Spirit Queen

Spirit Queen
academy



Elly,atau lebih tepatnya Calista,saat ia masih menjadi siswa SMP dulu dia adalah gadis yang periang namun semua berubah ketika ia naik ke tahun ajaran kedua. ia selalu dibully habis habisan oleh teman temannya yang lain bahkan hingga lulus.


yang paling membuatnya kesal adalah dirinya sendiri yang tak bisa melawan dan memilih untuk mengasingkan diri dari dunia sosial. sejak lulus SMP dia mulai menjadi mangaka,dia awalnya hanya menjadikan manga sebagai pelarian nya saja. tapi semakin lama dirinya mulai menyadari bakatnya lalu mulai membuat manga. manga pertama nya pun sukses besar. sejak itulah dia dikenal sebagai 'mangaka jenius'.


setelah itu Elly bertanya kepada anak tadi,


"siapa namamu? siapa sebenarnya mereka ?"


"nama saya Ricard Blaise. mereka adalah anak dari grand Duke Alz dan marquis Weston. mereka mengganggu saya karena saya bukan orang kerajaan ini."jawabannya. kemudian Elly memperhatikan Ricard dari atas sampai bawah.


"tapi kau pangeran kerajaan Blaise kan?"mendengar perkataan Elly Ricard pun kaget. bagaimana Elly bisa tahu?padahal dia menyembunyikan nya dari semua orang!. tentu saja dengan kekuatan author.


Ricard Blaise sebelumnya belum muncul di manga milik Calista. tapi Calista sudah membuat tokoh tokoh nya dan inti plot dalam manga nya.


tapi bukankah Ricard harusnya tak pernah dibully seperti tadi. kemudian Elly teringat sesuatu yang membuatnya penasaran sedari tadi.


"aku penasaran,apa kau dan juga mereka berasal dari academy atau semacamnya ? pakaian kalian terlihat seperti sebuah seragam." tanya Elly


Ricard pun menjawab pertanyaan Elly. mereka semua berasal dari academy kerajaan Alizon, academy para bangsawan. kemudian Elly tersenyum tipis.


"bukankah aku tadi sudah membantu mu?apa yang akan kau berikan padaku sebagai bentuk terimakasih mu?"tanya Elly.


"apapun itu,jika bisa kulakukan akan kuberikan "jawab Ricard


kemudian Elly berubah menjadi seorang gadis kecil yang terlihat seperti usia 12 tahun,dengan rambut pirang bergelombang serta telinga runcing yang menjadi ciri khas seorang peri. ia pun meminta sesuatu kepada Ricard.


"kalau begitu bantu aku masuk ke academy"ucapnya tanpa beban sama sekali.


"bagaimana kalau kau menjadi adik angkat ku?karena yang diterima di academy biasanya adalah bangsawan"tanya nya pada Elly. kata kata itu cukup membuat Elly kaget. tapi, setelah dipikir-pikir menurut Elly itu bukanlah ide buruk, Elly pun mengangguk angguk kan kepalanya.


akhirnya Ricard pun mengirim surat kepada orang tuanya. surat itu berisikan tentang Elly seorang peri yang membantu nya,dan soal dia yang ingin Elly menjadi adik angkatnya,serta Ricard meminta orang tuanya menghubungi academy dan memasukan Elly.


sembari menunggu jawaban dari orang tua Ricard atau bisa dibilang raja Fredric de Blaise dan ratu Alice de Blaise,raja dan ratu kerajaan Blaise. Elly tinggal bersama Ricard di sebuah penginapan mewah ditengah ibu kota.


keesokan harinya, Elly meminta Richard untuk mengantarkan nya ke perpustakaan kerajaan, Elly ingin mempelajari beberapa sihir sebelum masuk ke academy. ia tahu bahwa raja dan ratu Blaise akan menuruti permintaan putra semata wayang mereka karena ia sendiri lah yang menciptakan sifat mereka itu.


kemudian Elly dan Ricard masuk ke perpustakaan itu. Elly pun meminjam sebuah buku yang berisikan segala jenis sihir,tapi buku itu masih terbilang belum lengkap,karena masih banyak sihir tingkat tinggi dan tingkat menengah yang tak ada di dalam buku itu.


Elly pun menarik tangan Ricard ke arah belakang perpustakaan. Elly terlihat sangat menggemaskan dengan wujudnya yang satu ini. saat mereka sampai di halaman belakang perpustakaan, Ricard secara spontan mencubit pipi Elly.


"apa yang kakak lakukan,,,?" ucap Elly yang memanggil Ricard dengan sebutan kakak. wajah Ricard pun sedikit memerah,


"ah!maaf!"ucap Ricard sembari menarik tangannya dengan cepat.


"ka kakak?"batin Ricard


Elly pun mempelajari buku itu. Ricard menunggu Elly berlatih di bawah pohon hingga ia tertidur. saat Ricard terbangun betapa kagetnya ia hari sudah menjelang sore. kemudian Elly menghampiri Ricard.


"kakak sudah bangun ?ayo kita pulang,aku sudah selesai mempelajarinya "ucap Elly yang membuat Ricard sontak terkejut.


"semua?!"dengan polosnya Elly menjawabnya dengan anggukan.


mereka pun langsung pulang ke penginapan dan keesokan harinya Elly menerima sebuah surat dan paket dari raja dan ratu Blaise.