!!",rintih Davina yang kepentok stir mobil
Lalu Davina segera turun dari mobilnya dan melihat siapa yang ia tabrak .
Davina menutup mulutnya dengan telapak tangannya ,mata Davina membulat .
Davina meneteskan air matanya dan meletakkan kepala gadis kecil itu di pahanya .
"Cika maaf,sial hhaaa!!",gumam Davina .
"Ada apa itu berkerumun!!",gumam Anna
Lalu Anna menghampiri tempat dimana putri kecilnya tadi berada.
"Ci-?",panggil Anna yang tidak jadi karena Cika tidak ada.
Anna pun clingukan mencari Cika .Anna segera berlari dan menerabas orang - orang .
Anna terbujur kaku menatap putrinya yang penuh darah itu.
"Anna,hiks hiks maafkan aku ,!!",ucap Davina dengan terisak-isak oleh tangisannya
Tanpa bicara Anna langsung menggendong putri kecilnya itu dan memasukkannya kedalam mobil miliknya .
Anna pun pergi menuju rumah sakit dimana Zaki bekerja, sementara itu Davina ngekor mengikuti mobil Anna .
***
Di perjalanan Davina menelfon Zaki.
"Ada apa?",tanya Zaki
"Siapkan ruang operasi cepat,!!",ucap Davina
"Ada apa?",tanya Zaki
"Cika tertabrak mobilku!!",ucap Davina
Lalu Davina mematikan ponselnya dan vokus menyetir.
****
Didalam mobil Anna
Anna berusaha diam dan fokus menyetir Anna berusaha menyetabilkan emosinya .
Tetapi ibu mana yang tahan melihat putrinya berlumuran darah.
Anna meneteskan airmatanya .Anna mengusap kasar wajahnya dengan tangan kirinya .
***
"Cepat!!",ucap tegas Zaki kepada perawat
Kini Cika tengah di operasi,Zaki dan Luky ikut ke dalam ruangan operasi.
Anna duduk termenung di kursi depan ruang operasi dengan sesekali memijat dahinya .
Davina yang mondar-mandir di depan ruang operasi karena panik itu akhirnya menghampiri Anna .
Davina jongkok di depan Anna dan memegang tangan Anna.
"Aku mohon maafkan aku,!!,"ucap Davina
Anna masih terdiam dengan tatapan kosong .
Bu Erna menepuk pundak Davina.davina pun menunduk dan pergi ke kamar mandi .
Kurang lebih 2 jam operasi berlangsung dan akhirnya selesai .
Ceklekk Zaki dan Luky keluar.
Davina segera menghampiri dua dokter itu.
"Bagaimana keadaan Cika hah?",tanya davina
"Dia sudah melewati masa kritis,tetapi kemungkinan sementara dia tidak bisa berjalan!!",jelas Luky
Zaki yang dari tadi fokus kepada Anna yang masih diam di kursi ,Zaki menghampiri Anna dan memeluk Anna .
"Menangis saja jangan di tahan!!",ucap Zaki dengan mengelus kepala Anna
Zaki yang merasa kemeja di bagian dadanya basah itu tahu jika Anna mulai menangis.
Setelah puas menangis Anna melihat putrinya di bawa ke ruang inap .
Anna dan yang lainnya mengikuti cika.saat sampai di kamar VVIP no 4 Anna melihat putri kecilnya itu tengah di pasang alat bernafas dan alat-alat lain .
"Apa separah itu?",lirih Anna
"Cika anak yang kuat pasti bakal sembuh!!!",ucap Bu Erna
"Aku masuk periksa Cika dulu!!",ucap Zaki dengan melepaskan pelukannya.
Setelah semua alat di pasang Zaki pun memeriksa putrinya itu .
"Bagaimana sampai bisa menabrak Cika?",tanya Luky
"Aku memang lagi frustasi jadi salahku,tetapi Cika tiba-tiba nyabrang bawa kucing jadi-!!",ucap Davina
"Itu juga salah ku karena membiarkan dia main diluar.!!"lirih Anna
"Kalian jangan menyalahkan diri kalian sendiri,ini sudah takdir kita harus yakin jika Cika bakalan sembuh!!",ucap Bu Erna
"Tiga dokter siap merawat Cika loh!!",ucap Luky
Lalu Davina tersenyum dan memukul punggung Luky.
