
kami pun berbincang-bincang saat menunggu Hana keluar dari kamar nya .
di dalam kamar Hana masih memperhatikan dirinya dalam cermin kini dia memakai gaun yang berwarna hijau kesukaan Hana
mmmmm cantik nya diri ku
" Oke Hana diri mu sudah siap ayo kita keluar untuk makan " kata ku sambil melangkah kan kaki keluar kamar dan aku turun langsung menuju ke ruang makan
saat tiba di ruang makan aku lihat mereka sedang asik berbincang-bincang aku lihat Wisnu bersenyum
oh tuhan dia kelihatan manis sekali kalau bersenyum seperti itu , oh hana kenapa hati mu tidak-tidak kau tak boleh suka dengan gaya cowok yang menyebalkan itu hati mu milik kak angga
sambil menggeleng kan kepala ku dan aku mendekat ke meja makan.
" sore semuanya maafnya mengganggu lama " kata ku
" sore...." sapa mereka dengan kompak
" kamu ngapain sih di kamar lama banget gak tau apa cacing dalam perutku ini sudah mintak jatahnya " kata Wisnu dengan mengomel
apa-apa sih dia baru saja aku tiba dia sudah mengomel seperti itu , untung saja mood aku lagi baik ni kalau tidak akan aku balas perlakuan mu nanti di kamar
" maaf Wisnu aku kan cewek pasti tau kan kalau cewek itu perlu dandan sedikit biar cantik " kata ku dengan bersenyum
puas kamu Wisnu suruh aku mintak maaf
" cantik mhzzzz cantik dari mana tetep saja seperti ini tidak ada yang berubah " kata Wisnu sambil memperhatikan ku
aku hanya melototi Wisnu dengan tangan mengepal di atas paha
dasar cowok resek, awas ya ....tunggu pembalasan ku
aku hanya tersenyum mendengar perkataan Wisnu meski dalam hati emosi
" mhzzzz kayak nya ada yang kehilangan rasa laparnya ni " kata papa Doni
" apannn sih papa, aku masih lapar tau " kata Wisnu dengan sontak Wisnu mengambil makan dan memakan nya
kami semua pun tertawa dengan tingkahnya Wisnu .
tiba- tiba ayah berkata
" hana kamu besok libur ya... " kata ayah
" kok libur sih ayah , besok kan Hana harus kesolah " kata ku
" ayah sudah izin kita jadi kita besok libur " kata Wisnu
" ada apa yah kok besok kita libur lagi ayah gak tau apa aku sudah kangen dengan Tina " kata ku
" ya sayang ayah tau tapi kamu besok harus nemenin kami berangkat ke bandara, kamu tau kan kami segera pergi untuk berkerja" kata ayah
deg............
" ayah.....secepat itu kah kalian akan pergi ninggalin kami berdua " kata ku dengan perasaan sedih
" ya.. sayang maafin kami, kami tidak bermaksud meninggalkan kalian berdua kok tapi ini sudah mendesak ,dan harus kami lakukan , kami janji jika semua urusan selsai kami pulang " kata bunda
aku lihat papa Doni, dan mama Tama mengangguk kan kepalanya
aku yang kaget dengan pernyataan meraka, aku pun mengundurkan diri menuju kamar
" aku pergi duluan ke kamar " kata ku sambil berdiri menuju ke kamar tanpa memperdulikan Wisnu.
" apa dia baik saja pa Han " kata Wisnu
" dia akan baik - baik saja kok Wisnu , dia memang begitu kalau lagi sedih atau marah biarkan saja besok pasti dia baik lagi , kamu harus mengerti dengan sikapnya " kata papa Han
Wisnu hanya menganggukkan kepalanya
di dalam kamar aku pun merebahkan diri di kasur .
tiba-tiba tangis ku pecah untuk menerima semua keadaan ini
" oh tuhan apa lagi ini , pertama aku harus menikah di usia ku ini, kedua baru saja aku menikah dan kini orngtuaku harus pergi ke luar untuk berkerja , uhuk......" kata ku dalam isakan tangisan
saat aku menangisi keada ,aku pun tak sadar tertidur ....