
Tak terasara kini pernikahan ku tinggal menghitung jam , di mana besok adalah hari di mana masa status remaja ku telah tergantikan oleh menjadi istri orang,
Ahhh besok ya , besok adalah di mana aku harus menikah dengan Wisnu cowok sama sekali tidak aku cintai , ya Tuhan apa yang harus aku lakukan , di sisi lain aku sama sekali tidak mencintai dia , aku hanya menikah dengan orang yang aku cintai, tapi aku juga tidak bisa menolak ke inginkan orang tua ku ahhh andai saja besok aku akan menikah dengan kak Angga mungkin aku akan jadi orang yang paling bahagia bersama orang yang aku cintai tapi itu mustahil
" Gaun sangat indah " kata ku saat ku mengelus gaun pengantin yang berwarna putih
Tok tok tok tok tok
Ketiaka pintu ada yang mengetuk
" Masuk " kata ku
" Sayang....belum tidur " kata bunda
" Belum Bun " kata ku
" Sayang kamu kenapa kok kelihatan sedih begitu kan besok kamu mau nikah sayang " kata bunda sambil duduk di samping ku
" Bu apa aku harus nikah " tanya ku
" Ia sayang ini yang terbaik buat kamu sayang " jawab bunda
" Tapi .... Bunda" keluh ku
" Sini sayang bunda mau ngomong sesuatu sama kamu " kata bunda
" Mau ngomong apa bunda " tanya ku sambil mendekati bunda
" Sebelum nya bunda minta maaf jika keputasan ayah sama bunda menikah kamu di usia remaja ini , ni semua untuk mu sayang " kata bunda
" Emangnya kenapa bunda " tanya ku
" Baik lah sayang bunda kasih tau , setelah kamu menikah bunda dan ayah akan pergi untuk sebuah perkejaan di luar negeri, kami tidak tega membiarkan kamu sendiri di rumah apalagi kamu pobia dengan kegelapan jadi bunda memutuskan menikah kamu dengan Wisnu , karena orang tua Wisnu juga akan pergi bersama kami " kata bunda menjelaskan panjang lebar
" Bunda ... Bunda kan tau kalau aku bisa jaga diri jadi bunda gak usah khawatir dengan semua nya, gak usah juga harus menikah bunda " kata ku
" Bunda tau kamu orangnya pemberani , tapi trauma sayang dengan kejadian 3 tahun lalau kamu ingat kan "kata bunda
" Ia bunda " kata
" Nah sekarang kamu tidur supaya besok pas nikah kamu tidak ngantuk " kata bunda
" Baik bunda " kata ku
" Selamat malam sayang " kata bunda sambil pergi keluar
" Malam bunda " katak ku
sepeninggal bunda aku pun tenggelam dengan masa lalu yaitu kejadian 3 tahun silam yang masih menyisakan trauma bagi ku juga
###########
flash back
3 tahun yang lalu tempat nya hari ini dimana aku sendirian di rumah , ayah dan bunda pergi untuk makan bersama koleganya, sedangkan bibik izin pulang kampung karena anak nya sakit
" sayang kamu nyakin tidak ikut kami " kata bunda
" ya bunda aku tinggal di rumah aja, karena besok aku sekolah takut bangun kesiangan jika aku ikut bersama ayah dan bunda " kata ku
" bener kamu gak apa-apa sayang " kata ayah
" iya ayah aku gak apa-apa kok , aku kan pemberani " kata ku
" ya udah kalau begitu, selama kami pergi kunci semua pintu ayah tidak akan lama kok keluarnya jadi kamu bisa langsung tidur tanpa menunggu kami pulang "kata ayah
" terus kalian masuknya bagi mana " kata ku
" tenaga kok kami bawah kunci serep nya sayang " kata bunda
" baik lah bunda " kata ku
" kamu hati - hati di rumah kalau ada apa-apa cepat hubungi kami " kata ayah
" siap kapten " kata ku
