
"Zaki bantu aku,kau kesini ingin membantuku atau apa hah?",teriak Luky
Zaki pun turun dan membantu Luky .
"Apa pemilik rumah ini sebelumnya perempuan?",ucap Zaki
"Iya,dia menjual nya padaku,kenapa?",ucap Luky
"Nanti kita ke taman belakang rumah ini sepertinya seru bersantai disitu!!",ucap Zaki
"Tahu dari mana ada taman di belakang rumah ini?",tanya Luky keheranan
"AHH aku tahu karena aku mengenal rumah ini!!",jawab Zaki
***
"Sudah ku bilang aku tidak lapar!!",bentak Nia pada asisten
Nia menepis mangkok di tangan asisten sehingga bubur dalam mangkok berceceran
Di ruang tamu ..
Anna dan bu Erna sontak menoleh ke arah tangga lalu saling menatap.
"Apa yang terjadi?",gumam Bu Erna
Tanpa basa-basi Anna langsung menuju kamar Nia disusul oleh Bu Erna .
"Nia!!",ucap Anna agak tegas
Membuat Nia sedikit takut dan menunduk.
"Apa yang terjadi?",tanya Anna
"Nona dia membuang mangkok nya jadi-!!",ucap asisten yang tak di teruskan
Anna menatap tajam Nia.
"Kau mau bertemu mamamukan.jika itu kemauanmu maka jangan terkejut nanti!!",ucap Anna agak tegas dengan menggandeng tangan Nia .
Anna dan Nia masuk kemobil dan menuju ke suatu tempat.
"Apa yang harus aku lakukan,Anna mulai jengkel dengan sikap Nia!!,"gumam Bu Erna
***
"Akhirnya huh,Oky nanti lanjut lagi .kita ke taman yang kau bicarakan tadi!!",ucap Luky
Mereka menuju taman belakang rumah.
"Wahh luas sekali ya!!",ucap Luky
Zaki melihat tempat Glen tergeletak waktu itu .Zaki melihat banyak pot bunga disitu.
Zaki tak kepikiran jika Glen di kubur disitu .Sarah mengubur Glen ditempat Glen tergeletak dan Sarah menutupi tanah makam Glen dengan banyak pot bunga.
"Huh wangi banget bunganya!!",ucap Luky
Seketika Zaki bergidik saat melihat Luky mendekati tempat Glen tewas .
"Zaki!!",panggil Luky dengan melambaikan tangannya
Zaki pun menghampiri luky.saat Zaki mengamati tanahnya Zaki merasa agak curiga.
"Itu tanahnya seperti habis di gali!!",ucap Zaki
"Iya itu soalnya buat pot pot ini biar estetik kata pemiliknya!!",ucap Luky
"Hah?? maksudnya gimana?",tanya Zaki
"Jadi gini ,waktu perempuan itu serahin surat dan kunci rumah ini,dia bilang jangan ubah letak pot di taman belakang rumah dan biarin jika tanahnya agak tidak rapi itu dibuat begitu biar estetik katanya!!",jelas Luky
"Kau ini dokter tapi bodoh sekali,cepat cari cangkul di sekitar sini!!",ucap Zaki
"Hah buat apa ,mau tanam bunga bunga ini di tanah?,udah biarin di pot bagus itu!!",ucap Luky
"Ckk!!",Zaki mendecih
"Hem Oky bentar!!",ucap Luky lalu pergi mencari cangkul.
Zaki menelfon seorang detektif wanita , kebetulan detektif wanita itu teman Zaki.
"Ok aku tunggu,aku kirim lokasinya!!",ucap Zaki
(Tut)percaya berakhir
"Ini woy dapat!!",teriak Luky
"Dokter Luky anda pesan minuman ya bentar lagi ada tamu kesini!",ucap Zaki
"Wahh mau bertamu kesini,rumah ku belum selesai di renov kau main undang tamu!",rengek Luky
"Udahlah ada surprise nanti ,di jamin kau akan menjual rumah ini!!",ucap Zaki
"Heh,aku gak paham!",ejek Luky
Luky pun memesan minuman.