"Aduhh!!",rintih Luky
***
Di kediaman keluarga Rion
"om apa kabar?",sapa Rion yang berjalan menghampiri om nya
"duduk om mau bertanya?",ucap om Rion bernama Dion
"Hem iya?",Rion pun duduk
"apa benar calon mu itu bernama Nia Yuliana?",tanya Dion
"iya,ada masalah?",tanya Rion
"Dion udahlah istirahat dulu ke kamar enggak capek perjalanan jauh?",ucap mama Rion
"ma?om belum tahu tentang Nia ya kok kayak kaget gitu,mama gak ngasih tahu semua tentang Nia ke om?",tanya Rion
"iya lupa mama cuman bilang kamu mau menikah gitu dan om kamu tadi nanya siapa namanya ya mama bilang Nia Yuliana!!",jelas mama Rion
"oh gitu,om mau tahu foto Nia?",tanya Rion
Dion mengangguk,Rion mengambil ponsel di sakunya dan memperlihatkan foto Nia .
alangkah terkejutnya Dion .
"bisa om bertemu dengannya?",tanya Dion
"hah?,kenapa?",tanya Rion
"ada yang mau om bicarakan dengan Nia!!",ucap Dion
"ada masalah?,om kenal dia!!",tanya Rion
"Hem!!",jawab Dion
seketika Rion dan mamanya saling memandang.
***
"mommy sakit!!",lirih Cika
"sayang,sabar ya nak!!",ucap Anna
"sakit hiks hiks!!",Cika mulai menangis/rewel
"heii jangan nangis dong girl nanti cantiknya hilang loh!!",Luky mencoba membuat Cika berhenti rewel
"ancle nakal bilang Cika jelek,Dedy gendong!!",rengek Cika
"emmmmmm!!",rengek Cika
"tunggu sampai perban di kepala kamu lepas ,jadi sementara itu Cika gak boleh banyak bicara dan gerak ok!!",ucap Zaki
"Cika semangat harus sembuh nanti aunty kasih hadiah!!",ucap Davina
"emm!",jawab Cika
Cika merasa kesal karena tak bisa bergerak .
malam harinya Zaki dan Davina sedang membicarakan sesuatu yang penting di ruangan Zaki.
"jadi kita harus mencarinya, sebelum semua terlambat dan kejadian dulu terulang.!!",ucap Davina
"kenapa bisa jadi seperti itu,apa waktu di tembak tidak ada yang mengenali nya?",ucap Zaki
"kepalanya ditutup dengan kain hitam dan para penembak juga pengurus jenazahnya itu ditugaskan oleh tim*** !",jelas Davina
"hah? maksudmu mereka bersekongkol?pasti ada alasannya sampai mereka melanggar aturan mereka sendiri!!",ucap Zaki
"benar,dari informasi anak buah ku keluarga mereka di Sandra ,mereka di ancam oleh seorang laki-laki yang tidak jelas asal usulnya!!",jelas Davina
"jika sampai Anna tahu mental dan jiwa psycho nya akan bangkit!!",gumam Zaki
"jadi,Anna tidak boleh tahu!!",tanya Davina
"Hem,kita akan menyelesaikan ini sendiri,bentuk saja tim untuk misi penyelidikan lanjut!!",ucap Zaki
"kau yakin,tetapi jika penyelidikan resmi Anna pasti tahu,jika kita melakukannya secara tidak resmi Anna tidak mungkin tahu tapi akibatnya jika ketahuan pekerjaan ku taruhannya!!",jelas Davina
Zaki memijat keningnya karena pusing harus apa .
"baiklah ayo lakukan,tidak masalah walau pekerjaan ku taruhannya,ini sebagai permintaan maaf karena aku membuat Cika seperti itu!!"ucap Davina
"serius?",tanya Zaki dengan tatapan tajam
"Hem!!",jawab Davina
****
di Caffe
keesokan paginya Nia tengah duduk di kursi,dia menunggu seseorang dan sesekali ia melihat arloji yang melingkar di pergelangan tangannya.
