
" pagi anak-anak" sapa pak Adi , pak Adi adalah guru IPA kami, pak Adi masuk dengan seseorang mengikuti di belakangnya.
" pagi pak Adi" jawab siswa kini aku melihat seorang cowok yang ada di samping pak Adi
siapa dia, apakah dia murid baru lamunku,
sebelum aku selesai dengan tebakan ku, pak Adi menyuruh dia untuk memperkenalkan diri
" pagi teman-teman perkenalkan nama saya Wisnu kencana, saya berasal dari bandung, dan baru kemarin saya pindah kesini saya harap teman-teman mau berteman dengan saya "cetus Wisnu, setalah Wisnu memperkenalkan dirinya, pak Adi menyuruh nya duduk, seketika aku lihat saat ia akan menuju ke tempat duduknya banyak cewek yang menyapa nya, aku hanya menggelengkan kepala saja.
***
krrrringggggg.........!!! bel istirahat pun berbunyi, aku pun langsung pergi ke kantin, saat tiba di kantin aku memesan minuman sambil menunggu sahabat sejak kecil aku yaitu Tina, dari kecil aku dan Tina selalu pergi kemanapun bersama sehingga orang-orang menyebut kami seperti orang kembar saja. mengingat saja aku hampir ketawa dengan kata - kata orang.
aku dan Tina memutuskan satu sekolah tapi beda jurusan aku mengambil jurusan IPA sedangkan Tiana mengambil jurusan IPS
saat aku sedang menikmati minuman favorit aku yaitu jus alpukat, "hmzzzz enak" batin ku sambil meminumnya.
tiba-tiba...........
Darrrrrrrrr...........
Tina mengangetkan ku sontak minuman yang aku minum tumpah semua
dengan wajah sedih aku pun berkata" tin bisa si kamu gak ngagetin aku, kamu lihat minuman kesayangan aku tumpah sebelum aku selesai meminumnya" cetus ku
" cup....cup.. udah sayang jangan nagis apa, tu cuma minuman saja, sampai begitunya sedihnya, aku ganti kok " seru Tina sambil mengelus bahu kayak lagi menenangkan anak kecil dan Tina pun duduk di sampingku
" ya udah....kemana saja si kamu lama banget kamu datangnya " tanya ku
" sorry kalu aku terlamat, tadi aku lagi dengerin anak-anak cewek kelas aku lagi gosip soal anak baru di sekolah kita, kamu tau gak ?" tanya Tina , meminum minuman nya yang dari tadi sudah datang , aku hanya menggelengkan kepala
" semua siswi di sekolah ini hampir membicarakan tu soal anak baru itu, katanya dia tu,cowok sempurna , ganteng, tinggi, kulitnya putih, pokoknya sempurna jadi idaman para wanita aku jadi penasaran dengan dia gimana sih tampangnya sehingga hampir seluruh perempuan di sekolah ini memujinya" seru Tina
" tuh orang nya " tunjuk ku , sambil menunjuk kearah Wisnu yang lagi mengobrol dengan berapa anak perempuan di kantin
" oh my God mimpi apa aku semalam , ternyata ia emang sempurna apa yang di katakan anak-anak tadi di kelas emang benar " Fuji Tina sambil terkesima dengan ketampanannya Wisnu
aku hanya menggelengkan kepala saja melihat tingkahnya Tina, karena bagi aku sikapnya Tina selalu seperti itu apabila ia ketemu dengan pria yang sedikit ganteng. ia langsung berubah menjadi pengagum rahasia nya
***
karena aku ke asikkan mendengarkan Tina memuji-muji soal Wisnu, aku jadi terlambat pergi kelas aku pun terburu-buru sehingga aku menabrak seseorang
brukkkk..........
" aww... sakit " seru ku sambil memegang kepalaku
" hee kalau jalan lihat-lihat dong jangan main seruduk aja lihat kepala gue sakit" cetus Wisnu yang sambil memegang kepala juga
" maaf ..." seruku sambil berdiri dan aku lihat yang aku tabrak adalah anak baru yang selalu di Fuji oleh sahabat ku
" maaf kata Lo , Lo gak lihat apa kepala gue sakit , apa Lo sengaja nabrak gue karena pengen kenal sama gue kayak cewek yang lain yang mau kenalan sama gue harus nabrak gue dulu " cetus Wisnu dengan pedenya karena ini bukan pengalaman pertama kalinya Wisnu di tabrak oleh perempuan, karena sebelumnya ia pun sudah beberapa kali sengaja di tabrak oleh perempuan hanya ingin berkenalan saja .
hmzzz apa sih cowok ini bilang dia bilang aku sengaja nabrak dia, biar bisa kenalan, pede banget ni cowok dia pikir aku cewek apaan lamunku
sambil menyetikan jarinya Wisnu berkata " heee... Lo kok bengong...apa Lo ingin berkenalan sama gue tapi Lo gak mau mengatakannya " cerocos Wisnu dengan begitu peda
lama-lama aku bosen dengan Omelan dia
aku pun berkata" maaf aku gak pengen kenal sama kamu, dan aku gak niat kenalan sama kamu, soal tadi yang nabrak kamu maaf aku bener" gak sengaja cetus ku sambil pergi meninggalkan dia masih diam dengan seribu bahasa.
Wisnu penasaran dengan sosok yang pertama kali dengan wanita yang menolaknya untuk berkenalan itu sehingga ia bersenyum manis dan berkata di dalam hatinya wanita yang menarik siapa dia ... ia pun berjalan menuju kelas.