Setelah menunggu 1 jam detektif wanita itu tiba di rumah Luky .
"Hai!!"ucap detektif wanita yang bernama Davina
"Hem sini!",ucap tegas Zaki
"Apa terjadi sesuatu?",ucap Davina
Davina pun mengamati susunan pon bunga tersebut dan menatap Zaki.
"Aku mengerti,em ini pakai sarung tangan ini!!",ucap Davina
Zaki dan Davina memakai sarung tangan.Davina mengaktifkan walkie talkie miliknya
"Masuk!!",suara laki-laki terdengar di walkie talkie milik Davina
"Kirim tim ,aku kirim lokasinya!!",ucap davina
Zaki menatap serius Davina .
"Bantu aku memindahkan pot-pot ini!!",ucap Davina
Luky yang tak mengerti hanya mematung di tempat dan melihat aktivitas davina dan Zaki.
Pot-pot sudah di pindahkan dan terlihat tanah yang seperti habis di gali .
Davina menekan tanah itu dengan kakinya yang memakai sepatu boots.
"Tanahnya tidak padat seperti bekas di cangkul!!",ucap Davina
Davina segara memotret tanah dan lokasi disitu.
"Heh rumah aku mau di jadiin model kah!",ucap Luky
"Ada mayat disini!!",bisik Zaki dengan melirik ke tanah makam Glen
"What heh hoh yang bener?",bisik Luky
Tak lama kemudian tim datang ..
"Gali dengan hati-hati!!",perintah Davina
Anak buah Davina pun menggali tanah tersebut.
Mulai tercium bau menyengat.
"Huekk,bau apaan huekk!!",Luky mulai tidak nyaman
Tetangga pada berkerumun karena penasaran kenapa tim pihak khusus masuk ke rumah tersebut.
"Haduhh itu kayaknya pembunuhan ,jadi keluarga Bu Yuliana pembunuh??",gumam para ibu-ibu
Dan salah satu ibu-ibu memanggil reporter.sehingga itu masuk berita dan reporter merekam penggalian tersebut ..
"Mayat Zak??",ucap Luky (membulatkan matanya)
Zaki menutup hidungnya begitu pula Luky .
"Zaki kami perlu membawa kalian untuk penyelidikan lebih lanjut!!",ucap Davina dengan mantap Luky
"Loh jangan salah paham kita gak ada sangkut pautnya dengan pembunuhan ini!!",ucap Luky karena takut di tuduh
"Aku bersedia jadi saksi!!",sahut Zaki
"Bodoh kau ini menjebak dirimu sendiri atau apa?",bisik Luky
Cekrekk (suara kamera yang berlomba-lomba mengambil gambar mayat Glen yang di amankan oleh pihak khusus.
***
"Ma ikut Nia saja,kakak jahat sudah buang mama!!",ucap Nia senggukan
Mama Nia yang bernama Yuliana itu pun mengangguk
"Berita terkini 2 jam lalu pihak tim khusus menemukan mayat seorang laki-laki di rumah bekas milik mendiang Danu Candra ,dari informasi rumah tersebut beberapa hari kosong dan seorang dokter laki-laki membeli rumah tersebut ....."
Anna menatap layar tv dan segera menelfon zaki.tetapi ponsel Zaki tak aktif .
"Ma itu rumah kita!!",ucap Nia
"Apa yang terjadi!!",ucap Bu Yuliana
"Nia tetap disini jaga mamamu,kakak akan menemui kak Zaki !!",ucap Anna terburu-buru lalu pergi ke parkiran.
"Zaki apa yang kau lakukan!!",geram Anna dalam mobil
Anna menancap gas ...
Anna yang sedang mengemudi juga mencoba untuk menghubungi Zaki.
Dirumah sakit
Di Ruangan Bu Erna
Pyarrr(sebuah gelas kaca terjatuh dari tangan dokter)
...****************...
Bersambung
Like like like like like
Gif gif gif gif gif gif
Vote vote vote vote
Comment
Makasih ❤️❤️