
wajah Elly seketika cemberut. ia menggembungkan pipinya dengan tangan nya yang dilipat di dada,saat Lisa melihat itu ia merasa begitu gemas lalu saat ia ingin memeluk Elly, Elly menghindar hingga membuat Lisa terjatuh. kemudian, Elly melihat ke arah kakak nya.
"ini karena kakak hanya memberiku sayuran,aku benci sayur tahu!"ucap Elly masih dengan wajah cemberutnya. Ricard menghela nafas panjang.
"baiklah,,, maafkan kakak,ayo kita periksa keadaan mu setelah itu aku akan mengantarkan mu ke asrama"ucap Ricard.
wajah Elly pun berubah seketika menjadi bersemangat. kemudian tabib yang sudah menunggu mereka sedari tadi memeriksa keadaan Elly dan berkata Elly baik baik saja.
"sudah aku bilang kan,aku baik baik saja!"ucap Elly deng kesal. tapi dengan seketika wajahnya kembali terlihat bersemangat.
"sekarang ayo antarkan aku ke asrama, bukankah kakak bilang akan mengantarkan ku?"ucap Elly
Ricard pun menyuruh Elly mengikutinya. sedangkan Lisa yang tadi terjatuh mengikuti Elly dan Ricard,kalau dia bisa mengetahui asrama Elly kan dia bisa mendatangi Elly dan bermain dengannya.
mereka pun sampai di kamar asrama Elly yang ternyata hanya berbeda tiga kamar dari milik Lisa. Lisa pun makin tak sabar menantikan hari hari dimana dia bisa mengikuti atau bahkan bermain dengan Elly. Lisa terlihat seperti terobsesi dengan Elly,Lisa memang dikenal menyukai hal hal yang imut. walaupun Elly hanya seorang gadis tapi dia begitu pandai dalam hal berpedang.
setelah itu Ricard harus pergi karena ia ada kelas berpedang,Elly sendiri akan memulai harinya di academy mulai besok. setelah Ricard pergi Lisa pun terkejut mendengar perkataan Elly.
"nona Lisa aku tahu kau di sana"ucap Elly dengan kesal.
Elly pun keluar dari persembunyiannya sambil tertawa kecil.
"oh ya, bisakah nona Lisa menemani ku membeli barang barang seperti pakaian dan lainnya malam ini?aku belum terlalu hapal jalur kota ini"pinta Elly kepada Lisa. Lisa pun terlihat makin bersemangat.
"kalau begitu aku akan bersiap dari sekarang ! sampai jumpa !"ucap Lisa dengan semangat. padahal hari masih siang.
ia mungkin bisa meminta Ricard menemaninya membeli pakaian dan lainnya tapi ia rasa pergi bersama Lisa akan lebih mudah dan ia bisa juga meminta pendapat Lisa sebagai sesama gadis. jika soal uang Elly punya banyak,karena di paket yang diberikan raja dan ratu Blaise sebelumnya terdapat koin emas yang berjumlah sekitar 10000 koin emas.
Elly pun masuk ke dalam kamar asrama nya. Elly mengira di dalamnya hanya kamar sederhana berukuran sedang. tapi,ketika ia masuk yang pertamakali ia lihat adalah sebuah kamar yang begitu luas dan besar. tentu ia terkejut,karena dari luar jarak antara pintu pun tidak begitu jauh,sihir ruang?.
setelah itu Elly merebahkan tubuh kecilnya di ranjang.
"wah,,, empuknya,,,,"batin Elly.
saat sedang berbaring,ia pun teringat akan suatu hal. Elly menolehkan kepalanya kesamping dan melirik ke arah tangan kanannya. kemudian,ia mengangkat tangannya dan memperhatikan sebuah cincin yang terpasang di jari manisnya. cincin tersebut ialah pemberian dari ratu roh sebelum mengembalikan kesadaran Elly.
cincin tersebut berwarna silver dengan batu safir kecil ditengah nya.
