Setra | Another Side

Setra | Another Side
Back to the story



mungkin kita harus memperkenalkan kembali sang pemeran utama dalam cerita, Setra Another Side ini.


Yap, Ia adalah Irain Tiyas yang saat kecil ditinggal oleh ibunya dan menjadi Yatim piatu.


namun beberapa tahun kemudian ia terlibat dalam kekacauan besar hingga hampir dipidana mati.


namun hal itu berhasil ia lalui berkat bantuan Percy sang kesatria.


tetapi selang setahun kemudian Ia harus kembali kehilangan orang terdekatnya.


dan pada akhirnya ia kembali dalam kesendirian serta kesunyian hidup.


tetapi keterpurukan telah bertahun-tahun ia lalui, berkat perkataan penuh semangat dari Latifa sekitar empat tahun yang lalu saat kematian ibunya.


Irain kembali bangkit dan memilih jalan hidupnya seperti yang ia janjikan pada mendiang ibu kandungnya.


`\now


Sekarang, Irain berdiri tepat didepan gerbang Akademi New Era dengan Simbol Naga khusus khas Percy Pierce.


"(jangan terlibat dengan kekacauan selagi kamu menuju ke Zona suksesmu Irain)" ucap dalam benak Irain.


"aku pasti bisa"


bersama dengan angel, Irain melangkah maju ke akademi New Era.


"Dret~~


Handphone Irain berdering.


"maaf Irain, nampaknya Zona suksesmu sedikit terganggu" ucap Dath.


Irain mendapat panggilan dari Salah satu anggota Antera untuk menangani suatu kasus


"eh, padahal ini upacara pembukaan loh, apa Pihak Antera belum tahu?" tanya Angel.


"Angel, maaf ya, tapi aku harus pergi sebentar, em bisa tolong bawakan tas ku ke kelas sebelum upacara dimulai?" ucap Irain.


"tidak masalah, kalian berdua berhati-hati ya" ucap Angel.


"Setelah mendapat dukungan dari Angel, Kekuatan ku bertambah Tiyas, jadi ayo cepat selesaikan" ucap Dath.


"Kau benar, mereka akan menjadi samsak tinju kita"


Irain bergegas menuju tempat sepi, Lalu ia melakukan Transformasi ke wujud Darkpath.


"Symbioth Darkpath is Back!" ucap Darkpath dalam mode tempurnya.


"gak usah begitu Dath, kelihatan Alay" jawab Irain.


"Alay dari mana? Ini Keren tahu, berjam-jam aku baca kamus bahasa Inggris cuma buat tiga baris kata"


Lalu sampai di tempat kejadian, yang menghubungi Irain adalah Julie salah satu ketua dari kelompok black Rose.


"jadi apa tugas kami?" tanya Dath.


dan beberapa anggota membicarakan mengenai Darkpath.


"jadi dia adalah Darkpath ya, kudengar dulu dia Iblis yang suka membantai" bisik salah satu anggota Black Rose.


"hei, jika kalian berani menjelekkan sahabatku, kalian bisa kena imbasnya" jawab Irain sambil mengacungkan jarinya.


"maaf"


"wah, sahabat jadi Alay tuh dengarnya" jawab Dath.


"berisik, udah dibelain juga" jawab Irain.


lalu Julie menjelaskan mengenai mengapa ia memanggil Irain pada misi kelas A ini.


yaitu mengenai Manusia yang kehilangan kestabilan kekuatan miliknya.


sehingga jalan satu-satunya adalah menghancurkan kekuatan itu.


biasanya Mereka akan menggunakan Obat yang di produksi secara rahasia oleh Antera Lab, namun akhir-akhir ini produksi nya melemah.


dan terpaksa menggunakan kekuatan Milik Irain yaitu.


/menghancurkan


"tolong jangan disebut menghancurkan, sebut saja menghapus atau meniadakan kekuatan lain, soalnya menghancurkan terdengar emm bagaimana ya, kayak seram gitu" jawab Irain.


"baiklah, jadi tolong gunakan kekuatan mu untuk menghapus kekuatan milik pria yang telah kami tangkap ini" ucap Julie.


"baiklah"


dratt!


"sudah kuhapus,sekarang giliran mu Dath"


"bayarannya satu eskrim Vanilla"


berbeda dengan Irain, kekuatan Darkpath yang membuatnya berkuasa hingga sulit sekali dibunuh adalah Regenerasi nya.


dan uniknya dia dapat membagi kekuatan regenerasi miliknya kepada orang yang ingin ia sembuhkan dengan cepat.


tak hanya itu Darkpath masih memiliki banyak kemampuan yang hebat hingga ia dijuluki Raja Malam.


karena kekuatan Irain memiliki efek samping, yaitu menguras kesehatan target, maka Tugas Darkpath adalah menyembuhkan efek tersebut.


Julie berterima kasih pada mereka berdua, lalu ia menyampaikan jika Era ingin bertemu dengan Irain sepulang dari sekolah.


"hm, baiklah"


Namun Ia harus merasakan pahitnya hukuman karena telat di hari pertamanya.


"Push up;!!, 50 kali tanpa jeda!!"