" baik sayang kami pergi dulu dahhhhh...." kata bunda
" dahhhhh " kata ku
" sepeninggal ayah dan bunda aku pun menuju kamar dan menonton tv
tiba - tiba gerimis hujan pun turun , dan makin lama hujan pun turun deras
darrrrrrrrrrrrrr tiba-tiba suara petir terdengar
" untung saja aku tidak ikut kalua aku ikut mungkin aku akan bosan menunggu jam pulang " kata ku
dan mengakibatkan listrik di kompleks perumahan ku padam ketika seluruh rumah padam tiba-tiba keringat dingin keluar dari tubuh aku merasa ketakutan yang luar biasa
" ayah bunda ........." teriak ku saat aku merasakan ketakutan
" ayah bunda kalian di mana aku takut ,aku tidak bisa melihat apapun , bibikkkkkk tolong nyalahin lampunya " terik ku dari kamar
oh tuhan aku lupa mereka semua kan sedang keluar , aku harus gimana ni. , iya hp , di mana hp aku harus nelpon ayah dan bunda aku pun meraba semua tempat untuk mencari hp ku namun aku tidak menemukan nya
di mana hp ku , oh tuhan kenapa kepala ku pusing , mata ku berkunang-kunang ayah bunda tolong aku
ahhhhh ...
brukkkk
di dalam perjalan menuju ke restoran tempat perjanjian makan malam bersama kolega ,
" ayah hujan nya deras banget dan ada petir juga perasaan bunda tidak enak dengan Hana di rumah " kata bunda
" ayah juga bunda , gimana kita balik saja " kata ayah
bunda hanya mengangguk kan kepala , seketika juga ayah langsung balik aluan
untuk pulang tidak butuh waktu lama mereka sampai di rumah, meraka mendapati rumah ke adaan gelap gulita
" Hana ...Bun " kata ayah langsung bergegas turun dari mobil dan menuju kerumah
clekkk pintu utama di terbuka
" sayang kami pulang " kata bunda
" Hana.... " panggilan ayah
" apa mungkin dia tidur " kata bunda
" kita baru meninggalkan dia berharapa menit , bagiamana kita ke kamar nya saja " ajak ayah
bunda hanya mengangguk kan kepala ayah pun berjalan menuju kamar Hana dengan bunda di belakang dengan bantuan cahaya senter hp
" ayah kamarnya Hana pintu nya terbuka" kata bunda
" Hana ...." panggil ayah saat akan masuk ke kamarnya
" Hana ...... sayang bangun" kata ayah saat melihat Hana yang tergeletak di lantai dengan kondisi tidak sadarkan diri
" ayah gimana dengan Hana di tidak bangun " kata bunda
" kita bahwa Hana ke rumah sakit " kata ayah lasung mengedong hana menuju mobil Bunda mengikuti dari belakang
Meraka pun langsung menuju rumah sakit terdekat untung saja jarak rumah sakit dengan rumah tidak begitu jauh jadi makan waktu lama
sampai di rumah sakit Hana langsung di periksa oleh dokter
" dok gimana kedaan putri kami " kata ayah
" putri anda keadaannya baik saja kok cuma dia takut dengan kegelapan, jadi setelah sadar ia boleh pulang kok " kata dokter
" baik dok " kata ayah
" baik kalau begitu saya permisi " kata dokter
" baik dok " kata ayah
" ayah bunda aku di mana " tanya ku saat ku buka mataku
" kamu di rumah sakit , kamu tadi pingsan di rumah " kata ayah
" ayah bunda aku takut " kata ku
"udah gak apa kok sayang " kata bunda
" ya sayang ada ayah dan bunda di sini jadi kamu tidak boleh takut yaa ..." kata ayah
" ya ayah " kata ku
" sekarang kamu istirahat dulu ya" kata bunda
aku pun mengangguk kepala
#################
back ....
setelah aku mengingat nya aku pun tidur terlelap .