
Bulan-bulan berlalu sejak Amora mengetahui sebagian dari masa lalu Reymond yang begitu berarti baginya. Hubungan mereka semakin erat, dan Reymond mulai mempercayai Amora sebagai mitra bisnis yang andal. Namun, ada sesuatu yang tetap menyelinap di benak Amora - rahasia yang Reymond sembunyikan.
Pada suatu sore yang cerah, Amora duduk di ruang kerjanya, menatap jendela dengan tatapan berat. Dia merasa bahwa ada lebih banyak hal yang dia harus ketahui tentang bosnya, dan keingintahuannya semakin kuat. Dia ingin tahu apa yang membuat Reymond begitu misterius dan terkunci dalam dirinya sendiri.
Tanpa memberi tahu siapa pun, Amora memutuskan untuk menggali lebih dalam. Dia mulai mencari catatan atau artikel yang mungkin membuka tabir rahasia Reymond. Dia menjelajahi arsip perusahaan, mencari tahu tentang perjalanan karier Reymond sebelum dia menjadi pemimpin Industri Giovanni. Namun, setelah berhari-hari mencari, dia tidak menemukan banyak informasi.
Suatu hari, ketika dia sedang merapikan lemari arsip yang sudah lama tidak tersentuh, dia menemukan sebuah kotak yang terlupakan di sudut ruangan. Kotak itu terlihat sangat tua dan berdebu. Ketika Amora membukanya, dia menemukan sejumlah surat, foto-foto lama, dan dokumen-dokumen yang tampaknya sangat penting.
Amora mulai menyelusuri isi kotak itu. Surat-surat itu ternyata adalah surat dari seseorang yang bernama Isabella, seorang wanita yang jelas memiliki hubungan dekat dengan Reymond pada masa lalu. Surat-surat itu penuh dengan kata-kata penuh kasih, kerinduan, dan kepedulian. Amora merasa seolah-olah dia telah menemukan potongan kecil dari kehidupan pribadi Reymond yang sangat dia sembunyikan.
Sementara itu, foto-foto lama menggambarkan momen-momen bahagia Reymond dan Isabella bersama. Mereka tertawa, berjalan-jalan di tepi pantai, dan terlihat sangat mencintai satu sama lain. Amora merasa terharu dan terkejut melihat sisi lembut Reymond yang selama ini dia tidak pernah lihat.
Namun, ada sesuatu yang lebih mengejutkan dalam kotak itu. Amora menemukan sebuah dokumen rahasia yang tampaknya terkait dengan masa lalu Reymond. Dokumen itu adalah kontrak bisnis yang sangat rinci antara Reymond dan seseorang yang disebut sebagai "Pengusaha Misterius." Kontrak itu berisi klausul-klausul yang mengikat, dan salah satunya adalah perjanjian untuk menjaga rahasia.
Amora tahu bahwa ini adalah petunjuk penting tentang rahasia yang Reymond sembunyikan. Dia merasa dilema; di satu sisi, dia ingin mengungkap rahasia ini untuk mengerti Reymond lebih dalam, tetapi di sisi lain, dia merasa bahwa ini adalah sesuatu yang sangat pribadi dan mungkin sangat berarti baginya.
Pertanyaan-pertanyaan berputar di dalam pikiran Amora. Apakah dia harus mencoba mengonfrontasi Reymond tentang temuan ini? Atau sebaiknya dia terus menjaga rahasia ini sendiri dan membiarkan Reymond berbagi kapan dia merasa sudah waktunya?
Amora menyadari bahwa dia berada dalam situasi yang rumit. Rahasia yang merayap ini menjadi beban berat dalam hubungan mereka, dan dia tidak tahu apa yang harus dia lakukan selanjutnya.
Dalam beberapa minggu berikutnya, Amora mencoba bertindak seperti biasa di depan Reymond, tetapi pikirannya selalu terpaut pada rahasia yang dia temukan dalam kotak tersebut. Dia merasa bahwa ini adalah saat yang tepat untuk menghadapi Reymond dan mencoba memahami lebih banyak tentang masa lalunya yang tersembunyi.
Suatu hari, ketika mereka sedang bekerja di ruangannya yang nyaman, Amora merasa keberanian untuk membuka pembicaraan yang sensitif ini. Dia menatap Reymond dengan serius.
"Reymond, ada sesuatu yang ingin aku bicarakan denganmu," ujarnya dengan lembut.
Reymond mengangkat alisnya, menunjukkan bahwa dia siap mendengarkan. "Apa itu, Amora?"
Reymond tampak terkejut oleh penemuan itu. Dia menatap Amora dengan ekspresi campuran antara kebingungan dan kekhawatiran. "Apa yang kamu temukan dalam kotak itu, Amora?"
Amora merasa bahwa ini adalah saatnya untuk menjelaskan semuanya. "Surat-surat itu adalah surat dari seseorang yang bernama Isabella. Dia sepertinya memiliki hubungan yang sangat dekat denganmu pada masa lalu. Foto-foto menunjukkan momen-momen bahagia kalian bersama."
Reymond menghela nafas dalam-dalam dan meraih dagunya dengan satu tangan. "Isabella adalah seseorang yang sangat berarti bagiku. Kami memiliki hubungan yang erat."
Amora melanjutkan, "Selain itu, aku menemukan kontrak bisnis antara kamu dan seseorang yang disebut sebagai 'Pengusaha Misterius.' Kontrak ini berisi klausul-klausul kerahasiaan. Reymond, apa yang sebenarnya terjadi?"
Reymond terdiam sejenak, tampak merenungkan bagaimana dia akan menjelaskan semuanya kepada Amora. Akhirnya, dia mulai berbicara, "Isabella adalah wanita yang pernah menjadi bagian penting dalam hidupku. Kami berdua menjalani masa-masa yang sangat bahagia bersama, dan dia adalah seseorang yang sangat aku cintai."
Amora mendengarkan dengan cermat. Dia merasa bahwa ada lebih banyak cerita yang harus dia dengar.
"Namun," lanjut Reymond, "suatu hari, saat kami berdua sedang merencanakan masa depan kita bersama, sesuatu yang tragis terjadi. Isabella mengalami kecelakaan mobil yang mengerikan, dan dia meninggal dunia."
Amora merasa ngeri mendengar cerita ini. "Oh, Reymond, itu sungguh mengerikan. Aku sangat menyesal."
Reymond menundukkan kepala sejenak sebelum melanjutkan, "Ketika Isabella masih hidup, kami pernah menjalani bisnis bersama. Kontrak bisnis itu adalah bukti perjanjian antara kami. Namun, setelah kematiannya, kontrak itu menjadi kenangan yang menyakitkan bagiku. Itu adalah salah satu alasan mengapa aku selalu menyembunyikan masa laluku."
Amora bisa merasakan betapa beratnya beban yang dibawa oleh Reymond selama ini. Dia ingin memberikan dukungan dan pengertian kepadanya. "Reymond, kamu tidak perlu menyembunyikan ini dari aku. Aku di sini untukmu, dan aku ingin tahu lebih banyak tentangmu."
Reymond mengangguk, menghargai kata-kata Amora. "Terima kasih, Amora. Aku tahu bahwa kamu selalu ada untukku. Itu sangat berarti bagiku."
Dengan perasaan lega karena telah berbicara terbuka kepada Amora, Reymond merasa bahwa beban rahasia yang selama ini dia simpan telah menjadi lebih ringan. Dia tahu bahwa dia telah memilih untuk membagikan salah satu bagian yang paling pribadi dan terluka dalam hidupnya dengan seseorang yang ia percayai sepenuhnya.