"(******!, sial amat)"


Bersama dengan beberapa murid baru, Irain terpaksa melaksanakan hukuman dari kerasnya pendidikan.


setelah itu mereka semua mendapat ceramah panjang dari salah satu guru.


"serius Pak"


"Yang keras! laki kok lemot"


"Serius gak!!!?" teriak si guru botak.


"Serius Pak!!"


setelah beberapa olahraga mental mereka semua (yang telat), dipersilahkan menuju ke kelas masing-masing.


Dan mereka juga diharuskan meminta maaf kepada guru yang ada dalam kelas.


Kebetulan sekali Salah satu laki-laki yang telat berada dalam kelas yang sama dengan Irain.


"Wah kita sekelas nih" ucap si pemuda.


"Kamu kelas B?" tanya Irain.


"benar sekali, namaku Andrea Akaris" jawab Andrea.


"Namaku, Irain Tiyas, Panggil saja Tiyas"


"Kalau begitu kamu panggil saja aku Andre"


Lalu mereka berdua menjadi akrab sejak saat itu.


Dihari pertamanya, Irain duduk di samping Angel, Angel sempat bertanya banyak mengenai Setra dan beberapa pelajaran yang baru ia pelajari.


Bisa dibilang Irain Lumayan berwawasan banyak mengenai Setra, walau jika bertarung Ia lebih sering mengandalkan Dath.


"ding!!, waktunya Istirahat, para guru dipersilahkan mengakhiri pelajaran saat ini, dan menunggu Jam berikutnya" ~Notif dari Bel kelas.


Irain berusaha akrab dengan beberapa teman kelas, namun sepertinya agak sulit, mengingat kebanyakan dari mereka berasal dari keluarga terpandang


banyak dari mereka lebih memilih bergaul dengan sesama holang kaya, dan ada juga yang sebagian lebih memilih diam karena Faktor persaingan.


kemudian Irain memilih berada di kamar mandi sebentar sambil melihat ponselnya.


"(tak ada pesan dari Era?, lagi pula bukannya lebih cepat bilang padaku?)"


"Oi Tiyas, kemarin aku sempat melihat berita lewat Laptopmu, akhir-akhir ini banyak sekali kekacauan" Dath berbicara dalam wujud kucingnya


"Maksudmu Icequeen?"


"kau benar, dan lihat ini" Dath memperlihatkan sebuah Artikel dari ponsel miliknya.


Itu berisi mengenai sebuah kompetisi, yaitu siapapun yang berhasil menangkap Sosok yang dijuluki Icequeen,


akan mendapat hadiah serta rekomendasi khusus bekerja di Antera.


dan jika yang menangkapnya masih remaja, maka mereka dapat masuk ke Akademi New Era Dengan Bebas Biaya.


"Aku tidak tertarik Dath, Lagi pula kalau soal uang Kita masih punya banyak kan" jawab Irain.


"Ayolah, sudah lama aku tak menghajar seseorang" sanggah Dath.


"Dengar ya, Selama Aku masih bersekolah sebaiknya hindari hal-hal yang dapat menempatkan ku di posisi sulit" ucap Irian dengan nada Kesal.


"Dengan kekuatan ku, mengalahkannya sangat mudah Tiyas!" teriak Dath.


"Kekuatan mu saat ini lemah!, Apa kau tak Tahu, Bisa jadi Orang yang kau Tantang ini bagian dari Night Raven!"


"Kau ini lembek ya!, Pantas saja Percy menyuruhmu lari daripada membantu!"


seketika suasana menjadi hening.


Perkataan Dath membuat Irain merasakan penyesalan dimasa lalu.


"Kamu benar Dath, Aku ini lemah, Jika melihat aku saat ini, Percy pasti tidak senang" ucap Irain sambil menatap wajahnya di cermin.


Dath meminta maaf karena menyinggung Percy dalam obrolan ini,


"Maaf juga, tapi cepat atau lambat kamu pasti berurusan dengan orang ini"


akhirnya Sore telah tiba, Irain menyelesaikan hari pertamanya.


Ia berjalan menuju Gerbang keluar bersama Angel dan Andre, mereka bertiga tampak Akrab.


"Aku pulang dulu ya, kalian berdua jangan melakukan hal aneh-aneh ya" teriak Andre.


"Andre!"


"Andre!"


Angel dan Irain meneriakkan kata yang sama.


tetapi sebuah panggilan mendadak membuat Irain merasa aneh.


"iya, baiklah" ~trutttt


Irain mendapat sebuah Informasi mengejutkan dari Era.


"huh, Raran, apa kamu tidak merasa jika udaranya semakin dingin?"


"Angel, Kamu duluan ya"


"Loh? Kenapa?" tanya Angel.


"Aku mendapat pekerjaan kecil dari Antera" jawab Irain.


"oh, hati-hati ya"


Namun Irain berbohong, sebenarnya Ia beberapa waktu yang lalu telah diikuti.


"Benar kan apa yang aku bilang?" Dath mulai bersimbiosis dengan Irain di belakang gedung sekolah.


"Kau benar, ya ampun"


Dari atas gedung terlihat sosok wanita memakai masker khusus.


"Jadi disana kau rupanya, Icequeen!"