
Fiona di bawa Davina dan Anna untuk menjebak Sarah .
Tangan Fiona masih di borgol dengan didampingi Davina di kursi belakang sedangkan Anna duduk di depan dan Zaki menyetir mobilnya.
Bu Erna ikut rombongan tim Davina yang mengikuti mobil Zaki di belakang.
"Jangan coba-coba untuk kabur!!",ucap Davina
"Chihh!!",Fiona mendecih
Sampai di rumah Fiona .
Davina mengangkat tangan kanannya dan memutar jari telunjuknya tanda bahwa tim harus berpencar untuk bersembunyi .
"Kau cepat pancing dia keluar!!",ucap Davina
"Apa jaminannya?",ucap Fiona
"Mungkin kau akan bebas!",sahut Davina
"Aku memegang kata-katamu!!",ucap Fiona
Tangan Fiona sudah tidak di borgol dan dia berlari ke arah pintu rumahnya .
Tok tok tok
"Sarah Sarah!!",teriak Fiona
Didalam rumah
"Apa itu!!"gumam Sarah dan membuka tirai.
"Fiona!!",gumam Sarah
Sarah belum membuka pintunya tetapi masih memastikan keadaan.akhirnya Sarah membuka pintunya
Ceklekk
"Berhasil!!",ucap pelan Davina
Zaki mengangguk
"Kau kenapa bisa kau disini!!",tanya Sarah dengan celingukan memastikan keadaan.
"Ceritanya panjang ,sekarang kita harus kabur dan pergi dari sini!!",ucap Fiona
"Tenang aku sudah memesan tiket penerbangan ke Amerika ayo aku sudah mengemas barang-barang ku!!",ucap Sarah
Sarah pun keluar dari rumahnya dengan tas berisi barang-barangnya
Saat dia melangkah keluar dari halaman rumah Fiona ia di kepung sana sini oleh petugas tim Davina .
"Jiahhh!!",ucap Davina dengan mengepalkan tangannya
"Apa yang sekarang akan kau lakukan?",tanya Anna pada Davina
"Lihat saja!!",ucap Davina
Amarah Sarah kini memuncak dan menatap tajam petugas satu persatu .
"Ckkk!!",smrik Sarah
Fiona masih berdiri di belakang Sarah.
"Maaf aku terpaksa!!,"ucap Fiona
"Kalian semua sama saja!!",ucap Sarah
Sarah mendekati satu petugas di depannya ..
"Ayo tangkap aku!!",lirih Sarah
"Jangan macam-macam nona!!",ucap petugas
Dan dengan sergap Anna mengambil alih pistol di tangan petugas dan menembak perut petugas.
"Sial kalian jangan lengah!!",ucap Davina di walkie talkie
Davina,bu Erna,Zaki dan Anna masih bersembunyi.
Lalu Sarah mengarahkan pistol ke Fiona setelah mendengar suara perempuan dari walkie talkie para petugas ..
Dorrr
Peluru menembus dada Fiona
"Ahkkkk!!",rintih Fiona
Fiona pun ambruk
Sarah menyimpan pistol di tasnya lalu berlari .
Davina dan yang lain keluar dari persembunyiannya dan menghampiri 2 korban tembak .
"Kalian kejar dia !!",teriak Davina
"Sungguh tidak becus melawan 1 wanita!!",gumam Anna
"Shutt,jangan mengacau!!",bisik Zaki pada Anna
"Kau mendapatkan informasi dari Sarah?",tanya Anna
"D-dia akan p-pergi k-ke ammrika ,dia pasti men -ju ban-ra!!",ucap Fiona terpotong potong karena sudah parah keaadaannya.
Degg (Fiona pun memejamkan matanya)
"Aku akan meminta izin mengadakan razia di bandara!!",ucap Davina
"Aku akan membantumu meminta izin!!",ucap salah satu polisi
Davina mengangguk
Jenazah Fiona pun di amankan bersama dengan jenazah Glen .
Pagi harinya pihak khusus sudah sampai di bandara mendahului Sarah .
Dirumah Bu Erna.
"Nia?",panggil Anna
"Hem?",jawab Nia
"Ayo ikut kami,hanya kau yang bisa membantu menemukan kakakmu!",ucap Anna
"Baiklah ayo,Bu Erna Nia titip mama ya!!",ucap Nia
"Hem , kebetulan hari ini aku di beri izin cuti!!",jawab Bu Erna
Zaki,Anna dan Nia pergi ke bandara .
"Bu mana Zaki?",tanya Luky
"Dia di bandara****!!",jawab Luky
"Luky susul Zaki ,Luky permisi!!",ucap Luky
Luky pun ikut pergi ke bandara .Luky membuntuti mobil Zaki.
Sampai di bandara .
"Buka maskermu!!",ucap polisi pada seorang wanita.
...****************...
bersambung
Like like like like like like
gif gif gif gif
vote vote vote
comment yah jangan lyupaa
makasih