"sayang!!",panggil Rion
"lama sekali ,dimana om mu?",tanya Nia
"itu!!",jawab Rion dengan menunjuk ke arah Dion
pandangan Nia beralih melihat sosok pria yang berjalan dan duduk di depannya.
Nia mematung tak tahu harus bilang apa,dia teringat kakaknya dan memalingkan wajahnya.
Rion yang bingung ada apa itu hanya memandang Dion dan Nia secara bergantian.
"mau apa kesini?",ketus Nia
"ada yang ingin aku beritahu!",ucap Dion
"langsung ke intinya,aku tidak punya waktu?",ketus Nia
"baiklah jika itu mau mu.aku tidak akan mengatakan hal penting ini disini ,aku hanya mau bilang temui aku di mansion ku ,Rion nanti malam antar dia ke mansion ku!",ucap Dion
"hah?om sudah membeli mansion itu?",tanya Rion
"Hem,!!",jawab Dion
"hebatt,!!",ucap Rion dengan memberi jempolnya
***
dirumah sakit.
"ayo Cika mommy mohon!!",lirih Anna
"emmmm Cika tidak mau,itu bubur tidak ada rasanya!!",ucap Cika
"yaudah umur Cika berapa?",tanya Anna
"mommy kan tahu umur Cika 4 tahun!!",jawab Cika
"nah jadi makannya 4 suap ya!!",ucap Anna
"emmm yaudah deh cuman empat ya!!",ucap Cika
Anna pun menyuapi Cika ..
ceklekk
"hallo anak Dedy!!",ucap Zaki
Cika yang mulutnya masih penuh bubur dan tidak bisa menjawab sapaan dedynya itu hanya mengedipkan kedua matanya berkali-kali .
"telan dulu!!",ucap Anna
glekk (Ditelan)
"dedyy,Cika boleh mandi?",tanya Cika
"oh tidak boleh untuk sementara ini Cika tidak boleh mandi dulu,di seka aja ya!!",ucap Zaki
"tapi badan Cika lengket,pengen mandi!!",rengek Cika
"Cika mau mandi bareng itu!!",tanya Anna dengan menunjuk semua alat yang di pakai oleh Cika
"dilepas mommy!!",ucap Cika
"mana boleh sayang!!",ucap Anna
"emmm!",rengek Cika
"yaudah mommy pulang mandi dulu sana trus kesini lagi ,biar Cika Dedy yang urus!!",ucap Zaki
"tap-!!",ucap Anna yang terpotong
"mandi,tetap jaga kesehatan kebersihan!!",ucap Zaki
"iya-iya.cika mommy pulang dulu ya Cika gak boleh rewel nanti di gigit Dedy!!",ejek Anna pada Zaki
"Dedy gak gigit!!",ucap Zaki dengan memasang wajah polos tanpa dosa
"hihii Dedy lucu deh wajahnya!!",ucap Cika terkekeh
Anna pun terkekeh melihat eskpresi sang suami.anna segara pulang dan mandi .
***
malam hari kini Nia berada di mansion Dion .Nia duduk di sofa ruang tamu .
"ada apa?",ketus Nia
"kau masih membencinya,kau tidak merindukannya?",tanya Dion
sebenarnya Nia sangat merindukan sang kakak,walau tahu seberapa buruk perilaku sang kakak tapi Nia masih tetap adik yang menyayangi kakaknya .
"apa maksudmu, setiap hari Minggu aku pergi ke makamnya!!",ucap Nia
"kau kemakan siapa??",tanya Dion
"kak Sarah siapa lagi?",ketus Nia
"kok bisa?orangnya saja disini!!",ucap seorang wanita memakai piyama
Nia menoleh ke belakangnya .
Nia membulatkan matanya
...****************...
bersambung
Sampai sini dulu ya ,
btw ini aku upnya sehari 2 kali soalnya lagi kesambet energi full πππtapi pas mood ku udah kacau ya gak up jadi gak pastiππππ
like like like like likeee
gak like lubang hidungnya kelap-kelip π