
Anna tiba-tiba berbalik dan menatap tajam Zaki.
"Uhukk-uhukk",(Zaki tersedak)
"Katakan saja,jika kau ingin mengatakan sesuatu?jangan coba-coba menyembunyikan sesuatu, mengerti!!",lirih Anna
"Anna aku ingin serius membantumu tolong jangan pernah takut aku mengkhianatimu!!",ucap Zaki
"Hem!!",jawab Anna
"Aku mohon jangan bertindak gegabah,aku mungkin tidak tahu betapa sakitnya hatimu tapi jangan ceroboh dalam hal balas dendam!!",ucap Zaki
Anna memasang senyum tipis di bibirnya .
"Dion,aku tadi mengoperasi Dion ,dia sekarang ada di ruang VIP kamar nomor 3,jika kau ingin kesana aku akan mengantarmu!!",ucap Zaki
Anna masih diam dan menatap Zaki.
"Apa yang kau pikirkan?",ucap Zaki
"Dirimu!!",jawab Anna
"Hah??",lirih Zaki
"Kau terlalu takut berbuat kejahatan!!",tegas Anna
"Aku belum pernah membantu seseorang dengan tujuan balas dendam,aku mudah kasihan pada orang !!",ucap Zaki
"Terkadang orang yang kita kasihi tidak sadar diri membuat kita muak dengan sikapnya,"!!tegas Anna
"Aku tahu itu!!",ucap Zaki
"Jangan pernah kasihan pada orang yang sudah menyakiti mu,mereka saja tidak kasihan pada mu dan tidak berfikir sebelum menyakitimu !!",ucap Anna sambil menepuk pundak Zaki
"Aku algojo mu akan siap membantu mu ice!!",gumam Zaki
"Turunlah dulu,aku akan menyusul!!",ucap Anna
Zaki pun kebawah untuk makan malam .di meja makan sudah tersedia makanan .
"Ayo makan aku sudah memasak makanan kesukaan Zaki!!",ucap Bu Erna
Nia,Zaki,Anna,dan bu erna mulai makan .Anna berhenti makan dan menatap Zaki begitu juga Zaki menatap Anna sambil mengunyah makanannya.
"Boleh aku menjadi asisten pribadimu?",ucap Anna
"Uhukk-uhukk"(Zaki tersedak)
Bu Erna memberi segelas air kepada Zaki .Zaki pun meminumnya .
"Bukannya kakak sudah banyak uang?",ucap Nia
"Sudah tidak karena tempat les ku aku tutup ",jelas Anna
"Ahhh begitu",lirih Nia
"Mau menjadi asistenku,tapi kau tidak mengambil jurusan kedokteran mana bisa?",ucap Zaki
"Bisa aku hanya akan ikut kemana kau pergi dan kau bisa meminta tolong aku jika kau butuh sesuatu saat kau sibuk!!",ucap Anna
"Yang benar saja, Anna sedang di pelet?",gumam Bu Erna
"Apa?",sahut Zaki
"Kau memelet Anna kan?",ucap Bu Erna
Anna kembali menjadi posisi batu yang bagus .
"Apa yang Tante katakan mana ada ,Zaki dokter bukan Parjo Mbah dukun!!",ucap Zaki
"Itu kok bisa Anna jadi gitu semenjak ada zaki?",tanya Bu Anna
"Yah gak tahu orang si ice kadang ya seperti kulkas kadang gitu suka berubah bentuk seperti bunglon!!",ejek Zaki
"Ckkk!!",sahut Anna kesal
"Anna di apain Zaki,kok tiba-tiba luluh gini?",tanya Bu Erna
"Zaki gak ngapa-ngapain!!",ucap Anna
"Kalian seperti membunyikan sesuatu dari ku,ayo katakan aku penasaran?",ucap Bu Erna
"Jangan-jangan mereka pacaran Bu!",sahut Nia
Zaki dan Anna kompak menatap Nia
"Aku salah bicarakah?",gumamnya
Selesai makan Bu Erna dan Zaki pergi ke balkon ,Zaki menceritakan tentang Dion ke Bu Erna .
"Jadi anna melanjutkan rencananya?",ucap Bu Erna
"Hem.dia perempuan yang sulit di mengerti terkadang dingin terkadang begitulah hahh!!",ucap Zaki
"Pertama kalinya dia terbuka pada laki-laki!!",ucap Bu Erna
"Sebelumnya dia memang sangat dingin cuek pada Zaki,tapi semenjak tragedi pintu kamar mandi dia mulai agak terbuka dengan Zaki!!",ucap Zaki
"Hem pegang baik-baik janjimu pada Anna jangan sampai membuatnya kecewa.bisa-bisa kamu jadi target selanjutnya nanti!!",ejek Bu Erna
***
"Aku minta kau tenang ,aku akan membantumu!!",ucap Sarah
"Kau lihat sendiri aku terkurung disini ,kenapa kau masuk kesini, ini ruangan yang menyeramkan dan rusuh kau tak pantas berada disini!!",ucap fiona
"akan ku pastikan dia membayar semua perbuatannya..kau tahu sekarang Dion targetnya!!",tegas Sarah dengan penuh amarah
"Terserah kau saja,aku hanya bisa menunggu kemenangan mu ,yang jelas kemungkinan sedikit kau dapat mengalahkan musang itu!!",ucap fiona
Sarah begitu kesal dan keluar dari tempat fiona.sarah begitu pusing karena penyakit papanya semakin parah di tambah mamanya cemas tentang Nia yang menghilang .
paginya Sarah pergi ke kantor polisi dan melaporkan adiknya yang hilang.
Dirumah sakit Dion tengah terbaring di tempat tidur menunggu sarapan rumah sakit datang .
Ceklekk pintu terbuka ,Dion melihat ke arah pintu dan melihat sosok perempuan cantik memakai style blazer berwarna hitam .
Nampan makanan ditaruh di meja samping tempat tidur Dion .Dion masih mematung melihat sosok perempuan di sampingnya.
"Apa?mau aku suapi?",lirih Anna
"Jika kau tidak keberatan, suapi aku?",ucap Dion
"Mau cara menyuapi yang mana ,lewat mulut tapi aku masukkan racun dalam buburmu,atau lewat perutmu tanpa racun?",ancam Anna dengan melirik ke jahitan yang ada di perut Dion .
"Setidaknya kasihanilah dokter yang sudah menjahit perutku ,masa iya kau ingin membuka jahitanku!!",ucap Dion
"Cepatlah sembuh dan ku buat kau masuk keruangan ini lagi!",ancam Anna
Anna pun pergi dari ruangan Dion
Saat Anna berjalan di lorong Anna berpapasan dengan Sarah .
Anna tersenyum kepada sarah.membuat Sarah langsung berlari menuju kamar Dion.
Ceklekk(pintu terbuka )
Sarah ngos-ngosan dan menghampiri Dion .
"K-kau baik-baik saja?",ucap Sarah yang masih ngos-ngosan
"Kau bertemu dengannya?",tanya Dion
"Jawab aku dulu kau baik-baik saja?",bentak Sarah
"Hem!!",jawab Dion dengan mengangguk
"Dasar perempuan licik,apa dia kesini tadi!!",ucap Sarah
"Dia mengantar bubur kesini,ambilkan aku mau makan!!",ucap Dion
"Kau santai sekali,dia memberimu bubur dan kau ingin memakannya?",bentak Sarah
"Memang kenapa?",tanya Dion
Tok tok tok
Sarah dan Dion melihat ke arah pintu ...
...****************...
Bersambung
Jangan lupa kasih sesajen buat author biar semangat update ☺️
Like
Gif
Vote
Komen