*cincin Elly
Elly mereka cincin itu bukanlah sekedar cincin,ia merasa ada sihir yang ditanamkan pada cincin tersebut. dari pada penasaran Elly memutuskan untuk bertanya langsung kepada ratu roh. Elly duduk di samping ranjangnya,lalu ia pun memanggil ratu roh.
ratu roh pun muncul di hadapan Elly dengan kondisi yang berantakan. Elly tak sanggup menahan tawa melihat kondisi ratu roh sehingga tawanya pun pecah.
"apa yang terjadi padamu ratu roh?"ucap Elly sembari tertawa cekikikan. ratu roh yang kesal menjitak kepala Elly.
"aduhhh!"ucap Elly sembari memegang kepalanya nya yang terasa sakit karena dijitak oleh ratu roh.
"ada apa kau memanggilku tiba-tiba gadis nakal!? apa kau tak tahu aku sedang sibuk?"keluh ratu roh pada Elly.
cincin tersebut adalah cincin ruang. di dalam cincin tersebut tertanam kan sihir ruang tingkat tinggi. Elly dapat memasukan berbagai macam barang dan bahkan makhluk hidup. ratu roh memiliki banyak cincin ruang tapi ia sengaja memilihkan Elly cincin tersebut,karena bukan hanya sihir ruang yang ada di dalamnya memiliki tingkat yang begitu tinggi, menurut cincin tersebut juga cocok dengan warna mata Elly yang berwarna biru seperti batu safir.
kemudian ratu roh menyuruh Elly memejamkan matanya kemudian masuk kedalam cincin ruang tersebut. ratu roh berkata kepada Elly bahwa ada kejutan di dalamnya. Elly bersemangat mendengar hal tersebut dan langsung mencobanya dan seketika Elly menghilang.
saat membuka mata Elly berada di tepi sebuah danau besar,ia membalikkan badannya dan melihat segunung koin emas dan terdapat berbagai macam senjata seperti pedang dan lainnya. tentu Elly terkagum kagum dengan semua yang ada di dalam cincin ini.
kemudian Elly keluar dari sana dan ia melihat ratu roh yang masih menunggunya.
"di dalam sana begitu menakjubkan !kau hebat sekali ratu roh!"ucap Elly dengan mata berbinar.
"jangan panggil aku ratu roh terus! aku juga punya nama,namaku Reine "ucap ratu roh.
"kalau begitu ku panggil kak Reine saja"ucap Elly. kemudian Elly ingat ia akan pergi dengan Lisa nanti malam.
Elly pun meminta ratu roh untuk kembali. dan Elly pun memberikan dirinya kemudian memakai kembali seragamnya. setelah itu terdengar suara ketokan pintu dari luar.
tok tok tok
suara pintu asrama Elly yang diketok. saat Elly membuka pintu,ia melihat Lisa yang sudah menunggunya di depan pintu.
"ayo berangkat sekarang nona Lisa"ucap Elly sambil mengambil uangnya kemudian mengunci pintu.
Lisa hanya diam dan memperhatikan Elly dari atas sampai bawah.
"tidak boleh !"teriak Lisa. Elly pun terkejut,apanya yang tidak boleh?.
"kenapa kau cuma pakai seragam? meskipun tetap imut tapi tak boleh!"sambung Lisa. Elly pun mengerutkan dahinya.
"kenapa tak boleh ? menangnya aku harus pakai apa?"tanya Elly.
Lisa berfikir beberapa saat kemudian ia menarik Elly ke kamarnya. Lisa mengobrak-abrik lemarinya .
"nah harusnya seperti ini "ucap nya lega.
ia memakaikan Elly sebuah gaun berwarna biru dan pita yang diikatkan di tangan dan kepalanya sebagai hiasan. gaun dan pita itu Lisa berikan kepada Elly. sebenarnya Lisa hanya senang melihat Elly yang imut,ia begitu ingin memeluk Elly dengan erat.
_________________
***hai semuanya!
author balik lagi nih, penasaran gak gimana Elly pas dipakaikan gaun sama Lisa?
insyaallah author bakal bikin ilustrasi nya.
jangan lupa like,komen,vote dan tentu aja bintang lima nya.
bye bye*** ~